Transcription
Oke, mantap ini ya.
Nah, nasi campur gua tuh kelihatan. Hilang dia. Ada, ada sulap bisa hilang. Itu masih ada juga tuh yang kelihatan di situ tuh. Apa tuh? Wis, selamat datang ya. Ada yang bilang langsung pindah tempat ini, kagak ini pindah ruangan, anjing. Tadi di kantor gua, bukan di kantor, misalnya di ruangan gua di kantor ini, ruang meeting. Kenapa mereka set baru, langsung kantor baru? Kayak karena suasana baru, Bro. Suasana baru.
Oke, jadi kali ini kita bakal banyak ya, bahas tentang keuangan, Teman-teman. Jadi, bakal ada beberapa yang kemarin kita sudah kasih formnya, Bro, di di Discord kita, mau kasih mereka buat bisa tanya ke kita, ya. Nanti kita bakal jawabin sesuai dengan kita. Karena ini dari Bro Kalimasada nih ya. Dia bilang bahwa dilarang bahas finansial kalau hidupnya masih sial. Ya, jadi kali ini kita mau bahas-bahas dikit, Bro, tentang keuangan, tentang cara ngatur duit. Karena banyak teman ini yang kayak, kayaknya hilang arah, Bro. Mereka enggak tahu cara ngatur duit, ya. Mereka enggak ngerti. Dan mungkin kita kasih sedikit gambaran, ya, kenapa kita mulai ini semua ya, dan kenapa kita mengedukasi di dunia keuangan. Karena menurut kita, orang paling kaya di dunia paling banyak tuh di dunia keuangan, Teman-teman. Banyak yang kira di dunia manufacturing, dunia teknologi, tapi salah ya, di dunia keuangan. Dan itu dunia yang kita geluti mungkin sekitar hampir satu dekade. Dan ini yang kita pengin sharing ya, ke kalian semua. Teman-teman harus paham ya, di sini ya. Jadi ini kan kita punya, punya waktu itu seminggu sekali, Bro. Jadi kita akan manfaatin semaksimal mungkin dalam sekali seminggu kita ini untuk teman-teman bisa tanya. Jadi kalau kalian dapat sini nanti gua bakal minta apa operator di belakang buat ini, Bro. Apa, kasih waktu. Jadi kalau kalian bisa chat itu, kalian bisa chat next-nya tuh 5 menit lagi. Jadi jangan kayak ngomong kayak hadir gitu loh. Estes jumbo gitu kan. Lu coba tanya sesuatu ya, yang bermanfaat, yang bisa mengubah hidup lu, karena sayang ya, lu pakai waktu dan apa namanya, cuman untuk hal-hal yang enggak jelas.
Nah, kita mungkin mulai dari gimana sih, Bro, cara sebenarnya orang itu fundamentalnya ngatur uang tuh gimana biar mereka bisa melag nih, step satunya apa sih kalau dalam mengatur uang itu? Nah, sebenarnya ada data yang menarik dari riset OJK, Bro. Iya. Disebutkan bahwa 51% warga di Indonesia, ini risetnya tahun 2022, ya. Iya. 51% warga Indonesia itu tidak memahami literasi keuangan. Artinya ada suatu fundamental yang kita ngomong ya, sedikit bermasalah dengan masyarakat kita ya, bahwa orang ini, orang ini punya ini ya, apa keinginan untuk kaya. Jadi, tapi mereka ini enggak punya ya, literasi keuangan yang oke. Jadi itu ya, yang menjadikan dasar dan juga akar masalah. Maka itu ya, kita hadir ke teman-teman semua sebagai media dan juga platform dan juga sosok yang mengajarkan mengenai literasi keuangan di Indonesia. Iya. Jadi teman-teman, kita di sini pengin ngajarin kalian, banyak yang bilang, "Oh ini cuma sekedar buat investasi atau cara cepat kaya." Kita paling enggak suka ya, dibilang kita itu ngajarin untuk kalian cepat kaya. Ya, enggak ada yang pernah bilang ke kalian bahwa kalian tuh bisa lakuin apa yang kita lakuin. Cuman kalian kalau dengerin kita, gua yakin ya, sedikit demi sedikit hidup lu itu pasti ya, pasti berubah. Kita kayaknya bakal mau mulai ya, Bro ya, mungkin pertanyaan-pertanyaan dari kalian, tapi yang langsung, Bro.
Benar. Karena kemarin kita forum kita bikin. Jadi coba mungkin sambil operator kita coba telepon ya. I salah satu orangnya, kita bikin show seperti ini dan juga interactive phone call ya. I ini supaya kita bisa memberikan teman-teman suatu petunjuk dari contoh yang nyata. Karena pasti dari salah satu teman-teman yang kita telepon ini, iya saya rasa relate juga dengan teman-teman di sini. I jadi ya, enggak ada salahnya ya, kita saling belajar dan kita dengar opini dari teman-teman yang lain, karena ya masalah di keuangan tuh menurut saya juga itu, itu aja sebenarnya. I jadi kita sambil nunggu ya, bakal berapa lama ya, boleh langsung telepon seru nih. Jadi kita bisa ngomong sama kalian langsung untuk dapatin. Semoga kedengaran ya, langsung ya. Halo. Halo, Bro. Halo. Halo. Ini kedengaran enggak? Kedengaran sinyal jelas enggak? Suaranya nih kurang jelas nih kayaknya nih, yang dari Oh, coba di loud speaker deh. Oke. Sudah jelas belum sinyalnya? Wah, ini masih sulit nih kayaknya buat apa orang-orang yang lain dengar ini. Kalian kedengaran enggak nih suaranya dia? Coba kita tanya dulu ya. Halo. Tes. Oke. Oke. Udah mantap. Oke. Oke. Sebelumnya terima kasih, Bro. Ya, kurang kencang juga sih. Masih ya. Ini sinyalnya bentar, unstable connection ini dari sininya kayaknya. Itu dia. Sebentar teman-teman ya, karena kita baru coba, baru telpon. Kita pakai handphone ya, kayaknya sinyal kurang mantap, itu bisa pakai data enggak? Ya udah enggak tadi? Iya. Oke. Halo, namanya siapa? Perkenalkan coba namanya siapa? Halo. Perkenalkan nama saya Najib. Umur saya 24 tahun. Saat ini saya kerja di Jepang di sektor pertanian. Oke. Saya Heeh. Masih bujang, mungkin ee saya bisa dibilang sandwich generation ya. Sandwich generation seperti banyak anak muda lainnya. saya memiliki tanggungan ee apa ibu dan bapak saya yang butuh dibiayai di Indonesia dan ya gaji saya sebulan mungkin bisa diinvestasikan kurang lebih 10 sampai 15. Gajinya berapa, Najib? Ee pertanian, pertanian bidangnya di bidang apa? Di bidang ee pabrik jamur. Pabrik jamur. Oke. Posisinya sebagai, sebagai staf ya. sebagai yang manen gitu, terkadang ngepak-ngepakin jamur. Oke. Ee gaji bulanannya berapa? Income bulanannya kalau kotor bisa 25 sampai 30. Cuman banyak potongan ya, kalau di Jepang ini. Jadi mungkin bersih di 15. Oke. Bersih sampai 18. Oke. Bersih. Kalau 15 gimana cara kamu investasi? Berapa tadi? 15. Berarti semuanya itu kamu, kamu enggak ada biaya hidup atau gimana? Kadang, kadang 20 sih bersih. Kadang 15 sampai 20. Berarti kamu ee pengeluaran bulanannya berapa? Kalau pengeluaran bulanan untuk makan I itu untuk utilitas ya, mungkin bisa Rp juta dibersi itu sudah dipotong sama utilita sebenarnya. Jadi pengeluaran mungkin untuk makan aja Rp3 juta dari 15 sampai 20 juta tadi itu. Oke. Jadi yang bisa diinvestasikan Rp15 juta, pendapatan Kak 15 sampai 20. Heeh, betul. Oke. Jadi ini gua, gua gini, a gua gambarin pendapatan lu 20 lah ya. Pendapatan 20 juta itu buat makan dan biaya hidup di Jepang. 15nya itu dipakai untuk investasi sekarang untuk awal karena saya baru ya di Jepang baru 3 bulan. Jadi gaji pertama saya itu 90% saya tembak langsung di Bitcoin waktu itu kan. Cuman saya ee DCA ya setiap bulan jadi Oke. Heeh. Oke. Kamu sudah punya tabungan di bank belum? Untuk saat ini tabungan belum, mungkin uang pegangan aja sih. Oke. Jadi ini ada suatu konsep sebenarnya ya. Jadi, Bro yang kita sebenarnya ini konsep yang pernah gua bikin sekitar 5 tahun lalu namanya Tangga Ternak Uang. Jadi mungkin gua akan refresh dulu sedikit ya, konsepnya di sini. Pertama adalah saran gua. Lu punya at least Rp1 juta enggak di bank? Rupiah ya, gua ngomong bukan Jepang ya. Rupiah enggak ada, Bro. Sama sekali enggak ada Rp1 juta. Sama sekali enggak ada. Nah, ini tangga pertamanya sudah ngawur nih. Ya, jadi ini teman-teman, makanya kita, kita mau benahin nih awal-awal dan kamu SW generation sekarang. Betul. Kamu, kamu dengan kerja di Jepang ini kamu harus nanti menghidupi kedua orang tua kamu yang ada di Indonesia. Betul. Hm. Betul. Mereka butuh berapa biayanya per bulan untuk kamu kirim? Saya kirim biasanya 5 sampai 7. Kemarin tujuh terakhir. Nah, itu gimana tuh? Jadi 5 sampai 7 tuh dari mana tuh duitnya? Karena kata kamu pendapatan kamu 20 bisa invest 15. Mungkin ee ada sedikit revisi ya. Iya. Nah, coba yang benar. Bersih cuman belum dipotong sama buat biaya orang tua tadi. Oke. Jadi pendapatan bersih yang kamu bisa investasikan atau kasih ke orang tua Rp15 juta. Betul. Oke. Dapat. Dapat. Oke. Step satu. Step satu. Ini sebelum kamu bantu orang tua dan lain-lain. Gua ngerti ya, Bro ya. Sandwich generation karena gua juga sandwich generation. Dulu sebelum gua kaya, gua juga biayain kedua orang tua gua. Enggak. Kedua, salah satu, tapi gua punya adik juga dan gua punya kakak. Sebelum bantu orang lain itu bantu diri sendiri dulu ya. Jadi ibarat lu di pesawat, Bro, lu jangan, lu jangan kan itu dikasih tahu tuh di pesawat kalau misalnya kenapa-napa, lu pakai masker dulu baru kasih ke orang lain. Pay yourself, ya. Iya. Keuangan ini sama, Bro. Jadi, lu itu harus pakai masker lu dulu baru pakai masker yang lain. Ya, jadi masker lu itu apa? Lu harus punya at least Rp10 juta di tabungan. Hm. 10 juta ditabungan itu paling basic sebelum lu mulai ke manapun, sebelum lu mulai ke investasi nih kalau lu dengerin gua, by bulan depan harusnya udah ada dong, 10 juta lu bisa kasih ke orang tua Rp5 juta, sudah di tabungan harusnya di bulan depan kelar nih ya. Oke. Oke. Kedua, pertanyaan gua, lu posisi lu punya liabilitas, punya hutang atau enggak? Untuk saat ini aman, Bro. Enggak ada nol, enggak ada liabilitas. Mungkin kalau kredit gitu, gimana ya? Enggak, selain rumah, kartu kredit kan bisa lu bayar sambil jalan kan? Rumah dan lain-lain ada nol ya? Enggak ada. Heeh. Beban hutang dari orang tua enggak ada. Wah, ini sudah mantap nih. Oke. Oke. Betul. Saya enggak ada. Enggak ada tadi, enggak ada. Oke, itu step keduanya. Jadi di tangga ternak uang, step kedua adalah lu bebasin utang ya. Jadi pertama itu lu Rp10 juta dulu ya. Ini kenapa Rp10 juta? 10 juta ini adalah sebagai pegangan lu aja sebenarnya. Lu harus sebagai manusia at least ada Rp10 juta di bank. Ya, itu sebagai makhluk hidup ya. Sebagai makhluk hidup ya. Jadi bulan depan rasanya lu sudah kelarin. Nomor dua itu lu udah enggak usah yaitu lunasin utang. Nomor tiga, Bro, itu adalah simpan dana darurat minimal ya, ini minimal sekitar 3 sampai 6 bulan gaji. Jadi kita hitung gaji lu Rp20 juta. Lu harusnya punya dana darurat itu sekitar Rp60 juta minimal. He. Nah, ini berarti kan lu harus nabung nih. Halo. Oke. Iya. Oke. Nah, jadi gini. Step satu adalah lu sisiin Rp10 juta ya kan. Step dua lu jangan investasi juga loh. Jangan beli Bitcoin, jangan beli S&P 500, jangan beli saham, jangan beli apapun, jangan beli obligasi. Lu nabung dulu. Oke. Dari 10 juta tadi ini gua enggak minta lu taruh di reks dana pasar uang atau money market fund. dari 10 juta tadi ya. Itu si sisa dari pendapatan loh kan lu ada Rp10 juta itu kan lu bisa sisin Rp10 juta kan berarti 15, 15, 30 ya kan, 15, 15, 4 bulan ya, bulan pertama itu lu sisihin kasih orang tua lu itu Rp10 juta, bulan 4 bulan ke depannya lu tabung Rp15 juta, jadi lu harusnya punya Rp60 juta di bank, berarti Rp60 juta di bank itu dulu, oke, oke, oke. Ketika itu nomor 3 sudah selesai, nomor 4 itu invest minimal 20% dari income. Jadi enggak usah gede-gede dulu, pelan-pelan dong. I step by step ya. Lu enggak perlu sampai 80 kayak gua. Pelan-pelan dulu. Karena lu kan masih berproses kan, lu belum paham semuanya. Jadi kalau lu punya posisi di Bitcoin, jawabannya lu cairin semua. Sekarang keluar semua. Tah setuju? Hm. Oke. Oke. Ada berapa Bitcoin lu sekarang? Mungkin di 12 juta itu out. Nah, 12 juta aja lu out dulu. Jadi lu enggak usah nunggu sebulan. Rp12 juta tuh out dulu. Itu lu masukin tabungan lu. Lu kumpulin sampai jumlahnya Rp60 juta jadinya. Oke. Oke, Bro. Begitu. Oke. Dan ketika lu sudah punya 70 juta tadi baru kita mulai, kita sebutnya perang ya. Jadi kita defensif dulu ya. Di dalam investasi itu lu harus punya dana yang seperti ini. Kalau enggak nanti ketika Bitcoin turun ya, bisa naik bisa turun kan. Bitcoin kan volatil kan. Ketika Bitcoin turun lu makan pakai apa nanti kalau lu Rp12 juta di Bitcoin, makan beling nanti lu, makan beling nanti tuh kan kata Bro Kakak lu, makan beling nanti ya. Jadi jangan sampai makan beling. Orang yang coba memprediksi lu berharapnya oke Rp100.000 nih. Itu cuma jadi Rp10 juta. Iya. Hidup lu enggak berubah. Hidup lu enggak berubah. Tapi kalau sampai turun lu ber jal, lu hidup di jalan. Oh oke. Namanya itu bet asimetris jelek itu namanya tuh. Iya. Nah, kebalik tuh risk reward-nya ya, Bro. Iya. Oke. Gua masih ada pertanyaan di benak gua nih. Boleh. Boleh. Eh tujuan saya nabung bitcoin itu kan sebenarnya untuk jangka panjang gitu kan. Ya, jadi dulu sempat nonton video Bro Timoti terkait apa video membahas tentang apa kalau umur kita apa istilahnya ee pembahasan mana itu ya yang cara buat kita cepat untuk meraih financial freedom tuul dengan cara nembak 80%-nya di bitcoin. Betul. Betul. Dulu pernah nonton video itu kan. Nah, tapi dari situ saya berasumsi secara itu video tentang apa? Tentang investasi atau bukan? Tentang alokasi apa pendapatan dan yang mana ya, Bro ya? Nah, ini, ini salahnya nih. Itu kan video yang gua coret-coret itu video tentang investasi. Investasi itu tanggal itu tanggal ke berapa? Itu tanggal keempat. Tanggal keempat. Simpan buat nyerang itu tanggal keempat. Lu belum beresin 10 juta enggak ada di rekening. Lu belum beresin dana darurat 3 sampai 6 bulan. Kalau lu sampai amit-amit diapa-apain ya, apa yang terjadi? Kalau lu dipecat deh, lu mau ngapain? Tinggal di jalan, lu punya tiket pulang aja. Enggak anggap ya, worst case dunia ini paling jelek ya. Lu dipecat nih, terus bitcoin turun setengah, lu ngapain? Kayak Bro Kakak bilang tadi, makan beling di pinggir jalan loh ya. Jadi jangan ngawur nih tangganya ini enggak boleh dibolak-balik nih. Dan makanya gua, gua di sini pengen sambil ngedukasi teman-teman, tapi kira-kira gua udah dapat gambarannya nanti gua tutup teleponnya ya. Nanti kita akan ada kesempatan untuk telepon lagi di lain hal dan kita akan bahas. Oke, thank you. Thank you. Oke bro. Oke makasih, Bro.
Nah, teman-teman, ini teman-teman bisa belajar, nanti kita akan ada tenang sesinya, enggak cuman ini teleponnya, ada, ada beberapa Bro ya, teman-teman yang kita bisa telepon. Tapi dari sini kan kita dapat jadi gambaran nih, Bro. Gimana menurut lu orang yang dia aja pendapatan sama pengeluaran tuh masih belum jelas loh. Benar. Dia enggak tahu maksudnya tuh pendapatan jelas bukan jumlahnya. Jadi enggak tahu. Jelas. Benar. Jadi memang Azim ya, namanya tadi. Najib. Najib. Najib kayaknya. Oke. Bukan Najib Bukele tap. Bukan. Bukan Najib. Bukan Najib Bukele. Nah. Jadi Najib ini menerapkan yang namanya strategi keuangan yang ekstrem menurut saya, ya karena beliau ini satu ya, dia memiliki mindset bahwa 80, 90% uang itu untuk investasi berharap uangnya dobble dalam waktu cepat, tapi dia tidak memiliki yang dana darurat, ul padahal untuk kita ngomongin budgeting keuangan bulanan itu ada banyak sekali strategi 30 ya, 20, 20% untuk investasi, 30% untuk keinginan, 50% untuk kebutuhan, tapi kita bisa skip ya, jadi frugal living dan juga kita mungkin pay yourself first ya, jadi semua yang harus, harus dibayar, dibayar dulu lah. Misalkan ada tanggungan ya, tadi enggak dijelasin tinggalnya tuh di mana. Iya. Jadi misalkan dia harus bayar biaya sewa, biaya belanja makan atau orang tua dulu. Nah, baru sisanya kalau ada duit sisa itu enggak masalah kita investasikan ke instrumen investasi apapun. Betul. Jadi, tapi harus punya tetap punya dana darurat ya. Tapi itu tadi enggak ada dana darurat. Jadi, ya itu kayaknya sebelum kan itu ada tangga, Bro. Kan gue itu jadi ini tangga yang gua bikin ya, Teman-teman dari 2020 ya. Ini gua harus gua train paralnya dicontek sama influencer, Bro. Jadi tangga yang gua bikin ini ya, sebenarnya ada sebelum tangganya Bro kan. Benar, yaitu budgeting. Lu bayangin enggak gua tanya Bro Kakak? Bro KK tahu enggak kalau dia mungkin sekarang pengeluarannya dia enggak tahu, tapi income-nya dia pasti tahu. Pasti tahu kalau pengeluaran orang kayak kita ini enggak balik lagi, jangan disamain nih. Benar. Karena orang kayak kita itu sudah tidak ada bracket pengeluaran. Dan orang kayak kita antara kebutuhan dan juga keinginan tuh udah tipis garisnya ya. Iya. Jadi, ya itulah mengapa ya, kalau kita ngomong enggak sampai 5% bahkan dari income kita kayak uang yang kita keluarin setiap bulannya enggak nyampai sepersen kayaknya, Bro. Iya. Jadi, itulah mengapa teman-teman sangat penting, sangat perlu untuk mengelola uangnya dan ya sandwich generation itu memang suatu situasi, suatu kondisi yang mana lumrah di negara-negara Asia, Bro ya. Karena satu ya, bonding antara kita dengan keluarga kalau kita orang Asia itu sangat dekat sekali. Negara Timur enggak sih? Yes. Dan data di Indonesia menunjukkan, Bro, dari 10 orang itu tujuh orang itu masih membiayai orang tuanya. Baru tiga yang enggak, mungkin tiga itu anaknya orang kaya jadi enggak perlu dibiayain. Tapi tujuh dari 10 orang ini mereka membiayai orang tuanya dan enggak bisa terputus karena orang tuanya juga tidak bekerja. Ya, jadi memang kondisi seperti Najib ini memang cukup sulit, tapi Najib ini harus memiliki suatu mindset yang realistis ya. Mungkin dikurangi dulu. Saya setuju dah dengan porsi Bitcoin-nya dia, bukan dikurang, diilang punya Rp12 juta ya. Tapi dia enggak punya dana yang darurat. Bahkan saya ngomongnya kalau Bro Timoti Rp10 juta minimal. Tapi kalau kita ngomong sebenarnya 6 bulan dia, dia hidup kan. Sebenarnya gini itu kan kita step by step ya. Kalau Rp10 juta itu step awal biar ada, benar ada nafas lu, enggak lu gila loh lu ada 12 juta di bitcoin terus lu enggak ada 10 juta di bank tuh, itu insan, insan yes ya, jadi teman-teman harus tahu bahwa step satu adalah budgeting, budgeting itu seperti apa, simpel kan, gua pernah ngajarin makanya jangan cuma nonton satu video gua terus lu simpul ini kan video investasi yang gua bahasa dan itu yang gua bahas adalah apa yang gua lakukan, lu jangan samain 80% gua sama 20% l gua dapat income tuh ratusan juta per bulan waktu itu ya, jadi gua si save 80 itu gua masih bih bisa hidup dengan Rp10 juta. Ini banyak yang salah kaprah baru. Sini mereka enggak ngerti budgeting. Jadi budgeting itu apa? Lu catat dulu ya pendapatan lu tuh berapa? Pendapatan tuh beda sama gaji, Teman-teman ya. Ada yang gaji ada punya side hustle kan? Yes. Nah tadi misalnya anak Ajib pendapatannya Rp20 juta. Tulis dia aja enggak bisa tahu berapa pendapatannya. Bayangin, Bro. Ya mungkin kadang dia ini ya, di stasiun Jepang ngamen kadang. Nah makanya selesai kerja lu Najib jangan sembarang Najib ya. Jadi ngamen gitu dulu mungkin ya. Ini, ini yang ngawur nih. Nanti ketika lu finansial hidupnya bermasalah baru lu entar kar-kar orang. Karena ini secara fundamental nih salah Najib ya. Jadi ketika lu punya pendapatan, pengeluaran itu dicatat. Lu aja enggak tahu tadi lu enggak bisa jawab secara jelas. Gua ketika income gua Rp100 juta, Bro. Dulu masih, masih SMA, SMP ya gua tuh ada pencatatan jelas loh waktu itu. Kalau gua tuh baru enggak ada pencatatan tuh setelah mungkin lewat dari Rp1 miliar kali ya. Jadi itu gua enggak ada pencatatan pengeluaran tuh setelah Rp1 miliar. Tapi sebelum Rp1 miliar itu gua banyak pencatatan, Bro. Gua catat kayak makan malam misalnya steak Rp3 juta gua catat. Saya juga dulu ya, Teman-teman bisa download ya, aplikasi gratis Bro, namanya Money Manager. Gambarnya celengan warna merah itu dulu saya ketika income saya juga sudah ratusan juta setiap bulan dari trading, tapi saya juga tetap gaji UMR dan karena ngajar di dosen itu tetap saya catat. Bahkan makan di warteg Rp5.000 itu juga dicatat. Tujuannya apa? Karena banyak sekali pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga. Kita ngomongnya istilahnya itu adalah latih effect. Kadang kita ngerasa nih, okelah beli kopi ya murahlah Rp20.000. Tapi kalau teman-teman kali kadang bisa ngopi sehari tiga kali terus kayak setiap hari beli. Iya. Betul. Dia tiba-tiba ya pengeluaran kita buat ngopi sebulan tuh ternyata enggak sadar ternyata itu kayak mungkin 30% kita punya gaji. Tiba-tiba Rp1 juta aja buat ngopi. Betul. Padahal ada hal lain yang harus dibayar. Ada tunggakan yang harus dibayar. Enggak kerasa karena enggak dicatat. Betul. Itulah pentingnya kita melakukan pencatatan. Bahkan sebelum budgeting itu pencatatan dulu dari pendapatan kita berapa, pengeluaran kita berapa, terus kita anggarannya gimana nih sebulan ini posnya ini ke mana aja. Ibarat gini loh, Teman-teman, lu mau perang nih cuman enggak ada strateginya, Bro. Benar. Lu, lu enggak tahu jumlahnya lawan berapa, musuhnya di mana ya kan, lu harus tahu lawan tuh Rp100.000 nih pasukannya. Lu 10.000 lu mati lawan dia. Kalau lu enggak tahu pasukan lu berapa, gimana uang tuh? Kalau lu enggak perhatiin, dia pergi dari lu, D. Ya, jadi Najib harus tahu nih, lu enggak jelas loh, lu. Gua tanya pendapatan pengeluaran enggak jelas, pencatatan lu enggak jelas, budgeting lu itu enggak jelas. Itu lu belum masuk gua, lu bayi nih. Ya, ibarat naik tangga itu lu tahu meme yang tangganya langsung ngangka enggak? Nah, itu lu Najib tuh. Lu belum ngerti budgeting lu ke Bitcoin. Apa yang lu bisa ngerti tentang Bitcoin kalau pengeluaran lu aja lu enggak ngerti catat? I Satosi nangis tuh di kubur. Satosi itu di kuburannya mungkin nangis sekarang ya. Jadi nol yang lu bisa tahu tentang Bitcoin itu kalau lu enggak punya Rp10 juta di rekening. Gini teman-teman, konsepnya adalah kita defense dulu sebelum perang. Defense dulu. Jaga dulu. Yes. Lu mau main bola enggak ada goalkeeper. Gimana? Gimana, Bro? Ya gimana caranya tuh? Saya bilang gini bahwa uang itu seperti perempuan. Kalau enggak pernah diperhatikan dia akan meninggalkan. Betul ya. Tapi kalau terlalu diperhatikan juga ya, dia juga enggak bisa berkembang juga. Betul. Jadi harus ini, Bro. Apa tarik ulur dengan uang. Betul. Kalau kita misalkan terlalu hemat juga atau terlalu boros, spektrumnya itu enggak akan memberikan kita significant gain ya buat manusia. Betul. Orang yang terlalu boros itu juga bahaya sebenarnya. Karena misalkan dia mau, okah saya mau beli buku, enggak ah. Padahal buku itu mungkin bisa memb buka dia punya pengetahuan sehingga bisa dia dapetin uang yang lebih banyak lagi. Tapi kalau terlalu boros ya, latih effect beli-beli kopi ya Rp80.000 gitu ya. Bahaya, bahaya dia ya. Nah, jadi teman-teman ini mungkin kita, gua jelasin dulu tangganya tadi belum selesai salat tangganya yang sama Najib ya. Gua selesain yang pertama tuh nabung Rp10 juta dulu Bro ya. Nabung Rp10 juta dulu. Dua, lunasin hutang-hutang kecil kecuali KPR. Gua kasih pengecualian nih KPR kalau udah terlanjur kena jeratan, kecuali lu Alvian kerja sini, lunas. Enak kan? Alhamdulillah. Nah, jadi di sini nih mau lunas di, di ini dilarang riba di situ. Iya. Kalau di sini dilarang riba soalnya. Jadi lu harus lunasin riba, riba yang kecil. Contohnya apa? Kartu kredit, Bro. Yes. Kartu kredit, utang-utang sama orang itu beresin ya. Itu lu kayak tangan lu, lu pegang bara gitu, panas. Jangan, jangan ngutang. Jangan ngutang buat mobil. KB bahkan boleh dilunasin dulu. I tapi kalau KPR memang agak sulit kan, Bro. Enggak semua orang punya income. Jadi kecuali KPR, lunasin semuanya dulu hutang. Itu nomor dua. Nomor tiga, jadi
Hutang itu di atas bahkan dana darurat, Teman-teman. Ini jangan salah nih. Orang ada yang ngajarin dana darurat dulu baru hutang, salah. Salah. I, salah hutang dulu, kecuali KPR karena besar sekali. Mungkin mereka enggak bisa selesaikan karena gini, Bro. Hutang kartu kredit atau hutang yang lain-lain itu ada 33% setahun, ya. Jawabannya investasi itu sulit sekali 33% setahun, pasti. Jadi, lu pasti kalah. Ngalahin ribanya enggak bisa. Benar lu, lu ngalahin riba aja enggak bisa. Kita nih disuruh balapan sama riba 33%, ampun, Bos. Gitu. Ampun. Iya. Daripada riba, mending ke rimba ya. Iya. Jangan ya. Riba dua. Berantas pokoknya ya. Karena selama lu masih pakai riba, lu budaknya orang yang riba itu. Karena hutang, misalnya gua hutang sama Broka, hutang gua itu adalah asetnya dia. Makanya namanya obligasi kan. Hutang gua itu adalah asetnya orang lain gitu. Jadi jangan jadi budaknya orang lain. Kalau gua berhutang sama Brok nih, Brok Kakak, hutang nih, udah gua jadi budak dia itu. Iya. Tapi ada komen lucu dari Mamih, dia story. Ibu rumah tangga, dana daruratnya suami, Bro. Ya ya, boleh. Kalau suami lu ada dana ya wes ya, kan kita ngomong buat A tadi, supaya bisa diandalkan. Iya, kalau bisa suami bisa diandalkan. Nah, tiga ya, simpan 3 sampai 6 bulan. Tapi gua lebih setuju yang Brok Kakak, kenapa kenapa? Karena waktu itu Reidalo. Gua pernah beli kelasnya Bro, gua pernah beli kelasnya Reidalo. Tapi Bang, nah kan mereka bilang enggak ada kelas. Redalo punya kelas. Nah bingung kan lu cari di mana, gua beli kelasnya. Nah, di kelasnya Redalio dia ngajarinnya gini. Kalau dana darurat dia bilangnya bukan cuma dana darurat sih. Kalau dia agak ekstrem. Jadi satu tuh dia bahkan mintanya tahunan. Yes. Karena mungkin traumanya dia ya, dia pernah bangkrut, dia bilangnya tahunan, tapi tahunan itu, Bro, misalnya kayak 5 tahun ya menurut dia itu masih dikali. Kenapa? Karena ekspektasi ini digerus sama inflasi. Jadi, Dana Darurat Dalio itu dia berekspektasi untuk digerus sama inflasi. Jadi, gua setuju kalau misalnya gua bilang 3 bulan tadi harusnya sebenarnya Brok ya yang bilang lebih lebih bagus. Jadi, kan dia R juta tuh pendapatan, Bro. Gua bilang 60 itu harusnya 120 plus 10 yang tadi harusnya R30 juta dulu di rekening. Benar. Ya sama nih karyawan gua juga dari dulu gua ajarin sama Bro, gua kemarin apa anak-anak kan baru masuk, gua bilang ada yang sudah nanya investasi apa Bang, eh lu punya R juta enggak? Ada rekening lu enggak? Ya udah diam lu anjing, ya tangga nomor dana darurat ya tangga nomor 4 minimal 20%, kalau gua agak keras biasa ada yang bilang 10 enggak, gua minimal 20%, investasi ya. Jadi nah investasi ini kan menyerang setelah lu sudah punya basisnya tadi Rp130 juta, oke saatnya ini nyerang. Nah, nyerang ini ada dua, Teman-teman, ya. Menyerang itu ini konsep finansial. Ini gua akan coba jelaskan dengan bahasa yang masih bisa masuk ke otak kalian, ya. Ada dua konsep dalam menyerang, dalam investasi. Ada beta sama ada alfa. Beta itu adalah market. Contohnya lu investasi di saham Indonesia, IHSG itu adalah beta. I ya. Jadi, kalau lu enggak mau pusing-pusing itu lu ambil yang beta nih. Jadi lu dapat semua return marketnya. Contohnya di Amerika atau SPX. Yes. S&P 500. S&P 500. Lu jadi langsung beli 500 perusahaan terbesar, lu IHSG langsung beli sesuai dengan bobot masing-masing saham di IHSG. Bisa enggak? Bisa ya, lu enggak bisa direct ke IHSG tapi banyak ya produk-produk seperti misalnya reksadana Sikati atau misalnya PVINDOr itu yang indeks. Nah itu beta. Tapi kalau misalnya S&P 500 nih Brok, misalnya lihat oh ini top nih dia jual terus bottom dia beli. Dalam S&P yang sama itu udah alfa. Yes. Itu udah strategi yang beda lagi tuh, karena memerlukan marketing dan market positioning. Betul. Asetnya sama nih, S&P. Lu cuman buy and hold DCA sama Bro Kak dibilang, "Oh, ini sini jual, sini beli." Bro KK tuh bisa dapat lebih tinggi dari S&P. Itu namanya alfa. Iya. Di saat ada keputusan, Bro, gua bilangnya keputusan. Jadi bisa bedain beta sama alfa nih, keputusan ya. Ketika contoh lu mau beli crypto, lu beli Bitcoin, itu beta, Teman-teman. Itu beta. Tapi di dunia ini ya itu enggak masuk beta sebenarnya karena alternatif aset dan sangat volatil dibandingkan aset kelas yang lain. Yes. Tapi di dalam aset crypto itu adalah betanya Bitcoin. Lu kalau mau beli dan jual Bitcoin itu lu udah alfa tuh, udah beda. Setuju ya. Ini konsep yang mungkin kalian belajar nih kalau kuliah nih harus selesai finance mungkin sampai S2. Tapi gua jelasin sini gampang banget. Beta sama alfa. Nah, alfa ini bakat, Bro. Jadi alfa ini bakat ya. Alpha ini bukan sesuatu yang ibaratnya lu bisa cuman pelajarin. Ini natural talent, ini skill yang diasah selama dekade, ini sulit, Bro. Bahkan Dalio pun bilang bahwa Alpha ini sulit didapat. Kalau Dalio bilangnya ini lebih sulit dibanding apapun di Olympics digabungin jadi satu. Jadi misalnya lu jadi pemain basket nomor satu, lu jadi bokser nomor satu, lu jadi perenang nomor satu, ini lebih sulit dari semuanya digabungin. Kenapa? Karena ini game-nya uang, Bro. Yes. Semua orang di dunia ini mau Alfa. Jadi yang yang nanya banyak yang bingung, Bro. Akademi Crypto itu apa? Akademi crypto itu, Bro, Kakak dan kita gua yang kita kerjakan di sini, kita ngajarin caranya mendapatkan Alfa. Yes. Tapi balik lagi itu enggak semua orang bisa. Investasi itu harus. Paham enggak? Investasi itu harus, tapi enggak semua orang harus alfa. Lu bisa investasi dengan beta, lu bisa beli indeks IHSG, lu bisa beli indeks S&P dan you'll be fine. Lu akan lebih bagus dibanding orang-orang rata-rata. 100% 100%. Karena gini, lu tahu enggak dengan 100 dolar per bulan ya lu invest Bro di kita cari growth fund yang sederhana lah 11% 115%, itu lu bisa dapat 1,5 juta dolar dalam waktu 30 tahun. Itu namanya bunga majemuk, Teman-teman, compounding interest. Jadi, lu harus investasi tapi lu enggak harus jadi profesional investor. Nah, jadi banyak yang bingung nih apa apa sih yang kita lakukan di sini dan di akademi crypto. Akademi crypto itu untuk kalian belajar jadi profesional investor. Setuju? Untuk nyari alfa karena banyak yang akhirnya belajar sama kita tuh kerja di exchange kayak Indodax, di toko crypto juga ada bahkan fund-fund luar ya. Tapi kan kita enggak bisa sebut ya. Ada yang berhasil lulusan dari kita itu kerja di fund-fund luar dan kebanyakan yang jadi influencer kesayangan kalian. Bisa dilihat di testimoni kita. Bisa lihat di testimoni kita gitu. Itu ada di Discord kita, testimoni. Nah, dan soalnya banyak yang bilang, "Tapi ini kan investasinya atau apa, investasi itu dibagi dua dulu, Teman-teman, ya. Jadi, ini masih masih poin nomor empat nih. Investasinya dibagi dua, alfa dan beta. Lu adalah orang yang yakin mau main Olympics, lu mau jadi profesional investor kayak kita atau tidak?" Misalnya Alvian nih, Alvian bilang, "Oke, gua mau beli saham nih." Terus dia mau bilang, "Oh, kayaknya BRI bakal outperform BCA, gua pukul dia pasti." Ya, gua pasti bilang, "Alvian, lu beli indeks." Gitu. That's it. That's all. Kayak Pier nih ya kan dia mau coba misalnya di crypto tuh dia mau beli yang lain selain Bitcoin, pasti gua pukul dia. Benar. Kenapa? Karena itu adalah betanya market crypto gitu ya. Makanya ada konsep namanya higher beta. Jadi kalau misalnya orang beli misalnya SUI Solana itu masuk ke higher beta. Tapi itu lu udah masuk kategori profesional investor yang harus full time, Bro. Setuju. Ini ini bukan pekerjaan sampingan. Kalau beta itu pekerjaan sampingan. Market itu bisa pasif. Contoh Najib tadi, Najib itu kerjanya apa? Dia kan kerja di pertanian, Bro. Najib bisa sisihin misalnya R juta uangnya, dia main beta nih, dia invest di misalnya indeksnya Jepang atau S&P 500, Najib will be good gitu. Ya, lu tabung dulu 130 juta Najib. Lu beli indeks, lu beli Bitcoin index misal bagi dua, lu bagi deh 50% S&P, 50% Bitcoin, silakan. Itu entar lu jadi miliarder, Najib. Yes. You will be miliarder in no time dengan income power. 20 tahun lah ya in no time-nya untuk normal people. I dan itu pun lebih bagus daripada daripada lu jadi gembel, 90% orang di dunia ini gua yakin, Bro. Banyak nanti kalau gua kita telepon di sini ya, yang udah tua terus enggak ada tabungan itu 100% salah lu, ya. Lu kalau sampai jadi tua tapi enggak ada tabungan, Bro, ada yang bilang, "Tapi kan income gua stagnan." El yang stagnan. I kenapa? Kenapa enggak income-incam orang di sini bisa enggak stagnan? El yang skill lu yang stagnan, gitu. Nah, gimana caranya? Improve income. Nah, itu nanti kita bahas nanti, Bro, cara improve income. Tapi kita lanjut tangganya dulu. Nah, tangganya ini sebenarnya gua ganti, Bro. Banyak yang gua ganti karena gua banyak terinspirasi sama dia juga. Yang kelima ini gua ganti tadinya dulu gua ingat tanggal kelima tahu enggak apa, Bro? Dana pensiun. Cuman dana pensiun itu sebenarnya masih jauh, Teman-teman, ya. Masih jauh. Jadi, Bro Kakak ini kasih tahu gua kayaknya bukan dana pensiun, tapi dana pendidikan anak. Nah, ya. Jadi kita akan bahas di sini, Bro, tentang yang kelima. Yes. Itu inspirasi dari dia. Kemarin kita baru ngobrol, kita mau bikin ulang tangganya karena kita mau bikin ternak uang lagi. Jadi nomor lima itu bukan dana pensiun. Karena dana pensiun tuh terlalu jauh dan yang paling tinggi inflasinya, Bro, Kakak kasih tahu gua bahwa dana pendidikan anak. I, jadi dana pendidikan anak itu yang orang paling sulit untuk dapatkan karena inflasi bisa 20 sampai 25% per tahun. Paling datanya enggak segitu, biasanya bisa lebih bahkan. Yes. 30 kan sebenarnya. Ini gua ya gua trim down aja buat mereka. I yang keenam itu lunasin KPR baru ya. Ketika lu sudah punya serangan investasinya, lu sudah punya dana pendidikan anak, baru lu hajar KPR secara cepat. Ya, ketika KPR sudah beres, lu selesai nomor 6, nomor 7 itu namanya bikin kekayaan dan berbagi, Bro. Ya. Nah, itu di stage kita nih, level kita nih sudah bikin kekayaan. Nah, bikin kekayaan ini nanti mungkin kita akan bahas di Terakong ya. Buat teman-teman yang punya harta mungkin di atas 50 miliar kita kasih tahu caranya ya. Karena ngatur di atas 50 miliar tuh beda banget, sama kayak ngatur 10, 5 miliar, wealth preservation ya, caranya lu bikin enduring wealth, lu bikin kekayaan yang kayak Rockefeller, Rothschild yang dan kita turun ke anak-anak lu gitu. Juga kasih akses kita ya untuk wealth maintaining itu dan juga dan gini, direct akses ya, direct akses ke kita dalam format gini kan. Contoh seperti misalnya lu pengin tahu kan pasti gua gua dana darurat pakai apa, pasti lu pengin tahu tapi gua tidak akan pernah bisa share di publik kenapa? Karena MI yang gua pakai untuk dana darurat gua yaitu teman-teman sendiri juga dan aumnya kecil-kecil, Bro, gitu. Gua enggak pengin share itu ke apa ke layak luas, tapi entar kita kasih general advice aja. Lu bisa taruh aja di produk mana ya, apa yang lu bisa pakai untuk jaga kehidupan lu. Jadi, Teman-teman paham ya, tangga dana darurat tuh seperti eh tangga ternak uang itu seperti apa? Satu, ya nabung R10 juta. Dua itu lunasin semua hutang, tiga simpan dana darurat. Empat invest minimal 20%, pilih beta atau alfa. 5 itu dana pendidikan anak. Enam itu lunasin KPR. Tujuh itu bikin kekayaan, jaga kekayaan, dan berbagi. Ya, setuju. Simpel ya, Bro, ya? Yes. Kita mungkin sambil bahas-bahas ini kita coba suruh tanya pertanyaan selanjutnya, Bro, ya. Oke, let's go. Let's go nih, ya. Tenang, ini banyak nih, Bro. Hari ini barangnya mah banyak ini kita. Halo. Halo. Ya, dengan siapa ini? Dengan ET. Iya. Coba dijelaskan apa problem keuangannya. Ee iya, Bang. Pertama-tama makasih ya atas kesempatannya ya. I eh ya jadi eh for the context dulu gua usia 30 tahun dan masih single. Jadi gua lagi transisi, Bang, dari 9 to 5 job gitu ke freelancer bank. Nah eh yang gua agak kaget di transisi ini adalah biasanya kan kalau pekerjaan kantoran itu biasanya kita dapat gaji tertentu, amount tertentu di tanggal tertentu gitu. He. Jadi, begitu duitnya turun, kita bisa langsung bagi tuh kayak kata lu tadi ya, ke beberapa tangga kayak gitu kan. Nah, tapi sekarang ee pendapatan gua jujur aja ee masih naik turun karena memang masih merintis gitu, Bang. Ee range-nya bisa dari nol sebulan tuh bisa enggak ada sama sekali nol sampai ee 2.400-an USD lah. Oke. Ee nah itu kalau pengeluaran gua sendiri itu biasanya di Rp4,5 jutaan, Bang. Oke. Terus sisanya itu gua tabung gitu langsung. Oke. Gitu sih, Bang. Nah, pertanyaannya itu ee ngatur cash flow-nya gimana ya, Bang, untuk yang apa ya naik turun gitu penghasilannya, Bang? Oke. Dan gimana caranya dapat klien yang bisa tetap gitu loh biar penghasilannya enggak naik turun. Oke. Oke. Ini gua gua rekam sedikit ya. Jadi penghasilan lu sekitar mungkin 35 sampai Rp40 juta, bisa dari 0 sampai Rp40 juta lah. Gua bilang ya. 0 ke Rp40 juta ya. Iya, segitu Bang. Kalau pengeluaran stay di 4,5. Iya. Sedangkan dulu pekerjaan gajinya berapa? Ee sekitar ee 20-an. Sekitar 20-an ya. Oke. Iya. Ee punya tabungan Rp10 juta? Punya. Ee tabungan aman. Hutang enggak ada. Hutang enggak ada. Heeh. Dana darurat sudah berapa? Ee aman sampai 1 tahun. Investasi masuk Bitcoin sama saham, Bang. Udah sampai situ aja sih, Bang. Oke. Oke. Ini udah udah udah top ini. Sangat terliterasi keuangan ya. Sangat sangat terliterasi keuangan. Jadi gini. Dan masih single cewek. Jadi Teman-teman ada yang mau nih, awas awas ya, mau kondangan di sini hati-hati. Oke, karena lu punya itu fluktuatif, jadi gua akan kasih saran lebih ke yang nanti bisnisnya. Tapi karena lu pendapatannya fluktuatif itu sebenarnya harusnya lebih panjang lagi ya. Jadi kalau 1 tahun gua akan sarankan ke 2 tahun bahkan dana daruratnya. Kenapa? Karena freelance beda sama pekerjaan. Pekerjaan itu dapat secara pasti. Tapi balik lagi kalau lu tukar sesuatu untuk sesuatu yang pasti sama lu coba untuk ibaratnya venture sendiri, bikin bikin usaha kan, berdagang kan, untuk jual skill lu bisa nol bisa sampai juta, gua kan selalu ambil yang upside itu sebenarnya lebih jauh tapi ini bukan bentuk semua orang karena lu punya skillnya. Nah, gimana caranya dapat klien yang lebih konsisten? Jawabannya adalah develop skill-nya, freelance-nya apa nih kalau boleh tahu? Ee gua jualan pitch deck gitu sih, Bang, jadi ada startup luar negeri yang mau itu apa presentasi gitu, gua bantu bisa gua bantu story-nya. Oke, jadi biasa startup seperti apa? Ini yang baru awal banget, funding atau startup series A, series B, series C atau di mana level startupnya? Ee ya mereka biasanya yang baru mulai banget sih gitu. Baru memperkenalkan produk sih biasanya gua dapatnya yang kayak gitu sih. Memperkenalkan produknya, timnya dan lain-lain gitu sih. Gua baru tahu berarti gue ini gua beneran baru tahu loh ada jasa bikinin pitch decknya startup yang baru itu, investornya kasihan tuh berarti. Ini jasa kayak jasa joki begitu berarti. Karena gua gua baru tahu ada industrinya ya. Karena waktu gua bikin startup itu harus bikin sendiri kan deck semua sebenarnya. Curhat lu gua jamin. Oke, unik ini. Jadi jawabannya adalah gimana cara lu bisa dapat klien lebih banyak. Sekarang channel lu untuk jual gimana? Karena secara keuangan udah udah set ya Bro ya, tinggal dilanjutin lagi udah beli sabit kan, udah udah udah beres tuh. Yes. Dana daratnya mungkin itu preferensi lu. Tapi setahun sih sebenarnya cukup do. Ya, tapi kalau freelance menurut kita enakan 2 tahun sih. Kayak Redalio tadi dikali dua, taruh di mana dana daruratnya sekarang? Eh, reksadana, Bang. Reksadana apa? Reksadana, reksadana obligasi. Nah, oh kok gini. Kalau kalau obligasi itu lu cari yang fluktuatif atau yang garisnya lurus? Ee yang stable gitu loh, Bang. Apa ya? Dana stabil. Score stable fund. Iya, pokoknya yang stable gitu ya. Gua hafal di antara dua itu, Bang. Oh, antara dua itu. Okelah. Itu berarti sekitar yieldnya 5%-an, ya? Kalau gua kalau gua enggak salah inget ya. 5%-an. Oke, it's fine. Ini udah berarti sudah sangat terliterasi. Lu harus main offense, lu kan udah Rp4,5 juta tuh pengeluaran tuh oke banget untuk income bisa sampai Rp40 juta itu udah hemat juga hitungannya. Top itu udah top. Udah enggak usah dikurang-kurangin lagi. Udah bagus. Problemnya lu punya problem di konsistensi income. Jadi jawabannya satu. Gimana cara lu dapat orang ya kan lu kan mesti acquire klien kan, proses onboarding klien ini lu harus bikin lebih simple. Contohnya apa? Satu ya, lu harus bikin channel-nya dulu untuk mendapatkan leadsnya lu dari mana sekarang? Ee biasanya dari platform pekerjaan gitu Bang kayak Upwork, LinkedIn. Oke. Lu jadi lu meregistrasi diri lu di platform kayak LinkedIn dan lain-lain kan? Iya. Nah, saran gua adalah lu coba, kenapa enggak lu coba untuk mulai bikin konten? Ya, setuju lu, lu mulai bikin konten untuk dapetin leads-nya. Nah, leads-nya lu tuh capture dalam format email, lu bikin dalam misalnya Substack, dah lu ngajarin, lu bikin konten ngajarin gimana caranya bikin perusahaan startup awal-awal karena lu yang bikin pitch deck buat orang dapat investor kan. Itu harusnya konten yang lu bikin. Lalu lu bikin leads-nya itu ke Substack, email list nanti di sana. Nah, dari email list itu lu kan akan capture dari nama, nomor telepon itu lu baru mulai calling nanti di sana. Tapi itu leads-nya harus lebih warm karena mulai dari konten. Ketika konten lu udah mulai jalan ya lu tembakin iklan konten lu baru. Karena lu kan problemnya dapat leads-nya, sekarang dapat kliennya. Jadi ketika lu besarin depan lu, top of funnel lu, middle funnelnya lu besarin, leads-nya dapat banyak, klien lu pasti lebih banyak dan itu income lu bisa stabil Rp50 juta sampai Rp100 juta. Di situ lu bisa mulai nyerang lagi investasinya. Paham lu, lu tuh bukan punya gini, bisnis kan ada dua ya. Ada yang problemnya itu di gua ngomongnya delivery. Contohnya apa? Restoran. Gua misalnya punya restoran 60 kursi udah full, gua harus bikin restoran lagi untuk fullin itu. Nah, lu tuh bukan problemnya situ. Lu bisa kerjain terus kan kalau ada klien. Iya. I dan ada AI. Lu pasti gampanglah kerjainnya. Problem lu adalah mendapatkan klien. Nah, tapi lu harus bedah dulu nih industrinya. Apakah ini industri bakal terus ada? Bikinin pitch deck untuk startup atau enggak atau lu bisa pivot ke consulting bisnis yang lain atau gimana? Karena skill lu harusnya bukan bikin pitch deck doang, tapi consulting sebenarnya. Karena lu kan consult startup founder ini yang mau ngeracik duit ke investor buat bikin sama lu gitu kan deck-nya biar mereka dapat duit kan sebenarnya. Iya, tapi konsepnya kan dari mereka, Bang. Kebanyakan gua cuma ngerapihin story-nya aja gitu. Oke. Jadi skill set lu itu masih bisa ditajamin lagi. Nah, lu belajar apa? Lu belajar marketing untuk dapetin lead generation seperti apa, cara nurture leads-nya seperti apa, dan skill sales, Bro. Ya, lu iya tajamin tiga itu gua rasa income-nya bisa besar. Semoga membantu ya. Oke, Bang. Terima kasih. Oke. Nah, jadi itu dari case yang ini beda lagi nih, Bro. Ini kayaknya sangat financial literate tapi dia punya battle neck di income masuk di 49%. Iya. Jadi dia yang paham banget dan untuk ukuran wanita ya kita ngomongnya memang langka juga, Bro ya. Dengan income segitu tapi tetap bisa keep spending Rp4,5 juta ya. Jadi kan pertanyaan kan dua kan tadi sebenarnya. Satu gimana biar konsisten yaitu saya setuju juga tadi mungkin dengan dia bangun personal branding, dia jelasin story dia dan apa uniqueness yang dia tawarkan. Tapi gua rasa kayaknya enggak bisa dijual di depan tuh langsung tadi bikin startup buat apa, tapin pitch deck investor tuh kayaknya cuman itu juga bisa kayak ningkatin dia punya value supaya klien-klien dia sebelumnya enggak ada alasan untuk enggak pakai dia lagi. Terus yang kedua tadi dia merasa ini terlalu enggak pasti kan income-nya yaitu mungkin dari segi pengeluaran kita biasanya kan orang budgeting bulanan itu bisa kita coba budgeting kuartalan lah setiap 3 bulan ya. Jadi kalau misalkan nih saya 3 bulan keluarin duit at least ya Rp20 sampai Rp30 juta. Jadi berarti dari situ ya kita bisa membangun ya tesis yang lebih lebar lagi supaya ya karena kita tahu ya orang yang ngerjain freelance itu selalu tidak pasti dan orang yang freelance itu kebanyakan punya penyakit Bro. Kadang kalau punya deal gede habis itu dia langsung foya-foya tuh kayak gua dulu tuh. Iya. Terus habis itu se seminggu, dua minggu habis duitnya. Habis itu cari lagi dia. Iya. Belum temu lagi, terus akhirnya nelepon ke sini ya. Harapannya enggak gitu ya. Jadi dibudgeting lah kuartalan. Kalau misalkan setiap ya 3 bulan saya itu spending Rp30 juta, saya dapat uang masuk Rp40 juta, okelah ya ini budget dulu buat 3 bulan ke depan sambil nyari. Betul. Betul. Tapi kayaknya ada bracket orang-orang juga. Kalau Najib kan dia dia punya income tapi dia enggak jelas investasinya. Kalau yang tadi itu income-nya yang bermasalah sebenarnya tapi dia udah financial literate banget. Tapi menurut gua bagusan yang begitu. Benar. Dibanding yang gak financial literate karena Najib sama dia tadi dia dan udah lengkap setahun. Benar. Udah ada investasi lengkap setahun itu berarti ratusan juta dia udah punya Bitcoin dan juga saham. Saham. Iya. Ada juga dana darurat, top itu jadi udah all set. Oh udah all set itu tinggal dilanjutin, tinggal itu itu udah siap buat kaya itu. Itu udah siap jadi miliarder itu. Asal jangan offset ya. Jangan offset ya. Makanya di kartu kuning. Karena karena banyak yang bilang gini misalnya oke tapi income gua stagnan. Gua kerja di McD Bang, enggak naik-naik gaji. Jangan kerja di McD. Iya benar. Lu jangan lanjut kerja di McD, Bang. Gua gak enggak naik income-nya, Bang. Gua enggak bisa. Gua karena skillnya stagnan, Bro. Karena ada alasan kan McD. Betul, maskotnya badut. Betul. Jadi, tadi dia itu banyak yang dia enggak bisa lakuin. Kalau gua tukeran sama dia tadi mungkin itu udah R miliar kali sebulan ya. Karena beda skill. Dia enggak ngerti gimana caranya nurture leads, gimana caranya ini. Nah, itu kan untuk lu bisa punya skill seperti itu lu harus bayar, Bro. Iya. Untuk punya skill seperti itu. Nah, kalau Akademi Crypto itu, Akademi Crypto itu skill untuk lu bisa kerja di misalnya exchange, lu bisa kerja di fund crypto, lu bisa kerja di web3 driven. Itu tuh masuknya bracket untuk nyari income. Ini jangan Teman-teman salah nih ya. Itu bracketnya tuh itu aktif high income skill. Yes. Karena kalau lu bisa dapat apa namanya income yang stagnan karena skillnya stagnan loh. Kalau kita skillnya berkembang ya gua percaya skillnya berkembang terus dong. Money-nya juga berkembang juga. Contoh Broka, Brokemb gaji UMR loh, Bro ya. Yes. Dia gaji UMR, tapi kan dia kembangin skill dari yang udah lama itu dari tahun 2016 tuh di samping. Benar. Dan dia akhirnya lebih nyayur dari skill ini. Bahkan dia enggak ninggal karena dia hobi.
Yang gaji WMR ini hobi nih. Jadi dosen itu hobi, satu sosial juga sebenarnya. Betul. Sekalian dia apa memang punya passion mengajar sambil dia cari duit yang beda di sebelah. Tapi nyari duit yang beda di sebelah ini, ini income-nya unlimited, benar. Tapi ya tetap kan kita juga hidup tuh di dunia nyata, Bro.
Iya. Kalau misalkan kita ngomong sebagai oke, saya seorang trader, saya seorang investor, saya pelaku di market atau saya misalkan kayak tadi nih, kayak ngerjain project ya, kita ngomongnya geeksigs ya. Itu kan juga selalu kita ngomong dunia di langit. Dunia di langit tuh kadang kita dapat jackpot gede banget, kadang juga zong enggak dapat apa-apa. Tapi kan kita tetap harus hidup di dunia nyata ya. Harus tetap makan, tidur ya, harus ada tempat tinggal. Jadi enggak ada salahnya ya buat kayak tetap mempertahankan sesuatu yang pasti sambil mencari sesuatu yang tidak pasti.
Betul. Top itu. Dan ketika kita mencari sesuatu yang tidak pasti ya itu kita harus effort lebih tinggi daripada sesuatu yang pasti. Ya, ini mungkin menjadi sesuatu yang kayak kontroversial. Tapi saya bilang gini, kalau kamu punya kerjaan yang dibayar tetap, UMR lah, let's say, kerjain aja setengah hati. Karena apa? Kamu kerjain 100% atau enggak itu gajimu tetap R juta. Yang harus kamu kerjain sepenuh hati itu kerjaan di luar kamu, tempat kerja, soft skill ya yang harus kamu bangun untuk kamu bisa dapetin yang biasanya itu berkali-kali lipat daripada di tempat kerja kita ya. Apalagi di tempat kerja kita tuh sesuatu yang kayak level karirnya tuh enggak bisa naik, Bro. Ya udah kerjain setengah hati aja. Saya butuh ini buat makan, tapi di samping ya saya punya skill yang itu menghasilkan kayak 4 L kali dari gaji saya.
Betul. Jadi itu adalah prinsip yang saya gunakan. Kenapa saya bisa di sini kerjain sesuatu setengah hati aja ya. Bosnya juga enggak peduli, apalagi kalau korporatnya gede kan. Betul. Tapi di sambil misalkan kamu ngerjain ini ya, nonton live gitu atau kayak ngerjain apa, kembangin skill kamu ya untuk kamu dapetin yang berkali-kali lipat dibandingkan kamu punya gaji UMR itu. Gini, income itu cuman… income itu cuman masalah skill. Kayak tadi dia kenapa bisa nol bisa R juta karena dia kurang skillnya di mana. Gua bisa langsung kasih tahu karena gini, kita orang yang sudah di level finansial tertentu kita bisa langsung lihat orang, kita tahu titik kelemahannya di mana, benerannya di mana. Tadi gua langsung tahu dia lemah di mana, dia lemah di sales. Ya, gua dari dengar suara orang gua tahu gitu dia lemah di sales. Kelihatan introvert dan juga pemalu kayaknya ya. Dia enggak suka menjual diri. Sebenarnya saran gua satu lagi, kalau dia emang enggak jago di situ, dia cari partner di situ.
Setuju. Dia tetap sales. Cari sales. Dia masak deh. Dia tuh orang masak, orang dapur. Lu cari yang jago jualannya, lu cari jago marketing, cari jago sales-nya. Itu top. Itu bakal bisa R jutaan perusahaannya per bulan. Bisa lebih, pasti bisa lebih. Bisa miliar itu atau ya itu itu konsulting sebenarnya. Kalian tahu enggak kerjaan orang-orang di BCG di Mekinj itu cuman kayak dia bikin PPT dah. Tapi gajinya gede. Gajinya Rp300 juta. Nah, itu yang top ya. Partner level gaji Rp300 juta cuma gimana kerjaannya? Gua sumpah. Dia cari case study, bikin PPT. That's it. That's all. Ya boleh kita coba minta telepon next-nya nih. Seru nih. Oke. Seru nih. Ini by the way kita teleponnya ini berdasarkan kalian request ya. Jadi kalau kita suruh ngisi sesuatu di Discord tuh diisi gitu. Jangan tanya bisa nelon gimana. Halo dengan siapa ini? Halo. Riz. Oke Rizki. Oke Rizki, problemnya apa? Rizki bukan Riz R.
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih dulu ya atas kesempatan yang diberikan. Saya juga salah satu member privat AC juga. Oke, jadi gini. Eh, saya sama istri itu kerja di salah satu instansi pemerintah. Oke. Sebagai PNS di salah satu kementerian. Oke. Alhamdulillah kondisi keuangan saya stabil dan saya juga punya dana liquid Rp300 juta. Wah, top. Tapi kami juga punya KPR. Hutang-hutang yang lain enggak ada, semuanya sudah enggak ada, bersih-bersih. Cuma KPR kami itu ada utang pokok itu Rp500-an juta dengan cicilannya Rp6 juta per bulan, tenor masih 12 tahun lagi. Nah, ini sori tadi KPR-nya diulang lagi. KPR diulang lagi. KPR utang pokoknya Rp500 juta. Iya. Nah, cicilan saya Rp6 juta per bulan. Nah, tenornya itu masih 12 tahun lagi. Oke. Oke. Rate berapa? Rate berapa KPR-nya? Ingat enggak? 11%. Oke. Oke. Per tahun. Oke. Nah, ini yang saya tanyain, budget e liquid saya yang Rp300 juta ini apakah eh saya masih… Oh, ya. Saya masih punya saya budget juga untuk investasi itu Rp6 juta per bulan di luar dari KPR dan kebutuhan bulanan. Oke, kita mulai dari pendapatan keluarga dulu. Pendapatan keluarga berapa? Pendapatan sekitar 17 juta. Oke, udah udah oke. Pengeluaran ya. Pengeluaran itu ee dengan KPR dan L-nya itu sekitar ee 11 juta lah. 11, Rp11 juta. Kamu dapat Rp300 juta berarti dari nabung sudah lama nabung.
Iya. Atau investasi? Investasi juga di mana? Di krypto. Di krypto juga 50/50 lah. Di krypto di…ja. Oke. Jadi kamu ini, kamu main yang di bagian alpha kan? Berarti kamu nyari nyari HD market buat grow portofolio sampai Rp500 juta. Oke, itu enggak salah. Dan ada road berapa? Dana darurat itu ee sudah setahun buat setahun. Oke. Jadi dana darurat saya buat setahun, tapi e maksudnya bulan-bulan juga kan stabil juga dari gaji saya juga stabil gitu. Kamu berarti punya sekitar hampir Rp300 juta berarti. Betul untuk dana darurat. Oke. Jadi ada dana darurat Rp300 juta, ada dana liquid Rp300 juta di cripto dan di saham. Sekarang punya KPR yang pokoknya Rp500 juta. Dana darurat itu udah include sama dana liquidnya itu. Nah, itu dipisah tuh. Jadi jangan ngomong dana liquid. Jadi dana darurat itu beda. Berarti liquid 300 ya. Iya. Betul. Gua ekspektasi berarti Rp150 juta di cripto, Rp150 juta di saham. Betul. Iya. Oke. Jawabannya gini. Lu berarti udah nyampai keempat ya kan? Iya. Lunasin KPR tuh nomor 6. Oke. Oke. Udah udah tu tadi kedengaran ada ada anak tuh kayaknya tuh. Ada anak ya. Iya. Nah, dana pendidikan anak itu dibikin pakai serangan tadi, pakai serangan saham dan kriptonya sebenarnya. Jadi dana pendidikan anak belum selesai kan? Yes. Belum. Belum. Jawabannya enggak apa-apa. Income kamu biarin aja dulu digerogotin sama KPR-nya sampai kamu punya investasi yang bisa dana pendidikan anak. Kamu udah udah udah udah mau level 5 nih. Udah naik tangga nih. Udah naik tangga nih. Kamu udah level 5. Iya. Jadi dana pendidikan anak ini inspirasi gua dari brokaka sebenarnya, karena dana tadinya itu gua tulisnya dana pensiun dulu, tapi dana pensiun tuh jauh banget dan dana pendidikan anak tuh besar banget. Sampai kalau orang biasa sudah punya dana pendidikan anak, misalnya lu punya dana pendidikan anak, anaknya itu belum nyampai kuliah ya, misalnya di SD sudah beres itu hidup lu sudah selesai sebenarnya. Basically itu udah kayak dana pensiun sebenarnya. Jadi jawabannya adalah kumpulin dana pendidikan anak dari SD sampai kuliah. Anaknya berapa ini? Anaknya berapa sekarang? Ee satu, umur 2 tahun. Nah, berarti ada rencana enggak nambah lagi nih? Ada rencana nambah? Ee mungkin ada, ada rencana. Oke, berarti kamu tahu tuh itu tabungannya masih banyak karena kan pokoknya Rp500 juta dengan rate yang kamu bilang tadi Rp6,5 juta per bulan cicilannya itu masih aman banget dari income kamu. Betul ya? Beda cerita kalau kamu income-nya Rp10 juta, tapi sekarang income kamu itu masih oke banget untuk cover Rp6,5 juta. Enggak masalah. Coba cari side hassle untuk increase income-nya atau kamu kalau di kementerian kamu naikin skill-nya biar bisa naik. Oke. Ibaratnya naik jabatan di sana, tetap berusaha serang, tetap berusaha serang dari income-nya, income dulu karena income itu bisa jadi paling besar gitu. Investasinya stabilin itu udah top, dana daruratnya udah oke, kamu udah tanggal level 5 nih. Jadi kamu udah tinggal beresin dana pendidikan anak baru tanggal keenam itu lunasin KPR, selesai. Jadi dana pendidikan sudah ada nih, ada tambahan misalnya Rp1 miliar, dar lunasin langsung.
Yes. Oke, oke. Tang nomor tujuh baru entar itu jaga kekayaan. Tapi itu buat lain lain waktu lah ya. Semoga segera kan. Semoga segera. Tapi berarti lumayan dong investasi kamu berapa tuh grow-nya? Grow-nya mungkin ada sekitar 300% karena saya kripto aja dari 2021 juga kan. Oh jadi kamu kamu tuh basically sebenarnya kalau dibilang kementerian juga semi-semi. Jadi sebenarnya kamu pasti kan setengah-setengah nih, kamu juga itu aktif loh yang kamu lakukan. Jadi kamu bukan main di beta tuh. Kamu enggak main di pasif. Itu yang kamu lakukan tuh aktif tuh. Jadi kamu tuh basically double job, profesional investor dan juga orang di kementerian. Karena dengan gaji Rp7 juta kamu punya segitu banyak itu luar biasa itu. Iya. Iya. Jadi udah top, dilanjutin aja investasinya dilanjutin. Tapi balik lagi harus ases resikonya yang baik gitu ya. Asses lagi apakah ini kamu bisa continue dapetin Alpha atau mau main dengan indeks saja, kamu harus pikir-pikir. Benar apa itu butuh full juga ya. Iya. Dan itu siz-nya besar, jangan sampai hilang. Oke. Karena gini, lebih mending enggak hilang duit karena gini, banyak yang kena kena bakar. Contohnya misalnya kamu dari 500 nih kamu kena bakar ke 250, untuk balikin ke 500 itu butuh naik 100%. Double harus duitnya. Duitnya mesti double. Turunnya 50%, naiknya mesti double. Ini banyak. Makanya kalau fun-fun itu banyak yang kebakar setengah tuh enggak bisa balik lagi di dunia ini gitu. Even kayak orang-orang yang jago kayak Michael Burry itu ketika dia kena setengah enggak bisa balik lagi. Enggak pernah bisa balik lagi dia sampai sekarang, enggak balik bahkan fannya. Yes. Gitu. Jadi fokus tingkatin income ya, tetap gayanya serang tapi fokus di dana pendidikan. Semoga membantu ya Rizki ya. Riz, good job Rizki. Mantap. W Rizki ya di chat, W Rizki. Nah, W W W Rizki, Rizki ini gini bro. Balik lagi. Entar misalnya kalau kita bikin begini pasti ada kayak misalnya orang perencanaan keuangan yang enggak senang, tapi enggak enggak peduli karena di sini enggak pernah akan ada di dunia ini. Gua ngomong sini ya. Tidak akan pernah ada di dunia ini triliuner yang ngajarin lu begini kayak cara ngatur keuangan lu, benerin keuangan lu dan secara gratis kayak begini disaksikan puluhan ribu orang. Dan beliau ini kebetulan juga member kita tadi ya, G. Jadi itu kita kasih tahu ya teman-teman itu dia main di nomor empatnya yang bagian alpha tadi. Tapi balik lagi mungkin Rizki itu mungkin dia talented, mungkin dia berbakat, Pak.
Exactly. Mungkin dia emang punya naturing feel di market kayak kita dan dia juga beli kan ya, dia belajar untuk investasi, ilmunya. Lu bayangin dia income 17 juta berarti dia mungkin di Aceh gua enggak tahu dari 2021 mungkin 2 gua tebak 2022, 2023, 2023 AC waktu itu mungkin Rp700.000 ya harganya jadi dia bayar Rp700.000 belajar kelas dia dapat Rp500 juta. Nah itu active income ya. Tapi itu tadi gua enggak mau masukin bracket investasi 20% yang gua bilang itu adalah active income kalau menurut gua. Jadi Rizki ini parttime-nya profesional investor, Bro. Iya. Kayak dia kayak kayak lu. Dia kayak lu. Iya. Kerja di kementerian tapi di belakang layar. Di belakang layar uangnya berjalan ya berjalan dia jadi bajak laut di malam hari. Rizki, Rizki ya. Ya. Jadi teman-teman jangan ekspektasi ke kalian gabung belajar di Aceh itu buat cepat kaya enggak ya teman-teman ya. Dan sebenarnya kita ada salah satu ini sih bro sebelum gua lanjutin lagi, AC itu nanti per tanggal 17 ini gua pengen bikin ini ya, eksklusif nanti.
Benar. Untuk hanya profesional investor, gua udah enggak pengin ada retail di sana. Jadi harganya akan mungkin hampir Rp3 juta lebih. Oke. Dan jawabannya kenapa sampai segitu? Kenapa gua enggak biarin semua aksesnya masuk? Karena gua enggak mau. Jadi gua akan bikin AK itu udah enggak bisa diakses lagi ya per tanggal 17 nanti ya. Jadi ya teman-teman yang mau belajar silakan belajar. Kalau yang enggak mau belajar ya ya. Wes Bro gimana menurut lu? Karena kita mau mengapresiasi teman-teman seperti Rizki tadi. Mungkin beliau juga sudah masuk dari kita zaman Rp200.000 Ibu supaya yang di dalam juga ngerasa lebih eksklusif dan teman-teman lain kalau mau belajar betul dan mengikuti Rizki karena ini kan semua live kan di sini dan kita juga spontan aja dari teleponnya. Dia itu juga salah satu ya yang berhasil di melipat gandakan uangnya di market dengan strategi Alpha yang kita berikan di… Karena gini ketika waktu itu gua kasih Rp200.000 itu banyak sekali yang berubah hidupnya kayak Rizki contohnya. Yes. Kalian bisa lihat di testimoni lah itu orang kayak begitu ada 1000 kali, Bro, ya. Lebih. I ada ribuan orang yang berhasil mengubah hidupnya, yang berhasil dapat kerjaan. Kita ngomonglah di di tempat teman kita di Indodx tuh ada, ada yang dapat juga di toko kripto, teman bisa lihat di testimoninya ya. Iya, ada juga dapat project cuman dia dia enggak mau di pas dia diinterview, dia enggak mau di-disclose. Dia ada kerja di salah satu blockchain besar lah di SUI lah gua sebut sini juga ada yang dapat ya dari di Korea ya juga investing firm di bidang web 3. Yes, juga kelola ya, Bro. Em, kita mau se… F kemarin ada satu jebolan anak anak murid kita tuh di Animoka Brand, Bro. Itu salah satu visi paling besar di dunia. Di Animoka brand tuh salah satu ada member akademik crypto, Bro. Tapi uniknya dia member Malaysia.
Benar. Jadi dilate, translate sedikit di…anslate. Jadi kita kasih kesempatan terakhir, Bro. Mungkin I kita kasih kesempatan terakhir. Ini last call ya, Teman-teman ya. Jadi ini last call buat apa? Oh, iya ya. Bukan bukan sabar. Jadi kita akan kasih kesempatan terakhir untuk apa teman-teman semua ya yang mau bergabung di Ace, kalian bisa langsung ke website-nya di academicrypto.com itu kalian masukin di kode promonya itu last call ya. Jadi gua chat di sini ya. Jadi kalian bisa last call itu nanti kita akan per tanggal 17 ya. Per tanggal 17 kita akan bikin khusus untuk profesional investor dan ya itu kita kasih diskon sampai Rp1 juta, Bro. Ya. Jadi besar sekali diskon untuk belajar. Tapi di situ gua enggak pengin kalian cuma pikir, oh ini untuk active income trading. Enggak. Itu tentang teknologi blockchain, tentang smart contract, auditing, eh developer yang jadi developer juga ada, Bro. Ya, developer di project-projek besar juga ada dari akademik crypto dan yang…kryiski yang diam ya mungkin 7.000, 8.000, total kita ada sekitar 10.000 ya. Kita ada sekitar 10.000 pelajar yang belajar di dalam, 5.000 itu dari angkatan 2023, Bro. I dan ya kita akan batasin mungkin ya yang join nanti 20 orang aja per bulan lah. Yes. Kita mau lebih efektif. Jadi last call ya. Panggilan terakhir kayak kereta nih ya. Panggilan itu nanti apa ee di pin ya. Gua minta admin ya. Kode promo ini. Last call ya gua tulis sini langsung dipin nih sama admin. Oke, kasih linknya juga ya. Linknya itu ada di academiccat.com. Lu cari aja di apa namanya? Di Google. Ayo telepon keempat kita bantu edukasi terus Indonesia. Jadi teman-teman jangan salah ya, kita di sini cuma mau edukasi. Nah, ini telepon nih masih ring nih. Belum siap dia. Halo. Halo. Halo. Ya, dengan siapa namanya? Ee saya dengan Sandro. Iya. Ee umur saya 25 tahun. Oke. Eh saya sekarang bekerja di ee eh Sandro. Sandro itu kamu kayaknya kamu ngomong sama diri kamu sendiri di live yang kamu nonton tuh tadi itu bukan dari suara gua. Oh iya iya. Jangan mabok dulu, Sandro. Ini masih pagi, masih siang, Sandro. Yuk. Oke. Ini, Bro. Eh, saya mau tanya nih. Kan saya sekarang tuh ee baru melag nih secara finansial ya. Eh, saya juga itu sandwich generation. Oke. Itu gaji saya, gaji saya itu di kisaran Rp7 juta juga, dari income tambahan tuh ada saya dapat ee kerjaan ee joki-joki itu. Itu paling cuma dapat 1 sampai Rp1,5 juta, 1 sampai Rp1,5 juta gitu. Oke. Sekitar pendapatan 7,5 juta gitu. Oke. Tapi untuk biayain keluarga tuh saya sekitar habis tuh ee 5,5 sampai 6 juta gitu. Buat keluarga doang? Iya, buat keluarga sama adik. Ee ibu sama adik soalnya ayah udah enggak ada. Oke. Heeh. Ibu sama adik berapa totalnya sore tadi? Ee 5,5 sampai 6 juta. 6 juta lah. 5,5 sampai 6 juta. Oke. Oke. Berarti kamu bisa nabung berapa? Bisa nabung paling Rp1 juta 1 bulan. Oke. Oke. Ini untuk kamu berarti kamu sudah punya Rp10 juta belum ni di Bang? Ee belum sampai. Paling Rp7-Rp8 juta. Oke. Kamu investasi kah 7-8nya? Eh, setelah saya lihat-lihat tadi kayaknya enggak jadi kan? Bagus, SR. Oke, kalau kita ini kan tadi ada yang komen, Bro, soalnya ada yang bilang apa namanya? Banyakan yang udah pula juta. Nah, ini Sandro nih. Ini banyak yang mirip seperti Sandro kan. Oke, kita langsung benerin punya Sandro. Pertama Rp10 juta dulu lu, lu enggak bisa turunin kan expens-nya karena lu cuma bisa nabung Rp1 sampai Rp1,5 juta ya kan, income 7,5 juta. Jadi yang lu bisa lakuin cuma satu, naikin income. Gimana pun caranya naikin income itu lu cari sendiri, lu pelajarin skill, lu investasilah layar ke atas untuk naikin income. Ya itu udah enggak ada, udah jalan keluar, jalan keluarnya nabung Rp10 juta. Rp10 juta dulu. Ada utang enggak kamu, Sandro? Kalau ada hutang kacau nih kamu, pener gitu ada enggak? Ee kalau di saya enggak ada sih, cicilan motor ada, di yang masuk. Oke. Masuk ee biaya itu tadi. Oke. Pertama, Sandro, motor itu bukan rumah ya. Jadi rumah, motor itu masih golongan murah dan itu bunganya tinggi. KKB. KKB itu harus diselesain duluan ya. Jadi satu itu Rp10 juta dulu, Sandro. Kan kamu nih tinggal 2 bulan lagi ya. Rp10 juta rekening bank. Next-nya motormu lunas. Heeh. T simpan 6 bulan dan darurat ya. Berapa tadi pendapatannya? 7,5. 7,5 * 6 tuh Rp45 juta. Langsung gua hitungin. Kamu enggak usah hitung ya. 7,5 * 6, 45. Jadi Rp45 juta itu itu kamu langsung taruh di nanti kamu cari money market fund. Nanti kita kasih tahulah produknya apa ya. Jadi oke ketika lu udah punya Rp10 juta ya lu simpan 4, luasin motor Rp45 juta sampai situ dulu Sandro. Jangan investasi Sandro. Yes. Heeh. Ya, ketika itu udah beres baru kamu serang pakai 20% income kamu. Joki apa tadi, Sandro? Joki apa, Sandro? Ini Mobile Legends. Joki-joki tugas gitu sih. Oh, bukan jogi Mobile Legends ya. Oh, oke. Kamu tingkatin income-nya, tapi jangan nyari yang enggak benar tuh kayak gitu. Benar ya. Karena dunia ini tuh gua percaya pada karma, SR. Jadi kalau lu bikin sesuatu yang enggak benar tuh pasti balik ke lu. Ya, lu kalau bikin joki untuk orang lulus entar itu balik ke lu. Mending yang kayak tadi si apa? Eta namanya dia. Lu lu jokin orang startup buat bikin peach deck itu lucu juga. Gua juga baru tahu ada industri. Tapi kayak kamu tangkap ya Sandro ya, Rp10 juta dulu 2 bulan lagi dapat lunasin dulu motor kamu. Habis itu simpan Rp45 juta itu dulu, entar kamu telepon lagi. Oke ya. Kamu masih tanggal nol nih. Kamu masih bayi merangkak nih. Iya. Step satu aja belum sih. Belum selesai. Beresin dulu stepnya. Oke. Oke. Bro tim brak ya. W Sandro ya. Iya. Baguslah ada inisiatif mau nelepon mau belajar. Iya. Tapi juga respect juga bro buat Sandro ya. Jadi Sandro ya mahkotanya nyangkut ya di DC Cakung. Iya. Jadi teman-teman gini, jangan anggap lu jangan berkecil hati kalau kita bikin form untuk ngisi ya. Karena lebih baik lu bertanya. Karena ini yang gua enggak suka. Kalau sekolah tuh sukanya menjelekkan orang yang bertanya. Enggak. Di sini enggak ada yang menjelekkan. Lu mau tanya seperti saldo kita enggak akan bikin lucu tentang kalian. Kita akan ajarin yang menurut kita benar. Dan kita sangat respect orang seperti Sandro karena penghasilannya ya 7,5 juta itu juga di atas UMR satu dan dua, beliau ini Sandro ini masih mau menghidupi keluarganya. Top. Berapa banyak dari kalian ini yang bahkan enggak pernah ya traktir keluarganya atau kayak ajak mamanya makan? Pernah kasih uang ke ibunya. Jadi yang kamu kayak nyepelin Sandro di sini, kamu mungkin beban keluarga justru. Jadi iya betul respect ya apapun yang dilakukan. Beliau juga kayak joki ya, Bro. Ngerjain tugas ya itu kayaknya juga agak ilegal sebenarnya, tapi bukan agak… Iya. Tapi respect the green, pidana Sandro. Iya, Sandro ini culture ya. Jadi kayak inilah apa? Respect tapi respect, respect karena orang yang memuliakan keluarganya, memuliakan orang tuanya pasti ada aja, Bro, jalan hidupnya yang nanti dibantu ya sama yang atas. Jadi pertama ya tingkatin dulu pasih kamu punya skill ya, tambah lagi ya nanti mungkin harus lebih banyak jokinya bro, tulisnya lebih banyak sampai lembur-lembur. Betul. Nanti biar bisa double dulu simpan tadi Rp100 jutaan untuk dana darurat. Habis itu sisanya mikir yang agresif, serang investasi. Benar. Ini nanti kita sambil nelepon gua minta tolong itu bisa cepat enggak itu apa desainer kita, desainer berbakat kita itu lu bisa bikin enggak jos tangga ternak uang di sini harusnya tangga di sini loh. Bisa ya kok, kirimin lu enggak dengerin loh dari tadi loh. Hah? Sama sama ini apa? Iya sama ini. Tolong background-nya kayaknya harus terang bro. Mungkin warna biru. Oh, i karena ini baju kita kayaknya ketabrak. Jadi hijau nanti. Hijau nanti. Oke. Hijau. Hijau ya. Hijau nanti karena ini kan kemakmuran ya, hijau kemakmuran jadi dibikin ya tangganya benar sambil kita dengerin teman-teman yang lain dulu. Jadi gini nanti di kita bakal punya dua dua platform academi crypto itu trader profesional itu untuk nomor empat yang mau nyari alpha tapi untuk yang basic nih yang ini kan problemnya nih, basic iya langsung disp nih jadinya ya. Problemnya gini jadi nanti kita akan bikin platform juga edukasi ya, bukan bukan bikin sih bro itu udah ada, udah ada tapi semuanya direvap. Jadi yang ngisi bakal gua dan apa, Bro? Kakak karena waktu itu gua pas bikin ternak uang tuh duit gua masih 11 miliar, 12 miliar loh. Sekarang udah teh. Iya. Ibaratnya gua kayak anak kecil apa? Benar, gua anak kecil masih punya duit sedikit ngajarin orang itu menurut gua juga kurang iyaang gitu. Dulu dulu teri sekarang baby baby willha sekarang kayak gua ditelepon sama orang kementerian kayak tadi. Yes. Itu belum tentu dulu gua bisa jawab. Itu mungkin dia networknya kan sebenarnya kan dia negative equity kan, tapi dia punya rumah sama punya Rp300 juta dia punya semiliar gua cuma beda 10 kali sama dia ya gua ngerasa waktu itu sebenarnya gua enggak berhak-berhak amat untuk ngajarin dia gitu, yes kalau sekarang beda cerita nih gua bisa gua punya knowledge yang jauh lebih luas, produknya juga iya jadi entar kita bisa kasih kalian bahkan bukan bantuan akses tapi kita kasih tahu kalian contohnya gua dana darurat gua itu…
Bukan di reksa dana yang tadi itu yang disebut ada khususlah gitu ya, gua biasa dalam format valuta asing. Yes. Racikan spesial ya, Bro. Racikannya spesial. Iya, racikannya spesial.
Jadi, kita nanti bikin bracketnya. Jadi, kekayaan yang 0 sampai R juta tuh kayak gimana, 100 sampai sem tuh gimana? Karena produk keuangannya beda. I kita mau pemuda di Indonesia ini merdeka finansial. Iya. Tapi kalau ada yang bilang, "Wah, tapi lu bukan penasihat keuangan." Ya, hidupnya sial atau enggak? Gitu kan. Nih yang yang bikin tes penasihat keuangannya lu hidupnya masih sial. Kayaknya lu harta lu sejam tangan gua. Jadi kayak itu yang bikin tesnya, Bro, menurut gua. Jadi kayak enggak usah sok-sok kayak oh harus ada gelar itu semua orang miskin, miskin, miskin, miskin, miskin, miskin, miskin dan miskin. Jadi enggak punya hak ngajarin lu.
Dan lu kalau enggak suka sama apa yang gua kasih saran di sini yang tangga tadi ini tangga yang bikin triliun, Bos. I ya. Lu mau lu mau debatin gua. Oh, e ini apa namanya? Lunasin KPR dulu sebelum investasi. Ya itu lu aja sabar. Iya. Karena kalau kamu sudah lihat tangga, kamu bisa buat orang tuamu bangga. Betul. Ini dosen juga nih dari 0 sampai 100 miliar nih. Dari nol itu. Jadi kita tahu persis apa yang kita omongin gitu. Benar. Lima tangga ya orang tua bisa bangga nanti ya. Iya. Jadi yang tujuh itu kekayaan dan berbagi dan harapan kita. Nah kan banyak nanya kenapa sih kita bikin ini? Oke. Satu gua bukan benci sama live streamer. Gua cuman pengin semua orang tuh bisa lebih edukatif. Terus kalau lu tidak bisa edukatif, akui lu seorang entertainer. Benar. Dan lu jangan ngomong tentang keuangan. Iya. Atau gua pukulin dulu di sini. Atau mungkin di depan ada di scamelernya gitu ya. Saya badut git. Kami hanyalah badut gitu. Kami hanyalah badut dan buat ngelucu itu gua enggak akan gua aman. Tapi di saat lu bikin kayak oh ini cara ngatur duit gini lu lu bajingan anjing lu jangan ya. Jadi kita gua I have nothing with semua gua ngomongnya semua live streamer yang ada di Indonesia gua enggak masalah. Silakan lu mau ngelucu silakan, tapi tulis saya adalah badut gitu. Apapun yang keluar dari mulut saya itu bukan saran orang untuk mengubah hidupnya gitu. Karena apa yang kita kerjakan di sini tuh kita mau bikin Indonesia jadi maju.
Nah, fungsinya apa, Bro? Gua jelasin sedikit ya. Kita bikin begini supaya kalian bisa semuanya ke nomor tujuh, Bro. Benar. Tangga nomor tujuh. Tangga nomor tujuh itu apa? Ya, gua kasel tangga nomor tujuh adalah kekayaan abadi. Ya, lu ah punya kekayaan yang lu bisa turunin ke anak-anak lu. Dan yang terakhir adalah berbagi. Itu ya. Jadi tujuannya adalah nanti lu bantuin kita bangun-bangunin sekolah biar cepat 1000-nya. Iya. Biar ya Indonesia jadi lebih bagus lagi. Ini yang nelepon berapa tadi? Udah berapa? Empatnya empatnya nelpon itu aja udah ada yang nyampai tanggal 5 tuh satu orang bro. Kalau kita bikin gini lebih sering yang nyampai tanggal 7-nya banyak nanti banyak. Dan nanti kalau udah semua orang berbagi sebenarnya kalau semua orang ini tidak memikirkan hanya dirinya sendiri sebenarnya enggak salah bro orang memikirkan dirinya sendiri karena masih tangga pertama kedua. Pikirin dulu untuk diri kalian. Pantaskan diri kalian dulu sebelum kalian memantaskan orang lain. Nanti kalau sudah sampai tujuh ya negaranya lebih makmur, orangnya lebih pintar, orang bisa bantu orang lebih banyak. Saya jamin ya Indonesia 2045 Indonesia emas tuh bisa betul terjadi ya. Betul betul. Jadi kita harus bantu diri kita dulu. Makanya ada kita di sini. Tapi orang dibantu itu kalau enggak dengerin kita ngomongnya apa ya contohlah itu mereka enggak akan pernah bisa mencapai sesuatu karena orang itu kan ngerjain apapun itu adalah referensi ya karena kan dia pernah bilang ya kayak apapun yang di bawah matahari ini enggak ada yang baru kan betul jadi memang ya kita bukan siapa yang baru tapi siapa yang paling bagus betul dalam artian memberikan pesan dan juga message-nya ke kalian semua dan ya kalian harus hargai waktu kita karena kita cuma punya waktu seminggu sekali bikin begini Ya. Yes. Next center kita siapin form lagi. Jangan lu tanya. Jangan lu tanya ini dari mana. Ya, ini jawabannya dari Discord, Teman-teman. Yuk, telepon kelima. Yuk, let's go. Halo. Halo. Iya, Reza. Ini dengan siapa? Iya, ada tulisannya sini. Jadi, gua sama Reza. Reza benar? Iya, betul. Oke. Gimana Reza? Problem keuangannya apa Reza yang bisa kita bantu?
Ya, selamat siang Bro Timoti dan Prof. Kalimasada. I ya, nama saya Reza. Dengan adanya sesi konsultasi keuangan gratis ini ya, saya terima kasih. Izin bertanya ya. Izin bertanya. Lanjut. Iya. Jadi, keadaan ekonomi keluarga sekarang sedang banyak pinjaman karena orang tua tertipu investasi bodong yang disarankan temannya. Oke. Investasi bodong apa, Reza? Iya. Jadi tuh kayak di produk keuangan gitu. Oke. Ya, dengan uang pinjaman. Oh, jadi dia pinjam uang untuk investasi bodong. Iya. Oke. Nah, untuk melunasi hutang tersebut saya menyarankan untuk menjual aset yang tersisa seperti rumah dan sawah untuk segera melunasi hutang tersebut. Ya, karena seperti yang dibilang Bro Tim, uang adalah energi dan hutang mengambil energi kita. Pinjamnya ke siapa? Nah, pinjamnya ke orang gitu. Orangnya apa nih? Orang-orang linta darat kah? Orang emang lahard manusianya apa nih? Kerabat kah atau apa? Iya seperti saudara gitu. Oke. Itu kan berarti hutang yang bunganya enggak fix berjalan itu bisa diomongin fleksibel. Fleksibel tuh ya. Itu udah itu udah at least ya itu hutangnya bukan hutang yang sulit untuk dibenahin. Oke, lanjut. Nah, jika nanti sudah terjual itu apa rumah atau sawahnya ya kira-kira sisa uang tersebut harus dikelola, dialokasikan ke mana gitu. Oke, gini, sawahnya itu income generating atau enggak? Enggak. Tuh, jadi tuh sawahnya tuh kan dibagi tuh buat yang produksi sama yang kita. Nah, itu hasilnya kecil banget gitu. Oke. Oke. Satu ee equity-nya berapa? Equity sawah berapa? Equity rumah berapa? Hutangnya berapa kira-kira rumah itu? Sekitar Rp350 juta sampai Rp400 juta dan sawahnya itu sama juga sekitar 350. Hutangnya. Hutangnya berapa? Hutangnya sekitar Rp150 juta. Oke, gampang. Gini ya, rumah itu jangan dijual karena rumahnya sudah lunas kan? Rumah udah lunas. Oke, rumah jangan dijual gini. Worst case dari rumah pun ada cara untuk tidak menjual rumah. Untuk nutup itu lu bisa nyicil kembali rumahnya bisa direfinancing namanya coba itu jangan ya itu bukan saran dari gua tapi itu bisa jangan sawahnya dulu sawahnya enggak income rating dan itu pasti makan duit berarti untuk maintain berarti negatif kan apa namanya enggak enggak makan duit sih bro cuma dia di gitu jadi ada yang ngurus dia yang panen ya cuma hasilnya hasil Oh iya tapi kalau kalau lu bagi hasil kan berarti lu enggak yelding dari tanah lu itu. Itu efektif itu negatif lah real return-nya negatif IRR-nya kalau dihitung itu pasti negatif jadi sawahnya gua akan lepas kalau gua jadi l jadi dengan lepas sawahnya harusnya udah udah udah udah bisa bayar hutang ya kan iya bisa nah sawahnya lepas bayar hutang gua juga enggak akan pegang sawah lu mendingan pegang di RDP udah pada pegang sawah itu. Karena itu gini lu kalau misalnya enggak sesuai bahkan dengan inflasi real ya 1 sampai 3% itu sawah lu negatif. Karena apresiasi tanah tuh bohong. Ketika lu jual pasti entar kena biaya V agent terus orangnya minta 20% diskon. Jadi capital gain lu tuh basically enggak ada lah dari sana. Gua akan sikat sawahnya dulu. Sikat sawahnya dulu. Setengahnya gua pakai untuk lu langsung lunasin hutangnya. Tapi balik lagi hutang kan bisa negosiasi, bisa termin, dan bisa tidak berbunga kalau sama kerabat. Yes. Tapi itu pentingnya edukasi balik lagi ya. Jangan teriming-iming gitu. Itu yang bikin negara ini jadi jelek. Setuju karena banyak sekali oknum-oknum yang bikin investasi bodong yang bikin ini semua industri jadi kacau. Iya. Jadi jawabannya adalah kamu bisa lepas hutangnya itu kan tapi lagi butuh diskusi dengan orang tua. Kamu bisa lepas sawahnya untuk lunasin hutangnya setengahnya lagi kamu pakai untuk darurat itu kamu langsung langsung tangga tangga nomor tiga tuh. Berarti ee untuk rumahnya itu enggak usah dijual juga gitu ya? Enggak ngapain urgensi jual hutangnya 150 rumah lu 350 jual atau kamu punya planning kalau misalkan jual rumah mau diapain itu satu sawah satu rumah beda sama rumah yang sekarang ditinggalin gitu loh. Oh lu enggak pakai rumahnya? Oh punya dua rumah berarti. E lu bikin susah diri sendiri loh. Gua kira itu rumah residensial lu itu berarti rumah kedua. Iya rumah kedua enggak dipakai? Enggak dipakai. Di disewain. Iya ya. Kalau lu itu kan terserah lu, itu kan aset. Kalau gua jawabannya gua enggak akan pilih second home sebagai equity tambahan. Gua akan pasti investasi lebih di apa namanya saham dan juga atau kripto ya. Gua enggak akan jadiin itu event konsiderasi aset karena itu capital gainnya fah. Jadi kalau lu emang tapi kan lu enggak butuh jual rumahnya juga. Buat apa lu mau jual rumahnya tiba-tiba? Iya maksudnya mau dipindahin ke instrumen yang lain gitu. Oh, boleh lu pindahin lu pindahin ke money market fund aja kalau gitu. Sawahnya si sawahnya dulu potong satu dulu. Ngapain dua-duanya langsung? Sabar aja dulu. Sabar. Lagian lu mau jual juga belum tentu langsung laku kok. Iya soalnya itu juga permasalahan gini. Kalau lu mau jual lu listing harga bagus dulu. Kalau orang ada yang mau ngambil harga bagus saya sudah ambil. Kalau enggak y wes gitu ya. Jangan dipaksa lu jual kayak bu turun 40%. Utangnya kan juga bisa dinego kan. Utangnya juga bisa dinego soalnya. Gampang kondisi lu gampang. Oke oke oke. Sawahnya dulu kalau itu yang dipotong dulu karena itu pasti negatif. Rumah lu masih bisa sewain buat 3,5% lah at least. Ya berarti langkah pertamanya harus jual sawah dulu baru nanti sisanya untuk bayar hutang dan alokasi. Negosiasi salah salah salah. Negosiasi hutang dulu udah dapat term yang paling bagus pakai sawah untuk lunasin hutangnya. Rumah keduanya dibiarin. Disewain aja. Ya, kalau masih ada penyewanya, lu listing aja. Lu kan tahu emang ini berarti ini kan kemauan lu jual, bukan karena kebutuhan utang. Gua kira tuh tadi awal kebutuhan utang ya. Karena ini ada utang itu sendiri 150 itu kan sawahnya bisa nutup utang ya. Gimana? Sawahnya bisa nutup utangnya dong. Iya. Kalau nanti kejual sawahnya. Iya. Oh, lu enggak PD bisa jual sawahnya? Iya. Maksudnya kan sawah itu kan dan rumah kan susah ya, Bro. Jadi, ya itu dia makanya enggak Reza kamu mau kamu apain duitnya kalau misalkan misalkan nih apa sawahnya bisa di jual kamu apain duitnya untuk itu melunasi hutang dulu oke sisanya terus sisanya sisanya uangnya mau kamu apain tadi seperti yang udah dijelasin tangganya kan harus ada dana darurat dulu kan sisanya oke jadi kamu engak gua gua enggak bingung gua bingung masa orang yang punya punya dua rumah sama satu sawah lu enggak punya uang Rp10 juta dulu rekening lu enggak Nah, itu masalahnya itu. Jadi, orang tua tuh kan ya karena tergiur dari teman jadi apa-apa kayak gitu tuh langsung sikat sikat sikat gitu loh. Oh, gini gua paham. Semua tabungan orang tua lu tuh habis di investasi bodong ini. Iya. Oh, kalau gitu rebalance ya. Lu jual sawahnya pasti harus dijual harus dijual tuh. Lu jual diskon lah. Lu jual diskon kan lu sawahnya Rp300 juta ya kan? Iya. Lu jual diskon yang bisa langsung tutup hutang. Jadi utangnya tutup dulu. Oke oke oke. Jadi lu jual sawah tutup utang rumahnya dibiarin dulu. Biaya sewanya kan lu dapat sewa tuh Rp300 juta. Berarti lu bisa lu bisa rumah Rp400 juta itu harusnya lu dapat sewa berapa per tahun? 15. Oh udah oke banget. Itu jalannya tinggi loh. Itu besar sekali. Rp15 juta sudah dapat yang tanggal pertama tanggal 2 lu selesaiin dengan sawah tinggal tanggal ketiga dan itu lu yang nabung dengan income lu. Iya 5% kan dia dapat salah. Iya lu lu beresin satu dan dua dulu nih. Beresin satu dan dua. Dan ya bilang orang tuanya jangan investasi bodong gitu. Iya iya. Makanya nih sekarang kan ee asetnya tuh saya yang megang gitu. Jadi orang tua tuh udah percaya ke saya gitu. Oh ya udah udah gitu lu beresin sawahnya terserah lu jual minus berapa dari total aset yang ada sekarang. Uangnya lu pakai pure buat bayar hutangnya. Uang sewanya lu pindahin ke pos yang pertama ya lu punya uang di rekening habis itu baru build dana darurat pakai uang sewanya. Simpel. Oke. Oke. Oke. Semoga terjawab ya saya ya. Iya. Terima kasih, Bro Timoti dan Prof. Paling masih ada. Oke. Oke. Ya, kita apresiasi lah ya keberanian dari Reza karena malu bertanya sesat di jalan. Malu bertanya sesat di jalan. Oke, gini. Jadi orang tuanya percayain dia. Tapi ini punya problem fundamental. Ini mungkin orang tuanya feeling gua ini punya income yang lumayan karena bisa punya dua rumah sama satu sawah. Tapi akhirnya gedy dan berhutang untuk investasi bodong. Ini nih ini orang Indonesia ini tipikal orang Indonesia nih. Enggak boleh berhutang untuk investasi. Itu ajaran sesat bro. Orang yang bilang, "Oh, investasi ini return-nya sekian." Terus kamu hutang buat ambil investasi. Itu sesat sesat ya ya haram hukumnya ya haram investasi yang fixed return-nya di atas risk free rate nanti kita jelasin investasi yang bisa ngasih fixed return di atas yang namanya risk free rate itu apa itu return kalau lu taruh di obligasi pemerintah kalau ada investasi yang bisa jaminin setahun fix 15% scam ya enggak ada investasi yang fix oke ya gua bukan ngomong per bulan ini Indonesia bahkan ketipus per bulan lu dengar omongan gua investasi yang per tahun fix 15% scam ya, fix 20% scam. Apalagi 10% per bulan gua potong kuping nih kalau lu bisa begitu. Benar ya. Ada trader yang bisa bilang segitu gua potong kuping nih ya. Iya. 10% sebulan lu Jim Simens lu anjing. Iya ya. Enggak ada ya teman-teman apapun ya yang fix ya enggak ada yang enggak ada yang pasti bro ya. Dunia aja enggak pasti apalagi investasi ya. Jadi W Reza, Bro yang L investasi bodong. L investasi bodong. I investasi bodong tuh memang bangsat orang-orang. Oke. L investasi bodong ya. Ya hobinya itu emang gitu makanan di rakyat kecil, Bro. Benar mereka itu dan itu bikin industrinya. Iya. Contohnya ya kan afiliator yang zaman dulu ya kan banyak investasi-investasi bodong seperti itu yang bikin akhirnya industrinya rusak. Benar. L. Investasi bodong ya. L. Kita di sini kita mau benahin industrinya yuk. Ya. Pakai tangganya ya. Benar. Ya, kita kita post di Instagram deh hari ini. Benar. Kita selalu kayak kasih pendekatan yang realistis dan juga dinamis, Bro. Dengan suatu keadaan market yang ada yang ada bilang kayak, "Oh, mereka berdua ngajarin cara kaya dari koin-koin kripto itu aja nomor empat monyet." Iya. Akademi kripto tuh dibikin emang untuk profesional yang mau berkarir di kripto itu sama kayak akademi AI, akademi biotech gitu. Yes. Akademi lu aerospace engineering gitu. Dan gini, biasanya yang investasi bodong itu selalu menyerang orang-orang tua ya. Orang-orang tua orang-orang tua diimingin nih. Jadi kalian hati-hati bapak ibu kalian kalau nawarin kalian kayak nih ada ya istilahnya apa misalkan mereka bilangnya ya, Bro. Oh ini kayak apalah arisan apa gitu. Ini fix ini ya. Ini nanti dititipin ke teman mama duitnya itu L gitu ya. bilang lu tahu enggak maksudnya gua pernah bilang ke gua ada temannya nawarin katanya jadi dia bilang ada robot trading katanya bisa 5% sebulan gua bilang mana bawa sini anjing iya sama juga dulu juga mertua saya juga benar dia jadi best friend-nya dia nih kayaknya emang udah kayak kecanduan begituan nyawarin nyokap gua taruh uang Rp400 juta dikasih 5% sebulan gua bilang bawa sini anjing manusianya bawa sini gua suruh datang ke rumah lu tahu orangnya apa gua anjing-anjingnya di situ. Eh goblok lu. Ini Metatrader lu ini dietting nih gua kasih tahu monyet goblok gitu. Iya 5% sebulan ya gua taruh semua harta gua nih, gedung semua gua likuidasi di sini gua kasih ke lu lebih enggak bisa fix anjing di market. Yes. Warren Buffett itu 20% anjing fluktuatif ya bro ya bukan fix ya. Iya Warren Buffett ya itu se itu ribuan triliun itu 20% karena bunga majbook tuh besar sekali teman-teman. Lu bikin 5% sebulan anjing bro. Gua jadi pelacur di jalan, anjing. 5% sebulan lu fix 5% gua jadi pelacur di jalan. Enggak bisa. Tapi, Bang. Jangan. Tapi, Bang. Lu lihat nih teman-teman gua yang punya MI semua di Indonesia itu mati-matian lawan IHSG anjing. Lawan nyari Alpha tuh mati-matian anjing. Tapi bang out perform e gitu mereka sampai kayak anjing kayak punya analis 50 Bloomberg semua. Terus lu bilang kayak dengan forex Metatrader lu itu 5% sebulan mati lu anjing. Penipu tahi lu goblok. Orang-orang kayak lu tuh atau afiliator yang bisa. Oh ini 1 persen sehari ini anjing. Tapi Bang tapi Bang gua. Kenapa? Karena kasihan orang-orang kayak gini harus jual sawahnya. Iya benar. Gua bukan maki-maki lu doang yang pakai. Gua maki-maki yang bikin. Kita ini masih belum segera bisa sembada pangan, Bro. Karena sawahnya buat investasi bodong. Nah, ini nih. Benar. Gua minta tolong nih ya orang-orang yang nonton ini ya para penegak hukum tolong ini investasi bodong kayak begini kasihan. Yes. Rakyat kecil nih yang di bangsa ini kasihan menurut gua ya. Tapi ini gue kita kita bagian kita lakukan bagian kita nih. Kita edukasi rakyatnya. Oknumnya silakan kalian yang tangkap tapi kita ini edukasi rakyatnya ya. Karena kalau enggak ada marketnya mereka enggak bisa makan. Setuju? Lu mau tahu enggak apa yang dilakukan dengan 5% itu? Uangnya diambil semua sama mereka 100%. I metader lu dimainin itu. Yes. MT4 lu itu dimainin. Duitnya buat main di MBS. Duit duitnya mereka main judi di MBS. Gua custom ya. Jadi mereka ini bikin investasi bodong. Ini cara mainnya gini simpel ya. Bikin robot sistemnya MLM join dapat orang dapat join lagi. Metatradernya fake. Metatrader fake 5% sebulan. Habis itu mereka pakai judi main bakarat di MBS. Jadi dapat referal buat yang dia ngajak teman yang lainnya. Iya itu dapat referal bro. Jadi uangnya lu taruh dia dapat referal. Makanya ngajak-ngajak kayak nyokap gua diajak. Lu bisa baik enggak lu kayak mau nipu nyokap gua gitu. Salah nipu nyokap dia. Gua masukin lu anjing. Benar. Jadi ini bro kayak tapi mereka kekeh banget gitu orang tololnya yang marketnya enggak ngerti bro. Kenara kejebak sama temannya ya. Percaya kata teman tapi masuk di di lobi di lobi yang di hotel Bro. Tapi gini tapi kok teman mama kan udah punya Mercy gitu ya. Mercy murah anjing. Mercy tukang tipu anjing. Itu pasti masukkan neraka itu. Enggak. Terus pasti ini kan kalau enggak naik BMW ya Mercy kan leadernya enggak. Oh leadernya iya iya leadernya Mercy itu apa si pakai Erme Erme Erme belt tuh leader-leader anjing tu sama boxer warna merah biasanya. Terus ini bro Porser warna merah kan biasanya. I iya. Jadi itu tuh kayak industri yang paling busuk menurut gua. Gini, kalau MLM yang biasa kayak Tupperware gua masih mungkin oke kali ya. Ada produknya misalnya kayak apa ya? MLM yang Herbalife lah. Herbali lah kita ngomong Herbali lah. Herbalife tuh ya itu MLM sistem distribusi. Tapi kalau lu ngeponziin skema keuangan yang 5% seb tuh bahkan tawarin tuh ada yang 10% bro. Iya. Lu gila lu compound 120 lu Jim Siemens anjing. Tapi B gila lu anjing. Ya apa kalau kata Bang Napi dulu waspadalah bro ya. Ada yang orang nawarin investasi return-nya fix ya. Waspadalah. Tapi yang gua bikin lebih kesal lagi mereka tuh sama-sama kita sama begituan. Benar. Ah mereka ini afiliator kan. Affiliator tu bilang uh pencet atas pencet bawah pencet atas bawah. Iya. Pas podcast pas di podcast orang kayak gitu tolol anjing. Yang masa enggak bisa kayak sepersen sehari begitu ya. Ayo siapa yang bisa sepersen sehari? Sini. Lu kira iki seperen sehari. Iya goblok lu sepersen sehari itu anjing itu gede banget teman-teman. Mereka bilang bisa terus-terusan gitu. Benar. Market aja enggak buka 305 dah hari liburnya. Eh, salah hitung lu. Bahkan ditawarnya salah hitung. Benar. Ya kan? Hati-hati ya investasi investasi yang nawar. Pokoknya gini, investasi fix di atas risk free rate berapa? Risk free rate obligasi negara. Gampang ya. Jadi kalau lu bikin finance nih, gua ajarin finance nih. Gua tahu lu bukan orang kua kan. Gua ajarin simpel. Lu analisa perusahaan itu adalah namanya discounted cash flow. Lu diskon arus kas masa depan perusahaan dengan risk free rate ini. Nah, kalau lu dikasih risk free rate misalnya 7%, Bro, Kak tawarin gua tim gua gua fix 10%. Enggak mungkin anjing gua bilang. Iya. Tapi kalau dia ngomong tim gua itu historical pernah 20% beda ya. Pernah belum tentu bisa lagi bisa lagi karena ya future performance ya. Nah, tuh ada yang bilang tuh resper rate Indonesia 6,75. Benar. Jadi kalau dikasih fix di atas 6,75 per tahun lu nipu gitu. Tipu lu. Yes. Bahkan prospektur sana mereka enggak boleh bilang bahwa mereka bisa kalin indeks loh. Enggak boleh. Benar. Tapi ya W Reza ya. W Reza ya. Karena Reza kita jadi mau bantai apa penipu-penipu ini L ya buat ini. Karena menurut gua gini Bro orang-orang yang bikin investasi bodong itu kategorinya tuh pengecut. Benar. Mereka itu penipu. Mereka ngumpet fraud. Ya, ya. Mereka tuh gua enggak tahu mereka penipu. Ada orang jahat ya kan yang bikin macam-macam di dunia ini. Kalau mereka itu maksudnya kategori penipu. Mereka tuh pecundang yang cuman ngumpet di luar negeri yang di sini pakai badut ya. Jadi kalau lu t pakai belt Ermenegildo Zegna-nya itu itu badut tuh. Yes. Itu badut. Airmen-nya second tuh kayaknya. Iya. Mereka pakai badut di depan. Dipinjamin Rolex S1 jadi badut di depan. Benar. Mereka yang asli yang punya duitnya di luar negeri. Ya, mereka ketawa-ketawa ini percaya nih sama forex-forexnya. Terus mereka judi di MBS main bakarat ya. Lu kalau enggak percaya lu masuk ke lantai yang paling tinggi di MBS lu main bakarat di situ Singapura itu ada mereka I dipill dong jadinya. Iya kespel dong. Kespill dong. Oke. Jadi jangan ya rama-rama orang miskin. Yes. Gimana ini ininya tangganya dia lagi desain kayaknya enggak sempat loh. Oke. Oh udah udah hampir. Cit bawah sini. Nah, ini Joshua ini benar desainer kita nih. Supaya di sini gua lagi dengar lagi dengar-dengar ini loh. Jos, jos, jos, jos jos. Gua kirim deh. Kasihan banget lu. Kasihan banget anak ini. Jadi kita belum selesaiin show-nya. Kalau belum ada tangganya, belum ada tangganya gua enggak selesain lu. Mereka ini ingin naik ingin naik tangga kehidupan, Bro. Biar enggak kena investasi bodong. Teman gua ada yang baru WA, Bro. Katanya supirnya nanya Timoti itu siapa? An. Oh, iya. Wah, ini mantap. Ini kayaknya acara keuangan terbesar di dunia ya. 42.672. Eh, ambil air putih dong. Panggil Jeffri sama ini Alvian rokok. Kalau udah 1 jam 20 menit ini eh 100 120 menit ini udah udah rokoknya udah enggak tahan. Udah asem gua. Iya. Karena ini biasanya orang yang nawarin investasi bodong ya.
Itu orang yang udah enggak ketolong, Bro. Ya, harusnya dilempar ke gorong-gorong, ya.
Ada yang bilang, "Kok gua enggak di-call?" Eh, yang daftar ada 1.000, itu cuma pilih lima tercepat. Pokoknya yang tercepat kita pilih. NPD banget lu. Lu NPD banget lu. Lu kira daftar cuma lu yang daftar, cuma lima.
Terus ada yang bilang, nanti ada yang bilang, "Oh, tapi kan kalian tidak berlisensi untuk mengasih saran finansial." Anak anjing lu diam. Ya, enggak perlu, ya enggak perlu lisensi, karena yang berlisensi juga masih sial hidupnya. Karena rapot di dunia nyata itu duit, itu rekening di bank. Iya. Lu kalau belum masuk bracket tier-worth tertentu, bracket gua tuh bracket bareng Opa-Opa 65 tahun. Iya.
Tapi Bang, jangan tapi Bang, mana CFA? Kerja buat kita, kerja buat kita, ya yang bergelar-bergelar itu kerja. Itu kadang kan lu dosen, Bro. Iya. Dosen keuangan lu lah, ya. Lu kan dosen keuangan, lu emang aja keuangan. Ya, wi lah. Iya, kayaknya. Tapi pernah ada enggak sih di dunia ini kayak yang triliuner, tapi ngajar kayak di ngajar keuangan? Kayaknya enggak ada sih? Jarang. Karena apa? Karena mereka juga enggak mau kasih tahu ke kalian, ya, Bro, tentang hal yang benar. Hm. Karena mereka kan pasti memiliki tujuan tertentu, memiliki produk tertentu. Jadi, orang melihat ya yang triliuner—saya ngomong biliuner lah, ya—ini melihat kalian tuh seperti produk, seperti domba yang bisa mereka sembelih dengan mudahnya.
Mari, itu yang mereka ini enggak mau, ya enggak mau kasih kalian, ya sesuatu yang mak… enggak sih, Pakih… sesuatu yang beneran, yang sesungguhnya. Cuman karena apa? Karena kita begini, karena kita itu memang dari orang miskin, ya, start-nya orang miskin, mulai orang miskin. Jadi, yang bilang kayak, oke, saya tuh terprivileg, iya, orang tua saya kasih saya pendidikan yang bagus, tapi saya bisa kembangin semua itu karena pikiran saya sendiri. Jadi, saya di-privilege karena saya dapat pendidikan, pendidikannya oke. Mari, itu tapi saya pernah tahu rasanya, ya, gimana makan, ya, 7.000 sehari, makan mie instan. Dan di titik ini pun saya enggak mau teman-teman saya di sini tuh sama, ya. Jadi, kita, ya, kasih edukasi yang beneran, apa yang harus kalian lakukan. Struggling kalian hidup itu, kg asmara kalian, kita juga tahu. Benar. Karena satu hal itu inter-twin, Bro. Enggak bisa kita pisahin satu hal dengan yang lain. Jadi, kita di sini pengin ngajarin kalian, ya. Entah kalian lebih tua atau lebih muda, ya, mungkin bisa jadi kakak online. Karena gini, Bro, yang berlisensi juga ada bilang nih, ada yang berlisensi tanya-tanya kayak Joska kena kasus. Ya, benar, berlisensi nya juga banyak yang kena kasus akhirnya.
Karena gini, ketika orang keuangan ngajarin bebas finansial, tapi mobilnya X1. Benar, gua enggak percaya, anjing. Ya, mereka ngajar keuangan. Enggak percaya gua. Mereka ngajar keuangan. Katanya bebas finansial, lu belum bebas. Iya, lu belum nyampai tanggal ketujuh bangun sekolah satu aja enggak mampu. Benar, kalian ini ngajarin keuangan, tapi kekayaan masih di angan-angan, gimana? Ayo, masih di mimpi lu. Benar, kayak uh, mau bebas finansial, lu aja nge-cost di BSD, anjing. Hah? Itu sumpah, financial plan tuh ada nge-cost di BSD, lu nge-cost, anjing. Benar, anjing. Kayak kita mau matiin semua industri, mati nih, pasti habis ini mati, sudah selesai, lu enggak usah bayar lagi. Kan mereka biasa bayar konsultasi kayak R juta per jam, anjing. Mereka aja masih mau dibayar R juta per jam, Bro. Iya, Bat lu warna biru tuh kayak… iya, Honda Beat tuh warna biru. Kerja dulu, Bos. Kita ketika udah punya dusk baru ngajarin, jangan kebalik nih. Iya, jangan kebalik nih.
Ya, jadi gini, kenapa perlu ada platform Ternak Uang? Satu, ketika kalian tanya tadi, "Oke, gua mau nyerang nih, Bro. Nyerangnya mau… mau beta nih, L." Mau nyerang beta, produknya apa? Nah, kita enggak bisa jelasin kan? Misal kita beli, oh, lu beli semua saham di dunia, lu bingung kan produknya apa? Ya, kita enggak… kita enggak bisa kasih tahu di sini karena enggak semuanya orang punya akses. Yes. Ya, ada yang bisa rebalance otomatis saham satu dunia. Jadi, lu betting ke kepintarannya manusia. Return-nya enggak besar, tapi ada gitu. Yang tracking index, kayak misalnya MSI, IT index dan lain-lain, itu nanti kita bisa sharing, Bro, yang beta itu yang mana, alfa itu yang mana. Terus misalnya dana darurat. Gua sih sudah canggih, k… darurat kita, Bro. Iya. Kita ada pakai yang produk yang lokal, produk Singapura, produk yang di luar. Redalio tuh punya ITF, Bro. All Weather namanya. ALW. Nah, itu kan lu enggak ngerti. Nah, ini dia gini. Jadi, nabung C R juta itu gampang, semua orang… gua tarik ini bisa gini, ini bisa… semua orang punya bank. Lunasin semua hutang, kecuali KPR, hutang kecil, kartu kredit, hutang-hutang anjing itu lunasin. Simpan 3 bulan. 3 sampai 6… ter-revisi. 3 sampai 6 minimal. Tapi minimal tiga. Tapi kalau gua bilang S broka, gua sama brok tuh ekstremis dana darurat. Kita biasa… kita berapa ya daruratnya? 100 tahun nih gua. Dana darurat kita 100 tahun. Jadi, nah, dana darurat, balik lagi produknya apa aja. Kalau tadi yang kayak si Eta tuh kan lu bisa kayak taruh di yang stable fund, kayak misal Sukor punya Sinarmas, punya Dana Stabil. Balik lagi, kita enggak pernah… yang gua ngomong tadi misalnya Alway, kita enggak dibayar sama Spider ETF dan lain-lain. Ini apa? No endorse, no endorse, kita cuman edukasi. Nah, Dana Darurat ini ada banyak produknya, Bro. Yes. Yang Indo ada. Yang Singapura tuh ada kayak US Tracery. Di M Singapura juga ada pakai SGD. Yang suka SGD. USD di Indonesia ada banyak. Ada dua produknya. Tapi baru launching kayaknya baru bulan ini, bulan depan. Jadi, entar kita kasih tahu kalian di dalam Ternak Uang. Empat, investasi minimal 20% dari income. Nah, ini Bro, ini yang seru nih. Iya. Ini kan ibaratnya ini… ini persiapan masuk ke hutan. Benar. Ini masuk hutan nih. Ini udah rimba nih. Ini rimba nih. Setelah tiga tuh rimba. Setelah tiga tuh rimba. Jadi, ini batas… batas gampangnya di sini. Ini rimba ni, ya. Karena dana pendidikan anak tuh sulit sekali, Teman-teman. Sulit sekali. Banyak artis yang enggak punya. Yes. Even yang income-nya R miliar sebulan. Banyak yang enggak punya loh. Dan ini juga statistik loh. 80% atlet dan juga artis itu bangkrut setelah mereka pensiun. 80%. Kenapa? Karena… karena mereka enggak pakai tangga kita. Yes. Mereka enggak… enggak tahu kita, enggak kenal kita. Makanya bangkrut, ya. Jadi, buat lu presenter TV, artis, pemain bola, nonton. Ayo, sini nonton. Benar. DM Timot Ronaldo. Stop. Jangan DM. Enggak bisa balas. Nonton aja. Nonton. Kalau misalnya apa namanya, lu nontonnya orang tidur di pagi hari, enggak dapat ini, enggak dapat tangganya, ya, pendidikan anak. Nah, pendidikan anak itu bagian dari ini. Ini by the way inspirasi dari dia, karena gua akhirnya setuju, kayaknya jang… gua dulu dana pensiun, kok. Tapi dana pensiun tuh jauh… jauh… jauh banget, dana pensiun jauh banget. Dan pendidikan anak tuh biasa, bahkan bisa lebih besar loh. Yes. Pendidikan anak tuh bisa lebih besar daripada dana pensiun. Karena lu mesti siapin sampai kayak 17 tahun, Bro, ya, berarti, ya. Oh, iya, lebih dong, 20… berapa lulus? Berapa sih SMA? 17. Enggak kuliah beres du… 22. Benar, soalnya enggak kuliah, soalnya enggak kuliah, gua lupa benar atau child free, bas-nya iya. Jadi, pendidikan anak ini besar nominalnya, ini besar sekali nih. Nanti kita jelasin di dalam Ternak Uang caranya gimana, ya. Nah, tapi yang kita bahas nomor empat dulu deh. Nomor empat ada beta, ada alfa. Nah, beta itu produknya apa? Contohnya kayak di Indonesia banyak yang ngajarin, oh, beli yang reksa dana saham ini, salah. Lu harus belinya indeks kalau mau beli Indo. Ya, indeks tuh ada beberapa, ada indeksnya Serikah Hati itu yang lebih ESG. Ada Pvindo High Grid. Nah, itu dua-duanya ada ETF-nya. Indo itu juga ada ETF, Bro. Dan ada reksadana index namanya. Nah, itu lu bisa pakai tuh reksadana index. Tapi kalau di… lu mau yang lebih agresif, kuncinya tuh holy grail, Teman-teman. Ya, holy grail itu di saat lu menemukan ya berbagai aset yang bisa ngasih alpha terus uncorrelated. Contohnya, contohnya lu bisa punya Bitcoin, lu punya IHSG Indonesia, lu punya misalnya indeksnya India, lu punya indeksnya Cina, ya, lu punya world index-nya dunia, lu punya gold, lu punya lukisan—lu jangan salah, lukisan tuh juga mantap return-nya, ya—lu punya jam tangan, itu uncorrelated aset class, ya. Nah, ini seru nih. Ini bakal banyak banget yang kita… paling bahas tuh mungkin ya 1, 2, 3 kan straight forward, ya. Empat ini bakal banyak kita bahas cara nyerangnya buat bikin lima, lunasin KPR. Nah, yang seru lagi yang nomor tujuh, Bro. Yes. Dan gua tahu persis kalau member yang di akademi crypto banyak yang di level 7, karena teman-teman gua itu banyakan yang dituju. Jadi, bikin sama jaga. Wah, itu di entirely different game tuh. Benar. Karena orang selalu berpikir tentang memperoleh, ya, tapi enggak pernah berpikir tentang mempertahankan. Padahal faktanya tuh mempertahankan tuh lebih sulit daripada memperoleh. Karena satu, Teman-teman, yang manusia paling benci itu adalah konsistensi. Orang itu selalu mudah bosan, mudah menyerah, dan gampang puas. Apalagi kalau kalian sudah di titik yang atas nih biasanya, ya, kalian untuk ya mempertahankan, ya, yang namanya… ya, kita ngomong ya, kekayaan itu tuh harus sangat membosankan, Bro. Mungkin untuk memperoleh kekayaan, game-nya itu sangat menyenangkan. Untuk mempertahankan kekayaan tuh game-nya sangat membosankan. Karena setiap hari kamu tuh harus tetap konsisten, put the effort, lakukan 100% sesuatu yang sama terus-menerus dari hari ke hari. Itu yang bikin orang bosan. Betul. Hingga akhirnya mereka enggak jadi kaya lagi karena mereka merasa puas. Nah, itulah kenapa ya Redali juga ngomong di bukunya, ya. Ya, why nations fail? Yaitu adalah ketika suatu negara itu merasa mereka sudah cukup, mereka akhirnya akan bersantai dan akan ada negara lain yang bisa mengganti, ya, dengan biaya produksi yang jauh lebih murah, hingga akhirnya negara tersebut bisa kalah. Jadi, betul, kita harus paham, Bro. Nanti kita bisa ajarin nih di sini, kan mungkin masih bisa konsentrasi nih, Bro. Yes. Tadi kayak tadi si Rizki kan, dia barbel tuh, dia saham 50, Bitcoin itu di-barbel sama dia. Tapi nanti di tujuh ini… ini kita bakal ngajarin wealth preservation nih, cara bikin all weather portfolio. Karena gini, alpha tuh kita yakin… kita banyak, Bro, Kaka dan anak gua nanti ke depannya ya, mungkin enggak bisa nyari alpha. Oh, gitu. Mungkin nol alfanya. Jadi, kita akan siapkan nanti apa all weather portfolio-nya yang bisa tahan. Karena untuk bikin portfolio bisa tahan nomor tujuh nih, gua mau jelasin, makanya enggak cukup, pasti ini bisa 10 jam sendiri nih. Karena itu ada… ada empat ya, periode dunia itu ada empat: ada high growth—high growth tuh di saat orang-orang bakar-bakar duit, startup high growth—ada low growth, ya, ada high inflation, low inflation. Lu harus punya empat aset kelas ini untuk jaga kekayaan. Itu yang level kita mainin sekarang, ya. Jadi, kita punya aset… aset apa yang bagus kalau lagi inflasi? Kita punya gold, ya, kita punya Bitcoin. Aset apa yang lagi bagus kalau inflasi turun? Nah, kita punya aset apa yang lagi bagus kalau high growth? Kita juga punya exposure. Yes. Low growth kita juga punya exposure. Kita punya empat exposure asetnya. Ya, kita di tahap mempertahankan kekayaan, tapi kita akan membantu teman-teman yang mau mencari kekayaan. Jadi, ini ada yang bilang kan tadi kayak ini mah ilmu finance diajarin di sekolah. Enggak ada. Kamu dari SMA bahkan sampai saya kuliah finance, kamu diajari aset investasi apa yang harus dibeli, ya, supaya enggak miskin tuh enggak pernah ada, karena saya dosen keuangan. Enggak ada, ya, br, ya? Enggak ada, ya? Oh, di materi enggak beneran enggak ada? Enggak ada, ya? Kalian manajemen keuangan hanya diajarin, ya, ngitung rasio likuiditas, ya, WAC dan lain sebagainya. Tapi itu sangat jauh, ya, dari realita yang kalian hadapi. Enggak diajarin, Bro. Ya, gimana bayar kosan, ya, mending KPR atau enggak, itu enggak pernah diajarin. Itulah kenapa orang setelah keluar dari kampus itu malah mereka akhirnya, ya, setelah lulus itu nganggur. Betul. Dan mereka enggak punya skill-nya, nol ya tentang kehidupan. Maka kan di sini kuliah kehidupan yang gratis. Betul. Jadi, kita kan di level berbagi nih, ya. Jadi, berbaginya dengan apa? Dengan nanti kita bikin Ternak Uang. Sebagian dari keuntungan Ternak Uang kita akan pakai untuk bangun sekolah setiap bulan, Teman-teman. Yes. Setiap bulan kita bangun sekolah, ya. Kita di tahapan tujuh soalnya kita bikin kekayaan abadi dan juga berbagi. Ya, jadi ingat ya, ini… ini awas lu ada nyontek lagi loh. Anjing, gua trademark nih. Tapi Bang, jangan tapi Bang. Nih, bisa enggak sih ini di… nanti ya, suruh apa? Orang legal kita hak-in lah ini, biar… biar nanti kalau ada yang tiba-tiba nyontek pakai ini. Kan orang kan hobinya nyontek, kayak kita. Benar, kita bikin apa? Nyontek. Jadi, kalau misalnya nyontek lagi, langsung aja perdata, iya, ya. Tapi orang… ya… bisa nyontek, ya, Bro. Tapi iya, otaknya beda memang. Tapi kalau jelek biasanya enggak pernah… Oh, iya, benar, benar. Dan juga gini, kan ada yang ngomong, oh, kenapa kita enggak dengar ini, kenapa enggak dengar ini, lebih kaya? Jawabannya siapa kasih tahu gua? Siapa di umur gua yang punya liquid? Gua kasih tahu siapa dan siapa orang kaya yang mau berbagi ilmunya. Dan kalau… dan kalau ada pun berbagi, lu cek dulu apakah itu uangnya dia atau uang Papi. Ah, itu gitu lagi. Jangan… jangan… jangan kekecoh. Banyak yang membrandingkan dirinya sukses, tapi uang Papi sebenarnya. Benar, yang lu kira sukses tuh uang Papi. Benar, gua bisa dijamin nol, ya. Yes. Jamin nol. Kita beda, self-made, beda, ya. Kita memang orang yang… ya, kita ngomong ya, bukan dengan sombong, ya, tapi untuk nada supaya memotivasi teman-teman, ya. Kita juga ada di posisi teman-teman dulu, kita di… sekarang di titik sekarang pun, ya, kita benar-benar, ya, karena bekerja keras, konsisten, ya, punya nurani yang bersih juga, ya. Dan ya, kita selalu ingin, ya, Bro, langkah ini di-ikuti. Itulah kenapa kita bikin, ya, Akademi Kripto, kita lanjutkan Ternak Uang. Karena kita cuman pengin kalian kaya, ya. Kita enggak mau lihat kayak… karena tersentuh… karena tersentuh ada, ya, orang menjual sawahnya, sesuatu yang dia miliki untuk mendapatkan sesuatu yang dia tidak miliki dan mungkin dia tidak butuhkan. Iya, itu aneh tuh. Itu aneh, itu sama aja kamu hanya mengejar kefanaan. Kamu udah punya sesuatu yang fisik, ya, yang real yang bisa kamu pegang, kamu nikmati, sawahnya ngasil R juta… kasih robot terus… ada robotnya gini… robot trading. Kalau lu gini, lu punya sistem ya buat ngakalin market 5%, itu lu enggak akan pinjam… raket miskin, Bos. Lu bakal pinjam semua bank di dunia, lu ke Goldman Sachs, lu ke JB Morgan. Nih, gua punya quant robot bisa ngalahin Gimsim Rinas, kasih duitnya. Robot lu jelek, anjing. Robot lu jelek, monyet, bukan Optimus Prime, ya. Bukan Optimus… tahu enggak? Itu enggak ada robotnya. Itu cuman satu orang… benar, di Metatrader-nya terus di tek… tek… tek… tek… robot gua bisa bikinnya? Itu mall… itu office boy gua juga bisa bikin robotnya. Iya, lu goblok banget, gitu loh, ya. Jadi, kalau ada yang tawarin lu kayak, Bro, robot trading, goblok lu, monyet, gitu… langsung… langsung goblok lu, monyet, gitu. Tapi ini katanya… ini teman lu dulu ada yang pernah kena robot trading? Ada… ada, Bro. Teman gua bahkan ada yang kena, Bro. Oh, ada uangnya habis semuanya, bisa habis. I… jadi, jangan dipercaya orang yang pernah kena robot trading itu mau nipu nyokap gua lah, bajingannya, ya. Oke. Tanggal Ternak Uang ya, Akademi Kripto itu terakhir tanggal 17 Juni, ya. Kalau dibilang website enggak jelas, mungkin karena rame, lu baru masuk sekarang. Lu kan biasa enggak mau masuk kalau misal enggak dikasih tahu. Tapi AC itu untuk professional trader, nomor 4. Biar clear, Bro, Ternak Uang ini semuanya, ya. Ternak Uang itu bakal ngajarin semuanya. Tapi yang nomor empatnya itu kan ada banyak tuh, Teman-teman. Ternak Uang mungkin lebih ngajarin yang beta. I… kita enggak akan ngajarin cara outperform di Ternak Uang. Kita akan ajarin gimana caranya passive investing di indeks misalnya India. Karena exposure India juga bagus, Bro. Setuju. Jadi, kita akan bikin indeks yang lebih balance. India mungkin juga kayak teong, ya, bukan setara Cina, di bawah Cina, tapi still a good progress. A good progress. Very good progress. Dan sebenarnya kita ngomong juga Indonesia kan market-nya agak lagging, ya, Bro, ya. Benar, sangat lagging menurut saya. Bisa telat 5 tahun kita sebenarnya. Iya. Jadi, akan ada opportunity yang akan keluar dari Indonesia juga. Kita akan… cap… bukan berarti karena Indonesia jelek, karena ada yang namanya adoption rate. Biasanya dunia dulu atau negara maju dulu yang gerak, baru yang berkembang ini mengikuti. Dan itu kan sebenarnya kesempatan karena ada gap, ya, dari informasi yang orang sana sudah terima dulu sama yang di sini kita. Jadi, kalau kamu, ya, tahu sesuatu, ya, dari luar itu projection grow-nya tinggi, terus kamu lakukan itu di sini, ya, itu mungkin juga bisa menjadi jalan juga. Benar. Ada yang bilang, cara… cara masuk Ternak Uang gimana? Masih kita bikin platform-nya, sabar ya, belum bisa… lu belum bisa akses, masih Instagram ya. Nanti formatnya kayak gimana kita pikirin dulu, tapi ya mungkin dalam waktu mungkin 10 sampai 12 hari ke depan, ya, Bro, ya. Yes. Jadi, ditunggu ya. Kita akan ajarin ini semua, Bro, di dalam dan juga cara bebas finansial dan mengatasi, ya, masalah finansial. Betul. Jadi, anggap gini, Akademi Kripto tuh alfa. Yes. Ternak Uang tuh betanya. Jadi, kita cari… kita enggak akan ngajarin kalian untuk outperform IHSG, enggak. Benar. Tapi kita bantuin kalian misalnya, oke, lu mau bikin portfolio IHSG. Karena gini, kalau lu beli kayak scroller Dana Prestasi Plus itu, itu isinya cuma BCA, Berry, Mandiri. Gua bisa… gua bisa bantu lu bikinin sendiri. Enggak usah bayar 2%-nya, ya. Gua bantu lu bikin sendiri nanti. Iya, karena kalau Akademi Kripto itu alfa, Ternak Uang itu beta, kalau kita sigma, ya. Waduh. Oke, sampai jumpa ya di dalam Akademi Kripto dan nanti di Ternak Uang. Sampai jumpa minggu depan, ya.