📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Kesurupan Jin - Ust. Muhammad Istiqamah, Lc., M.Ag.

WahdahTV1:03:51

Transcription

Audzubillahiminasyaitonirrojim. Bismillahirohmanirohim.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirobbilalamin wabihi nasta'inu ala umuriddunya waddin. Sholatu wassalamu ala asrofil Anbiya Iwan bersalin Nabi Muhammad. Anda berada pada malam hari ini kembali kita menyaksikan live streaming program konsultasi syariah bersama dewan Syariah Wahdah Islamiyah. Insya Allah pada malam hari ini Anda bisa berkonsultasi seputar permasalahan akidah dan pemikiran Islam atau bisa dispesifik berkaitan dengan tema pembahasan kita pada malam hari ini.

Dan alhamdulillah telah membersamai kita pada malam hari ini narasumber kita dari Komisi aqidah dan pemikiran dewan Syariah di islamiyah, al Ustadz Muhammad Istiqomah, edisi magfirullah. Assalamualaikum. Manapun Anda berada, Anda bisa berkonsultasi dengan mengirimkan pertanyaan Anda melalui komentar live streaming channel YouTube Wahda TV atau bisa juga melalui pesan wa di nomor 0823 44445116 dengan format nama spasi asal daerah spasi pertanyaan Anda.

Baik, sembari kita menunggu pertanyaan yang masuk, kita persilahkan terlebih dahulu kepada narasumber kita untuk menyampaikan materi Pengantar yang berjudul kesurupan Jin kepada Ustad. Kami persilahkan.

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah pada malam hari ini kembali kita pada program kita yaitu konsultasi syariah bersama dewan Syariah Wahdah Islamiyah. Pada malam hari ini bersama komisi aqidah dan pemikiran Islam. Dan sebagaimana yang telah dibahas oleh asal tidak di komisi aqidah dan pemikiran Islam bahwa materi Pengantar kita menggunakan kitab yang disusun oleh Syekh Toha Rah Abdul Wahid ya yang berjudul setan terhadap manusia. Dan pada pembahasan-pembahasan sebelumnya sudah sampai pada Bahasan tentang gangguan jin pada manusia, pada agamanya, pada akidahnya, ketika dia salat, ketika dia tidur, dan seterusnya.

Dan insya Allah pada malam hari ini kita masuk pada materi berikutnya di bahasan berikutnya di kitab ini, yaitu gangguan jin pada manusia dengan kesurupan atau jin masuk ke dalam tubuh manusia, izin masuk ke dalam tubuh manusia. Pemirsa Wahda TV dimanapun Anda berada, jadi setan ini atau jin ini ya tidak pernah berhenti, tidak pernah berhenti untuk memikirkan berbagai cara agar bisa bersama-sama dengan mereka di neraka jahim. Atau kalau tidak, maka mereka mengganggu manusia, menyakiti manusia.

Di dalam Alquran Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam surat al-baqarah ayat 168 dan 169 tentang setannas, "Wahai manusia, janganlah kalian ikuti langkah-langkah setan karena sesungguhnya setan ini adalah musuh yang sangat nyata." Yang diperintahkan setan ini hanyalah innama ya. Setan ini hanya memerintahkan kepada kita untuk melakukan keburukan dan kekejian dan memerintahkan kepada kalian untuk berkata sesuatu tentang Allah yang tidak kalian ketahui.

Kemudian kita tentang bahwa setan ini sebagai musuh yang nyata. Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman mengisahkan tentang perkataan Musa Alaihissalam dalam Alquran surat al-qasas ayat 158, "Ini adalah amalan setan. Innahu setan itu musuh mobil menyesatkan, mobil-mobil menyesatkan dan sangat nyata." Karena itu setan ini adalah musuh yang sangat nyata bagi manusia. Penting untuk kita selalu menghadirkan bahwa setan ini adalah musuh kita, bukan teman kita. Makanya setan ini selalu berusaha bagaimana agar masuk mempengaruhi kita, menggoda kita, bahkan masuk ke dalam tubuh kita. Ya, usaha-usaha ini selalu dilakukan jin, bahkan itu menjadi kegiatan yang selalu diupayakan.

Dalam sebuah Hadis disebutkan bahwa iblis ya iblis menerima laporan-laporan dari para tentara-tentaranya. "Apa yang kamu lakukan hari ini? Apa yang kamu lakukan hari ini?" Mereka melaporkan hal-hal yang telah mereka lakukan terhadap manusia kepada iblis. Nah, pembahasan-pembahasan sebelumnya telah disebutkan sebagaimana yang tadi saya singgung bahwa gangguan-gangguan Jin pada manusia ini sudah dibahas beberapa poin. Gangguan manusia, gangguan jin pada manusia pada agamanya dan akidahnya, kemudian ketika dia salat, kemudian ketika dia tidur, dan ketika dia di rumah.

Nah, pada pertemuan malam hari ini Insya Allah kita sedikit yang membahas tentang gangguan jin pada manusia dengan memasuki tubuh manusia, dengan merasukinya, dengan menjadikan manusia itu kesurupan, kesurupan. Nah, setelah diketahui bahwa Jin ini jabar ya, jabar di hasabi kuat dan bisa mempengaruhi manusia, tentunya manusia yang lemah. Kalau dibiarkan jalannya, kita tidak membentengi diri kita, tubuh kita dengan zikir-zikir, dengan bacaan-bacaan Alquran, maka setan ini akan mudah masuk mempengaruhi kita. Baik itu mempengaruhi secara waktu ini ya, dengan menggoda kita melakukan hal-hal yang buruk, hal-hal yang keji, kemaksiatan-kemaksiatan. Juga masuk ke dalam tubuh kita dan merasuk tubuh kita, bahkan bisa sampai membunuh, bisa sampai membunuh manusia.

Dan diantara rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala bahwasanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala memiliki para malaikat yang menjaga manusia dan para malaikat ini lebih kuat ya, lebih kuat daripada jin dan bisa menaklukkan para Jin tersebut. Makanya setiap orang Allah Subhanahu Wa Ta'ala wakilkan kepadanya dua malaikat yang selalu melazimi dia, yang dan malam, pada waktu tidur dan pada waktu dia beraktivitas sehari-hari. Nah, tapi kalau Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan lain, tidak dimanfaatkan kedua malaikat yang ditugaskan untuk menjaga dia ini dengan dia melupakan dzikir, baik itu dzikir hati dan juga dzikir lisan, maka saya akan mudah masuk ke dalam diri kita.

Nah, diantara gangguan setan atau jin kepada manusia ini adalah dengan merasuki tubuh, yaitu dengan masuk ke dalam tubuh kita, lalu kemudian ketika setan atau jin ini masuk ke dalam tubuh kita, kita hilang kesadaran, kemudian dia berbicara dengan lisan kita, dia melakukan sesuatu dengan anggota tubuh kita, bahkan pemikiran kita dan gerakan-gerakan kita. Jadi hilang kesadaran kita. Hanya saja kata Syekh di sini, ada orang-orang yang tidak percaya akan hal ini. Makanya Syekh di sini menyebutkan banyak Dalil dari AlQuran dan sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa ini betul-betul ada ya, betul-betul nyata jin itu bisa merasakan tubuh manusia.

Diantaranya yang pertama adalah dalam surat al-baqarah ayat 275. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, "Audzubillahiminasyaitonirrojim." Ini tentang ayat riba. "Riba, orang-orang yang memakan harta riba tidak akan berdiri pada hari kiamat kelak ketika mereka bangkit dari kubur mereka, melainkan mereka berdiri seperti orang yang dirasuki setan." Jalannya akan linglung, ya, seperti orang-orang yang kesurupan bangkit di hari kiamat dari kuburnya seperti orang yang kesurupan jin. Kemudian nah, para ulama tafsir mengatakan bahwa pihak lain ayat ini menjadi dalil rusaknya pendapat atau tidak sebenarnya pendapat yang mengatakan bahwa jin itu tidak bisa memasuki tubuh manusia dan mereka mengatakan bahwa ini hanya karena alasan kesehatan sehingga dia seperti itu. Ini tidak, tapi benar-benar nyata.

Di dalam ayat yang lainnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman tentang Nabi Ayub Alaihissalam, surat ayat 41, "Dan ingatlah hamba kami yang bernama Ayub Ibnu ketika dia memanggil Arabnya, animassani ya syaitan bahwasanya setan itu masania ya, mas di sini secara bahasa dia menyentuh Binus dengan penyakit dan azab, menyiksa, menyiksa Nabi Ayub Alaihissalam ke Nabi Ayub Alaihissalam itu pada jasadnya dan membuatnya dia sakit." Nah, ini dari Alquran.

Kemudian dari sunnah atau hadis-hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dari Usman, beliau Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan aku amanah untuk memimpin kota Thaif. Ada yang mengganggu salatku sampai saya tidak tahu apa yang saya baca dalam surat. Maka ketika saya melihat itu, saya ke Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Kemudian ditanya oleh Nabi SAW. Lalu apa yang membuatmu datang ke sini? Lalu beliau mengatakan, "Ya Rasulullah, ada sesuatu yang mengganggu salatku sehingga saya tidak tahu apa yang saya baca dalam salatku." Ini adalah setan. "Mendekatlah ke sini, mendekatlah ke sini," kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Lalu saya mendekat kepadanya, lalu saya duduk ya di atas kedua kakiku. Kemudian fadora Nabi SAW menepukkan tangannya ke dada Ibnu dan sedikit meludah tipis ya ke mulut. "Keluarlah wahai musuh Allah." Dan beliau lakukan itu, Nabi SAW melakukan itu sebanyak tiga kali. Lalu kemudian melakukan pekerjaanmu. Lalu kemudian Utsman. Maka setelah itu saya tidak diganggu lagi oleh setan tersebut setelah di ruqyah oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Yang jelas bahwa setan itu bisa ya merasuki tubuh manusia dan mengganggu pikirannya sehingga dia lupa ya apa yang dia baca, tidak tahu apa yang dia baca, hilang kesadarannya dan seterusnya. Dalam hadis-hadis yang lain juga ya, saya bacakan satu-satu hadits lagi dari mengatakan, "Saya melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di mana Saya keluar bersama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah Safar Hatta idzaquna sampai ketika kami sudah berada di Jalan maror Nabi murahatin jalisah kami melalui perempuan yang sedang duduk mahasiswa punya anak bayi." Lalu perempuan ini mengatakan, "Ya Rasulullah, hanya ini ditimpa bala ya gangguan dan itu kami juga terganggu yuk dalam satu hari tidak tahu lagi berapa kali." Lalu ini ya sini anaknya mana? Lalu saya angkat eh berikan menggendong anak itu ke kepada nabi. Kemudian saya angkat anak bayi itu dan taruh di atas unta ya atau atas kendaraan. Lalu kemudian nafas Nafas ini meludah kecil juga ya, mudah ringan tiga kali ke mulutnya. Lalu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan, "Bismillah Ana Abdullah Ikhsan." Dengan nama Allah saya hamba Allah. Lalu kemudian setelah itu dan bertemu lagi dengan wanita tersebut. Nabi SAW menanyakan kepada wanita itu mengatakan, "Demi yang mengutus semua dengan kebenaran, kami tidak merasakan ada lagi gangguan sampai saat ini." Ini juga jelas ya bahwa setan itu bisa mengganggu bahkan sampai kepada anak bayi. Makanya dalam satu Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika mendengar anak bayi anak kecil yang menangis terlalu lama, Nabi SAW katakan kepada ibu-ibunya, "Kenapa kalian tidak ruqyah? Bisa saja dia sedang diganggu oleh setan, dia bukan menangis karena yang lainnya tapi dia menangis karena sedang diganggu oleh setan. Coba ruqyah bisa berhenti."

Dan satu hadits lagi ya dari apa Ibnu Abdul Rabah. Beliau mengatakan bahwa Ibnu Abbas mengatakan kepada dia, "Ala uryaka Maukah kamu saya tunjukkan wanita penghuni surga?" Lalu apa mengatakan, "Tentu." Lalu wanita yang hitam, wanita hitam itu ya mendatangi nabi mengatakan, "Ini saya ini diganggu setan ini usrok ya kesurupan dirasuki ya bahwa ini ada ketika saya sedang dirasuki itu sebagian orang saya tersingkap. Maka berdoalah kepada Allah untukku." Sabar, jika kamu mau, kamu sabar dan bagimu surga. Engkau mau juga yang lainnya? Wanita cerdas ini, wanita sholehah ini tentu tahu ya pilihan yang begitu besar yang dipilihkan oleh Nabi SAW. Kamu sabar dapat surga atau kamu saya doakan kamu sembuh? Wanita Saleh ini mengatakan, "Saya bersabar." Beliau mengatakan, "Faktah, saya bersabar." Lalu beliau mengatakan lagi kepada nabi, "Ketika saya dirasuki itu saya tersingkap auratnya. Berdoalah kepada Allah supaya auratnya tidak tersingkat tersebut agar ketika dirasuki setan dia tidak tersingkap auratnya." Dan masih banyak lagi ya hadis-hadis yang lainnya.

Dan pintu-pintu masuk setan ini ke di tubuh manusia melalui mulut, melalui hidung, dan melalui telinga, dan masuk ke dalam hati kita, lalu menguasai diri kita. Jadinya apa dari Abu Said Al Qadri radhiallahu Anhu. Beliau mengatakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Ketika salah satu dari kalian menguap valium, maka tahan mulutnya itu dengan tangannya, tutup ya, tutup karena ketika dia menguap lalu dia tidak tutup mulutnya, setan masuk dari mulutnya itu." Nah, ini pertama dari mulut. Kemudian bisa juga di melalui hidung. Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, dia hendaknya melakukan istighfar ya, dia huruf air ke hidungnya lalu dia keluarkan itu sebanyak tiga kali." Kenapa kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam? "Karena setan itu bermalam di sini ya, dalam hidungnya ini." Dari bahwa tempat masuk setan juga bisa melalui hidung. Lalu telinga ya, dari hadis Ibnu Mas'ud radhiyallahu Anhu. Beliau mengatakan di sisi Nabi SAW bahwa ada seseorang yang tidur pada malam hari sampai dia lewat waktu subuh ya, sampai bangun pagi betul. Itu adalah seorang laki-laki yang setan kenceng di dua telinganya.

Kata Syekh di sini, hidung, telinga, dan mulut ini telinga dan hidung ini salah satu tempat masuk setan yang bisa sampai ke hati manusia. Dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam juga pernah berdoa di antara Doanya itu, "Dan aku berlindung kepadaMu ya Allah, aku dikuasai oleh setan, dikalahkan oleh setan endlemot ketika dalam kondisi sakratul maut." Lalu kemudian kita dikalahkan oleh setan. Nah, ini bisa berlindung dari hal tersebut. Dalam hadis yang lain Nabi SAW mengatakan, "Sesungguhnya setan ini masuk ke dalam dan berjalan itu manusia maju redam ya, jadi seperti aliran darah mengalir berada di aliran darah kita." Jadi setan masuk dari mulut, dari hidung, dari telinga, lalu ada di dalam aliran darah kita dan lalu menguasai tubuh kita.

Nah, ini dalil yang sangat banyak yang menunjukkan bahwa jin itu bisa masuk ke dalam tubuh manusia dan menguasai tubuh manusia dan menghilangkan kesadarannya. Ada juga hadis yang panjang intinya bahwa ada seorang anak muda dalam Perang Khandaq. Dalam Perang Khandaq, dia baru menikah lalu kemudian dia kembali ke rumahnya, kembali dulu ke rumahnya. Namun ketika dia sampai di rumahnya, dia melihat istrinya ada di depan rumah. Mungkin dia kira ada sesuatu, ada laki-laki lain di dalam rumahnya. Lalu dia masuk ke dalam rumah, ternyata di atas kasur ada ular. Nah, ketika dan di tangannya ada tombak, dia tombak ular itu. Lalu kemudian istrinya kaget. Ketika dia keluar rumah, dia bingung, Yaman yang duluan mati, apakah ularnya atau suaminya? Lalu kemudian disebutkan hal tersebut kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Lalu mereka mengatakan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam, "Berdoalah kepada Allah agar Allah menghidupkannya, menghidupkannya kembali." Lalu Nabi SAW mengatakan, "Astaghfirullah untuk sahabat kalian." Lalu kemudian beliau bersabda, "Inna bil Madinah sesungguhnya di Madinah ini ada jin yang sudah masuk Islam. Kalau kalian lihat dari mereka ini sesuatu yang maka izinkan, izinkan dia selama 3 hari. Maksudnya jangan apa-apa kan, jangan ganggu. Tapi kalau muncul lagi setelah itu di hari keempat, dadalika bunuhlah karena sesungguhnya itu adalah setan yang ingin mengganggu."

Nah, maka ini juga diantara dalil bahwa Jin ini bisa sampai membunuh, bisa sampai menyebabkan manusia itu terbunuh. Bahkan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri pernah didatangi oleh iblis langsung ya, iblis langsung ingin melemparkan api ya, bara api karena Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ke wajah Nabi SAW. Dalam hadis Abu Darda radhiallahu Anhu bahwasanya Nabi SAW bersama sesungguhnya musuh Allah iblis untuk dia lemparkan taruh di muka aku itu. Lalu saya katakan, "Saya berlindung kepada Allah darimu." Nabi SAW baca ini sebanyak tiga kali. Lalu kemudian Nabi SAW mengatakan lagi, "Yang sempurna dia belum mundur." Nabi SAW lakukan itu sebanyak tiga kali. "Saya ingin mengambilnya," kata nabi. "Seandainya bukan karena doa Nabi Sulaiman, dia akan saya ambil dan dia akan diikat di tiang masjid lalu dia dimain-mai oleh anak-anak penduduk kota Madinah." Ya, seandainya ini bentuk tawadun Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Nabi Sulaiman Alaihissalam yang sudah pernah berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala untuk diberikan kemampuan dan kerajaan yang tidak diberikannya kepada orang-orang setelahnya. Dan ingat doa itu dan Nabi Sulaiman diberikan kemampuan untuk bisa menundukkan Jin. Akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak melakukan itu sebagai bentuk tawadhu Nabi SAW atas doa yang sudah dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman sebelumnya.

Nah, saya kira dealernya sudah cukup banyak ya, daunnya ini sudah cukup banyak, sudah jelas bahwa memang Jin ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia dan menyakiti manusia, yang menyakiti, bahkan bisa sampai menyebabkan manusia itu terbunuh. Nah, apa sebabnya kenapa bisa orang itu kesurupan? Yang pertama karena cinta Jin laki-laki mencintai wanita atau jin perempuan mencintai laki-laki sehingga dia merasuki karena alasan itu ya, karena alasan itu, bahkan Jin ya kadang-kadang itu ya dia bersenang-senang, bersenang-senang dengan manusia ini salah satunya.

Kemudian yang kedua, kemarahan Jin kepada manusia ya, karena perlakuan-perlakuan manusia terhadap mereka, entah karena mengencingi mereka atau menyiram mereka dengan air panas atau dengan membunuh mereka ya, dengan rukiah sehingga membuat mereka marah. Lalu sebab yang ketiga ya, karena ingin karena Jin ini ingin menzalimi manusia tanpa sebab apapun ya, dan ini tidak terjadi kecuali dalam kondisi manusia itu sedang marah, yang marah yang sangat marah ya, dia kehilangan kendali. Nah, di situ bisa masuk setan. Atau dia sedang terjerembab dalam syahwat kemaksiatan, sedang bergelima dengan dosa yang banyak, ini bisa masuk juga. Atau dia dalam kondisi sedang sangat takut. Nah, ini bisa dirasuki jin. Atau dia sedang lalai ya, betul-betul lalai, dia tidak berdzikir, tidak mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ini sebab yang ketiga ya, Jin menzalimi manusia tanpa sebab, ingin menzali manusia. Jin dan manusia yang bersepakat untuk menyakiti orang tertentu itu dengan sihir.

Nah, bagaimana kita melindungi diri kita dari kesurupan seperti ini? Yang pertama tentunya dengan membentengi diri kita dengan dzikir Nabawiyah, dzikir-dzikir yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Diantaranya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Siapa yang mengatakan Lailahaillallah wahdahula syarikalah pada satu hari sebanyak 100 kali karet bahwa adalah pahalanya seperti dia membebaskan 10 orang budak. Waktu tibalah umumnya itu Hasanah dicatatkan untuknya 100 kebaikan dan dihapus darinya 100 keburukan dan ini menjadi pelindung dia dari setan pada hari itu sampai berada di sore hari atau di petang aja dan tidak ada satupun yang lebih afdol dari dia kecuali orang yang melakukan amalan yang lebih banyak dari dia." Termasuk dzikir yang lain ya, Nabi SAW mengatakan, "Siapa yang keluar dari rumahnya mengatakan Bismillah tawakaltu alallah." Ini doa yang kita sudah hafal dari kecil, jangan bosan-bosan untuk kita baca ya, lahaula wala quwwata illa Billah. Ketika dia sudah mengatakan ini, kamu telah dicukupi dan kamu telah dilindungi dan setan itu menjauh dari dia.

Lalu kemudian membaca ayat Kursi ketika tidur ya, ketika tidur baca ayat Kursi sebelum tidur. Nabi SAW mengatakan, "Tidak wanita kalau kamu sudah mau tidur ke pembaringanmu, maka bacaan ayat Kursi Allah senantiasa akan menjadi penjagamu walau tidak akan didekati oleh setan sampai di pagi hari." Lalu kemudian juga membaca. Lalu kemudian ini diantara tipsnya, jangan bepergian dan jangan tidur sendirian. Jangan bepergian dan jangan tidur sendirian. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dari riwayat Ibnu Umar mengatakan, "Nabi SAW melarang bersendirian yaitu ketika dia bermalam seorang diri dan bersafar seorang diri ini tidak boleh." Nabi SAW melarangnya kecuali asal begini ya, kecuali memang dalam kondisi-kondisi yang dia mengharuskan dia untuk bersafar sendirian dan tidur sendirian, maka Dia menjaga dirinya dengan membentenginya dengan Nabawiyah dan ayat-ayat Alquran.

Kemudian diantara trik yang disebutkan juga oleh Syekh di sini adalah membaca Bismillah ketika turun dari tempat yang tinggi atau ketika membuang air yang panas ya, di wastafel dan lubang-lubang air itu membaca Bismillah atau ketika masuk ruangan yang gelap atau ketika melempar batu ini membaca Bismillah. Dan jangan mengatakan ini sudah dikalahkan karena kalau kita mengatakan seperti itu setan ini akan merasa dikecilkan, lalu kemudian dia merasa perkataan itu berat bagi dia sehingga dia mengatakan semua kekuatanku. Lalu kata nabi, "Ucapkan Bismillah akan lebih kecil daripada lalat," kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Lalu kemudian juga Syekh menyebutkan di sini yang keenam adalah engkau menjaga Allah dalam dirimu ya, selalu mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan berzikir mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Lalu bagaimana cara mengobati ini terakhir ya, bagaimana mengobati diri kita kalau sudah kesurupan? Mungkin juga sudah banyak dan tidak sembuh-sembuh sering kesurupan. Yang pertama, obati diri kita dengan mengoreksi keyakinan kita dengan keyakinan yang benar, dengan Akidah yang benar. Mungkin masih ada yang salah di situ ya. Lalu kemudian dengan berdoa dan berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Lalu kemudian dengan Taubat yang nasuha. Lalu kemudian dengan membaca Alquran dan ruqyah syar'iyah yang Sabit dari Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan Al-Fatihah, dengan Ayat Kursi, dengan akhir dari surat Al-Baqarah, lalu dengan ilmu ucapan ya, sebagaimana dalam hadis, "Allah aku mohon kepada Allah yang Maha Agung pemilik Arsy yang besar agar engkau disembuhkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala." Dan yang lainnya juga yang Sabit yang sudah kita bacakan sebelumnya dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Mungkin cukup atau kepanjangan ini. Demikian mungkin bahasan tentang ini. Insya Allah berikutnya akan dilanjutkan oleh Ustadz dari Komisi aqidah yang lainnya. Saya kembalikan ke host.

Terima kasih untuk materi pengantin yang ada TV dimanapun berada Anda berada. Kita masuk ke sesi tanya jawab. Silahkan Anda melainkan pertanyaan Anda terkait dengan materi Pengantar kita tentang kesurupan Jin. Pertanyaan Anda Anda bisa tayangkan melalui live streaming channel YouTube channel Wahda TV atau bisa juga melalui pesan wa dan nomor 0823 44445116.

Baik, sudah ada beberapa pertanyaan yang masuk. Pertanyaan pertama dari akun wa. Beliau bertanya, "Saya sudah 31 bulan sering diikuti sama makhluk halus. Pertama saya pikir itu adalah kunang-kunang. Lama-kelamaan saya perhatikan ternyata bukan. Tolong dijelaskan Ustadz, sebenarnya itu apa? Kadang saya menyapa dengan ucapan, 'Kamu siapa? Tolong apa? Tolong nampakkan wujudmu.'" Selama 31 bulan. Iya, kalau memang seperti itu berarti mari jaga diri kita dengan kita bacakan ayat-ayat turkiyah ke diri kita. Ketika kita keluar rumah membaca doa ya, Bismillah dan seterusnya. Tadi sudah kami Sebutkan di materi Pengantar tadi. Insya Allah bisa dilihat lagi kalau sudah selesai video ini. Mungkin bukan hanya bisa terulang terkait dengan tips-tipsnya.

Baik, kita beralih ke pertanyaan selanjutnya dari akun YouTube. Pada saat Aqila Avanza, izin bertanya, "Apa benar tuyul itu ada dan bisa mengambil uang kita? Bagaimana kita bisa menghindari dari kejahatan tidur tersebut dengan penjelasannya?" Tuyul sebenarnya istilah di kita ya, di negara kita. Kalau di tempat lain atau di negara lain saya kurang tahu apa. Tapi intinya itu jin. Nah, pertanyaannya apakah benar bisa mengambil uang kita? Tapi kalau dilihat memang jin itu diberikan kemampuan-kemampuan yang seperti itu ya, bisa melakukan seperti itu. Bahkan dari beberapa pengalaman yang orang ya, yang mendapatkan gangguan-gangguan Jin seperti ini bisa sampai melakukan hal-hal yang di luar Nalar kita ya, tidak normal, tembus apa tembus tembok. Dan penyihir-penyihir itu sulap-sulap yang murni dia sihir. Dia bisa melakukan itu semua. Dulu mungkin ada kita kenal seperti David Copperfield lainnya. Murni sihir. Kalau memang tidak ada triknya, murni sihir. Hanya mencuri, menghilangkan barang itu bisa ya, bisa dilakukan oleh jin.

Terima kasih untuk jawabannya. Kita beralih ke pertanyaan selanjutnya dari akun YouTube. Ummu Ubaidillah, izin bertanya, "Ustadz, apakah termasuk tanda gangguan jin jika bunyi gigi pada saat anak-anak tidur? Anaknya umur dua setengah tahun." Saya baru dengar ini. Nampaknya bukan ya, nampaknya bukan. Itu memang physical itu ya, artinya memang fisiknya. Orang besar juga kadang seperti itu, dia gigit sendiri giginya, gigi atas dan bawah itu bertemu sehingga mengeluarkan suara. Kita orang yang sadar biasanya ngilu. Itu biasanya murni karena memang seperti itu dalam tidurnya, bukan bukan gangguan.

Terima kasih untuk jawabannya. Kita beralih ke pertanyaan selanjutnya dari akun wa. Atas nama Sri Wahyuni di Selayar. Ini pertanyaannya cukup panjang. Mungkin kita bacakan supaya jelas. "Saya punya adik perempuan. Adik kami ini sering kesurupan. Kalau dia kesurupan, dia mengaku nenek kami yang sudah lama meninggal sengaja masuk dalam tubuh adik kami karena katanya ada seseorang yang punya niat buruk ke adik kami sehingga nenek kami masuk untuk menjaganya. Keadaan juga adik kami kalau kesurupan selalu menyebut nama seseorang yang berniat buruk itu. Bahkan pernah di kami kesurupan dan berkata seperti ini kepada orang tua kami, 'Kamu tahu, kamu tahu saya siapa? Saya fulana. Saya sengaja mencelakakan anakmu karena saya iri.' Apakah hal seperti ini kita harus percaya atau 100% dusta ataukah hanya tipu daya jin dan setan?" Ya, jadi bisa itu semua terjadi. Biasanya terjadi bahwa dia setan bisa betul 100% benar. Intinya ya, mari jaga diri kita dari hal-hal yang seperti itu. Jangan dibiarkan bahwa dia mau menjaga anak tersebut ya, jadi dibiarkan terus jaga. Jadi kita dengan titik-titik bukan dengan seperti itu. Dan itu dipastikan bukan neneknya, itu jin. Jin yang tujuannya merusak akidah orang lain ya, sehingga percaya dan seterusnya kan itu hindari ya, hindari yang seperti itu. Jangan sampai dengan niat bahwa oh iya, biar seperti itu karena dia akan dijaga. Serahkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala bahwa Allah yang akan menjaganya. Dan nasehati dia untuk selalu berdzikir pagi dan petang, keluar rumah, berwudhu dan seterusnya. Insya Allah.

Ini juga mungkin terkait keyakinan orang yang meninggal dunia. Kadang ada yang beranggapan bisa kembali dalam bentuk merasuki jiwa tertentu. Lalu kalau kembali dengan merasuki jiwa tertentu ini tidak, itu perbuatan jin. Tapi kalau kembali dalam bertemu di alam mimpi ini bisa terjadi. Ini di alam arwah. Di alam arwah karena kita kan pergi ketika kita tidur. Allah itu ketika dia mati dan ketika orang yang belum mati dalam tidurnya. Jadi roh kita pergi. Nah, roh-roh ini biasa saja bertemu. Biasa saja bertemu di alam arwah. Dan ini disinggung oleh Ibnu Qayyim Al Jauziyah bahwa huruf-huruf ini biasa saja ketemu di alam mimpi. Tapi kalau dia sudah merasuki ini bukan bukan lagi ruh orang yang di sana tapi orang yang sudah meninggal. Tapi itu murni Jin.

Lalu bagaimana kalau misalnya kalau yang seperti ini dan itu benar? Ya, silakan lakukan. Tapi kalau yang diperintahkan aneh-aneh ya, sudah bertentangan dengan syariat. Nah, ini bisa jadi itu setan yang mengganggu mimpinya.

Ini pertanyaan kedua dari penanya yang sama. "Bagaimanakah tindakan paling dasar untuk menangani jika ada seseorang yang kesurupan? Apakah langsung dibacakan ayat-ayat Alquran atau bagaimana?" Kalau kita lihat dan bacakan tadi hadis-hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Anak bayi yang terkena gangguan sahabat ya, selain Ibnu dia mendapatkan gangguan jin itu Nabi SAW ruqyah dengan meludah tipis ya ke mulutnya masing-masing. Lalu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam perintahkan mereka untuk keluarga ikhsaduallah, merugilah wahai Masya Allah. Dan nabi sallallahu alaihi wasallam kalau tadi ya, nabi SAW mendatangi iblis langsung. Nabi SAW membacakan beberapa bacaan seperti Allah yang sempurna dan seterusnya ya. Bisa dilihat ya hadis-hadis tadi apa-apa saja yang dibaca oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam. Dan dari situ kita bisa ambil kesimpulan bahwa bacakan ayat-ayat yang bisa untuk ini supaya dia tidak kelamaan di.

Pertanyaan selanjutnya dari akun wa. Atas nama Safar. "Bagaimana seseorang dapat mengetahui kalau dia terkena kesurupan jin atau dia terkena penyakit ain? Maksudnya bagaimana dibedakan?" Kalau penyakit Ain itu penyakit sakit. Memang kesurupan dia hilang kesadaran. Jadi beda memang.

Terima kasih untuk jawabannya. Kadang kita dapatkan ada sebagian kaum muslimin yang membuka jasa ruqyah dengan mungkin mengambil upah dari ruqyah itu. Apakah ini boleh saat atau bagaimana? Pertanyaannya tentang sesuatu yang sebenarnya itu ibadah. Allah alam dari penjelasan para ulama yang saya dapati bahwa ini boleh-boleh saja ya. Sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah suatu ketika mendatangi sebuah kaum di tengah perkampungan begitu ya, di tengah padang pasir. Kemudian kepala kaumnya itu atau ada orang yang disengat ular atau disengat kalajengking atau apalah sehingga masuk racun ke dalam tubuh itu. Lalu kemudian sahabat ini mempersyaratkan, "Bagaimana kalau saya ruqyah dia lalu engkau memberikan saya imbalan?" Dan disetujui. Lalu kemudian di ruqyah dan sembuh. Nah, ini kan sama. Kalau ini meruqyah untuk kesembuhan, ini untuk kesurupan dan sama-sama penyakit. Dan ini boleh ya.

Allah. Terima kasih untuk jawabannya. Kita beralih ke pertanyaan selanjutnya dari akun wa. Atas nama David. "Sejak masa puber saya mengalami penyakit kesurupan atau epilepsi. Namun saya selalu mengonsumsi obat. Saya mengira penyakit ini akan hilang begitu saya beranjak dewasa. Akan tetapi dokter yang mengikuti perkembangan kesehatan saya merasa yakin 90% bahwa penyakit ini akan tetap ada sampai akhir usia. Sekarang saya berpikir untuk menikah. Apakah saya wajib untuk memberitahukan kepada wanita yang ingin saya nikahi terkait masalah ini atau tidak?" Diketahui kemudian wajib diberitahukan supaya di tahu ya apa penyakitnya. Lalu kemudian perlu dibedakan apakah ini betul-betul epilepsi atau kesurupan. Kalau epilepsi Ayah ya, penyakit ayan itu tiba-tiba datang gangguannya lalu kejang-kejang begitu ya. Nah, itu bisa diobati. Ada memang dia terapi dan itu biasanya agak lama, setahun, dua tahun. Dan itu penyakit fisik. Kalau kesurupan beda. Kesurupan memang dia hilang kesadaran. Kalau tadi dia kejang-kejang, dia tidak bisa kontrol dirinya. Kalau kesurupan dia memang hilang kesadaran dan bisa jadi bukan kejang-kejang, dia melakukan hal yang lainnya, dia melukai yang lain atau dia berteriak dan seterusnya.

Terima kasih untuk jawabannya. Jadi kalau ee penyakit epilepsi diobati dengan ee apa ee bertanya ke ahlinya, dokter medis. Kalau kesurupan ya jeruk. Baik. Kita beralih ke pertanyaan selanjutnya dan mungkin ini pertanyaan terakhir untuk malam hari ini. Pertanyaan dari akun wa atas nama Salman. "Kami banyak mendengar tentang Al Jassum, termasuk yang katanya termasuk jin yang mendekam di dalam dada manusia saat meninggalkan salat atau yang lainnya. Pertanyaan beliau, apakah ada riwayat sunnah nabi shallallahu alaihi wasallam yang menyebutkan hal itu ataukah hal itu termasuk tahayul atau cerita fiksi atau legenda saja?" Saya baru dengar juga ini menyebutkan katanya jin yang mendekam di dalam dada manusia saat meninggalkan salat. Saat meninggalkan salat. Belum bisa jawab. Saya jawab sekarang. Jadi saya tidak bisa pastikan.

Terima kasih untuk yang terakhir baru masuk dari akun YouTube. Ibnu Syukur, izin bertanya, "Ustadz, surat-surat pendek yang bisa dibaca kepada orang yang kerasukan jin yang paling masyhur ya, termasuk yang pendek ayat Kursi juga pendek bisa dibacakan yang seperti itu." Mungkin secara umum, secara umum seperti surat Al-Baqarah ya, itu mengusir Jin memang bisa ya. Dan ayat-ayat yang lainnya ya, memang Sabit ya, itu pernah digunakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk meruqyah. Insya Allah.

Terima kasih untuk jawabannya. Pemirsa Wahda TV dimanapun Anda berada ya, demikianlah tadi pertanyaan-pertanyaan yang bisa kita tanyakan dan alhamdulillah telah dijawab oleh narasumber kita. Kita ucapkan Syukron wa jazakullah Khairan. Semoga jawaban beliau bisa bermanfaat buat kita semua. Adapun pertanyaan-pertanyaan yang mungkin belum terjawab, insya Allah kita akan save untuk kita tanyakan di pertemuan yang akan datang. Baik, mungkin kita cukupkan untuk sesi konsultasi pada malam hari ini. Terima kasih atas segala atensi dan perhatian Anda. Mohon maaf atas segala kekurangan. Subhanallah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.