📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Fakta Menarik - Mengenal Struktur Lapisan Bumi

Majalah Bobo5:01

Transcription

Hai, mengenal struktur lapisan bumi. Bumi yang kita huni ini merupakan salah satu planet dari tata surya yang berada dalam bagian galaksi Bimasakti. Tapi tahukah teman-teman apa saja lapisan yang membentuk bumi kita? Cari tahu yuk!

Eh, sebelum itu, jangan lupa klik tombol subscribe dan nyalakan lonceng ya!

Dalam sistem tata surya, bumi merupakan planet ketiga dan bumi tersusun dari beberapa lapisan. Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, lapisan bumi berurutan dari yang paling luar hingga paling dalam terdiri dari kerak bumi, mantel, dan inti bumi.

Supaya semakin jelas, yuk kita bahas satu persatu.

Kerak bumi. Kerak bumi merupakan lapisan paling atas dari struktur bumi. Karena ini diibaratkan sebagai kulit telur rebus. Nah, struktur kerak bumi sangat tipis dan rapuh jika dibandingkan dengan struktur yang ada di bawahnya. Sebab, kerak bumi ini tersusun dari elemen yang relatif ringan seperti silika, aluminium, dan oksigen.

Ketebalan lapisan kerak bumi ini rupanya bervariasi, teman-teman. Hal ini dikarenakan permukaan bumi yang tidak rata. Ketebalan kerak bumi di daratan adalah 25-40 km, sedangkan pada pegunungan ketebalannya bisa mencapai 70 km. Untuk di lautan dan kepulauan Hawaii, ketebalan kerak bumi yang paling tipis nih, teman-teman, hanya lima kilometer.

Nah, kerak bumi sendiri terbagi menjadi dua, yakni kerak benua yang terdiri dari batuan granit dan kerak samudra dari batuan basal. Kerak bumi terbelah menjadi lempeng-lempeng besar seperti potongan puzzle. Nah, lempeng itu disebut lempeng tektonik. Lempeng ini bisa bergerak dengan sangat lamban. Pergerakan lempeng tektonik hanya 0-14 cm per tahun.

Mantel bumi. Mantel bumi berada di kedalaman 40 hingga 3000 km di bawah permukaan bumi. Mantel bumi tersusun dari besi, magnesium, dan silika. Bagian terluar mantel bumi cenderung lebih padat dan menempel dengan kerak bumi di atasnya. Mantel bumi bersama dengan kerak bumi membentuk lapisan yang disebut litosfer.

Sekitar 100-200 km di bawah permukaan tanah, seluruh mantel bumi mencapai titik leleh batuan atau sekitar 1000 derajat Celcius. Pada lapisan ini tersusun sebagian oleh batuan yang meleleh. Nah, lapisan ini disebut astenosfer. Lapisan ini bersifat lunak, teman-teman. Nah, ahli geologi menduga bagian mantel bumi inilah yang menyebabkan pergerakan lempeng tektonik.

Inti bumi bagian luar. Inti bumi bagian luar merupakan struktur cair yang terdiri dari besi, nikel, sulfur, dan oksigen. Inti bagian luar ini berada di kedalaman 2885 sampai 5144 km dengan ketebalan sekitar 2200 km. Oh ya, suhu di lapisan ini mencapai 3702 derajat Celcius, loh!

Inti bumi bagian dalam. Inti bagian dalam bumi terbentuk seperti bola yang memiliki radius 1220 km atau sekitar seperempat ukuran bulan. Inti bagian dalam berada pada kedalaman sekitar 5150 hingga 6370 km di bawah permukaan bumi. Kandungan inti dalam bumi tersusun dari besi, nikel, sulfur, oksigen, silikon, dan potasium dengan suhu di inti bagian dalam bumi ini berkisar 4300 hingga 5400 derajat Celcius. Suhunya hampir sepanas suhu permukaan matahari, loh! Wow, panas sekali ya, teman-teman.

Jangan lupa kunjungi website untuk anak ya, bobo.id. Like, comment, share, dan subscribe juga!

[Musik]

[Tepuk tangan]

[Musik]