Transcription
Auzubillahiminas irjim. Bismillahirrahmanirrahim. Fabima rahmatim minallahidintalahum Walau kunta fad gani qalbi lan fadu fafu anhum wastagfir lahum wasyawirhum amri faidza azamta fatawakkal alallah Allah faidza azamta fatawakkal alallahi Innallaha yuhibbul mutawakkilin. [Tertawa] Innallaha yuhibbul mutawakkilin. Sadaqallahuladzim. Sadaqallahulazim. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Semoga pahala dari Allah Subhanahu wa taala selalu tercurah untuk yang membaca maupun kita yang mendengarkan. Amin ya rabbal alamin.
Sebelum kita mendengarkan tausiah dari Allah Habib Umar bin Hafiz, sejenak kita akan dengarkan kata pengantar mewakili seluruh tamu undangan yang akan disampaikan oleh Saudara Ivan Gunawan. Kami persilakan. [Musik]
Bismillahirrahmanirrahim. [Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bertatap muka dengan Habib Umar, seorang pewaris Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah karunia berharga bagi kami hari ini. Momen berharga ini kami sambut dengan segenap cinta dan rasa bahagia. Dengan harapan setiap detik akan menjadi saksi bahwa kami ini rindu. Rindu akan bimbingan dan rindu akan nasihat yang bisa menuntun kami kepada Allah Subhanahu wa taala. [Musik]
Setiap sahabat, setiap panitia telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu terbaiknya [Musik] semata-mata [Musik] demi pertemuan yang bermakna ini. Pada kesempatan yang baik ini, kami hadir sebagai musafir yang kehausan di tengah padang kehidupan, di balik gemerlap dunia, limpahan harta dan segudang kenyamanan yang mengelilingi yang seringkali jiwa ini merasa hampa. [Musik]
Terkadang di tengah keramaian kami kerap merasa sendiri [Musik] dan di dalam kesendirian kami sering kehilangan arah. Kami hanya bisa bertanya dalam diam. Apakah sebenarnya yang kami cari, [Musik] Habib? Hari ini kami datang dengan hati yang letih. Tapi kami ingin pulih dengan hati yang lemah namun penuh harap. [Musik]
Maka bimbinglah kami, Habib. Dan tuntunlah hati kami yang kosong. [Musik] Tuntunlah hati kami yang kosong agar kami bisa mengenal cinta yang sejati. Cinta kepada Allah Subhanahu wa taala. dan cinta kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Habib, semoga air mata yang turun ini menjadi air mata yang tidak pernah kami di dalam hidup kami.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik]
Eh Alhamdulillahi jami hadil gub ala wjhatin ilaih. Alhamdulillah yang mengumpulkan hati-hati dan sanubari ini untuk menghadap dan mendekat kepadanya. Watarufin ala ma ahabba minna w yugaribuna ilaih. Dan sebagai bentuk perkenalan diri dari apa yang Allah Taala suka dari kita untuk mendekat kepadanya. likhitobihilladzi khatabana bihi tafadulan minhu liyusilana ilaih. Dalam rangka untuk menyimak apa yang Allah Taala sampaikan kepada kita sekalian dan semata-mata ini adalah anugerah karena Allah ingin kita mendekat kepadanya. Linudrika bidalika sirralah. Dengannya seseorang akan menemukan rahasia yang terbesar dari hidup ini dan tujuan utama dalam kehidupan. Dan puncak dari hal yang mungkin bisa dicapai oleh seseorang dalam kehidupannya agar itu menjadi bekal untuk kematian dia dan kehidupan setelah kematian. Dengannya kita dapat meraih keberuntungan yang abadi. Wahdahu la syarikalah wahidul ahad. Dan kami bersaksi bahwasanya tiada Tuhan selain Allah Subhanahu wa taala yang maha esa. Almalikul fardus somad. Raja yang memiliki segalanya yang maha esa. Dan semua hajat manusia disandarkan padanya. Allah Taala menciptakan kehidupan dan kematian untuk menguji kita siapa gerangan di antara kita yang paling bagus amalannya. Wahizul gfur. Dan Allah Taala maha mulia dan maha pemberi ampunan. Demikian besar anugerah dan kebaikan Allah kepada kita. Dan demikian agung anugerah dan pemberiannya. Allah Taala menciptakan semua makhluk untuk membuka peluang bagi mereka meraih keuntungan dari Allah. Bukan karena Allah ingin mengambil untung dari makhluknya. Allah maha kaya dari apa dan siap pun juga dan semua makhluk amat perlu kepada Allah. [Musik]
Dan di dalam kesadaran diri bahwasanya seseorang sangat perlu kepada Allah di situlah hakikat kekayaan. [Musik] Dan di dalam kerendahan mereka bersimpuh di hadapan Allah, maka di situ hakikat kemuliaan dan keagungan mereka. [Musik] Dan di dalam menghadap dan pendekatan mereka kepada Allah Taala, di situlah terletak kemuliaan dan kehormatan bagi mereka. Namun orang-orang yang memiliki kesungguhan untuk menghadap dan mendekat kepada Allah sangat sedikit. Maka Allah Taala memberikan dari anugerahnya yang besar. Ma yuh bihi wahmun wabiru. Anugerah yang tidak bisa dibatasi oleh akal dan pikiran manusia dan diucapkan. Kebanyakan orang-orang manusia berpaling dari Allah Taala yang mana mereka terputus dari Allah Taala gara-gara materi kekayaan atau takhta mimum ataupun juga hal-hal yang membujuk merayu mereka untuk terputus dari Allah yang mereka lihat di dalam kehidupan dunia minal munqatiat dari orang-orang yang terputus dari Allah wazzailat dan hal-hal yang fana wal muntahiyat dan benda-benda yang tidak abadi.
Wa nashadu anna sayyidana Muhammadan abduhu wa rasuluh. Dan kami bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan rasul utusan Allah. Khairul bariat. Sebaik-baiknya manusia. risalat dan penutup sekalian para rasul ahlil ardhi wasamawat yang paling mulia pemimpin seluruh penghuni langit dan bumiul khqi tawadan khq fakamum rifatanah makhluk yang paling besar tawadunnya dan kerendahan hatinya di hadapan Allah sehingga Allah angkat menjadi makhluk yang paling tinggi dan paling mulia di antara semua makhlukum Dan makhluk yang paling hebat di dalam bersimpuh kepada Allah Subhanahu wa taala, merasa dirinya miskin di hadapan Allah, maka dengannya dijadikan oleh Allah makhluk yang paling kaya hatinya. Arhamal khalqi bil khalq. Makhluk yang paling penuh kasih sayang terhadap sesamanya. Wa ahras khalqi alal khalq yang paling perhatian terhadap sesamanya. Wahal khalqi lil khalq. Yang paling tulus terhadap sesamanya. Mursalun minal khaliq yang diutus oleh Allah sang pencipta kepada makhluk-makhluknya. Maamunun minal ilahil mukawinil fir. Memikul mandat perintah dari Allah Subhanahu wa taala sang pencipta. Fahuan nabiyun nautahir. Dan beliau adalah sangharmanu Allah telah melapangkan hati Rasulullah bihira bihi wataba. Dan dengan hal itulah denganalah Allah Taala lapangkan hati semua manusia yang ingin mengikutinya. Dan Allah Taala angkat beban yang membebani sang rasul. Dan dengannyaalah Allah Taala mengangkat beban orang yang mau berjalan mengikuti jejak Nabi Muhammad. Dan Allah Taala mengangkat nama Nabi Muhammad dan sebutannya. Allahumma shallli wasallim alar rahmatil muhda wikmatil musda sayyidina Muhammad. Ya Allah, limpahkan selawat dan salam-Mu kepada rahmat-Mu yang Engkau hadiahkan kepada kami nabi kita Muhammad. Penutup dari sekalian nabi-nabi dan pemimpin dari sekalian para rasul. Waarham ibad biadik. Hambamu yang paling penuh kasih sayang terhadap sesamanya. Man arsaltahu rahmatan lilamin. Yang engkau utus sebagai rahmat dan kasih sayang bagi alam semesta. serta tercurah terhadap segenap keluarganya dan para sahabatnya, para keluarganya yang sucihil akramin dan para sahabat-sahabatnya yang mulia dan para pengikut mereka dengan baik hingga akhir zaman dan tercurah pula terhadap leluhurnya dari para nabi-nabi dan para rasul. beserta segenap keluarga mereka dan sahabat-sahabat mereka dan pengikut mereka dan terlimpahkan kepada para malaikat-malaikat yang dekat dengan Allah dan seluruh hamba-hamba Allah yang salehim birahmatika ya arhamarahimin. Dan masukkanlah kami di dalam lingkaran selawat-Mu ya Allah wahai yang maha penyayang.
Amma ba'du fahlan wa marhaban wasahlan bikum fi saatin natribu fiha ridwanallahi wal gurub min. Al Habib Umar menyambut kehadiran kita semuanya di medan di tempat untuk mengetuk pintunya Allah Subhanahu wa taala agar kita dapat mendekat. Antum fi hadi saat mahdudah likarami rabbil wujudziumu. Kalian di saat yang terbatas mendekat kepada Allah Subhanahu wa taala untuk mendapatkan meraih anugerah yang tidak terbatas dari Allah. Gum akramal akramin. Kalian mencari yang maha dermawan. berharap kepada yang maha penyayang maka sudah pasti harus meraih keberuntungan dan akan meraih beragam kebaikan. Berapa banyak dari saat-saat di dunia itu membuat seseorang meraih keberuntungan di hari kiamat? insanu minha sain abdiha. Berapa banyak saat-saat yang dilalui seseorang di dunia menjadi peluang besar, kesempatan besar baginya meraih keberuntungan yang paling besar dari Allah Taala di hari kiamat? Allahumma bariklana fi saatina had. Ya Allah berikan keberkahan kepada kami di saat kami ini. Ya Allah berikan keberkahan untukmi di saat kami ini. Dan jadikan ini sebagai bekal kami di hari datangnya kiamat. Ahlan wasahlan wa marhaban bikum. Al Habib Umar mengatakan ahlan wasahlan kepada kalian semuanya. bikum min wajibin minal wajibatadzi allati faradha alainallah wana ilaiha rasul menyambut kalian adalah sesuatu kewajiban dari Allah subhanahu wa taala dan diajarkan oleh rasulullah sunnatillahi waadliahu alqina alai di antara sunahnya Allah dan kebiasaannya Allah subhanahu wa taala Allah taala menerima orang-orang yang siap menerima dan mendek dekat kepada Allah. Di dalam hadis qudsi Allah Taala berfirman, "Barang siapa yang mendekat kepadaku satu e satu hasta, maku akan mendekat kepadanya satu jengkal." Barang siapa yang mendekat kepada Allah Subhanahu wa taala satu depa, maka Allah mendekat kepadanya satu hasta. Barang siapa yang mendekat kepadaku sambil berjalan, maka aku dekat kepadanya sambil berlari. Ma akramahu sungguh betapa mulianya Allah Taala Tuhan kita sekalian. Mawadahu minah. Betapa dermawannya Allah Taala sang pencipta. Betapa dermawannya Tuhan yang kita sembah. Sungguh bermuamalah kepada Allah Taala keberuntungan yang hakiki di dalam keadaan yang gaib maupun dalam keadaan yang nyata. Faahlan sahlan wa marhaban bikum. Beliau kembali mengulangi. Ahlan wasahlan selamat datang kepada kalian. Sungguh hati saya sangat bergembira. Kenapa? Karena Allah Taala suka pendekatan yang semacam ini dari kita menuju kepada Allah. Dan Allah Taala memandang kepada semua orang-orang yang ingin mendekat kepada Allah Taala di momen ini. Dan sungguh setiap arah Allah Taala yang mengarahkan untuk mendekat kepadanya. Nabi sallallahu alaihi wasallam minis. Suatu kali Rasulullah bersama para jemaah, sahabat-sahabatnya di suatu majelis nafar. Maka datang tiga orang mendekat di majelis itu. Salah seorang mereka melihat di tengah-tengah majelis itu ada celah kosong, maka dia masuk dan mendekat. Ya fajal algong. Adapun orang yang kedua dia merasa malu untuk maju maka dia duduk di bagian paling belakang. Wa fara julusi majlis rasulillah wahaba. Adapun orang yang ketiga maka dia enggak ada keinginan untuk dekat untuk hadir maka dia pergi ada keperluan lain dia enggak mau hadir. Majelis Rasulullah ukirukum. Ketika selesai majelis, maka Rasulullah berkata kepada para sahabat-sahabatnya, "Maukah kalian ee saya akan memberitakan kepada kalian tentang tiga orang tersebut?" Amal awal fawaallah fawahullahu ilaih. Adapun orang pertama dia mendekat kepada Allah, maka Allah pun mendekat kepadanya dan menampungnya. Wa amani fastahya minallahi fastahyallahu min. Adapun orang yang kedua dia malu kepada Allah maka Allah pun juga malu kepada orang itu. Ulama wahyallahu minhu lam. Ulama berkata, "Apabila Allah malu dari seorang hamba, maka Allah tidak akan mengazab, tidak akan menyiksa hamba itu." Nabi kita berkata, "Adapun orang yang ketiga, dia berpaling dari Allah menjauh, maka Allah pun juga berpaling dari hamba tersebut dan menjauhum. Dekatnya dan datangnya kalian ke sini adalah kalian mendekatkan diri kepada Allah. Dan kita menjadi salah seorang dari dua orang yang mulia tadi. Awaallahi fawahullahu taala. Eh orang eh kriteria pertama yang mendekat kepada Allah subhanahu wa taala dan maju untuk dekat kepada Allah sehingga Allah taala tampung dan menerimanya. Dan itulah orang yang hadir di antara kita dengan kesungguhan ingin kembali dan dekat kepada Allah. Datang karena keinginan untuk menyimak dan mengamalkan eagarah azza wall semata-mata dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Adapun juga kriteria yang kedua adalah orang yang malu kepada Allah hingga Allah pun juga malu kepada hamba itu. Dua-duanya beruntung tapi salah satunya lebih untung daripada yang kedua. Alhamdulillah waisa manillah. Alhamdulillah enggak ada satuun di antara kita yang berpaling dari Allah. Ayyuhal ahbab fillah. Wahai kekasih-kekasihku. Yang aku kasihi karena Allah. Ayuhal ikhwan wal akwat fillah. Wahai para saudara-saudari. Karena Allah mukawinul kauni jalla jalaluh lahu hikamunim khqi wal ijad. Pencipta alam semesta memiliki hikmah dan tujuan di dalam menciptakan. Wamimma nabaana bihi waana alaihianal mukallaf alahiban abad. Dan di antara yang dibukakan oleh Allah Subhanahu wa taala bahwasanya Allah menginginkan orang-orang manusia yang dewasa dari makhluk-makhluknya untuk membuka kesempatan bagi mereka meraih keberuntungan yang terbesar di dalam kehidupan mereka. dengan melalui perantara keimanan kepada Allah dan mengamalkan perintah Allah Subhanahu wa taala dan menjauhi larangannya dan hati terobsesi dengan Allah dan banyak zikir kepadanya. Ini adalah cara dan media untuk meraih ketentraman batin di dunia. Dan dunia ini penuh dengan hal-hal yang membuat risau yang mana Allah Subhanahu wa taala menguji kita dengan dunia. Banyak hal, banyak perkara yang bisa menjadi sebab seseorang meraih keuntungan harta. Banyak cara untuk seseorang meraih kedudukan ataupun popularitas dan juga banyak cara untuk menyampaikan orang kepada kedudukan dan banyak juga cara untuk mendapatkan makanan minuman yang beragam ataupun juga beragam pakaian ataupun juga beragam kendaraan dan tempat tinggal dan beragam kelezatan banyak cara untuk meraih meraihnyaakin yumkin bisin minil asbab idrak wilmaninatulbiah fid dunya wasaadatul kubra fil akhirah Namun dari segala upaya dan segala apa itu semuanya enggak mungkin bagi seseorang enggak menyebabkan orang meraih tumakninah, ketentraman, batin, ketenangan ee ee di dunia dan akhirat kecuali hanya dengan satu sebab dan satu cara. Almanu bilhaqqi taala wa taqwa. Dengan iman kepada Allah yang maha hak, yang maha benar dan juga bertakwa. Tanpa iman dan takwa enggak mungkin seseorang meraih ketentraman, kedamaian, dan juga kenyamanan batin. Justru orang yang bergelimang, kelezatan, syahwat, hawa nafsu melampiaskan itu semuanya. Maka termasuk orang yang tidak menemukan ketentraman, ketenangan, justru makin banyak stresnya dan beban batinnya. Dia berbuat sesukanya, beramal sesukanya, mencari kelezatan sesukanya, tetapi tetap batinnya itu enggak ada kepuasan, enggak ada ketentraman, dan selalu stres dan sumpek. fawajadnahum warahum fi thaabiakus min hadilabalu anal wasail minliltil alati walani wawail alabi wakin ma wajidul maqsuda wina dan untuk mengisi kekosongan hati mereka mencari ketentraman tersebut berupaya dengan beragam hal mendengar dengarkan ee alat-alat musik tertentu ataupun mengikuti permainan tertentu untuk menghilangkan kegundahan mereka. Tapi tetap hal itu enggak bisa mengisi kekosongan yang ada dalam hati. Hingga di antara mereka ada yang melakukan langkah yang lebih lagi. Memakai daripada minuman keras atau narkoba hingga kehilangan daripada kesadaran mereka untuk mengisi kekosongan dan melupakan kesumpekan mereka. Tetapi tetap tidak tentram hidupnya juga. Yahrubuna minal huzni wal hammi ila anwail al'abi wahwiha fala yajidunahaban lil huzni wala lilhamd. Mereka lari dari stres mereka, dari sumpek mereka dengan menggunakan ee hal-hal permainan dan lain sebagainya yang tadi disebutkan. Tetapi tetap itu enggak bisa mengobati apa yang ada di dalam batin mereka. Mungkin mereka bisa melupakan sesaat sesaat e daripada e kesedihan mereka. Tetapi begitu pengaruhnya hilang kembali lagi kepada stres yang lebih dahsyat lagi. W hukmun hakama bihi mukawinul ardi wasama waliqal insan walladzi ja'ala lahu umran mahdudan alail ard. Inilah hukum dan aturan yang Allah Subhanahu wa taala tetapkan. Dan Allah Taala pencipta alam semesta, pencipta manusia. Allah Taala sudah mengatur demikian reaksi yang akan terjadi. Anzalallahu abana adam wa umana hawa ilal ardakar wa liyugima khilafatallah. Allah Taala menurunkan menurunkan ke bumi ini ayah kita Adam dan ibunda kita Hawa dengan tujuan untuk mendirikan menjalankan apa yang Allah Taala perintahkan mandat dari Allahtadaat hayatul insanah asah almunawarah bi Adam Hawa. sehingga kehidupan ee bangsa manusia yang indah, yang harmonis dimulai daripada kehidupan ayah ibunda kita Adam dan Hawa. Adam alaihalam faimma yatiakum minni huda hudaya fala yadillu w yas. Dan ketika diturunkan mereka keduanya ke bumi ini, maka Allah Taala bekali mereka dengan sebuah pesan. Apabila datang kepada kalian hidayat dariku, maka ikutilah yang mengikuti hidayat dariku, maka tidak akan tersesat dan tidak akan menjadi sial. Makna tidak tersesat artinya dia tidak akan keluar jalur dari jal tidak akan keluar dari jalur yang benar. Dia tidak akan menyimpang dari jalannya Allah Subhanahu wa taala dan tidak akan kebingungan dengan segala situasi yang menerpa dia. Wamin maani w yas annahu lau husn wafil ahwalifur hasanahadaha. Dan makna tidak akan sial, dia tidak akan kehilangan arah dari segala hal yang menerpa dia selama dalam kehidupan yang senang maupun yang susah, tetap dia menumpukan harapannya kepada Allah Subhanahu wa taala. Balasadarbah minamur bahkan apapun yang menimpa dia selalu ada keuntungan yang dia dapat dan dia rasakan. Baik itu sakit ataupun sehat, dia juga merasa beruntung. Baik itu kekayaan ataupun kemiskinan. Baik itu dalam keadaan sulit ataupun keadaan senang. Wasabahuir. Karenanya itu Rasulullah bersabda, "Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin, keadaan apapun, situasi apapun yang menimpa dia, semuanya baik baginya. In asobatu sarakara fakana khairan lah. Wain asobat sabar fakana khairan lah. Apabila dia ditimpa hal yang menggembirakan, dia bersyukur. Syukurnya dia lebih baik daripada itu kegembiraan. Apabila dia ditimpa dengan hal yang menyedihkan, dia bersabar dan sabarnya lebih baik daripada solusi atas kesulitan dia. Waisaika illa lil mukminin. Nabi menegaskan hal itu enggak dimiliki oleh siapapun juga kecuali hanya untuk seorang mukmin. orang yang beriman. Semoga Allah Taala memberikan anugerah e keimanan yang besar kepada kita sekalian. Dan Allah Taala tambahkan keimanan bagi kita di dalam setiap saat, setiap tarikan nafas, setiap kedipan mata. Dan tambahan iman itu adalah ee sebuah keuntungan yang terbesar yang bisa diraih seseorang selama dia hidup di dunia. Dan itulah yang menjadi pondasi keberuntungan yang dia dapat kelak di akhirat.
Akalun akiraal. Kemudian Allah Taala menyebutkan di antara hal yang terbesar untuk seseorang meraih ketentraman kenyamanan batin adalah dengan zikir kepada Allah. Taala alladina amanuubuhum bidikrillah ala bidikrillahi tatmainnulub. Allah taala berfirman, "Orang yang beriman dan hati mereka damai dan tentram dengan zikir kepada Allah, ketahuilah hanya dengan zikir hati menjadi damai dan tentram." Waisal muradu minikri mujar murisan minhu. Dan yang diperintahkan dari zikir bukan hanya sekedar diucapkan diulang-ulang di lidah saja dan memang juga harus disebut dengan lidah. Namun juga selain sebutan dengan lisan harus diiringi dengan hati. hati merasakan bahwasanya Allah Subhanahu wa taala dekat dengan dia mengetahui segala perkara zahir dan batinnya dia dan Allah Taala maha mampu atas segala sesuatu minhairi hadil maanih fi idrakil haqqah wail khq fasu gadiman wafi zamanina hawalu hallal masakil hayah min jami jawaniha fawalu baalika min akar duami intiharanul muntahir dan manusia ketika mencari ketentraman, ketenangan daripada selain keimanan, takwan, dan zikir kepada Allah Subhanahu wa taala. Mereka cari dengan beragam ee hal yang bisa mereka lakukan tetapi mereka ee tidak menemukannya sehingga mereka cari daripada psikolog ataupun juga hal-hal yang bisa menenangkan ataupun konsultasi ini dan itu, tetapi tetap tidak dapat menemukan ketenangan tersebut. Kemudian juga sampai dikatakan bahwasanya bahkan materi enggak bisa menolong mereka daripada meraih ketentraman dan kedamaian. Itu disebutkan bahwasanya bahkan negara-negara yang mungkin di dalam survei dikenal negara yang paling maju, negara yang penduduknya paling berbahagia, negara yang ekonominya paling hebat, paling maju. Maka ketika dilihat dari sisi lain, paling banyak terjadi bunuh diri di negeri tersebut. Kenapa? Karena frustasi amilah. Dan di hadapan kita ada contoh seperti negara Swedia dan Norwa. Yatawaaraklul kafiatulatifiha. ee mereka dipenuhi dengan ee ekonomi yang cukup kuat, pemasukan yang tinggi, kemudian juga ee memiliki hal-hal ee daripada materi di negeri tersebut yang sangat kuat. Tetapi kedua negara tersebut termasuk negara yang memiliki e nilai e memiliki jumlah orang yang bunuh diri yang cukup tinggi. Dan itu adalah sisi kedua daripada ee apa yang disebutkan di sisi yang pertama tadi. Barang siapa yang mengikuti hidayat dariku, dia tidak akan menjadi sial dan dia tidak akan tersesat. Sisi yang kedua yakni adalah barang siapa yang berpaling dari zikirku maka baginya adalah kehidupan yang penuh kesulitan dan penuh dengan tekanan. khulasatu yumkin lil fardi makasib. Eh pada hakikatnya mungkin bagi seseorang selama dia hidup di dunia ini dia diberikan kesempatan untuk meraih keuntungan yang terbesar. Yang kita maksud dengan upaya dan keuntungan yang besar adalah keuntungan yang yang abadi kelak hingga di akhirat. dengan dia mendekat kepada Allah dan mengagungkan perintah Allahu dan merasa merasa kalau dia adalah budak pelayan hambanya Allah Taala mustawaah sayidina Ali eh bagah eh sehebat apapun setinggi apapun prestasi seseorang dalam kehidupan dia ini. Tapi pada hakikatnya seperti yang diucapkan oleh Sayidina Ali bin Abi Thalib, dia terganggu dengan serangga yang menggigit dia. dan dia e dapat menjadi apabila ada satu syaraf dia eh yang ditimpa sesuatu maka dia pun juga akan merasakan gangguan daripada perubahan syaraf tersebut dan eh sedikit perubahan daripada fisik dia yang ada di dalam pembuluh darahnya maka dia punya nyawa bisa melayangidar al Imam Jafar Sadiq satu kali dia di hadapan seorang pejabat di hadapan dia kemudian ada lalat yang mengganggu pejabat tersebut diusir-usir itu lalat tetapi tetap e tidak pergi juga sehingga pejabat itu merasa terganggu pemimpin itual amir maikm khillab ya imam maka ee pemimpin itu bertanya kepada Imam Jafar Soddiq, "Wahai ustaz, wahai Imam, apa sih hikmahnya Allah Taala menciptakan lalat?" Maka dijawab, "Allah taala ciptakan lalat untuk menghinakan penguasa-penguasa yang zalim."Ar minal hikam bialihi. ee beliau menyebutkan salah satu hikmah yang kebetulan sesuai dengan keadaannya saat itu. al kafar wum hayatuhum malana bumanairuhum ibratanirin dan kehidupan manusia mulai dari sejak nabi adam hingga masa sekarang ini berlalu generasi demi generasi berapa banyak orang-orang yang sampai menentang para nabi-nab menentang tentang ajaran Allah Subhanahu wa taala. Berpaling dari Allah Subhanahu wa taala melakukan banyak kejahatan dan semua daripada orang-orang tersebut dalam kehidupan mereka enggak menemukan kebahagiaan, ketentraman, kedamaian di dalam batin mereka. Dan banyak di antara mereka yang berakhir dengan turunnya azab dari Allah. Fahaulain Nabi Hud asadu min. Ada kaum Adumnya Nabi Hud. Mereka sampai bersesumbar. Siapa gerangan yang lebih kuat dari kami sebagaimana dalam Al-Qur'an. Wu ashabal mabaniikhat asabat askariah mereka itu dikenal adalah orang yang memiliki kepandaian di dalam membangun bangunan yang besar dan megah dan memiliki pasukan yang terkuat di zaman itu. Wagu fil muadah wal muddah linabi Hud. Mereka senantiasa di dalam perlawanan pertentangan dengan Nabi Hud. Hingga datang 7 hari 7 malam dan 8 hari. 8 hari 7 malam datang angin puting beliung yang membinasakan mereka semuanya. Dan sebelum mereka sangat ee dahsyat pertentangan dan kejahatan penindasan yang dilakukan oleh kaumnya Nabi Nuh sampai mereka mengolok-ngolok Nabi Nuh. Hingga Allah Taala kirim air yang menenggalamkan mereka enggak tersisa dari ras manusia besar ataupun kecil kecuali yang bersama Nabi Nuh. Ada Namrud seorang raja berkata kepada Nabi Ibrahim, "Aku memiliki kemampuan menghidupkan dan mematikan manusia." Dia bawa dua orang, dia bunuh salah satunya, yang satu lagi dia bebaskan. Lihat saya bisa hidupkan dan mematikan. Dan dia mengklaim dengan hal itu, lihat saya menghidupkan orang ini, membiarkan dia hidup dan saya membuat orang ini mati. eh bukan maksud dari ucapan Sayidina Ibrahim ketika menjelaskan Tuhanku Allah Taala mampu menghidupkan dan mematikan. Maksudnya bukan untuk hal yang semacam itu. Namun maknanya Allah yang memiliki kemampuan membuat manusia menjadi hidup dan memiliki kemampuan membuat manusia menjadi mati. bukan membunuh orang. Falamma lamfam namrudna sayidina Ibrahim fi makna aah innallah minha minal magrib. Ketika eh Nabi Ibrahim melihat memang Namrud ini enggak paham bebal, maka Nabi Ibrahim dia kasih contoh yang lain begini saja. Tuhanku Allah Taala mendatangkan matahari terbit dari timur. Kalau begitu kalau memang kamu ngaku Tuhan, coba datangkan matahari terbit dari arah barat. hadil ayah dan senantiasa ayat-ayat ini di hadapan akal semua makhluk sebagai hujah dan dalil yang sangat kuat terhadap mereka. Katakan kepada setiap orang yang merasa tertipu, merasa hebat dengan kekuatan dia, pasukan dia, kehebatan dia, perseataan dia, merasa dirinya sebagai penguasa dalam segala hal. Katakan Allah Taala mendatangkan matahari terbit dari timur. Coba kamu datangkan matahari terbit dari barat. Mereka dengan segala kekuatan yang mereka miliki lemah, enggak mampu apa-apa di hadapan kekuatan yang agung. Namun mereka tertipu dan tipuan inilah yang membujuk mereka hingga menyombongkan diri. Bahkan juga di masa kita ini kita melihat penyakit yang paling berbahaya, penyakit yang paling dahsyat sumbernya datangnya itu menyebarnya datang dari negara negara-negara yang mengklaim dirinya negara maju dan itu masuk daripada penyakit itu sampai kepada istana-istana mereka. Bahkan penyakit ini masuk kepada pembesar-pembesar mereka, hartawan-hartawan mereka. Namun di belahan bumi yang lain yang hidup dalam kemiskinan mereka selamat daripada penyakit-penyakit tersebut. Fama asadalbadzi arafaatallahi bih. Sungguh beruntung hati sanubari yang mengenal keagungan Allah dan terkoneksi dengan Allah. Musairun ini Firaun. Dia mengancam Musa. Kami akan membunuh anak-anak kalian. Kami akan mempermalukan kaum wanita kalian. Kami akan menindas kalian. Kata Firaun. Hingga berujung sampai kepada situasi dia tenggelam di dalam air, dalam lautan dan dia dengan ee keadaan susah payah berucap, "Aku beriman dengan Tuhan yang diimani oleh Bani Israil." Wakam ba'dahum. Berapa banyak yang semacam ini? orang-orang sebelum e eh Firaun dan orang-orang yang kami sebutkan dan generasi setelah mereka fid dunya naim akhirmin billah rasul alai wasalam. Sungguh tidak ada yang meraih kebahagiaan, kebaikan hakiki di dunia maupun di akhirat kecuali hanyalah mereka orang-orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa taala dan mengikuti para nabi-nabi. Wa antum ukrimtum bisayidil anbiya waamil anbiya. Dan kalian diberikan kehormatan, kemuliaan oleh Allah Subhanahu wa taala. Diutus nabi yang paling mulia, yang paling agung kepada kalian. Muhammad akramul khqi alallah. Nabi kalian, Nabi Muhammad makhluk yang paling mulia di sisi Allah. Denganalah kalian menjadi sebaikbaiknya umat. Kesempatan baik yang Allah Taala berikan kepada kalian lebih besar daripada kesempatan yang Allah Taala bukakan bagi umat lainnya. Dengan berkat Nabi Muhammad, kalian punya kesempatan yang sangat besar meraih keberuntungan yang abadi. Nabi was Madinah. Ketika Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam hijrah ke Madinah almunawarah, saat di Madinah itu banyak di antara para sahabat yang mereka berjaga, berjaga ee meronda untuk melindungi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dari gangguan. Faanzalallahu tabaraka wa taala wallahuimuka minanas. Maka Allah Taala menurunkan firman yang berbunyi bahwasanya Allah melindungi engkau dari gangguan manusia. was ahad. Maka Rasulullah berkata kepada para sahabat-sahabatnya, "Pergilah, jangan ada yang berjaga menjaga aku, sebab Allah Taala telah melindungi aku dan menjagaku." Wallahu alaihi wasallam bin Malik yakunu baiti yakilabahuik lahu alamakumqah. Maka tersisa satu orang yang bernama Rabiah bin Malik yang mana dia ini tetap ada di situ tidak mau pulang. Maka Nabi ketika keluar melihat dia, "Bukankah aku sudah bilang jangan ada lagi yang berjaga di sini? Enggak aku enggak perlu dijaga," kata Rasulullah. Maka Rabiah bin Malik bilang, "Saya datang ke sini bukan karena saya ingin menjaga engkau." Kenapa kamu datang dan berada di sini? Saya datang ke sini itu adalah untuk berada di sini. E sebab kamu di malam hari mungkin ada keperluan tiba-tiba ada hal sesuatu yang terjadi tiba-tiba kamu perlu bantuan atau menyuruh saya maka saya selalu standby, siap untuk khidmat dan disuruh olehmu. Fafari minhu sallallahu alaihi wasallam. Maka Nabi Muhammad gembira dengan ucapan orang tersebut. Maka Nabi pun berkata kepadanya, "Silakan kamu ada mau sesuatu dari saya, saya akan berikan jahilah." Maka dia berkata, "Ya Rasulullah, apa lagi yang saya mau minta? Saya dahulu di zaman jahiliah dalam kesesatan, dalam kegelapan, kemudian Allah Taala berikan hidayat, Allah Taala berikan ketentraman, Allah Taala berikan kenyamanan, kedamaian di dalam batin saya. Allah Taala berikan ee jalan yang lurus kepada saya. Ini sudah kegembiraan yang paling bahagia bagi saya. Terus saya mau minta apa lagi? Memang ada yang lebih baik daripada ini semua. bidrah lam yakunuh jaatahum baillah fiirin min mutail hayah apa yang diungkapkan oleh Rabiah bin Malik ee mengungkapkan keadaannya dia bahagia, dia senang, dia berada dalam nikmat setelah masuk Islam dan beriman. Padahal dulu waktu baru hijrah ke Madinah belum ada kemenangan-kemenangan yang diraih oleh para pasukan sahabat. Enggak ada harta, enggak ada. Mereka hidup dalam kesulitan ekonomi, tetapi dia mengungkapkan kegembiraan batin yang dia rasakan. Nabi fatubaian. Maka Nabi bilang, "Ayo mintalah sesuatu dari saya." Ya Rasulullah inqadu eh berkata beliau, "Ya Rasulullah, saya sudah mikir kalau saya meminta hal duniawi, ya ujung-ujungnya habis begitu saja. dan juga dunia enggak terlalu bermanfaat buat saya. Mungkin saya bisa nikmati sebentaran. Sudah gitu selesai habis. E tetapi bukan itu yang saya inginkan. Maka Nabi bilang, "Kalau begitu apa yang kamu minta?" Gal asaluka murafagataka fil jannah. Maka beliau berkata, "Aku meminta kepadamu dapat mendampingi engkau besok di surganya Allah." Ya Rasulullah bilang, "Mau hal yang lain selain daripada ini?" Bilang, "Enggak, ini yang saya minta. Saya enggak mau yang lain. Mungkin kamu mau yang lain selain dari inilah. Maka dia tetap bilang, "Saya mau kebersamaan denganmu di surga." Maka Rasulullah pun mengatakan, "Bantu aku terhadap nafsumu dengan engkau banyak bersujud." Waala marratan waahum walika ba jaat alanaim min hunainin ba'da fathi Makkah lahu masid. pernah lagi ee ee Rasulullah menawarkan kepada orang lain ee ketika kepada orang tersebut kejadiannya setelah kemenangan yang diraih dari perang Hunain, ada harta yang dimiliki oleh kaum muslimin disetorkan, disampaikan oleh Rasul sallallahu alaihi wasallam untuk dibagi-bagi. Nabi bilang kepada satu orang, ee silakan kamu minta apapun yang kamu mau saya berikan. Gala ya Rasulullah minalam. Ketika ditawarkan demikian, dia menjawab, "Ya Rasulullah, saya minta 20 ekor unta dan 20 ekor kambing. Musa ahsan thaab." Rasulullah bilang, "Silakan ambil 20 ekor unta, 20 ekor kambing. Tapi asal kamu tahu saja bahwasanya ada satu orang ya yang dulu e ada terjadi kejadian dengan Nabi Musa. Dia lebih pandai memilih daripada engkau, lebih pandai meminta daripada kamu." Waman shahibatu Musa. Siapa gerangan orang eh yang ada urusan dengan Nabi Musa yang pandai meminta itu? Ada kata Rasulullah seorang wanita, seorang wanita yang sudah sepuh, sudah tua di suatu kota di Mesir. Sayidina Musa minra was Nabi Yusuf israil maahuhi ardhi palestinu abi ya. Ketika ee Nabi Musa ingin membawa Bani Israil keluar ee dari Mesir mengungsi ee menuju Palestina, maka teringat wasiat pesan Nabi Yusuf yang apabila Bani Israil keluar dari kota Mesir agar mereka turut membawa jasad Nabi Yusuf dibawa dipindahkan bersama mereka kembali ke Palestina. Waktu itu sungai Nil, sungai Nil di masa itu sudah makin membesar dan juga pasangnya itu sampai menutupi kuburan Nabi Yusuf hingga dilupakan di mana letak dan posisi kuburan tersebut. Enggak ada yang tahu lagi posisi kuburannya Nabi Yusuf kecuali ada tersisa satu wanita yang sudah sangat tua dan sepuh. Nabi Musa. Maka Nabi Musa bertanya, "Siapa yang bisa menunjukkan kepada kami di mana posisinya kuburan Nabi Yusuf?" Maka dijawab, "Enggak ada yang bisa mengetahui lokasi tepatnya kecuali wanita tua ini." Maka Nabi Musa bilang, "Bawakan kepadaku orang tua Nabi Musa tanya, "Kamu tahu di mana kuburan Nabi Yusuf?" Dia bilang, "Ya, saya tahu di mana lokasi tempatnya." Maka Nabi Musa bilang, "Tunjukkan kepadaku di mana lokasinya." Maka wanita itu bertanya, "Kamu minta ee informasi ini ee apa dengan uang ataupun mau gratis informasi ini dari saya?" Maka wanita e Nabi Musa bilang, "Kamu taruh harga apapun yang kamu minta aku berikan." Ana ya nabi allahah eh pertama saya wahai Nabi Musa saya nih sudah buta karena sepuh saya sudah buta enggak bisa melihat coba pertama dulu sebelum kita negosiasi doa sama Allah Taala agar saya bisa melihat jadi saya bisa menunjukkan kamu di mana posisi tepatnya fi asya eh ini yang pertama saya punya tiga permintaan alaihallah. Maka Nabi Musa doa, "Ya Allah kembalikan pandangan matanya." Maka langsung saat itu wanita itu bisa melihat berkat doanya Nabi Musa. Kemudian eh dia doa minta kepada Nabi Musa agar Allah Taala kembalikan dia menjadi ee ee segar lagi, sehat lagi, pulih kekuatannya. kembali menjadi segar dan istilahnya menjadi muda lagi minta didoakan demikian dan didoakan oleh Nabi Musa dan kembali menjadi kuat lagi. Kemudian bertanya apa permintaan yang ketiga? Maka Nabi e wanita itu berkata kepada Nabi Musa, "Adapun permintaan yang ketiga, aku minta agar aku bisa mendampingi engkau besok di surga." Lihat akal dan kecerdasan wanita ini. Dia meminta kepada Nabi Musa perihal dunia dan akhirat. Nabi Muhammad bilang kepada sahabat tadi, "Ini temannya Nabi Musa ini ee lebih baik, lebih pandai meminta daripada kamu. Kamu cuma hanya meminta 20 ekor unta dan 20 ekor kambing." Fawasiu thabakum minillahi tabaraka wa taala. Maka perluaskanlah permintaan kalian kepada Allah Taala. Bimza nak minsat. Mari coba kita pikirkan kita keluar dari majelis kita yang sesaat ini. Apa yang kita bawa? Dan anugerah yang kita dapat tergantung dari apa yang dilihat oleh Allah, yang ditemukan oleh Allah di dalam hati dan niat kita.
Ahmain waadallah taala inana abwabulifati billah. Ee apabila kita ee mengetahui keagungan Allah dan keagungan agama ini, maka Allah Taala bukakan pintu anugerahnya kepada kita sekalian. Wadinu maallahu bihi nabiu Muhammad. Dan agama adalah hal yang dibawa oleh Nabi Muhammad, yang diutus oleh Allah kepada kita sekalian membawa ajaran ini. Muhammad. Karenanya itu kita perlu ketahui bahwasanya ee pemahaman yang benar akan agama ini e dari ajaran Rasulullah yang bersanad kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Walladina khalafu fiddini alfah lima bu bihi rasulullah sallallahu alaihi wasallam jalabu ala anfusihim minal inillahi taala fid dunya waut had fil akhirah. Namun orang yang mengambil agamanya dengan pemahaman keliru yang tidak bersanad dan tersambung dari jalur yang benar justru itu membuat dia makin terputus dan makin jauh dari Allah Subhanahu wa taala keluar dari jalan yang lurus. Wabihamdillahial Islam Indonesia asan Nabi Muhammad. Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah. Islam masuk ke bumi Indonesia ini dengan sanad yang paling kuat yang membawakan agama Islam dari jalur yang sangat jelas ini sampai kepada Nabi Muhammad. Ibtadain gurunil. di abad-abad permulaan masuknya Islam menyebar melalui individu-individu tertentu hijrita amma aluka. Namun ee agama Islam itu di abad ke ee 7 atau ke-8 Hijriah itu menyebar secara masif di bumi Indonesia ini hingga mempengaruhi dan sampai dan diimani oleh para raja-raja dan tokoh-tokoh yang ada di negeri ini pada abad terdahuluati ulama rasulah sallallahu alaihi wasallam dengan melalui para ulama dan kaum shihin dan juga dari keturunannya Rasulullah yang menyebarkan agama di masa ituum dan bersama mereka orang-orang yang mensupport, membantu dan turut berdakwah bersama mereka ahlati wal jamaah menyebarkan agama Islam dengan pemahaman yang sahih, pemahaman yang benar, pemahaman ahlusunah wal jamaah. Was yang bersandar dengan riwayat yang jelas ee tersambung sampai kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ahli Indonesia wujudu ulama waf wa arbabu alisyatil karimah fid dunya almuttasilah fil akhirah. Sehingga dengan berkat mereka, banyak daripada orang-orang mulia di Indonesia ini yang terhubung, yang terkoneksi kepada Allah Taala melalui jalur para ulama-ulama yang lurus yang membawa kebahagiaan bagi mereka di dunia dan di akhirat. Keberkahan dunia dan keberkahan akhirat. kita e mempersembahkan syukur, puji syukur kita kepada Allah Taala yang telah mengumpulkan kita di majelis dan kita mengemis kepada Allah agar Allah Taala memenuhi hati dan sanubari kita dengan keimanan dan kebahagiaan. Dan Allah Taala menganugerahkan kepada kita ketulusan dan kesungguhan dalam bermuamalah dengan Allah. was dan dengannyaalah kita menemukan teladan yang terbaik terhadap para nabi-nabi dan para rasul dan para wali-wali dan orang-orang saleh sehingga kita bisa mengikuti dan berjalan di jalan mereka. Wajidu nisauna gudwatin kaamali fatim zahra binti Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam kubra umul mukminin mukminin mustofa. Dan dengan majelis yang semacam ini, para kaum wanita kita pun juga memiliki teladan yang mulia seperti Sayidatina Fatimatuz Zahra, Khadijatul Kubra dan juga putri-putrinya Rasul sallallahu alaihi wasallam dan para kaum mukminat salihat. Khadijah binti. Orang yang pertama berkorban untuk agama Islam, yang pertama membela, men-support agamanya Rasul dan dakwahnya Rasul sallallahu alaihi wasallam adalah seorang wanita Khadijah alkubra istrinya Nabi Muhammad. Aal mazal wahyi albina khijah. Pertama Rasulullah menerima wahyu, langsung beliau itu pulang kepada Siti Khadijah. Dan Siti Khadijah adalah manusia pertama yang beriman kepada Nabi Muhammad secara mutlaka. Dan dialah yang mengorbankan hartanya, kedudukannya di dalam bentuk pembelaannya kepada Rasulullah. Dan di antara kehormatan yang Allah Taala berikan kepada Siti Khadijah bersama segala pengorbanan dan kemuliaan yang dia raih, Allah Taala mengirimkan salam kepada Siti Khadijah saat beliau di dunia. Wihiah Muslim Jibril ataidina Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dalam Sahih Muslim diriwayatkan bahwasanya malaikat Jibril datang berkunjung kepada Rasulullah. Fqala ya Muhammad hadi khadijah tuqbil alaika hamilatanimua ilaika faagriama minallah rabbiha waminni wabasyirha bibaitin fil jannah minab laba fi w nasab. Malaikat Jibril berkata, "Wahai Muhammad, ini sekarang Khadijah akan datang kepadamu. Dia membawakan makanan untukmu. Apabila dia datang, tolong sampaikan salam dari Allah Taala." Dan juga saya juga titip salam buat Khadijah. Dan berikan kabar gembira kepada Khadijah dengan sebuah istana di surga yang Allah Taala berikan untuknya. Terbuat dari permata. Di dalamnya tidak ada lagi kesedihan, enggak ada lagi kesusahan, enggak ada lagi rintihan. Amatul mukmininam minallah akatum salam wakin khadijahunam minallah. Kaum mukminin pada umumnya mereka menerima salam dari Allah Taala saat mereka masuk ke dalam surganya Allah Taala. Tahiyatuhum yaalunahu salam. Yang mereka terima dari Allah saat perjumpaan dengan Allah adalah ucapan salam dari Allah kepada mereka. Namun Siti Khadijah menerima salam dari Allah dan beliau masih di dunia. Sayidah Fatimah ma khatabaha Rasulullahi maut. Dan di antara kabar gembira eh yang didapat oleh Siti Fatimah adalah dialog Rasulullah dengan Siti Fatimah saat Rasulullah eh akan wafat. Eh Rasulullah mengabarkan Siti Fatimah berbisik di telinga Siti Fatimah bahwasanya dalam sakit yang sekarang ini beliau akan wafat meninggal dunia dalam sakit yang sekarang ini kata Rasulullah. Dan Siti Fatimah mendengar itu langsung menangis dan tersedu-seduah waaki aal ahlambiat. Kemudian begitu melihat Siti Fatimah menangis tersedu-sedu dipanggil lagi oleh Rasulullah dan Rasulullah berbisik, "Tidakkah engkau senang? Tidakkah engkau rida wahai Fatimah? bahwasanya Allah Taala jadikan engkau sebagai wanita pemimpin, wanita-wanita surga dan engkau adalah keluargaku yang pertama menyusul aku wafat. Khadijah waatimahin minarti. Maka di mana? Apakah ada wanita mukminah yang berakal mau mengganti teladan wanita surga tersebut dengan teladan yang lain? Dengan wanita-wanita yang lalai, wanita-wanita yang tidak beriman, wanita-wanita yang dimurkai oleh Allah subhanahu wa taala. Tidak ada orang berakal yang mengganti ee teladannya dengan hal yang dimurkai oleh Allah taala. rasul waitiah fi maifilamil karamah. Semoga Allah Taala persiapkan kita, memberikan kita kesiapan yang layak di dalam perjumpaan dengan Rasul sallallahu alaihi wasallam dan keluarga beliau dan para sahabat-sahabat beliau kelak di hari kiamat. Allah Taala layakkan kita dan Allah Taala lipatkan kebaikan di perkumpulan kita saat ini. Ya Allah yang telah mengumpulkan kami di momen ini di dunia dalam berzikir kepada-Mu, jangan Engkau pisahkan kami dari Nabimu besok di hari kiamat. Kumpulkan kami di bawah naungan Arsymu hari kiamat. Di bawah panji alhamd yang di tangan Rasulullah di telaganya Rasulullah Nabi sallallahu alaihi wasallam baahu abada. Hingga kami meminum dari telapak tangan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang meminum darinya tidak akan merasakan dahaga lagi selamanya. Dan kumpulkan kami semua di rumah surganya Allah Subhanahu wa taala tanpa hisab, tanpa perhitungan, tanpa hukuman darimu. Dan di antara hal yang kami wasiatkan kepada para hadirin dan hadirat adalah membaca ayat kursi setiap selesai salat l waktu. Membaca ayat kursi ketika selesai salat l waktu sebelum tidur dan ketika keluar rumah. Dalam hadis, barang siapa yang membaca ayat kursi sehabis salat lima waktu, dia dalam perlindungan Allah, dalam penjagaan Allah hingga waktu salat berikutnya. Al hadis aid alaihi wasallam man hafad ala ayatul kursi ba'da kulli shah lam yakun bainahu wa bainal jannati illa yamut. Dalam hadis yang lain disebutkan barang siapa yang merutinkan membaca ayat kursi tiap kali selesai salat lima waktu maka antara dia dengan surganya Allah Taala enggak ada penghalang antara dia dengan surga kecuali hanya kematian. Wabiraatbisrohli sodriassirli amri marum. Dan bacalah zikir rabbisrohli sodri waassirli amri. Rabbisrohli sodri waassirli amri sebanyak 100 kali setiap hari. Kami mengijazahkan hal ini kepada kalian semuanya. Semoga Allah Taala menerima amalan ini dari kita sekalian. Dan Allah Subhanahu wa taala memberikan keberkahan kepada semua yang telah menjadi penyebab berkumpulnya kita. Dan semua terutama mereka semua yang memiliki andil di dalam berjalannya acara dan perkumpulan ini dijadikan khidmat yang mereka persembahkan untuk Allah Taala dalam terwujudnya acara ini dan pengorbanan mereka Allah Taala simpan di sisi Allah dan Allah Taala lipat gandakan pahalanya. dijadikan itu semua menjadi sebab kebaikan dan kemaslahatan bagi dirinya, keluarganya, anak-anaknya. Dan dijadikan perkumpulan kita dan semua yang berkumpul di sini menjadi kemaslahatan bagi kebaikan bangsa Indonesia, bagi kemaslahatan umat Islam dan seluruh umat manusia di barat maupun di timur. Berkat perkumpulan ini Allah Taala angkat segala keburukan yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di Palestina, yang ada di Ghaza, ataupun Muslimin yang dalam penderitaan mereka di penjuru dunia. Allah. Ya Allah, pandangkanlah rahmat-Mu di majelis kami dan berikan pandangan rahmat-Mu di dalam perjalanan kami. Jangan, jangan engkau sisakan hati yang hadir di majelis ini melainkan engau dekatkan kepadamu dan engkau menghadapi hati tersebut dengan limpahan anugerahmu. Wahai Allah yang membolak-balikkan hati manusia, tetapkan hati kami di dalam agama abs. Wahai yang menggerakgerkan hati manusia, gerakkan hati kami di dalam ketaatanmu. Allahumamid. Ya Allah, Engkau telah berikan kepada kami nikmat Islam. Tambahkan nikmat ini sebagaimana Engkau berikan nikmat iman kepada kami, tambahkan nikmat ini. Sebagaimana Engkau berikan nikmat afi kesehatan kepada kami, tambahkanlah hal tersebut. Sebagaimana Engkau berikan kepada kami nikmat umur, berikan keberkahan di dalam umur kami. Jadikan setiap hari yang kami lalui lebih baik daripada hari sebelumnya. Dan jadikan hari terbaik kami adalah hari kami menghadap kepadamu. Allahumur ila yair. Ya Allah, lihatlah kami dengan pandangan rahmat-Mu wahai sebaik-baiknya zat yang melihat kepada hambir dan berikan ampunan kepada kami. Sebaik-baiknya pengampun adalah engkau dan jadikanlah kami penyebab turunnya hidayat bagi hamba-hamba-Mu sekalian. Fa innahu man hadallahu ala yadihi fardan khairun lahu minad dunya wi. Sesungguhnya orang yang dijadikan oleh Allah Taala membuat orang lain tobat balik kepada Allah mendapatkan hidayat berkat dia, berkat bimbingannya maka Allah Taala berikan kebaikan dunia dan akhirat yang terbesar kepada orang itu. Ya Allah jadikan setiap individu dari yang hadir dari kaum laki-laki maupun kaum wanita menjadi kunci pembuka kebaikan, penutup keburukan alaidihim. Dan alirkan kebaikan melalui tangan-tangan mereka semua dan jadikan kami mereka di dalam umat yang terbaik. Jadikanlah kami umat yang paling manfaat um yang paling berkah kepada sesama. Dan berikan kami manfaat dengan umat ini secara umum dan bisa mengambil manfaat dari yang khusus dari orang-orang yang ada di umat ini. Ya Allah, kami memperbaharui taubat kami kepadaMu di majelis ini, di saat yang mulia ini. Dan kami berdoa bersama-sama kepada-Mu. Nastagfirullahaladim. Nastagfirullahalazim nastagfirullahalazim nastagfirullahalazim astaghfirullahalazim nastagfirullahalazim alladzi lailahailla hu alladzi la ilahaillahu alayyal qayyum alayyul qayyumatubu ilaiubuatubu ilaiubu ilai allahumatan Muhammad. Dan marilah bersama-sama kita memperbaharui iman kita, mengupgrade iman kita. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Muhammadur Rasulullah Muhammadur Rasulullah sallallahu alaihi sallallahu alai wasahbihi wasallam wasahbih wasallam fi kulli lahtin abada fi kulli lahdatin abada khqada khid nafsin kalimatahmatika ya arhamarahiminhamdulillahiabbil alamin mungkin ada pertanyaan ee dari yang hadir sekalian dipersilakan.
Baik. Alhamdulillahi rabbil alamin. Itulah tadi para tamu undangan yang kami hormati, kita telah mendengarkan dan menyimak bersama tausiah dengan Alhabib Umar bin Hafid dan kini saatnya kita akan membuka sesi tanya jawab yang sebelumnya telah mengisi link yang sudah kami sebarkan di undangan. Untuk itu kami persilakan untuk penanya yang pertama.
H Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Habib Umar, perkenalkan nama saya Rigen, nama panggung, nama asli saya Muhammad Rizki Rakelna. Habib siapa tahu kalau sempat disebut di doanya Habib nanti ya. Ee pekerjaan saya adalah seorang komedian. Jadi saya senang sekali membuat orang tertawa dan mungkin kalau orang-orang melihat saya senang bercanda. Tapi kadang saya takut gitu, Bib. ee jangan-jangan apa yang saya lakukan dianggap main-main di
Mata Allah Subhanahu wa taala. Jadi yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara seorang komedian menjaga niat dan batas agar humor yang disampaikan tetap bernilai baik dan tidak menjauhkan diri dari Allah Subhanahu wa taala. Itu aja, Habib. Mohon pencerahannya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Barakallahu fik. Yakunuika. Semoga Allah Taala memberikan keberkahan kepada engkau saudaraan. Yang pertama adalah langkah pertama memperbaiki niat kita terlebih dahulu. Eh, pertama niatnya adalah memberikan menyenangkan hati kaum mukminin, menggembirakan mereka, membuat mereka itu keluar dari e kesedihan dan juga sumpek stres mereka. Begitu juga menggembirakan mereka itu eh dengan e di dalamnya tidak ada konten yang mengandung cacian, makian atau hal-hal yang menyinggung. minhair au tamasukin bikhairakurin bilir.
Dan hendaknya yang ketiga itu apabila bisa memasukkan ee di dalam konten komedi tersebut ee dikemas dengan kemasan di dalam itu ada cahaya Allah Subhanahu wa taala yang tersirat di dalam membuat orang makin dekat kepada Allah taala ataupun membuat orang ee ee meninggalkan daripada keburukan atau hal-hal yang buruk disusupkan dengan hal-hal yang demikian. ee ee di dalam konten yang dia lakukan dimasukkan hal-hal yang demikian dan itu bukanlah hal yang sulit. Dulu di kalangan para sahabat Rasulullah ada juga orang yang sifatnya jenaka dan menggembirakan para sahabat. Sayidina Nuaiman di antaranya itu seperti Sayidina Nuaiman, sahabat Rasulallahu alaihi wasallam min ahwal. Dia bahkan sampai bisa membuat Rasulullah sampai tertawa e di banyak situasi. Wana jaa minal bad minal fatihahinan bihi rasulillah. Eh dahulu beliau itu apabila ee Madinah kedatangan daripada e buah-buahan yang sedap, yang nikmat, maka beliau beli, tetapi masih ngutang belinya itu. Terus dia bawa dia hadiahkan kepada Rasulullah. Kemudian dia berikan kepada Rasulullah dan dia bilang, "Ini hadiah untukmu wahai Rasulullah." Apabila yang punya barang datang menuntut bayaran daripada Nuaiman, maka dibawa siap dibawa ke hadapan Rasulullah. Nah, ini dia barangnya ada Muhammadiyah disuruh Rasulullah membayar hadiah. Maka Nabi bilang, "Kan kamu bilang ini hadiah buat saya. Kebetulan saya lihat ini barang bagus datang ke kota Madinah. Saya pikir ini bagus sekali kalau saya hadiahkan kepada engkau. Tapi saya gak punya uang. Jadi saya ambil dulu ngutang saat dia nagih ya saya suruh dia tagih kepada kamu. Wa wanaadun minhum wana fihaihim dalika aidan ehun minal minal minalkuri alalub. Dan ada daripada momen-momen beliau itu memberikan kegembiraan, membuat orang lain tertawa untuk menyenangkan hati manusia. binafsi wasam.
Bahkan Rasulullah pernah juga di dalam beberapa situasi beliau sendiri yang bercanda dengan para sahabat tetapi dengan candaan yang santun dan juga terukur. Rasulullah ahmilidujamah eh. Maka Rasul ketika bercanda pun juga dengan jujur. Kemudian ada satu orang datang kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, tolong bawa saya, ajak saya di dalam perjalanan jihad, tapi saya enggak punya kendaraan." Maka Rasul bilang, "Saya akan bawa engkau. Saya berikan kamu kendaraan, tapi kendaraannya berupa anaknya unta." Dia menyangka kalau yang akan diberi adalah ya anak unta yang masih kecil. Bagaimana bisa memikul saya? Rasulullah. Maka dia bilang, "Ya Rasulullah, kalau saya naik anak unta mana bisa anak unta gak bisa memikul saya, gak bisa saya tunggangi." Maka Rasul menjawab, "Loh, bukankah setiap unta itu adalah anak dari seekor unta juga? Anak dari seekor unta betina. Jadi, unta dewasa pun juga dia sebenarnya anak daripada unta. Ada seorang wanita berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, suami saya berkata niti pesan ini dan itu." Maka Nabi bilang, "Oh, suami kamu yang matanya putih itu." Ya, katalah, "Ya Rasulullah, maini zauji min." Maka wanita itu bilang, "Ya Rasulullah, suami saya normal, matanya enggak putih." Nabi bilang, "Iya, mata suami kamu putih." Bilang, "Saya tahu suami saya, suami saya matanya gak putih." Nabi nanya, "Memang ada manusia yang matanya gak ada putihnya?" Artinya itu mata manusia pasti ada putihnya. Enggak mungkin putih semua matanya ataupun enggak ada putihnya sama sekali. bagi baik dan selanjutnya kami persilakan untuk ke penanya berikutnya Ruben Onszu.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh warahmatullahi wabarakatuh Bib. Selama perjalanan hidup saya, saya banyak mencari arti damai sejati setelah memeluk Islam saat ini. Saya mulai merasakannya, tapi kadang dunia tetap mengguncang hati. Bagaimana agar seorang mualaf seperti saya bisa menjaga kedamaian batin meski hidup penuh ujian?
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Eh tadakar murafagat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam laha. Pertama ingat bahwasanya kita punya misi untuk bisa kelak mendampingi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan kita dalam proses persiapan itu dan tuntut hati kita untuk lebih cinta kepada Rasulullah dan merindukan Nabi Muhammad. Dan perbanyak selawat dan salam kepada Nabi Muhammad. Dan sebisa mungkin gembirakan orang-orang yang ada di sekelilingmu. Senangkan mereka rahmatillahi taala waalana fiqaih. Dan bayangkan, ingatlah keagungan Allah Subhanahu wa taala. Dan sesungguhnya kita semuanya punya misi akan kembali kepada Allah kelakasullahahuf. Ketika salah seorang sahabat mereka bilang kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, ee saya menjadikan ee waktu saya semuanya untuk berselawat kepadamu." Maka Nabi mengatakan, "Apabila demikian, kalau begitu semua beban pikiran kamu akan dicukupi oleh Allah, dilapangkan hatimu, dan yang kedua, dosamu semua akan diampunkan oleh Allah jika demikian." Dan ambil ambil hendaknya kita punya obsesi untuk mencari tahu kehidupan para sahabat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan mengambil daripada ucapan-ucapan yang baik yang indah. Wa in faja'alaka eh sikhan lahu sanadun rasulah sallallahu alaihi wasallam e tahtadi bihadi watak biasihat. Dan apabila bisa, apabila engkau mampu, maka carilah guru yang bisa engkau teladani, yang bisa engkau ikuti, yang menuntun engkau, membimbing engkau menuju untuk dekat dan terkoneksi kepada Nabi Muhammad. Kalau tidak memiliki guru yang demikian, paling tidak punya kawan, punya teman yang baik, yang tulus untuk membimbing engkau menuju kepada Allah Taala. Semoga Allah Taala memberikan taufik kepada engkau dan melapangkan memberikan kegembiraan di dalam hatimu. Dan di dalam apa yang kami ajarkan untuk membaca ayat kursi ee itu pun juga sebab untuk ee mendapatkan kelapangan hati. Ayat kursi dan zikir tadi yang kami ajarkan. Rabbisrahli sadri. Ya Allah lapangkan dan tenangkan hatiku waassirli amri dan mudahkan urusanku. Dibaca zikir ini sebanyak 100 kali setiap hari. Itu pun juga penyebab datangnya kedamaian di dalam hati.
Baik dan selanjutnya kami persilakan untuk ke penanya berikutnya King Faaz. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Kingfas Arafik dan saya ingin bertanya, kenapa kalau misalkan Allah itu sayang banget sama kita, kita itu diberi ujian. Padahal kalau misalkan kita itu sayang banget sama orang, kita itu ingin melihat dia itu selalu tersenyum, selalu bahagia. Tapi kenapa kalau misalkan Allah itu mendengar tangisan kita, rintihan kita, Allah itu semakin sayang sama kita? Sama satu lagi saya minta doa juga ya Habib karena saya sedang menghafal Quran. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Masyaallah. Wafaqakallahul Quranahuakal bi. Semoga Allah Taala memberikan taufik kepada engkau dapat dimudahkan untuk menghafal Al-Quran dan Allah Taala tetapkan hatimu dan Allah Taala anugerahkan engkau dapat mengamalkan Al-Qur'an tersebut. Eh, manakala Allah Taala menguji hambnya, tidaklah Allah memberikan ujian dan cobaan kepada hambanya, melainkan Allah sudah banyak memberikan nikmat yang sangat besar kepada hambanya. Wahadal ibtila wal iktibar yuriuidahum lam takun maahum min kabeh. Dan dengan satu ujian ini Allah Taala punya keinginan untuk memberikan sebuah nikmat yang lain yang belum dia punya sebelumnya. Wa alladzi yuhibbu waladahuir rahuanaidu yuhibbuh wakin ma fa'alalik illa wahua yuhibbuh. Apabila orang tua cinta kepada anaknya, kemudian dia melihat anaknya memainkan ee sebuah pisau ee yang sangat tajam dan berbahaya, maka sang ayah akan segera merenggutnya, mengambilnya dengan kuat-kuat ee untuk menyelamatkan anak tersebut. Mungkin anak itu akan terpukul batinnya, akan ee tersinggung dan mengira kalau ayahnya itu marah kepada dia. Akan tetapi tidaklah demikian pada sebenarnya. Watabayan thabul madrasah alwai wal fahim minhum wash liarajah minalul walladzi lam yafham illa biliktibar. Dan seperti orang-orang yang ada di sekolah, mereka itu pun juga tidak diketahui siapa yang sukses, siapa yang mengerti, siapa yang tidak mengerti. Kecuali dengan diberikan ujian itu untuk menilai sampai di mana pemahaman mereka. Selesai daripada ujian sekolah tersebut, e ketahuan siapa gerangan yang pantas mendapatkan apresiasi, mendapatkan hadiah ataupun mendapatkan bimbingan.ma anadiniru manana minhum sahib jidinhadtihadan farqbal dan di antara yang diuji itu mungkin orang yang rajin, orang yang tekun dengan ujian itu justru bertambah rajin dan bertambah tekun dan bertambah anugerah yang dia dapatkan. Waak fi anwailibrati fil hayah yukbar ashabu lialu maziah. Dan begitulah di dalam ragam kehidupan di dunia ini orang banyak diuji untuk mendapatkan keistimewaan dan apresiasi setelah ujian tersebut. Dan Allah Taala memiliki permisalahan yang lebih agung, yang lebih luhur. Dan bahwasanya Allah Taala tidaklah menguji hambnya melainkan Allah Taala mempersiapkan anugerah yang lebih besar lagi. Dan Allah memang sudah memberikan banyak anugerah dan banyak nikmat dari sebelumnya. Semoga Allah Taala memberikan kelembutan kepada kita semuanya dan dijadikan kita sebagai hamba-hamba yang Allah Taala berikan kebaikan, kemudahan, bukan hamba yang diberikan ujian yang berat-berat.
Baik, itulah tadi peranyaan yang ketiga dan kita beralih ke penanya berikutnya. Kami persilakan. Ayo Tingting.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Habib. perkenalkan saya Ayu Rosmalina. Saya ingin bertanya, Bib. Saya seorang ibu yang selama ini membesarkan anak saya seorang diri. Kadang saya merasa kuat, tapi di sisi lain saya merasakan sepi dan lelah menanti jodoh yang tepat. Bagaimana cara saya menjaga kesabaran dan tetap berbaik sangka kepada Allah Subhanahu wa taala bahwa waktu dan takdirnya selalu jadi yang terbaik. Amin. Terima kasih, Abib. Mohon doa dan pencerahannya.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nadarallahu ilaikum wakum fadlih. Semoga Allah Taala menatap kalian dengan pandangan rahmatnya dan Allah Taala bentangkan bentangan anugerahnya. Antum bitarbiyati walad tahuzun darajatin kabir. Sesungguhnya engkau dengan mendidik menjalankan tugas di dalam mendidik anak ini, itu adalah sebuah pencapaian derajat yang tinggi di sisi Allah. Dan ini adalah bentuk bermuamalah yang berinteraksi dengan zat manusia untuk mengkadar dia menjadi manusia yang membawa kebaikan kelak di masyarakat. Waladu rubbiya unsur shihan fil mujtama. Dan seorang anak apabila dididik dengan benar maka dia menjadi unsur yang positif di masyarakat. Dan apabila demikian, maka kebaikan apapun yang dilakukan oleh anak tersebut itu pahalanya masuk juga di dalam rekening ibundanya. Bahkan itu termasuk amal jariah yang tidak akan terputus walaupun orang tuanya telah wafat dan meninggal dunia kelak. Dan ingatlah ee orang-orang lain pun juga ada juga yang diuji dengan ujian yang sama. Justru tidak sedikit dari mereka itu yang ujiannya lebih berat, lebih sulit, lebih pelik. Watadakari musyabahati liummi Nabi Muhammad. Dan bayangkan persamaan engkau dengan ibundanya Rasulullah yang mendidik Rasul sendirian. Meninggal sang ayah saat itu Nabi Muhammad di kandungan ibunya. Aminah binti wahbuhriah. Maka Siti Aminah sendirian di dalam mengasuh merawat putranya Nabi Muhammad. Dan ingatlah ada kemiripan antara engkau dengan ibundanya Rasulullah dalam hal ini. Berharaplah kepada pahala yang ada di sisi Allah. Dengan demikian maka akan hilang dari hati kita itu segala ganjelan-ganjelan ee yang terkadang menghantui orang dari satu waktu ke waktu. Dan apabila engkau menemukan kawan, wanita yang baik yang bisa membantu memberikan nasihat kepada engkau cirkel yang baik yang turut memberikan masukan yang positif di dalam mendidik anak-anakmu, maka itu lebih baik lagi. Sesungguhnya menjalankan tugas di dalam memanajemen rumah, mendidik keluarga itu adalah tugas mulia yang dipikul oleh Siti Fatimah Azzahra, pemimpin dari wanita surga. Dan di sini ada kemiripan antara engkau dengan Siti Fatimah ak apabila engkau ingin besok hari kiamat itu kita punya harapan untuk bisa mendampingi Siti Fatimah di akhirat. ambil pelajaran-pelajaran, pembelajaran yang bisa membantu engkau di dalam memaksimalkan tugas di rumah, di dalam menjaga, merawat, dan memanage dan mendidik. Di antara hal yang bisa menguatkan itu semuanya, menambah energi kita. adalah dengan sebelum tidur membaca zikir subhanallah 33 kali, alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 34 kali. Nabi Sayid Fatimah Sayidina Aliikumairakuma khim. Eh, Nabi Muhammad bilang kepada Siti Fatimah dan Sayidina Ali bin Abi Thalib, "Zikir ini yang saya ajarkan kepada engkau lebih baik daripada kalau saya berikan bantuan asisten rumah tangga yang membantu engkau." Ini lebih baik daripada itu semuanya. Sayidina Ali akir umrak. Sayidina Ali bin Abi Thalib bilang di akhir umurnya, "Saya enggak pernah ninggalin doa dan zikir ini setiap malam sebelum tidur. Selalu saya baca sejak kali pertama saya dengar dari Rasulullah wakafin akir ditanya lagi Sayidina Ali, waktu malam perang sifin kamu gak tinggalkan sama sekali." itu dibilang, "Ya, saya tidak tinggalkan." Walaupun di dalam keadaan sulit dan sibuk itu, tetapi saat itu saya melakukannya itu di akhir malam agak lambat.
Baik, itulah tadi jawabannya dan kita lanjutkan ke penanya berikutnya. Kami persilakan. Syamsyar Alamu
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Habibam. Ee nama saya Siamsir Alam. Saya seorang atlet, Habib. Ee sebagai atlet, kami sering menerima sorotan dan pujian bagaimana caranya agar kami bisa menjaga hati dari rasa ujub dan tetap menggunakan ketenaran ini untuk kebaikan dan dakwah. Terima kasih, Habib.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Masyaallah. Barak barakallahu fikum waqak. Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu, memberikan taufik kepadamu dan senantiasa membimbing engkau ke jalan yang diridainya. Sesungguhnya olahraga itu adalah sebuah medan dakwah yang luas untuk kita manfaatkan. Dan setiap orang yang dipuji, baik itu dalam bidang olahraga atau dalam bidang apapun tatkala dia menanggapi pujian tersebut, pertama dia harus menyadari ini adalah ee pujian dari makhluk kepada makhluk menurut pandangan dari makhluk itu sendiri. Aallahi taala. Dan ujian ee pujian ini adalah persepsi dari suatu makhluk dan ini ee belum tentu seperti apa ee persepsi dari Allah Taala kepada orang itu.Allah taala ajanau mahmudan. Maka menanggapi pujian tersebut adalah dengan dia pun juga berharap menumpukan harapan kepada Allah Taala. Sebagaimana dia memiliki pujian dari orang, persepsi yang baik dari orang lain, dia ingin agar e Allah subhanahu wa taala pun juga gembira dan rida kepadanya. Sebagaimana Allah Taala yang menutup keburukan dia dari manusia lain dan menunjukkan kelebihan dan keistimewaannya terhadap manusia lain agar Allah Taala memberikan perlakuan yang sama kelak di akhirat. Ak mail bikum miftahunwah. Kemudian juga mengedepankan akhlak, budi pekerti yang luhur bersama orang-orang yang turut terjun di dalam bidang olahraga. Ini pun juga punya pengaruh yang sangat kuat. Masukkan di dalam olahraga kita, aktivity kita, zikir kepada Allah Subhanahu wa taala walaupun sedikit itu pun juga punya pengaruh besar dalam menyebarnya kebaikan. Allah ketika ada momennya, ketika ada momennya masukkan daripada kalimat-kalimat, ucapan-ucapan, nasihat-nasihat yang baik dan itu pun juga adalah peluang untuk memasukkan sedikit daripada dakwah di jalan Allahum. dan juga pertokan, pertunjukkan kepada mereka bentuk takzim, pengagumanmu kepada agama dan juga syiar salat yang merupakan syiar agama. Ee itu pun juga termasuk bentuk dakwah. Nabi washabah wasalihin bainahum dawatunallah. pujianmu, apresiasimu, memuji kepada Allah, memuji kepada Rasulullah dan orang-orang yang mulia itu pun juga bentuk ee bentuk ee dakwah kepada Allah Taala dan perihatkan perdengarkan ini di kumpulan dan circle kita ahwali minywatallah. Begitu juga ketika ada momen yang tepat menyebut daripada hal-hal yang berkenaan dengan akhirat itu pun juga bagian dari yang penuh manfaat dalam dakwah jalan Allah. Ihdail kitab thayibadib Allah. Ataupun juga berbagi kitab tulisan yang baik ataupun juga e kaset ataupun link daripada yang baik itu pun juga bentuk dakwah jalan Allah. Begitu juga men-support, menunjukkan kepada sirel dan eh orang-orang ee yang mengidolakan kita tentang e link dari orang-orang baik yang memiliki ajaran dan dakwah yang baik. Itu pun juga bentuk dakwah ke jalan Allah. Dan hal yang ini semua yang saya sebutkan adalah contoh-contoh apa yang bisa dilakukan di dalam men-support dakwatnya Nabi Muhammad. Dan ini adalah hal yang mudah dan simpel.
Baik dan kini selanjutnya kita menuju ke pertanyaan yang terakhir. Kami persilakan kepada Atta Halilintar.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Habib Umar, nama saya Muhammad Attahlil Lintar. Saya ingin bertanya, apa doanya Habib setiap hari agar selalu disayang sama Allah dan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Terima kasih annasibu minal Quran waarahi wal masa wasala alal mustafa Muhammad sallallahu alaihi wasallam. tiga hal. Ee membaca ee bagian yang cukup dari Al-Qur'an. Kemudian membaca zikir yang disunahkan oleh Nabi di pagi hari dan sore hari. Dan yang ketiga adalah berselawat kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa wasallam. Jaallah wakakum mahbubuasuliah. Semoga Allah Taala menjadikan kita orang yang dicintai oleh Allah dan rasulnya di dunia dan akhirat di dalam kebaikan dan afiah. Pernah satu kali Nabi ditanya, "Ajarkan kepadaku," kata sahabat amalan. Wahai Rasulullah, ajarkan aku amalan. Kalau aku lakukan, aku dicintai oleh Allah dan dicintai oleh manusia. Nabi mengajarkan dengan satu kalimat simpel. Zuhudlah di dunia, hidup sederhana di dunia, niscaya Allah akan cinta kepadamu. Dan begitu juga zuhud dari apa yang ada di tangan manusia, enggak mengidam-ngidamkan apa yang ada di tangan yang dimiliki oleh orang lain, niscaya orang lain akan cinta kepadamu. Mencintai untuk orang lain karena Allah subhanahu wa taala itu adalah sebab yang paling kuat seseorang mendapatkan cintanya Allah subhanahu wa taala.
Al Habib Umar memohon maaf atas panjangnya masa dan eh ucapan yang beliau sampaikan kepada majelis ini semua. Namun semata-mata harapan kami dari majelis kita yang panjang ini menjadi bekal kita untuk hari yang sangat panjang besok di hari kiamat. Saya sangat bergembira sekali dapat berjumpa dengan kalian dan bisa saling bertukar eh ilmu dengan kalian. Mohon maafkan kami dan tolong jangan lupakan kami dari doa kalian. Dan kami insyaallah senantiasa selalu mendoakan kalian. Semoga Allah Taala jadikan hubungan ini hubungan yang langgeng yang karena Allah Subhanahu wa taala dan tidak akan terputus. Hingga Allah taala kumpulkan kita bersama-sama di tempat yang mulia di akhirat kelak. Dan di tempat tersebut Allah Taala tidak cicipkan kita siksa, murka ataupun perhitungan. Amin ya rabbal alamin. Kabulkanlah doa kami wahai Tuhan pencipta alam semesta.
Baik. Dan Habib izin untuk dapat diterjemahkan kepada Habib terkait dengan yang terakhir ini. Bahwasannya Heart to Heart ini adalah sebuah platform yang mengkoneksikan antara Habib Umar bersama dengan rekan-rekan selebriti dan juga influencer serta para pengusaha yang hadir pada hari ini. Dan berharap bahwasanya hal ini tidak hanya terjadi pada hari ini saja, namun Habib mungkin bisa menggunakan platform Instagram tersebut untuk tetap menyebarkan dakwahnya bersama dengan rekan-rekan yang ada di sini. Barakallahu fi mun alaiha jamil hadirin wajalum. Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan keberkahan di dalam upaya ini dan di dalam platform yang ditempatkan ini dijadikan kita semuanya melalui ini semuanya menjadi insan yang lebih istigamah, lebih dekat kepada Allah Taala. Quran. Dan Allah Taala berikan kepada kita hakikat daripada kemuliaan keluhuran yang Allah Taala sebutkan di dalam Al-Quran. Allah Taala berfirman, "Kaum mukminin, mukminat satu sama satu sama lain saling mendukung, saling mensupport." Maknanya mereka saling mencintai satu sama lain, saling support, saling membela satu sama lain. Pekerjaan mereka adalah saling memerintahkan satu sama lain dengan kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Mengajak kepada kebaikan, mencegah dari kemungkaran dengan lemah lembut, dengan kesantunan, dengan kasih sayang. Dan sikap mereka senantiasa mendirikan salat, mengeluarkan zakat, mendirikan salat, kehadiran hati bersama Allah dia upayakan di dalam salat eh mengeluarkan zakat semata-mata karena mencari Allah Subhanahu wa taala dan senantiasa taat kepada Allah dan rasul. memprioritaskan kepada Allah dan rasulnya setiap saat, setiap waktu lebih daripada obsesi dirinya ataupun kepentingan temannya ataupun kepentingan orang lain. Siapapun itu. Kemudian Allah Taala jelaskan bahwasanya orang yang semacam ini Allah kelak akan menyayangi dan merahmati mereka. Beruntung mereka dengan rahmatnya dan kasih sayang Allah. Barang siapa yang dirahmati, disayangi oleh Allah, dia enggak bakalan tersesat, enggak bakalan sial. W yaksar fid dunya w ak enggak bakalan rugi dunia dan akhirat. Inallahazizun hakim. Sesungguhnya Allah Taala maha mulia, maha penuh hikmah. Allahumna biil. Ya Allah berikan kepada kami hakikat sifat-sifat yang luhur ini dan berikan kepada kami dapat berhias dengan akhlak mulia ini. Dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memiliki anugerah besar ini. Allah Muhammad Allah mim ah ya karimu ya jawad Ya latifan bil ibad ya rafan bil ibad ya rahiman bil ibad ya latifan bqih ya alimanqih ya khabiran ya latif ya alim ya khabir ya latif lam yazalina f nazal in laf lamina muslimin Allah [Musik] Muhammad washahubillah Bismillahirahmanirahimhamdulillahaminahirahum na bismillahirahmanirahimina bilqiwa subhanakallahum wabihamdu ilahailla anta astagfirubik.
Baik hadirin yang kami hormati. Demikianlah sesi tanya jawab dari para tamu undangan hari ini bersama dengan Alhabib Umar bin Hafid. Semoga tausiah hari ini bisa diambil manfaatnya dan membawa keberkahan bagi kita semua yang hadir di sini. Dan sebagai informasi platform media sosial ini sendiri sesuai dengan data yang dimiliki oleh panitia mampu mencapai 370 juta followers atau pengikut di media sosial terutama Instagram dan juga TikTok. Dan untuk selanjutnya sebagai sebuah apresiasi dari Alhabib Umar bin Hafid, kepada para panitia yang sudah bekerja keras tentunya menyelenggarakan acara ini dengan baik, kami mohon berkenan kepada Mas Dimas, Mas Ari Untung, Habib Fino Hasyim Jamalul Lail, dan Kaifan Gunawan untuk menerima tanda terima kasih dari Habib Umar. Baik dan selanjutnya hadirin yang kami hormati, kita akan menyaksikan bersama penyerahan secara simbolis dari Ivan Gunawan kepada Alhabib Umar bin Hafiz. Dan yang terakhir kami persilakan untuk dapat menyerahkan pelakat dari Alabib Umar bin Hafiz kepada Ivan Gunawan. Baik, kami mohon berkenan untuk dapat berfoto bersama. Kami mohon untuk tetap berada di tempat dan kami mengundang Nur Salam Aldi Wibowo perwakilan Majelis Muasalah untuk kuat melakukan foto bersama. Dan hadirin tamu undangan yang kami hormati, kami mengucapkan terima kasih kepada Alhabib Umar bin Hafid. Baik, kami mohon berkenan Bapak dan Ibu untuk tetap berada di tempatnya masing-masing. Tetap berada di tempatnya masing-masing. Kita akan berfoto bersama menghadap ke panggung. Jadi nanti Habib Umar akan membelakangi Bapak dan Ibu sehingga kami mohon berkenan untuk duduk di tempatnya masing-masing agar rekan-rekan yang lain tetap terlihat. Baik, kami persilakan kepada rekan-rekan dokumentasi untuk dapat berada di atas panggung. Naikin Bapak dan Ibu tetap berada di kursinya masing-masing. Sekali lagi hadirin tamu undangan yang kami hormati, kami mengucapkan terima kasih kepada Al Habib Umar bin Hafid, Habib Saleh Muhammad Aljufri, Habib Jindan Naufal, dan tentunya kehadiran hari ini sungguh bermakna untuk kita semuanya. Dan kemudian kami mohon berkenan kepada seluruh tamu undangan, kepada para jemaah yang hadir agar tidak berdesakan dan menunggu sesaat di dalam ruangan ini sampai Habib Umar tiba di ruangan berikutnya untuk dapat beristirahat dan juga salat Asar berjamaah dengan seluruh tamu undangan. Dan tentunya hadirin tamu undangan yang kami hormati, inilah akhir dari seluruh rangkaian acara kita kajian Heart to Heart pada hari ini bersama dengan Habib Umar Alhafid. Saya Vi Alfaru selaku pembawa acara mengucapkan terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma sholli ala sayidina Muhammadin tibbil qulubi wa dawha waatil [Tepuk tangan] [Musik] abdani wasifai [Musik] Abha wa ala alihi wasohbihi wasallim. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin tibbil qulubi wa dawha waatil abdani il absha wa ala alihi wasohbihi wasallim. Allahumma sholli ala sayidina Muhammadin tibbil qulubi wa dawha waaiatil [Musik] abdani [Musik] Absaiha wa ala alihi wasohbihi wasallim wa ala bihi wasallim. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad.