📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Julio iglesias - chante pour Palestine - [Ô Palestine, terre de mes douleurs]

YOUZAPROD 4:51

Transcription

Dalam kabut pagi tanpa matahari, aku mendengar tangisan datang dari kebangkitan. Anak-anak tanpa mimpi, laut tanpa suara. Palestina berdarah dan dunia menjadi gelap. Di bawah reruntuhan, sebuah lagu padam. Aroma harapan tiba-tiba menjauh. Pohon zaitun menangis di angin takdir dan aku berdoa dengan hati di tangan. Aku melihat langitmu terkoyak oleh api. Tanahmu dicuri dalam drama. Namun di matamu sebuah bintang bertahan. Batu berdiri tegak, meskipun ia menolak. Palestina, cintaku yang terlarang. Aku bernyanyi untukmu di dunia yang mati rasa. Kesedihanmu bergema seperti piano tua. Melodi sedih di dunia yang dalam. Dan jika suatu hari perdamaian akhirnya datang, aku akan menari tanpa alas kaki di jalanmu. Namun untuk saat ini, aku menulis kata-kata ini kepadamu dengan air mata di dasar kulitku. Palestina tanah kesakitanku. Setiap batu mengetahui kemalanganmu. Aku bernyanyi untukmu bahkan dalam kegelapan. Cahayamu hidup dalam ingatanku. Oh Palestina tanah kesakitanku. Setiap batu mengetahui kemalanganmu. Aku bernyanyi untukmu bahkan dalam kegelapan. Cahayamu hidup dalam ingatanku. Di bawah reruntuhan, sebuah lagu padam. Aroma harapan tiba-tiba menjauh. Pohon zaitun menangis di angin takdir. Dan aku, aku berdoa dengan hati di tangan. Aku melihat langitmu terkoyak oleh api. Tanahmu dicuri dalam drama. Dan di matamu sebuah bintang bertahan. Bangga dan berdiri tegak, meskipun ia menolak. Oh Palestina, tanah kesakitanku, setiap batu mengetahui kemalanganmu. Aku bernyanyi untukmu bahkan dalam kegelapan. Cahayamu hidup dalam ingatanku. Oh Palestina tanah kesakitanku. Setiap mengetahui kemalanganmu. Aku bernyanyi untukmu bahkan dalam kegelapan. Cahayamu hidup dalam ingatanku. Dan jika suatu hari perdamaian akhirnya datang, aku akan menari tanpa alas kaki di jalanmu. Namun untuk saat ini aku menulis kepadamu. Kata-kata ini dengan air mata di dasar kulitku. Oh. He. [Musik] [Tepuk tangan] Dan jika suatu hari perdamaian akhirnya datang, aku akan menari tanpa alas kaki di jalanmu. Untuk saat ini, aku menulis kata-kata ini kepadamu dengan air mata di dasar kulitku. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Palestina tanah kesakitanku setiap mengetahui