Transcription
Untuk mengalihkan perhatian petugas keamanan, pria ini pura-pura bersin agar rekan wanitanya bisa memberikan jepit rambutnya pada Alex. Alex pun dengan cepat menyelinap ke bawah sebuah mesin komputer. Kemudian menggunakan jepit rambut untuk membuka penguncinya lalu mengeluarkan sebuah cip yang sangat berharga. Ia kemudian menempelkannya pada sebuah kartu lalu segera kembali ke tempatnya.
Tapi kepala keamanan mencurigai gerak-geriknya dan memerintahkan pemeriksaan ulang pada mereka semua. Saat diperiksa, Alex menyembunyikan kartu itu di telapak tangannya lalu terus memindahkannya dengan cepat dan tak terlihat. Alex kemudian melemparkan kartu itu kepada rekannya, John. John dengan cerdik memasukkan kartu ke lengan bajunya ketika digeledah. Ia lalu sedikit mengangkat lengannya agar kartu meluncur ke bawah. Dan saat rekan wanitanya akan melewatinya, John membiarkan kartu itu meluncur ke lantai. Wanita ini pun menginjak kartu itu yang membuatnya menempel pada heills-nya. Ia kemudian pura-pura terpeleset untuk mengambil kartu itu. Karena semua rekannya sedang diperiksa, dia pun menyembunyikannya di balik rambut, kemudian memasukkannya ke dalam pakaian. Dengan kecepatan tangannya, ia berhasil mengelabui petugas. Kemudian dia menyelipkan kartu itu pada pakaian petugas.
Pria bertopi ini pun dengan cepat mengambilnya kemudian memasangkan benang kecil pada kartu itu. Saat ia merentangkan tangannya, John pun meraih ujung benang kemudian menariknya. Kartu itu dengan cepat melesat ke tangan John. Tapi seorang petugas menyadari hal itu. Kemudian dengan cepat melakukan pemeriksaan kepada John secara terpisah. Saat petugas keamanan menyuruhnya berbalik, ternyata tidak ada apapun di tangannya. John pun kembali digeledah. Tapi mereka tidak menemukan apapun karena warna kartu itu menyatu dengan kain jaznya.
John kemudian dengan cepat melemparkan kartu itu pada Alex. Tapi kali ini mereka harus lolos dari pintu detektor logam. Alex pun melemparkan kartu itu pada pria bertopi yang berada di posisi paling belakang. Sebelum mereka masuk ke sana, ternyata Alex sengaja menaruh uang logam di dompetnya untuk memicu alarm agar dompetnya disita. Ketika giliran pria bertopi untuk keluar, Alex pun meminta kembali dompetnya. Pada momen yang tepat, pria itu segera melemparkan kartu melewati pintu detektor tanpa ada yang menyadarinya. Kartu itu pun mendarat dengan tepat ke dalam mantel bulu wanita ini. Dan mereka pun berhasil membawa kabur cip itu dengan aman. Yeah.