📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

ANGGER LEK SRI ENGKEI SEGO MESTI PODO TANGISANRATU KARO ROJO DO MEWEK😂🤣😇

Lek Damis•21:46

Transcription

Baiklah, ayo, Pak. Ini bawa ini lho pegang aku syuting. Baiklah ayo aku antar koko. Indah aku antar dia aku perhatikan wajahnya. Supar ini supar kenapa kamu bicara duluan. Jadi aku ke timur ya iya aku ambilkan sampai di rumah. Astaga. Kok bisa dikasih sekecil tempe itu lho. Le Sri. Iya. Oh ke sini malah minta guys. Halah adik ke sini minta begitu. Ayo minta sarapan istriku malah minta tidak usah repot-repot jadi orang biasanya ya tidak apa-apa Pak. Nanti sambil bawa cangkul kok sambil bawa cangkul nanti beli rokok pak ini rokok banyak kok bisa paling orang entahlah orang tinggal anu ada orang alah nanti Eko sama Arifin nanti biar yang jongkok di bawah heeh ya heeh tidak apa-apa l sudah naik naik naik bajaj apa naik mobil tinggal anu tapi ini kalau mau gorengan ada kembang ada gembuk semua ya sudah aku buat kalau sudah tidak kepalang tangan kalau kepalang habis-habisan dipukul mancing apa he he he kamu ke sini malah mendatangi gantungan kenapa maksudnya tidak begini tidak menolong malah mendatangi gantungan truk lk s petel He aku bicara belum matang. Aku men. Nanti jam 0.30 Sri ini jam mbah tanam lho. Hm. Orang belum ada utang sudah matang ini. Malah duluan malah. Oh malah duluan di jam loh. Ya Allah jam 3 aku. Bagaimana pak matang? Kenapa tidak matang mbah tanam jam 12? Jam jam 12 malah. Setengah 0.30 jam 10 benih sudah tertanam. Seperti amis seperti dam aku paling benih tidak dan orangnya ya bangun itu diam dulu nanti baru belum ya belum dia tidak tahu sudah di sana heh dia tidak tahu ini enak mertua setelah sekolah karena di sana enak jam p jaman sudah selesai sudah selesai sekolah nanti sebentar aku pulang terus sudah selesai. Kenapa iri iri begini nanti balik lagi. He sebentar sebentar enak ini. He ya sudah ya. Terima kasih ya. Heeh. Baiklah ya eo nak ya. Heeh. Guys, bujungan damis kok orang penuh berkah kok kelak anakmu biarkan damis biar penuh berkah ya tidak keriput kok seperti ini enaknya ya Pak dihargai orang dihargai adiknya habis ajak heh ya bertengkar ya tidak ini sudah lumrah orang hidup di alam pakmah ya ambil nasi konglik sr apa ayam ya kamu ajak japlek kecil tidak ya suka ayam kok kamu pamer tidak usah kamu pameri pamer ngedul sudah ayo diteruskan ke sana toh jalan begini lho ada orang bayi begini kelak tidak jadi bayi Kok ya menengguri, le masyaallah kamu mau apa ayo. Astaga loh. Ya Allah berikan uang yang banyak. Ya Allah mulutnya plok plok japlik ini. Nanti biar diam begitu lho. Dam kualat. Eh lah sudah kualat culk itu. Makanya tenan dulu pak. Alhamdulillah kalau ini sore kemarin ditawari ayam keluar gorengan dulu dikasih panggang nasi sebok kamu pintar anu kalau pintar memanggang L guys panjang orangnya ya begini ini ada bagusnya ada jeleknya. Bagusnya kalau dikasih. Nah mantap tidak tol pintar memanggang. Kok asin? Hm. Kamu minta kawin. Hm. Minta kawin rumahnya baru minta kawin. Get duluk. Hm. Mantap. Ayamnya sendiri yes. Ayamnya sendiri bluk. Nah. Hm. Begini ayam tidak gemuk ya, nak. Hm. Hm. Sayurnya ada masih ada sayur kok dikasih sayur ikan piring ini mine. Mm. Momok tempe barang tidak tidak yang kamu makan-makan le. Alah aku makan sendiri. Hm. Kedua kok dikasih ikan seperti ini. Hm. Masak gedek yang sudah anu siapa pintarnya putri. Makan dulu apa ke sana? Heh? Antar ini. Ya Allah. Ya sudah tidak mengerti kalau tidak diajak berkelahi sami Sam? Astaghfirullah ya Allah berikan uang yang banyak. Ya Allah istri kok pintar begini ya l kok di mana ini kalau makan ya segera makan ya sudah. Sudah kalau maksudnya tidak mengerti ini aku tidak mengerti omonganmu aku ya tidak mengerti maksudnya bagaimana lha yang tahu yang mana ya Allah ini tempatku pak arifin ya nanti diadahi kil menunggu adzan menunggu adzan menunggu adzan hatinya sudah aku telepon sudah aku telepon loh kamu ini kalau damis itu rumahnya kok laki-laki kok nyeng karena telinganya tuli loh telinganya ini tuli tidak dengar dibilang sekali dua kali tidak mengerti ada kucing dibentur kucing nanti. Heem singi ya keranjingan orangnya membentur k kamu bentur dulu tutup itu ikannya ya ph k meja begitu. Tutupi ini. Tutupi ini lho. Di sini saja. Di mana? Di sini saja biar to. Tidak sakine. Dipakai begitu lho. H. Jangan kamu bertengkar terus dibilang orang laki-laki begitu lho. Aku tidak bilang kepintarannya kebodohannya ya dikurangi kepintarannya dulu itu ikannya dulu makan di sini kamu dulu nanti baru nasi tok. Entahlah sudah kamu depan tik hidupku kamu ini bertengkar terus sampai tua kok men bertengkar terus h jos begitu lis bodohnya kelihatan-kelihatan makan rumahnya ya Pak ya. Oh sieki kok jeek man ngesakna ngesakna bibirnya saja ya sama saja pak tidak kelihatan kucingnya l sudah sudah p balik lagi ke timur ayo dulu. Alah, kamu minta makan nasi sudah dikasih tidak usah minta h. Lha rokoknya mana? Nanti kamu buat sendiri rokoknya di rumah. Kamu lakon supar ya begitu aku ya sudah jatah ya jatah. Naika satu, pak satu, terus orang bancakan satu. Terus sudah sudah lah yang mengusung. Yang mengusung apa L mengusung ya orang banyak orang empat kuat kok ya empat kuat aku aku makan begitu lho, Mbak. Makan apa nak? Mi ya. Halah iya cak. Wehuk. He eh. Ra sudah tertawa pak. Sekarang sudah selesai rumahnya ini. Sekarang sudah jadi ini lho dia hatinya bleter. He. Rumahnya bagus. Rumahnya bagus ya nak dia anak sudah bagus kok. Makanya bleter. Tadi sekolah ya, Dek ya? Awas jatuh lupa W terus. Heeh. Mengatini sudah aku telepon Sri. Ya begitu tadi mau diantar nasi begitu. Iya ini not ambengene sore. Kalau sore di sini sore sore ini apa kamu buntu? Bagaimana lagi? Tidak ya sudah begini saja. Ini kamar mandinya. Kamar mandinya di sini. Bu jati ini kamar bena sana k apa bujati kamar m sak kop yang selatan itu l ngedeka oh ngedeka sendiri masakar mandi ini l sudah di sini masak sapane cara apa kayu tidak ya kayu langsung lah masaknya di mana kon kon nya saja di luar itu ada tutup ding singit wat jabik itu lho. U lor untuk masak. Iya ini di masak K ya sak plong ini ini kalau sudah keluar ini aku nan ini mbok tak di mana aku jan ngguyang-ngguyu janu b ada untuk ayam b Ba wah kalau di sini ya nak magrib setelah magrib punya rumah bagus piring masih bergeser tempatnya mbah anak jatuh k l tenan jatuh sudah ditas sama nanti kamu empekna kamu lik He diplekongko saja dulu aku nganja lama k ngan ya telat-terate jam 10 kurang seperempat sudah k sudah dulu seberapa kok kamu sakmo itu l kok banyak orang kok kok sakmo lah nanti anak-anak makan ya itu lah ini aku ini eida ini sakul itu. aku kurang id itu sore ini sudah tidak sanggup sama mengalah aku kadang ng ka aku sarapan sendiri ini l cepat masak sayur oh tidak sudah di rumah kok yang makan yang makan siapa aku kok sore P di rumah K di sini aku tanya masak banyak kok sak nemu anaknya orang ikut di sini kedok badannya belum lah di sini dulu anakmu lemu we malah sudah orang biar diantar putri saja ya orang patutang ya iya aku balik rafa bangun i di sekolah dulu aku terima kasih ya. Heeh aku ya matur nuwun. Oalah dia sama-sama ya di sini sama di e sakur dia kelihatan bagus kelihatan jeleknya L nak. Iya, D. Aku ya matur nuwun kok, D. Ya Allah su aku senang kok tidak begitu aku ini aku senang kamu kamu mau kyok buat K yang anu aku dia k aku yang masak aku pikir tubuh aku tidak karuan nak. Eh, kelihatan rukone dirukun orang ya bagus buat tidak terus adil-adilan begitu lho orang namanya orang hidup iya ya ada bagusnya ya ada jeleknya kalau itu ya pernah jelek ya sekarang bagus ya sudah tinggal bagusnya saja semoga ya aku kalau su ya omong pak orangnya ditanya masak yang masak adikku pake alhamdulillah pake adikku ya sudah sudah omongannya aku anu yang anu amenge dia ya begini bungahku polang aku sebabnya koke ada buat ph dipegang k bungah k sudah [Musik] tidak terus eh sudah diam-diam anu yang yang rah ya berkaras k mangsa apa aku yang senang semua ini ya aku ya tidak caranya merawat rumahnya mbah orang merawat rumahnya mbah rumahnya mbah rusak tertimpa pohon ja aku kalau ngani langsung sakal Ya sini repot ngepeni tukang loh. I ay kalau jatuh ko. Senangnya mbak senangnya kok sudah mau panggil kalau itu tidak mau tertawa kok mek mbah damis kok m kaget. Mbah si, Mbah kaget mbahmis kaget ini, Mbah. Mis kaget ini. Iya, Le. Sudah, ayo, Rafa tidur. Eh, Rafa sudah bangun mandi sekolah. Tidak ya tidak. Tidak mandi pedan Mek mbad mbad pegang i wis k lihat ayu jalannya belum anu k sakit yangcilakilak [Musik] sudah Sudah nanti biar diantar putri saja. He ngine tak orang sudah aku bilang tin ndar ada tin nanti biar diantar anu aku begitu diantar nasi. Iya orangnya aku telepon nanti bangun ya siang orang itu masuk ditahis masuk jam berapa jam ini sudah ke sana dek pak ngini sudah ke sana kok istirahat sekalian kamu tidak biar diantar ke sana lho kok biar diantar ke sana raa bangun tidak mau sudah ya k kok ya sudah ya i tidak tidur guys cangi jadinya mau sekolah jam sudah jam i guys tidak tata-tata oke sudah dapat syutingan klik nangis kena nggo ben rod r yang ndok kalau tidak nangis takon nangis nangis kuw M garap k nangis ng gak nangis nanti ndeluk renek bisa kompak s yang adikku mau begitu aku senang kebangetan jadi pha tahu ngo orang kompak itu aku bilang uang oh itu kalau punya uang kompak L orang tidak menyadari kok dulu Yeah.