Transcription
Tahukah kalian bahwa barusan ini pemimpin Iran dibom sama rudalnya Amerika dan heboh satu dunia dan netizen ribut semua takut perang dunia ketiga pecah dan sebagainya. Tapi sebetulnya ada agenda terselubung yang kita enggak tahu. Ini adalah sebuah agenda terselubung di mana agendanya itu ada hubungannya menyangkut dengan minyak China dan Venezuela. Bagaimana pembahasannya? Ada apa rentetannya? Venezuela Maduro ditangkap, pemimpin Iran Ali Komeni dibong. Ini ada rentetannya semua. Ada konspirasi besar di belakangnya. Dan dari sini kita akan bisa melihat dari sudut pandang mata. Tonton dari awal sampai selesai supaya Anda tidak miss satuun inform.
Sahabat T30, salam hebat luar biasa. Selamat datang kembali ke acara sisi lain dan pasti akan membuat Anda level up. Jadi, ternyata setelah saya hari ini mendapatkan info A1 yang lebih dalam dan kita tidak mudah terprovokasi oleh media manapun, saya banyak orang melihat trentetan serangan militer di Venezuela dan Iran ini murni sebagai bisnis. Upaya Amerika Serikat memberantas kedaktoran atau menghentikan program nuklir itu hanya narasi di permukaan. Itu yang Anda tahu. Target utama operasi militer ini sebenarnya adalah China. Kok bisa? Amerika Serikat sedang memotong urat nadi energi murah China untuk melumpuhkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Nah, kalau bicara China pasti ada hubungan sama Indonesia karena Indonesia dibanjiri barang China. Makanya kenapa saya perlu membahas video ini? Karena China sebentar lagi gara-gara video ini Anda akan kalau diputusnya urat nadi ini sama ditangkapnya Kameni memang enggak ada hubungan sama Indonesia tapi dampak secara langsung ada hubungan sama Indonesia. Tidak hubungannya di mana? Yaitu China. Nah, China itu membanjiri barang murah. Barang-barang murah di Shopee yang Anda beli selama ini. Apalagi Anda juga ketik aplikasi Taupa Anda juga langsung beli dari Barang Murah China. Itu semua terjadi karena minyak murah. Nah, minyak murah itu dari mana? Anda tonton video ini pelan-pelan. Cerna baik-baik karena sebentar lagi barang China mura akan mungkin pelan-pelan menghilang.
Nah, ini tonton pelan-pelan. Anda tanpa merupakan satu peluru pun di Asia Timur. Sebuah opini menyatakan bahwa manuvar ini tidak pernah tentang Iran atau Venezuela, melainkan melemahkan Cina secara strategis. China mengimpor lebih dari 70% kebutunan minyaknya dari luar negeri. Kita lihat ya sekarang kita harus lihat geopolitik negara China. Ini lebih penting karena ini sangkut pautnya sama kita. Kalau Anda lihat Iran gak terlalu penting. China ini lebih penting. Venezuela, Arab Saudi, Iran memegang sekitar 45% cadangan minyak terbukti di dunia. Ini benar. Jadi yang dimusuhi sama Amerika semua ini ada hubungan sama China. Ternyata dengan mengambil alih ladang minyak Venezuela dan menghancurkan infrastruktur Iran, Amerika Serikat, mengendali pasokan energi China, mempengaruhi kebijakan ekspor di wilayah tersebut mengubah keseimbangan ekonomi global. Fokus utamanya adalah tekanan strategis terhadap kompetitor utama. Jadi, China kan sudah sangat jelas kompetitor utama pemerintahan Amerika. Apalagi Donald Trump kan seorang bukan cuman seorang polisi, dia kan seorang pengusaha. Jadi, dia sangat paham apa itu ekonomi global. Dia sangat paham apa itu geopolitik.
Slide kedua, krisis internal Amerika. Amerika Serikat melakukan tindangan agresif ini karena posisi internal mereka sedang tertekan. Hutang nasional Amerika yang Anda sudah tonton video-video yang lalu kan saya bahas berada di rekor tertinggi. Yes, itu dia mengacu pada siklus sejarah the forning. Nah, kalau saya kajiannya ke forth turning kan eh dari Reelio, setiap 80 hingga 100 tahun sebuah negara adidaya selalu menghadapi fase krisis struktural, krisis internal Amerika dan rekor hutang nasional yang sangat tinggi.
Ketiga, melindungi sistem petrodolar. Jadi, sistem petrol dolar itu apa? Untuk bertahan hidup, Amerika Serikat wajib melindungi sistem Petr Dool. Sistem ini mengharuskan seluruh transaksi perdagangan minya cuma menggunakan US Dollar. Itu masalahnya. Jadi nomor satu, Amerika merasa kecolongan. Kenapa kok enggak pakai petro dolar? Kewajiban ini memaksa semua negara mengumpulkan cadangan devisa dalam bentuk dolar dan pada akhirnya digunakan untuk membeli obligasi dan nopang utang Amerika. Transaksi wajib US dolar dan menopang utang Amerika.
Berikutnya lagi, Military Industrial Complex. Kita itu tahu perekonomian Amerika Serikat sangat dipengaruhi oleh industri persenjataan segala raksasa yang bernama Military Industrial Complex, salah satunya Black Rock. Operasi militer di luar negeri memastikan pabrik senjata mereka harus terus produksi. Pemerintah mencetak uang untuk mendanai konflik, menciptakan lapang kerja domestik, dan menjaga dominasi militer di mata dunia. Perang cetak uang, dominasi global. Ini yang dilakukan oleh Amerika. Jadi setiap ada perang ada cuan.
Produksi minyak Amerika Serikat daya tawar absolut. Secara ketahanan energi Amerika Serikat sangat dominan ketahanan energi, ya. Data menunjukkan produksi cairan energi Amerika Serikat menembus angka 24 juta barel per hari. Angka ini melampaui gabungan produksi Arab Saudi 10,9 juta, Rusia 10,5 juta. Dominasi mandiri ini membuat mereka memiliki daya taruh absolut kebal terhadap guncangan suplai energi global.
Dan ini yang terakhir. China mandiri energi. Ternyata itu cuman mitos. Kita lihat banyak pihak meragukan taktik blokade ini dengan argumen bahwa China sudah mandiri secara energi. Belum. China adalah produsen panel surya terbesar dan memiliki tingkat adopsi kendaraan listrik yang sangat kuat di dunia. Yes. Di China semuanya kendaraan listrik. Menganggap China enggak butuh lagi minyak mentah adalah kesalahan fatal dalam membaca rantai pasok industri fisik. Minyak mentah bukan hanya soal bahan bakar bensin atau penumpang di jalan raya. Mari kita buktikan. Pertama, memang kunci utama industri petrokimia, ravinasi, petrokimia, manufaktor, dan ekspor. Bahan baku plastik, resin, dan pupuk. Minyak mentah diolah dikilang menjadi navia untuk produksi material plastik sintetis pakaian dan pupuk. Komponen panel surya dan energi materi dasar untuk panel surya industri kabel listrik pelindung fisik baterai kenderaan sangat bergantung pada produk tuntunan petrokimia. Jika keran suplai minyak ditutup pabrik di China kehabisan material fisik dasar ini untuk membuat barang dagangan. Betul.
Apa hubungannya kendaraan listrik sama minyak? Seolah-olah China ndak butuh energi. Mari kita lihat energi yang dimaksud itu energi apa. Kita lihat di China realita logistik alam berat. Truk diesel dan alat tambang. Tulang punggung angkutan darat, truk berat antar provinsi yang mana China masif dalam pembangunan. Kapar kargo lintas n samudra. Kapal kargo raksasa yang bertugas mengekspor barang dari pelabuhan China ke seluruh dunia itu operasi 100% setiap hari menggunakan bahan bekar minyak berat. Emang Anda tahu kalau Anda impor barang dari China itu sampai ke Indonesia di Pelabuhan Perikuk itu pakai apa? Itu pakai minyak. Tidak ada alternatif listrik. tidak ada kapal kontrainer ribuan ton yang pakai tenaga listrik ada itu semua minyak berat. Jadi, Anda harus tahu.
Nah, titik lemah China saya bongkar sekarang. Jadi, makanya media successo 30 ini level up ini selalu membahas dari sisi yang lain. Ini yang enggak Anda temukan di media-media yang lain. Salah satu contohnya saya buka. China ini 80% biji-bijinya impor loh dari Australia. Australia kirim ke China ya lewat kapal laut. 75% litium itu impor dari Amerika Selatan. litium bank bakar listrik 80% chip semikonduktor impor dari Taiwan. Semua teknologi semua itu butuh yang namanya semiconductor. 80% impor dari Taiwan, 60% tembaga impor dari Amerika Selatan. Jadi Anda lihat titik lemah China itu bukan kannya minyak. Mereka mengimpor 7080% biji besi dari Australia dan ini semua. Ini fakta yang mungkin Anda enggak tahu, ya. Jadi terus ini hubungannya apa sama minyak?
Nah, ini ancamannya Selat Hormus ini. Leher botol ini. Saya ini pernah ke Oman loh. Gini-gini saya pernah ke Oman. Saya ini juga dari Abu Dhabi ke Oman. Karena waktu itu saya dari Abu Dhabi dari Dubai saya itu mau terbang ke Qatar enggak boleh karena ya itulah perang yang akhirnya sekarang terjadi. Padahal itu peristiwa saya terjadi 8 tahun yang lalu. Saya akhirnya perang ke Orman. Semua komoditas impor tersebut dikirim melalui jalur laat melatih chok poin titik layar botol yang sempit. Ini semua lewat Selat Dormus. Makanya kalau Selat Hormus ini diputus karena perang Iran kemarin, nah ini masalah bagi China. Selat Hormus, Selat Malaka, Selat Lombok dan terusan Panama ini tidak sepenuhnya dikuasai oleh armada China. Jika armada angkatan laut Amerika Serikat dan sekutu yang melawan blokade di titik ini, ekonomi manifaktor China lumpuh seketika. Kondisi geopolitik ini menghambat terbesar Tiongkok menjadi negara daya. Kenapa?
Nah, kita buka di sini. Efek domino Iran ini 44% impor China bermasalah. 400 bilun US Dollar proyek BRI terancam. BRI itu bukan Bank rakyat Indonesia, tapi Bell and Road inisiatif sebagai koridor ekonomi China, Asia Tenggara dan Asia. Semua kapal itu di situ. Eskalasi di Iran secara langsung memukul air komni di China. Ee 44% impor minyak Tiongkok melewati Slatormus. Kini terancam terblokir macet. Iran juga merupakan komponen logistik darat laut utama proyek Bell and Root inisiatif sen 400 miliar dolar yang diproyeksi sebagai kekuatan ekonomi China, Asia Tengah, dan Barat. Nah, Amerika gak mau itu terjadi. Makanya Amerika melumpuhkan proksi-proksinya China. Proxi China apa? Iran. Karena China beli minyaknya Iran. China ee dilemahkan dengan apa? Hubungannya dirusak sama Rusia. Karena apa? Rusia itu pemasuk senjatanya Iran. Jadi kita harus tahu ini sebuah berita yang mungkin Anda enggak tahu. Jadi karena memasuk senjatanya Iran, memasuk alat perangnya Iran itu dari Rusia, karena Iran gak beli sama Amerika bermusuhan. Nah, inilah sebab dilemahkan dengan harapan Rusia dan China mendukung Iran melawan Amerika. Tapi kan yang namanya bisnis ya bisnis, perang ya perang. Dua urusan yang berbeda. Jadi selama bertahun-tahun China menikmati pasokan minyak diskon besar dari negara yang mendapatkan sanksi Barat. 80% minyak Venezuela ke China sekarang bayar pakai RMB diputus karena China merasa e Amerika merasa dibohongi karena harusnya transaksi kan pakai US dollar tapi Amerika barter nih dapat minyak bayarnya pakai RMB jadi enggak usah konversi ke dolar lagi. Di situ udah masalah pajak, udah kelolosan, harga bahan bakar mentah juga lumayan. Jadi Venezuela dibayar pakai RMB ya Venezuela iya-ya aja gitu. Makanya Venezuela Maduro ditangkap. Jadi semua yang berhubungan sama lemah melemahkan Amerika ditangkap semua minyak Iran harga diskon lenyap.
Jadi kalau Anda tanya Pak Canda ini pro Iran atau pro Amerika? Saya itu pro perdamaian. Saya itu pro negara Indonesia adil dan makmur. Kalau mereka itu urusan internal Amerika ngapain saya ngurus? Karena itu urusan dalam negerinya mereka. Mereka harus melakukan ini, ngurusi dunia. Karena ini urusan ya inilah kalau sudah kaya sama kaya urusannya itu politik yang sangat rumit. Ngapain kamu ngurusin dramanya itu? Urusanmu itu dapur yang ngepul. Itu yang paling penting. Hutangmu lunas, pinjamanmu lunas, KPR-mu lunas. Itu lebih penting daripada kamu urusin perang yang enggak ada hubungannya dikaitkan sama agama L. Please deh. Jadi orang yang berpikirannya itu maju supaya otakmu encer, ya. Perlu vitamin dan suplemen. Saya punya suplemen untuk otak gitu kalau perlu, ya.
Di era Maduro 80% minyak Venezuela diekspor ke Tiongkok dengan harga diskon. Harga minyak Iran harga diskon lenyap. Nah, ini yang bikin Amerika jengkel. Nah, akhirnya konsekuensinya terjadi penutupan akses. Amerika Serikat memotong akses tersebut secara permanen. China terpaksa membeli minyak di harga pasar terbuka. Nah, ini yang bahaya. Kalau China membeli minyaknya mahal, jangan ada lagi barang murah dari China. Biaya impor minyak Tiongkok dikalkulasi membengkak milian dolar. Lonjakan ongkos produksi ini mematikan biaya daya saing ekspor mereka. Ini yang dilakukan sama Amerika. Jadi, ini masalah Amerika perang sama China rupanya. Makanya ngebom sana ngebom sini. Ini paham ya kalian, ya? Ini akar permasalahannya. Ini info satu. Jadi Anda harus tahu.
Nah, tapi kenapa si Jinping diam-diam aja? Nah, ini karena di tengah gempuran militer pemerintah China memilih diam. Si Jinping mengeluarkan pernyataan diplomatis. Diplomatis tuh, ya. Sikap diam ini murni sebuah kalkulasi politik tingkat tinggi. Dia tahu itu. China menghadari jebakan kontroversial fisik karena dinamika terkini. menempatkan Tiongkok pada posisi disadvantage atau sangat tidak menguntungkan. Dalam pertemuan kepala negara Tiongkok AS akhir Maret mendatang. Jadi ini mau diskusi. Makanya kenapa disebut perang dunia ketiga? Karena Taiwan ini kan juga memanas. Taiwan kan proksinya Amerika juga lagi-lagi makanya selalu Amerika itu, ya, begitulah. Sebenarnya Anda sudah bisa nilai kok saya itu sebetulnya pro siapa. Saya itu, ya, gak senang-senang amat sama Amerika karena Amerika itu mementingkan dirinya sendiri dan karena dia terlalu besar, dia terlalu berkuasa, ya, akhirnya kacau sana sini gitu loh. Tapi ini kan diskusi politik. Politik itu kan kadang apa di depan ngomong iya, di belakang lain lagi. Ya, kan? Politik itu kan perlu berbicara kepentingan. Kadang lawan bisa jadi kawan. Ayo kalau kita punya saling menguntungkan, ayo. Ini murni bisnis kok. Jadi perang ini murni bisnis. Beda sekali kasusnya sama perang dunia kedua. Beda kasus. Kalau perang dunia ketiga sama dua ini beda jauh. Perang dunia ketiga dua terakhir ee 45 itu kan urusan masalah kekuasaan, ya, negara dan sebagainya. Menjajah ekspansi. Kalau ini kan masalah perang ekonomi sebetulnya sangat jelas. Makanya proksi-proksinya Amerika, Ukraina sama Rusia itu kan Ukraina di belakangnya kan Amerika. Akhirnya Amerika dapat keuntungan. Beberapa provinsi di Ukraina itu kan sekarang milik Amerika karena barter sama senjata. Nah, ini kan sama kan seperti ini, kan.
Nah, jadi kita di Indonesia itu sebetulnya, ya, yang penting kita itu berjuang, ya. Kita harus menghidup, kita harus sucess before lah. Intinya tuh seperti itulah. Kita harus mikirkan perut sendiri. Ngapain Anda lihat drama politik ini bikin asam lambung aja. Iya, kan? Tapi video saya ini mengajak Anda itu untuk berpikir, merenung. Jadi, ada apa sih perang selama ini sana sini itu? Ya, ini.
Jadi, oleh sebab itu alasan pertama agenda diplomasi April. Jadi, April besok ini ada negosiasi besar antara Amerika Serikat sama Tiongkok. Si Jinping ketemu lagi sama Trump mau diskusi ini. Pertama, adanya agenda pertemuan krusial awal April mendatang. Amerika Serikat menggunakan ancaman penjualan peralatan negara senjata ke pulau Taiwan. Jadi, ini ancamannya Amerika, alat tawar utama. Jika China mengerangkan armada militer untuk ikut campur di kawasan Timur Tengah, nah, ini sudah perang lagi. Faksi politik Amerika Serikat mendapat pembenaan instan mempersenjatai Taiwan. Si Jinping mengambil langkah mundur agar status ko kesepakatan mengenangi Taiwan tidak berantakan. Si Jinping masih menganggap Taiwan itu provinsi. Taiwan menganggap dirinya negara merdeka tapi tidak diakui PBP. Loh, kan serba serba susah. ROC, Republic of China, Taiwan itu enggak diakui. Jadi Taiwan itu di mata PBB masih salah satu bagian dari China, yaitu provinsi. Tapi Taiwan mendeklare dirinya itu negara sudah merdeka dari Taiwan padahal, ya, belum diakui kemerdekaannya. Beda sama Indonesia. Indonesia 1945 diakui kemerdekaannya. Kan gitu sebetulnya.
Alasan dua, stabilitas internal militer, perpecahan jenderal militer China. Muncul berbagai laporan intelijen mengenai perpecahan kekuasaan. Nah, ini yang agak di China sendiri ada instabilitas ee politik sebetulnya. Karena kita tahu 2 bulan yang lalu sebelum hari Imlek di seluruh dunia, Tiongkok kan 2 minggu yang lalu ketika saya membuat video ini persis di hari Cap Gome, ya. Ee jadi 2 minggu yang lalu kan barusan orang Tiongkok di seluruh dunia kan melayakkan tahun baru Imlek. Nah, China itu wah menunjukkan betapa besarnya ribuan tahun sejarah peradaban China itu luar biasa sekali pakai PI robot itu sebenarnya juga propaganda juga. China itu menunjukkan betapa kuatnya AI-nya mereka. Tapi ada tapinya secara enggak langsung China itu tidak mau Taiwan diambil begitu saja sama diancam begitu saja sama Amerika. Taiwan negara kecil mana bisa melawan China. China juga tidak akan melawan. Ibaratnya itu saudara kandung, lah. China itu seperti itu. China tetap membaiki Taiwan kok. I kan apalagi pemimpin Taiwan, pendiri negara Taiwan, Cang Kaisek itu juga sebetulnya kepengin balik ke China karena kan awalnya mereka kan perang revolusi. Nah, dan sebagainya. Jadi saya enggak mau bahas ini nanti lari, ya. Tapi intinya struktur komando rapuh karena Amerika Serikat membaca data bahwa struktur komun komando eliter China sedang dalam masa Rabu. Karena kemarin si Jinping itu ditengarai memecat banyak jenderal-jenderal bersama dengan dia. Karena si Jinping ini kan sudah lebih dari dua periode. Jadi si Jinping ini periode ketiga. Itu kan isu yang sama juga kemarin di Indonesia kan Pak Jokowi katanya mau tiga periode tapi kan nyatanya tidak gitu. Nah, ini si Jinping yang sekarang dalam fase berkuasa terlalu lama. Jenderal-jenderal internalnya mungkin merasa tidak senang sehingga perpecahan di pecat di penjara dan sebagainya. Momentum ini dimanfaatkan Amerika karena China lagi tidak solid pemimpin militernya. Jadi, kedua otoritas Beijing ini sedang menghadapi masalah stabilitas komando dalam struktur pemerintahan mereka sendiri. Muncul berbagai laporan. Nah, ketidakstabilan ini dimanfaatkan. Betul.
Jadi perombakan rantai pasok dunia ini kesimpulannya mau dikuasai lagi sama Amerika. Semua manuver geopolitik ini perombakan sistem. Negara adida mengatur ulang energi di mana pasar selalu disuplai barang murah produksi massal pabrik China. Akibatnya akses terhadap bahan baku peritom bersubsidi. Kenaikan ongkos produksi memicu gelombang inflasi barang di seluruh negara konsumtif. Jadi intinya itu di sini tuh murni masalah ekonomi. Ekonomi beririsan sama politik. politik berbisa sama geopolitik. Ya, inilah yang terjadi.
Jadi peringatan bagi pengusaha Indonesia hati-hati kita resiko barang murah dari China impor bahan baku ini bisa naik semua. Jadi barang China akan tidak semurah lagi seperti semula. Apakah masih murah? Saya yakin masih murah tapi tidak semurah sebelumnya. Kedua, fluktuasi biaya logistik laut. Karena, ya, jelas kalau minyaknya China sekarang enggak bisa ada minyak murah dari Iran, minyak murah dari Venezuela, lah. Mau minyak mana, ya? Beli dari harga pasar. Karena China sendiri belum berdikari, belum menjadi negara adidaya dalam energi karena dia masih harus impor. Nah, kalau minyaknya mahal, ya, harga bahan baku jelas paling mahal. Nah, pengusaha Indonesia ini sinyal perangat tangan tegas. Hati-hati dengan ini. Jangan ngandalkan barang China lagi karena pelan-pelan pasti mahal.
Ketiga, langkah mitigasi darurat pengusaha. Pertama, berai efisiensi operasi. Kedua, amankan margin keuntungan karena kita enggak tahu apa yang terjadi. Yang ketiga, bangun rantai pasuk lokal. Kita coba harus berdayakan UMKM lokal kita. Siapa tahu itu bisa menjadi jadi jangan ketergantungan lagi dari barang China. Kemampuan adaptasi menggunakan sumber daya lokal menentukan apakah bisnis Anda bisa bertahan atau tidak melewati krisis ini.
Jadi, bagi karyawan dan perorangan itu bagi pengusaha, ya. Bagi karan dan perorangan kan hindari pegang uang tunai penuh, ya. Kedua, investasi aset defensif. Saatnya hentangan inflasi pindahkan sebagian tabungan Anda ke aset real. Ya, mungkin saatnya mulai beli properti. Mungkin saat ini properti bisa akan boom lagi setelah efek perang Iran ini seperti emas dan instrumen investasi. Dan yang ketiga, fokus kealian tinggi. Fokus ke tingkatkan kalian tinggi yang bisa menghasilkan uang di kondisi apapun. Jadi, baik Anda yang berstatus karyawan atau belum memiliki bisnis, lindungi nilai uang kalian. Bitcoin juga menjadi salah satu alternatif. Emas juga salah satu alternatif. Jadi, lindungi mata nilai. Kalau enggak Anda pegang uang cash akan habis dimakan oleh inflasi. Ya, jadi itu tidak disarankan. Jika ada rencana meloi bisnis, hindari model usaha yang 100% bergantung pada barang impor murah. Fokus tingkatkan kalian tinggi menghasilkan uang di kondisi apapun karena kalian adaptif. Ini bisa dihancurkan perang atau sanksi ekonomi. Mirip kayak COVID kemarin. Bedanya ini namanya FC major. Fost major itu bisa terjadi karena keadaan darurat, kemudian, ya, COVID kayak kemarin wabah dunia, ya, kan, termasuk ancaman perang dunia ketiga. Jadi dalam sekarang kondisi yang tidak pasti, dinginkan tangan Anda, dinginkan hati Anda, serap ilmu sebanyak banyaknya. Karena kunci utama yang bisa bertahan dan menolong keluarga Anda cuman Anda sendiri. Anda enggak bisa ngandalkan negara lain, gak bisa ngandalkan pemerintah, andalkan Anda sendiri.
Demikian sharing dari saya, semoga bermanfaat. Menurut Anda, menit ke berapa yang paling menarik? Sukses untuk Anda. Saya doakan hidup Anda selalu sehat, kaya, dan bahagia. Salam hebat luar biasa. Yeah.