Transcription
Pria ini akan segera dihukum mati oleh klan ninjanya sendiri karena dianggap telah berkhianat. Namun sebelum dieksekusi, sang guru yang bernama Ozunu menotok perut Raizo dengan keras dan tiba-tiba para ninja baru menyadari jika Raizo membawa alat pelacak.
Ternyata semua ini jebakan karena sedetik kemudian para polisi langsung datang menyerbu dengan persenjataan lengkap dan lalu membombardir markas para ninja. Pertempuran sengit terjadi. Ninja-ninja itu berusaha melawan dengan pedang dan shuriken. Akan tetapi mereka kewalahan menghadapi senjata otomatis dan bazoka yang ditembakkan secara bertubi-tubi.
Beberapa ninja berusaha kabur di balik bayangan. Namun, cahaya suar yang terang membuat posisi mereka terlihat jelas dan dengan mudah bisa dibantai. Akan tetapi, situasi langsung berbalik ketika para pasukan masuk ke dalam markas. Karena di dalam sudah ada Takeshi, salah satu ninja terbaik yang sudah menunggu. Dengan keahliannya, dia bisa dengan mudah membantai mereka.
Sementara Raizo yang baru dibebaskan segera masuk ke dalam. Di sanalah dia akhirnya berhadapan langsung dengan Takeshi, ninja yang dulu mengeksekusi wanita yang dicintai oleh Raizo saat mereka masih satu perguruan. Sudah lama dendam itu dipendam dan kini akan segera diselesaikan. Namun bukannya duel satu lawan satu, Takeshi yang licik malah membawa kawan. Hingga terjadilah pertarungan ninja tingkat tinggi.
Dengan kemampuannya, Raizo bisa menangkis dan menghindari setiap serangan yang dilancarkan. Hingga satu demi satu lawannya bertumbangan terkena sabetan samurai dan juga tikaman mematikan. Sekarang tibalah giliran Takeshi. Sebelum duel dimulai, Takeshi coba memancing emosi Raizo agar fokusnya hilang. Tapi Raizo keburu marah dan langsung menyerangnya.
Raizo mengeluarkan seluruh kemampuan ninjanya hingga satu serangan kilat dan brutal berhasil melukai tangan Takeshi. Mendapat kesempatan, Raizo dengan cepat menjerat lehernya dan lalu menarik rantai itu sekuat tenaga. Takeshi yang berusaha menahan pun akhirnya tak berdaya dan langsung terkapar.
Selanjutnya, Raizo mengincar Ozunu, gurunya. Lalu terjadilah pertarungan brutal antara guru dan murid. Awalnya Raizo kewalahan menandingi kehebatan Ozunu. Dia terkena sabetan pedang dan terlempar berkali-kali. Namun demikian, Raizo pantang menyerah dan kembali bertarung.
Hingga pada satu kesempatan, Raizo bisa melayangkan satu tendangan maut. Tapi setelah itu, Ozunu mengeluarkan jurus andalannya Shunshin No Jutsu. Teknik yang menciptakan ilusi seolah menghilang di balik bayangan. Raizo pun diserang secara kilat dari arah yang tak terduga.
Ketika sang guru akan menghabisinya, tiba-tiba saja Raizo menghilang. Ozunu terkejut seakan tak percaya jika Raizo ternyata menguasai jurus tertinggi Ninja Assassin. Situasi pun berbalik. Raizo melancarkan serangan bertubi-tubi dengan kecepatan kilat yang luar biasa. Hingga akhirnya Raizo berhasil menamatkan riwayat gurunya.
Setelah kejadian itu, klan ninja yang fenomenal pun tamat. Yeah.