📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Dongeng Anak Indonesia | Legenda Dewi Sri - Asal Muasal Padi | Cerita Anak Nusantara

DAI - Dongeng Anak Indonesia5:26

Transcription

Dongeng anak Indonesia, [musik] kumpulan dongeng inspiratif Anak Hebat. Legenda Dewi Sri, asalmu asal padi.

Dahulu kala di kayangan yang penuh cahaya dan awan [musik] keemasan hiduplah Dewi Sri, istri dari Batara Wisnu, sang dewa pemelihara alam semesta. Dewi Sri dikenal sebagai Dewi tercantik dan paling baik hati [musik] di kayangan. Senyumnya membawa kedamaian dan pikirannya selalu tertuju pada kesejahteraan manusia [musik] di bumi.

Suatu hari Betara Wisnu memanggilnya dengan suara lembut namun penuh wibawa. "Wahai istriku, turunkanlah dirimu ke bumi dan ajarkan manusia cara bercocok tanam agar mereka tak kelaparan lagi," titah [musik] Betara Wisnu. Dengan penuh bakti, Dewi Sri menunduk dan mengangguk. Ia pun turun ke bumi dalam wujud manusia.

Terlahir [musik] sebagai putri Sri, anak Raja Medang Kamulan. Seiring waktu, Putri Sri tumbuh menjadi gadis [musik] anggun dan berhati lembut. Ia suka membantu rakyat, menanam bunga, dan berbagi makanan dengan [musik] orang miskin.

Putri Sri memiliki saudara laki-laki [musik] bernama Sedana. Mereka berdua sangat akrab. Sedana bijaksana dan selalu menjaga adiknya dari bahaya. Suatu hari datang lamaran untuk sedana dari kerajaan lain. Tapi sedana menolak dengan halus karena ingin mengabdi pada keluarganya. Penolakan [musik] itu justru membuat raja murka. Dengan kesaktian raja, ia mengutuk sedana menjadi seekor ular besar dan mengusirnya dari istana.

Ular besar sedana kemudian meluncur pergi menjauh dari istana. Putri Sri hanya memandang kepergian ular dengan sangat sedih. Air matanya menetes. Putri Sri sangat terpukul. Ia menangis berhari-hari. Tak sanggup melihat kakaknya menderita. Akhirnya ia memutuskan meninggalkan istana untuk mencari sedana.

Putri Sri menempuh perjalanan panjang melewati hutan lebat, sungai berkilau dan [musik] bukit hijau. Hatinya hanya satu, menemukan [musik] kakak tercinta. Di tengah perjalanan muncullah kalas renggi. Raksasa jahat dan rakus dengan mata menyala dan gigi tajam. "Cantik sekali kau, Dewi Sri. Aku akan menangkapmu," teriakan Kalengki.

Putri Sri kemudian [musik] berdiri tegar dengan penuh keberanian. "Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti siapun," katanya [musik] Lantak. Ia berdoa dengan sepenuh hati memohon kekuatan [musik] dari kayangan. Dengan doa sakti, Dewi Sri mengutuk kalas renggi [musik] menjadi seekor babi hutan yang kotor dan bau. Namun raksasa itu tetap marah dan terus mengejarnya [musik] ke segala penjuru.

Lelah berlari dan bersembunyi dari kejaran [musik] babi kalas renggi. Putri Sri akhirnya memohon pertolongan kepada Batara Guru, dewa [musik] tertinggi. Tentara guru mendengar doa itu dengan belas kasih, ia mencabut nyawa Putri Sri [musik] agar terbebas dari penderitaan. Dan tubuh sang putri pun perlahan masuk ke dalam bumi.

Dari tempat putri Sri berpulang, [musik] tumbuhlah tanaman yang indah. Batangnya hijau, bijinya keemasan [musik] saat matang. Itulah padi, sumber makanan [musik] bagi seluruh manusia. Kalaenggi, si babi hutan mengetahui bahwa padi berasal dari tubuh Putri Sri. Ia pun selalu berusaha merusaknya. Namun, Sedana [musik] yang kini menjadi ular, ia setia menjaga padi dari gangguan.

Sejak saat itu masyarakat percaya bahwa Putri Sri sang titisan Roh Dewi Sri adalah Dewi Padi, pelindung kesuburan dan pembawa rezeki. Cerita ini mengajarkan kita bahwa ketulusan hati membantu manusia akan membuahkan kebaikan [musik] bagi banyak orang. [musik] Dukung terus Dongeng Anak Indonesia dengan cara like, komen, share, dan subscribe. Right