Transcription
Bisalah ada teman-teman yang mau belajar atau bekerja sama? Itu hubungi ke mana nih, Mas? Langsung main ke sini aja, Mas, lebih enak langsung ngobrol. Lebih Facebook. [Tepuk tangan] Saya jualan Jasuke mozzarella. Lokasinya di depan Stadion Maguwoharjo. Ini stok jagung, Mas. Kok tadi 12, Mas? Biasanya kan hari-hari biasa kalau nggak malam, satu malam Minggu, bawahnya 10. Hari libur malah banyak, Mas, ya 15, Mas, jagung jagung manis, Mas, Mas. Tapi kalau jenisnya kurang kurang tahu, Mas. Kadang-kadang enggak salah ada empat empat jenis, apa 5 jenis gitu. Ini apa gimana nih jagungnya, Mas? Jagungnya sendiri, Mas, enggak dipipil pakai tangan, Mas, satu persatu.
Heeh. Soalnya kalau pakai besok kan nanti rusak, Mas, itunya teksturnya. Teksturnya harusnya kan jadi satu kan bisa jadi setengah. Ini satu, ini berapa jagung? Biasa, Mas, satu kresek ini, Mas, biasanya bisa 10 bisa muat, Mas. Tapi apa namanya, penuh, Mas, setengah matang. Terus di sini tinggal ngangetin lagi. Kemasan perasan itu, Mas. Ukuran kalau yang masih ada jangkanya itu kan manis banget, Mas. Kalau ini jagung yang sudah matang atau yang masih sedang, Mas? Yang masih sedang, Mas. Heeh. Enggak enggak, mudah banget, enggak tua banget, Mas. Kalau tua banget nanti rasanya kurang manis, Mas. Kalau kalau jenisnya enggak tahu, Mas. Beli di pasaran apa satu kilo bisa dapat berapa porsi? 1 kilo dapat 8-9, Mas. 9 cup. Kalau medium nanti mungkin di apa namanya di tempat sampai 5. Nah ini jualannya sudah berapa lama nih, Mas? Kurang lebih 5 bulan, Mas. 5 bulan. 5 bulan awalnya gimana, Mas? Bisa kepikiran jual Jasuke ini, Mas? Awalnya nggak kepikiran, Mas. Cuman iseng-iseng jalan ke sini terus lihat yang jaga apa dagang Jasuke, terus kan masih model-model jadul, Mas. Itu kan ada potensi terus bisa dikembangin lagi. Terus kepikiran, Ustaz, jualan Jasuke terus dimaksimalkan topping-toppingnya terus jagung. Baru kurang lebih 5 bulan, Mas. Oh, 5 bulan. Terus awalnya belajarnya gimana tuh, Mas? Awalnya otodidak, Mas. Lihat sebenarnya lihat yang jualan itu terus coba-coba sendiri di rumah. Terus akhirnya bisa terus jualan, Mas. Nyobanya berapa lama dulu, Mas, belajarnya? Jempolnya nggak lama, Mas. Paling nggak ada seminggu. Oh, nggak ada seminggu? Nggak ada seminggu. Coba makan sendiri itu, Mas, ya. Terus tester ke tetangga kiri kanan, terus cocok langsung jualan. [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] Biar [Musik] [Musik] Satu porsinya satu cup ini, Mas, ya. Harganya mulai dari 10.000, Mas, untuk original. Original jagung, susu, keju aja. Kalau yang mozzarella nambah Rp3.000. Nambah 3000. Itu yang original, Mas. Kalau nanti yang varian 16.000 ini dikasih keju lagi, Mas. Kejunya banyak ini. Ini yang keju parut, Mas, ya. Yang tadi keju lumer, yang tadi keju mozzarella berapa, Mas? Soalnya dulu ngumpulnya dari barang-barang kecil-kecil dulu baru ke kayak ke kompor terus ke panci ke gelas. Itu nyicil satu-satu, Mas Bro. Di 5 juta 6 juta. Sebelum jualan ini kegiatannya apa, Mas? Kegiatannya dulu itu, Mas, rabutan. Sering ikut memasang bongkar panggung. Nah itu, Mas. Oh, gitu. Tapi belum pernah jualan selain ini? Belum pernah. Belum pernah, Mas. Berarti ini usaha pertama? Ya. Kenapa memilih usaha ini, Mas? Lebih enak aja, Mas. Kalau usaha sendiri daripada ikut orang. Oh, gitu. Kurang ajar mungkin, Mas, kalau ikut orang. Sini toppingnya ada apa aja nih, Mas? Toppingnya baru coklat yang ini, Mas. Ini cream cheese, krim keju terus tiramisu. Nanti rasanya mirip ke kopi, Mas. Terus terus [Tepuk tangan] Kosong semua. Masyaallah, udah bisa [Musik] Dari yang paling murah ada original, Mas. Original jagung, susu sama keju aja. Terus ada ori coklat, ori matcha, ori cream cheese sama ori tiramisu. Yang recommended yang apa, Mas? Kalau yang lagi digandrungi itu coklat sama matcha sama cream cheese. The best seller. Terus kalau yang mozzarella itu tinggal tambah 3000 untuk ukuran medium, Mas. Kalau yang large nanti nambah dua kalinya, 26, Mas. Ini kejunya pakai keju apa nih, Mas? Pakai yang 180 gram, Mas. Soalnya dapat di supplier lebih murah 100 lebih lah. Kalau yang ini lebih murah lagi. Ini lebih ini di kalangan apa biasanya, Mas? Banyak mahasiswa, Mas. Oh, mahasiswa. Mahasiswa. Terus kalau warga lokal sebagian, Mas. Awal jualan itu malah bagus banget, Mas. Awalnya dulu itu malah awal buka di bawah 5 kilo aku enggak di jam jam 05.00 terus jam 07.00 udah habis, Mas, 5 kilo. Awal buka itu, Mas. Rasanya gimana, Mas? Awal jualan langsung seneng banget, soalnya kan baru awal-awal banget terus apa momennya dapat banget, Mas. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Dimakan langsung dimakan. [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] Tinggal nambah terakhir nanti mozzarella. [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Ini tadi yang moza udah mateng, Mas, ya. [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Saat ini bisa laku berapa nih, Mas? Kalau sekarang di 12-10. Kalau sebelum puasa itu sampai 15, Mas. 15 kilo. Terus di puasa di 12-13 kilo. 12 kilo. Paling banyak pernah sampai berapa, Mas? Paling banyak pencapaian pencapaian di itu, Mas, di sebelum puasa sampai 15 kilo. Ini misalnya nggak habis itu gimana, Mas? Paling nanti tutup kita pergi ke kiri kanan, Mas. Tinggal berapa cup terus tak bagi-bagi. Soalnya kalau udah besok lagi jagungnya itu, Mas, kurang manis. Gambar gitu loh, Mas. Bener bener bener bener bener. Tapi seringnya habis ya, Mas, ya? Alhamdulillah sering habis, Mas. Rata-rata per harinya omset berapa, Mas? Kalau boleh tahu, Mas? Per hari bisa sampai satu satu lima satu lima satu lima satu. Paling tinggi paling ini pernah ke 18. [Tepuk tangan] Konsisten pada jalurnya, pantai jalurnya tadi kan Masnya ngasih tahu kita ini, Mas, resepnya gitu. Kalau ada mungkin orang yang meniru usahanya gimana, Mas? Boleh, Mas. Boleh main ke sini aja nanti caranya gampang. Serius, Mas. Orang mau belajar itu boleh, Mas, ya Allah. Enggak takut, itu rezekinya. Enggak takut. Seberang lapangan ada Jojo juga soalnya. Yang penting persaingan sehat, Mas. Persaingan sehat, kita harus semangat sih, Mas. Soalnya kan masih muda. Terus mau ngapain lagi kalau enggak bekerja terus? Enggak usah. Mumpung masih muda. Mumpung masih muda. Harapannya, Mas, ke depan nih buat usahanya mau diapain nih, Mas? Kalau ke depannya mungkin ditambah menu aja sih, Mas. Selebihnya masih tetap porsinya. [Musik] [Tepuk tangan] Apa salahnya mencoba? Masak. Oke, Mas. Terima kasih untuk informasinya nih. Semoga bermanfaat buat teman-teman yang menonton Padang dan semoga usaha Masha ini ke depan tetap lancar jaya, sukses dan sehat-sehat terus buat Masnya. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.