📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

WASPADAI ORANG INI ‼️CIRI CIRI ORANG KAYA DARI HASIL PESUGIHAN

ESA Production13:49

Transcription

Hai, biasanya orangnya juga tidak mau beribadah. Ini agama apapun dan kepercayaan apapun, tidak mau. Lintang lintange wengi iki. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semuanya. Rahayu Rahayu Rahayu.

Hai. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang ciri-ciri orang yang mempunyai prewangan pesugihan, hanya terutama pesugihan hitam. Hai, jadi pesugihan yang tidak wajar, yang mengabdi kepada jin, setan, peri, prayangan, demit dan segala macam ya. Hai, pada zaman saat ini, zaman sekarang ini, meskipun ini sudah modern, banyak sekali orang yang mengambil pesugihan. Jadi ini bukan karena usahanya, kemudian dia menggantungkan rejekinya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu wa ta'ala, itu tidak, tetapi mengadakan perjanjian dengan makhluk-makhluk halus. Banyak sekali contohnya, ada yang pesugihan Kandang Bubrah, ada yang pesugihan Imo Gelung, ada yang pesugihan Nyi Roro Kidul. Hai, ada yang pesugihan Gunung Kawi, ada yang pesugihan Kembang Sore. Hai, ada yang pesugihan Dewi Lanjar, banyak sekali dan masih banyak lagi jenis-jenis pesugihan ilmu hitam itu, yang pesugihan hitam. Banyak sekali. Disini kita tidak bermaksud untuk agar kita itu suudzon kepada orang lain, itu tidak, tetapi setidaknya kita tahu orang ini benar-benar kerjaannya atau karena mengadakan perjanjian dengan makhluk gaib supaya menjadi lebih kaya. Itu ada ciri-ciri tertentu, orangnya takjub dengan titeni. Jadi ini termasuk juga ilmu titen.

Yang pertama, ciri-ciri orang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam itu biasanya orangnya tidak mau bersedekah. Hai, sama sekali tidak mau. Karena apa? Nanti kalau bersedekah, rezekinya nanti tidak kerasan. Hai, fungsi prewangan itu tadi menyesatkan orang supaya jauh dari Tuhannya. Dan begitu. Hai, ketidak-mauan bersedekah, orangnya sedikitpun tidak mau. Hai, aku pikir yang pertama. Kemudian ciri yang nomor dua, biasanya orangnya juga tidak mau beribadah. Ini agama apapun dan kepercayaan apapun, tidak mau. Hai, karena apa? Yang menggantungkan kepada makhluk gaib tadi, sudah tidak percaya bahwa semua rezeki, semua yang dia miliki itu dari Tuhan. Itu tidak percaya, karena memang hidupnya sudah diabdikan kepada makhluk gaib itu tadi yang bisa memberikan kekayaan kepada dirinya. Hai, jadi memang ada ikatan tertentu, ada perjanjian tertentu. Tidak mau beribadah orangnya, apalagi menjalankan ritual-ritual keagamaan, sama sekali tidak mau.

Kemudian ciri yang nomor, Hai, orang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam itu cenderung orangnya juga tidak mau bersosialisasi dengan orang lain atau tidak mau bersosialisasi dengan masyarakat. Karena apa? Dia takut nanti kalau kumpul dengan masyarakat banyak dan di situ ada yang mempunyai keilmuan atau mempunyai spiritual tinggi, yang hidupnya itu dekat dengan Tuhan, nanti juga tidak kerasan, rezekinya tidak akan kerasan. Makanya apa? Dia lebih suka menyendiri, membuat log in. Hai, nah, supaya apa? Awet itu tadi ya, prewangannya itu awet ikut dia. Hai, bakar kekayaannya dia tetap gitu. Hai, gak biasanya ketika dalam keadaan sendiri itu tadi, hal-hal yang dilakukan juga hal-hal yang sifatnya aneh, ritual-ritual yang mereka lakukan ini biasanya ritual-ritual yang juga menyimpang dari aturan agama. Ini jelas-jelas. Hai, kadang-kadang menggunakan darah. Hai, hari Tuhan itu hanya semacam itu, kadang menggunakan hewan-hewan tertentu yang badannya dibunuh tetapi tidak disembelih, tangan kanannya ditekuk, kepalanya saja. Kadang-kadang ada yang kakinya hanya di apa dipatahkan begitu. Ada. Hai, suspect. Kemudian ada yang kamarnya itu menghadap persembahan, yeah, kalau dengan Nyi Roro Kidul tuh ada kamar khusus biasanya dan di situ dia akan, kalau pas malam-malam tertentu ini ada ritual untuk mengundang itu Nyi Roro Kidul supaya tidur di situ atau melayani Nyi Roro Kidul itu. Ada [Musik]. Ini cirinya ini. Hai, mampu. Kemudian ciri selanjutnya [Musik].

Biasanya kalau bepergian, panjenengan lihat setiap mau menjelang Maghrib biasanya itu pergi orangnya. Jadi kalau keluar ini malam dan keluarnya itu biasanya sebelum Maghrib. Jadi pas hampir menjelang Maghrib keluar dari rumah, tujuannya sama supaya tidak terlalu banyak orang yang tahu Hai, yang dilakukan ketika malam itu tadi. Biar menyingkir ketika malam tadi dia mau kumpul-kumpul dengan orang banyak. Data boot kalau Nanda ada orang-orang yang menyelimuti lebih tinggi yang tahu kalau dia mengambil prewangan untuk pesugihan, nanti agaknya apa? Otomatis kalau energinya besar, orang yang mempunyai spiritual tinggi itu tadi dan ketemu dengan dia, maka akan pergi juga prewangannya itu. Sebenarnya tujuannya semacam itu, disamping itu juga untuk menghindari Hai, orang-orang yang baik. Hai, karena apa? Kalau dia itu ketemu orang-orang baik yang hatinya tulus suci, ini benturan energinya, benturan. Ayo kita. Kemudian ciri selanjutnya, orang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam ini, panjenengan lihat ketika duduknya, ketika duduk kemudian dia itu pas dekat dengan seseorang, dia tidak akan menghadapi, itu tidak akan jadi miring. Duduknya pasti miring dan pandangannya juga nyiur. Hai, itu secara otomatis jadi tidak bisa enak diajak ngobrol, tidak bisa ini. Dia cenderung akan cepat-cepat pergi. Sebenarnya tidak begitu kerasa, makanya dia nyerong duduk, nyiur, tidak mau berada pada apa. Ini juga salah satu tanda. Tetapi kalau hanya ini saja, ini juga tidak dijadikan ukuran kalau orang tersebut itu mempunyai prewangan pesugihan hitam. Jadi ada beberapa ciri tadi yang kalau memang memenuhi semua itu baru bisa dikatakan kalau orang tersebut itu kemungkinan besar itu mempunyai prewangan pesugihan hitam.

Kemudian ciri selanjutnya, orang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam ini biasanya pada waktu-waktu tertentu ataupun pada hari-hari tertentu itu melakukan ritual persembahan Hai, yang ditujukan untuk Hai makhluk gaib itu tadi yang dianggap mengadakan perjanjian dengannya. Ya sudah, persembahannya biasanya itu tadi yang berupa aneh-aneh tadi, terus berupa hewan, semua manggil atau bisa juga bahkan manusia. Wadal lagi namanya kalau manusia yang dikorbankan tuh namanya wadul. Hai, itu juga bisa panjenengan titen. Itu kalau melakukan ritual-ritual persembahan semacam itu, kemudian panjenengan lihat itu kekayaannya meningkat dengan tajam, tidak wajar, syahrini wah, patut dicurigai atau patut diwaspadai kalau orang tersebut itu mempunyai prewangan pesugihan. Itu. Kemudian ciri selanjutnya, orang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam ini, panjenengan lihat dari rumahnya, biasanya rumahnya itu tidak boleh digunakan untuk acara-acara yang sifatnya keagamaan. Kau tidak boleh untuk ngaji, sumpah mati di tempat tersebut itu jelas tidak boleh, dia tidak akan mau. Hai, ini cirinya. Jadi kalau rumah orang tersebut tidak boleh digunakan untuk ngaji, tidak ada pernah bacaan, bacaan ayat-ayat suci itu di lain dikasih. Karena apa? Biasanya panas, dia tidak kerasan.

Kemudian ciri selanjutnya, seseorang yang mempunyai prewangan pesugihan hitam, hal ini juga orangnya tidak akan kerasan atau tidak akan betah atau bahkan kesakitan ketika dibacakan atau mendengar lantunan ayat-ayat suci ini dari berbagai agama maksudnya nih. Nah, kalau ada ayat-ayat suci yang dibacakan ke orang tersebut biasanya dia tidak kerasan. Hai, menyediakan, menghindar, akan pergi atau kadang-kadang bahkan sakit telinganya, sakit, bahkan badannya juga terasa sakit. Makanya dia akan menghindar. Nah, ini ciri yang mencolok kalau orang tersebut mempunyai prewangan pesugihan hitam. Hai, beca di itu ada beberapa tanda-tanda atau ciri-ciri seseorang yang mempunyai prewangan pesugihan itu. Mudah-mudahan kita semuanya terhindar dari pada praktek-praktek pesugihan semacam ini. Kita harus selalu menggantungkan diri kita, kita harus selalu berpasrah terhadap kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu wa ta'ala, karena rezeki itu sudah pasti semuanya itu sudah diatur, sudah digariskan oleh Gusti Allah. Demikian bahasan kita kali ini, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semuanya. Matur sembah nuwun. Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh. Hai temen-temen [Musik].