Transcription
free download cuma rahmatullahi wa barakatuh. Ibu, selamat siang. Bisa dibantu? Ibu ingin Hi Ho 20. Kenapa dibunuh? Saya maksud, nah saya surah, saya bertugas lagi di klinik ini. Kalian bisa dibantu Ibu ya. Hai, pikirkan [Musik].
Hai, Rimba mendapat rujukan dari dokter. Hai, suruh ke sini. Oke. Baik Bu. Ibu sekarang usia berapa tahun ya, Bu? Ya, saya 34 tahun sebelumnya. Kalau saya mau mengukur tinggi badan, berat badan Ibu, aku bersedia. Gua boleh? Ibu udah sini ya. Hai. Oke Ibu ya. Hai hai. Hai. Ini surat dari dokternya, Mbak. Oh ya, ini surat rujukan ya, gue ya. Oke, rezeki. Saya lihat dulu ya, Bu ya. Di sini terlihat Bu, dari sedari surat dokter, Ibu keluhan merasa pusing, lemas dan mual ya, Bu ya. Biasa membawa. Hai semua. Hai. Tadi dari pengukuran, bisa kita lihat berat badan Ibu 56 kg dan tinggi badan Ibu 150-200, bibir normal. Lego. Hai. Ibu bagaimana gua aktivitas sehari-hari di rumah? Di rumah sih penglihatannya ibu rumah tangga, terus ada saus. Hai. Penyakit jantung berarti? Oh, jadi Ibu kesehariannya sebagai pedagang. Ibu, kalau untuk mamanya gimana, Bu? Ibu sering beli makan di luar atau salep untuk keluarga? Kalau untuk makanan sih sama tersendiri, Mbak, soalnya keluarga sering kurang cocok sama masakan luar biasa sekali. Hai, makan sih enggak tentu, bisa kalau lagi rutin ya tiga kali, tapi kadang-kadang dua kali. Menunya tuh? Biasanya apa aja, Bu ya? Hai manusia, enggak nanti, Mbak. Hai, yang ada aja yang besar ini pengen masak apa gitu. Oke, baik-baik. Kalau untuk sekali makan, Bu, biasanya itu porsinya berapa centong nasi dalam sekali makanya saya ya, cuma satu contoh aja ya, itu biasanya. Hai, lauk fotonya kalau masak telur balado atau ayam aja cukup, satu cukup ya, Bu ya. Mohon maaf, Ibu. Sebelumnya saya ingin bertanya lagi nih, Bu. Berarti kalau Ibu tuh kau di rumah makanya kering-kering aja ya, Bu. Kalau untuk sayur buah? Iya iya sih, jarang-jarang. Jarang-jarang. Yap iya bener. Iya, tidak apa-apa. Untuk makan sayur jarang sekali ya, Bu. Terus, apakah saya boleh nanyain lagi dibukakan? Aduh, yang kemarin Ibu makan dalam sehari apa saja ya? Kemarin kemarin kemarin Ibu bangunnya berapa tuh? Bangun pagi. Hai, triaswulan itu dahulu. Hai Putra gitu sendok makan, cuman makan jam 10-an, kalau 10. Iya, tapi doang, Mbak, roti. Iya. Terus setelah itu. Hai, rotinya roti akan Ibu, roti putih ditawarkan, roti tawar putih terus lei coklat atau coklat cepat banget siang itu. Setelah itu? Iya, kebetulan ada yang ngasih nasi Padang gitu, makanya harus Padang nembak. Kalau makan siang 12.00-1.00, kisaran 11 makanya kemarin kebetulan dapet nasi, makan nasi Padang love rendah. Iya, terus tuh banget nasi padangnya itu yang full satu porsi atau setengah porsi biasanya? Hai, tapi makanya dulu pelapor sisihkan kedua semangat. Iya, kalau daging sapi rendangnya berapa potong biasanya? 10 sampai foto cukup ya. Hai. Terus menjelang sore, Bu, apakah ada cemilan atau makan lagi biasanya? [Musik] Biasanya ki makan lagi, makan heran. Kemarin kenapa ya? Oh iya, makan ayam goreng, ayam goreng, ayam goreng, ayam goreng tepung ikan gitu ya, bagian paha paha saya. Hai. Setelah itu, Bu. Hai. Setelah itu ngerti enggak makan paling kemarin tuh setan paling nggak bisa kalau nggak ngopi, jadi share. Ngopi atuh ngopi biar enggak aku cangkir ada gulanya atau kopi hitam biasa? Hai, sesuai tubuh malamnya. Hai, malamnya tuh eh itu kemarin goreng sosis goreng favorit. Iya, orang yang kecil itu 2 2nd Ed yo kenek saja tanpa ada nasi di sini saja sih makan ngemil sakit aja kalau Maret kemarin.
Oke, Bu. Ini Putri call-nya yang Ibu sebelum makan yang sehari kemarin sudah saya dapatkan ya. Boy darahnya. Setelah itu saya ingin bertanya lain, Ibu. Hai, tadi sebelumnya Ibu pernah makan 99 nggak? Oh iya, kepala cemilan apa aja, Bu, yang biasa Ibu konsumsi selama? Ok Google. Hai, diperhitungkan tumpahin. Iya, kering basah ngambil sering saling ambil ya, nyerang dari warung dicemil in Mahesa nyengir warung. Oke. Di sini berdasarkan dokter ya, Bu ya, yang diberikan surat tuntutan bertemu saya berdasarkan dari surat rujukan yang dokter berikan dan berdasarkan dari hasil perbincangan kita barusan ya, Bu. Dapat saya simpulkan bahwa Ibu mengalami mual muntah y sebas itu adalah suatu kejadian atau patologis sebagai akibat refleks kandungan lambung ke dalam esofagus dan berbagai gejala yang timbul akibat dapur SUV Agus laring dasar nafas. Jadi kalau misalkan Ibu itu otomatis nafasnya juga tersendat dan bias itu panas di dada terus ke atas akibat langsung menghafal mungkin bisa ini melalui gol yang menentukan gitu ya, Bu. Kalau begitu terus penyakit kronis biasanya terjadi saat asal kamu dan mengiritasi lambung. Jadinya cepat perih tiba-tiba gitu langsung itu. Hai bahaya kasih Mbak. Sebenarnya kalau dibiarkan tuh bahaya ya, Bu, apalagi bukan sering mengkonsumsi makanan yang pedes terus juga sayuran buah juga kurang jadikan kurang ada apa ya? Jadi itu lambung tuh juga susah mencerna makanannya sangat-sangat betul. Hai. Jadi berdasarkan yang Ibu tadi jelasin kepada Syaikh. Makanan apa aja yang bisa Ibu konsumsi? Di sini saya lihat datanya bahwa Ibu makan yang kurang teratur, terus makan juga tidak diselingi dengan gua sayur apalagi beli makan makan yang pedes-pedes ya, Bu. Rasanya waktu itu efeknya bulu. Jadi sebelum Ibu mempunyai keluhan apa saja, Bu? Sebelumnya itu Ibu mempunyai keluhan apa saja selain Wall-E? Hai, sering sendawa berhak. Iya terus ngerasa penuh gitu ya. Iya. Hai, begini akan menunggu baik ini ada beberapa hal Ibu yang harus saya sampaikan tadi itu. Alangkah baiknya Ibu harus menjaga pola makan yang pertama. Kuala kebiasaan Ibu dirumah dalam makanan WC Ibu jangan memulai dengan makanya tidak muncul Semambung tidak tidak memicu asam lambung. Makanannya tidak muncul Semambung seperti ayam bakar, sate bacem, nasi padangnya tadi pedes daging daging rendang yang cabenya membakar itu juga ya, Mbak, bisa menimbulkan bisa betul ayam bakar bisa ayam asam lambung. Maaf ia berusaha makanan yang selalu waspada bersantan pastikan tadi di nasi Padang pada nonton barisan Tengah akan ada apa namanya sayur hijau itu dan singkong singkong singkong pake gulai gulai terus. Hai Ibu agak berat ngaku, tapi kalau misalkan untuk makan gue sager oy. Ya udah sih nggak ya. Kalau untuk makan biasa dalam Syahrini bisa dua kali. Enggak gua bakal buah sayur bisa sih banyak aja kan ya, buahnya banyak saya juga dulu [Musik]. Hai aba itu tidak apa-apa. Nanti dicoba secara berkala jayabo secara pelan-pelan nanti saya bisa lihat hasil progress Ibu. Sebelumnya Ibu sudah diresepkan obat dari sama Sisi dari apoteker dari dokter sebelumnya juga ya di BSB Kinanti buruknya untuk meminum obat yang dari dokter diburu apa obat-obat yang muncul ini untuk mengeluarkan gas-gas Rizky sini Lampung. Halo apakah ada lagi punya buku ngebantu bersimbah itu aja. Besok Abang sudah cukup jelas punya saya. Iya iya, Bu. Terima kasih atas kerjasamanya. Iya, sama-sama. Terima kasih juga jadi tahu asal jangan. Ok Google.