Transcription
Halo [Musik] pipi [Musik] [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai bro, povinal terbuka Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam rangka pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan tahun akademik 2012/2022 dimulai. Anggota [Musik] hai hai Hi Ho Hai. Silakan duduk kembali hai hai hai hai hai hai Hai.
Pembukaan rapat pleno terbuka Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam rangka pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan oleh pimpinan sidang. Hai, dengan mengharap rahmat dan ridho Allah subhanahu wa ta'ala. Hai, pada hari ini, Hai Rabu tanggal 17 Nov 2012 Masehi, Hai bertepatan dengan tanggal 12 Robiul akhir 1435 Hijriyah, rapat senat terbuka Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan acara tunggal pengukuhan guru besar Profesor Doktor Prim Masrukhan Muthohar, M.Pd. Saya nyatakan dibuka. Marilah kita awali dengan baca Ummul Qur'an, Al-Fatihah. Fatih hai hai Hai. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, hadirin dimohon berdiri hai hai file hai hai [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Hai semua hai hai [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] di Indonesia [Musik] Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Suci pun berdakwah dan [Musik] berdagang religius yang kau suka masyarakat harimau sedang Serikat [Musik] di Sulawesi. Kita pun engkau monster itu berubah tetap dewan about Teguh aku [Musik] semua orang polybag terkuak [Musik] bermanfaat [Musik] cerita-cerita telah berada di [Musik] 21 Aku Tersenyum [Musik] Hai tinggi. Silahkan duduk kembali hai hai Hai.
Pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang akan dibacakan oleh Ananda Oktavia Aegyo. Kepadanya di silakan hai hai hai hai yo yo the lounge hai hai hai hai yo yo hai hai hai hai hai hai hai hai Hai. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh hai hai yo yo Hai sahabat hai hai Hi Ho full define lain himinas syaiton point nirojim hai hai hai hai Halo. Bismillahirohmanirohim [Musik] hai hai hai hai the lounge hai hai. Oh iya, I am OST unoball [Musik] eommaya [Musik] mudzilla ilaikal nirup byk yg Cepet bales e-learning hai hai the wine lam tafkhim Alfamart Benowo tarisah Nata hai hai Indonesia hai hai Hai wow Buya osim Ogawa minus nauroh uang hai hai hai hai hai hai en6 muneul Yahudi rukho sirih [Tertawa] hai hai hai hai the lounge Hai gulya laulal kita lebih last oemma like Yi hai hai hai hai MP3 MP3 Indonesia Hai ono Syaikh Muhammad Abduh keyboardnya durroh tawal Ilham Gym hai hai a text hai hai hai hai Hai wow Juli lawangawu uzila ilaih mulhim irobikum [Musik] launch Hi Ho Hai warna Yazid dan naga tiram minhum mawu fudzilla ilaihi the lounge yo yo hai hai hi hu Zila ilaikal biru Bika tuh wiana Wow wuhu roh the lounge Rp kep Hai bolu tak seandainya lukow Bil kafir ih ih Hai peletak selalu kau myluca vidir ih ih Hai sodakowlohuladzim wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai cewek hai hai Hai.
Pembacaan surat keputusan guru besar oleh sekretaris tenar kepada Bapak Profesor Doktor Haji Samsul Niam, magister agama. Di silahkan hai hai hai hai MP3 hai hai hai hai hai hai Hai. Menteri Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi Republik Indonesia bekerja. Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi Republik Indonesia Nomor 5/1670/Kering/MPK.A/KEP/2021 tentang kenaikan jabatan akademik kering fungsional dosen. Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Menteri Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan surat direktur pendidikan tinggi keagamaan Islam Direktorat Jenderal pendidikan Islam Kementerian Agama RI nomor B/iPhone/459/Kering/DC/1/DT/Hai/Kering/KEP/07.6/Kering/06/2020 tanggal 15 Juni 2020, memutuskan menetapkan: ke-1. Pegawai negeri sipil nama Doctor Prim Masrukhan Muthohar, M.Pd., NIP. Kering/NIDN 19720608 200212 1001 Kering 2008 067 2002, tempat tanggal lahir Tulungagung, 8 Juni 1972, pendidikan S3 tahun 2006, pangkat golongan ruang TMT Pembina tingkat I/IVb/01-10-2018, jabatan Kering, angka kredit PMT lektor kepala 593,5 LU Kering 1 Mei 2010, instansi Kementerian Agama RI pada UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2021 dinaikkan jabatannya menjadi Profesor/guru besar dalam bidang Ilmu manajemen pendidikan dengan angka kredit sebesar 868,30. Kedua, pegawai negeri sipil yang bersangkutan diberi tunjangan jabatan sebesar Rp. 1.350.000,-. Ketiga, asli keputusan ini disampaikan kepada pegawai negeri sipil yang bersangkutan. Tembusan: 1. Kepala BKKBN, Kepala BKN, 2. Kepala KPPN Jember, Direktur Jenderal pendidikan tinggi Kemendikbud ristek, Direktur Jenderal pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI, dan Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Di Hai makan di Jakarta pada tanggal 26 Juli 2021, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan riset dan teknologi Republik Indonesia, ditandatangani Nadim Anwar Makarim hai hai hai hai hai hai the lounge MP3 Hai.
Pembacaan doa yang akan dipimpin oleh Dr. Haji Ku Cimanggis beragama. Kepada beliau disilangkan. Nda gede MP3 Hai cantik Hai. Liqodoil hajatina al-fatihah. Allahumma sholli ala sayyidina muhammad walhamdulillahi rabbil alamin. Hamdan yuwafi ni'amahu wayukafi Um Azizah. Ya Robbana lakal hamdu Kama ya mbak Riri Jalali wajhikal kariim Wa adzimil sultonik. Ya Allah ya Tuhan Ya Allah yang Maha Rahman, pada hari ini kami keluarga besar Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, Hai, dengan hati yang khusyuk bersimpuh di hadapanMu memanjatkan puji dan syukur atas limpahan rahmat dan nikmat yang tak terhingga kepada kami. Hai, jadikanlah kami hambaMu yang selalu bersyukur atas semua karuniaMu dan mampu menjadikannya sebagai sarana untuk melakukan setiap amal kebajikan yang dapat menghantarkan kepada tambahnya nikmat dan tingginya derajat. Ya Allah Tuhan yang Maha Agung, Maha Benar Engkau ya Allah dalam firmanMu bahwa Engkau berjanji akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu dimanapun dia berada, sebagaimana saudara kami Prim Masrukhan Muthohar, pada hari ini dia telah mendapat beribu-ribu ucapan selamat atas prestasi yang telah dicapainya sebagai guru besar. Kami yakin keberhasilannya itu adalah semata-mata atas kehendakMu dan RidhoMu, Hai, doa yang selalu dia panjatkan setiap malam dan jerih payah yang tak kenal lelah apalagi menyerah pada hari ini benar-benar telah terbayar sudah. Senyum bahagia yang diselimuti riang gembira dan ditaburi dengan rasa bangga serta dihiasi hingar-bingar yang terpancar dari raut wajahnya menunjukkan atas kebahagiaannya. Kami semua yang hadir ikut merasa senang dan bahagia atas nikmat itu dan mendoakan semoga dia dapat mensyukurinya dengan sebaik-baiknya. Ya Allah ya Rozak, Engkau Dzat Yang Maha Pemberi, dengan bertambahnya jumlah guru besar di kampus yang tercinta ini semoga dapat semakin, semoga dapat menambah semakin melambungnya gaung kampus UIN satu hingga mancanegara, dapat mencetak generasi emas yang handal, anak bangsa yang sholeh dan sholihah, menebarkan Rahmat di setiap tempat serta berdiri di garda terdepan dalam setiap kemajuan dan kebaikan. Oleh karena itu kami mohon kepadamu ya Allah, jadikanlah semua civitas akademika kampus yang tercinta ini orang-orang yang amanah, profesional di bidangnya, terus dapat mengembangkan ilmu dan mempertebal iman serta selalu berusaha meningkatkan kualitas dirinya. Ya Allah, berilah kami kemampuan, pertolongan, umur panjang dan kesehatan. Kerja karena itu semua adalah kunci untuk dapat melaksanakan semua tugas dan kewajiban. Jadikanlah kami orang-orang yang selalu berada pada jalan kebenaran, jalan yang terbentang di bawah naungan cahaya petunjukMu. Ya Allah, Engkau adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Nikmal Maula wanikman Nasir. Rabbana Atina Fiddunya Hasanah wafil akhiroti hassanah wa qina Adza Bannar walhamdulillahirabbil alamin. Al-fatihah yo yo Hai.
Sinode, hadirin dan pemirsa satu televisi, sejenak kita akan mengikuti bersama sebuah film, Dokter Ama, yang akan menceritakan kembali bagaimana kisah perjalanan hidup Profesor Doktor Prim Masrukhan Muthohar, Magister Pendidikan. Adapun judul film tersebut apa? Hai. Adapun judul daripada kisah guru besar dari American gambar merupakan sejarah perjalanan hidup Profesor Doktor Prim Masrukhan Muthohar, Magister Pendidikan. Selamat menyaksikan. Bisa milik kamar terletak di Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Mislaini terdapat bangunan candi yang diperkirakan dibangun pada zaman Singosari. Tidak jauh dari Candi ini, kurang lebih 300 meter arah selatan Candi, telah lahir Putra berprestasi pada 8 Juni 1972. Adalah Prim Masrukhan, yang akrab disapa Prim. Dilahirkan di Desa Mirip Kabar dari empat bersaudara. Xenak pertama dari Halo Pak Haji Muhammad Hadi Samiran dan Ibu Muslimah. Ayah saya sebetulnya sebagai seorang pendidik, guru di MTSN Tunggangri. Beliau juga punya kambing waktu itu, Insyaallah sekitar ada 6/7. Kambing itu itu usaha betul-betul membantu bagaimana perumput. Sebagai anak pertama dari 4 bersaudara, Prim selalu menjadi contoh bagi adik-adiknya. Setiap hari ia selalu membantu sang ayah mencari peternak di ladang. Prim adalah tipe orang yang kerja keras, disiplin belajar. Ia adalah taat pada orang tua. Tak hanya itu, ia juga dididik menjadi anak yang mandiri, sehingga sejak kecil Prim sudah mampu menyiapkan keperluannya sendiri, di mulai dari mencuci baju hingga menyetrika dengan arang [Musik]. Pada tahun 80-an, banyak masyarakat desa ini gemar bermain judi dan sabung ayam. Saat itu Prim dan teman sebayanya ikut bergabung dalam arena ini. Prim memang belum mengerti bahwa apa yang ia lihat dilarang keras oleh orangtuanya, sehingga kegiatan itu mau tidak mau juga memberikan pendidikan pengaruh kepada diri saya pada waktu kecil. Jadi ajari teman-teman bagaimana untuk berjudi diajak melihat. Tapi pada suatu saat saya ketahuan sama kedua orangtua saya, akhirnya dipanggil, disuruh pulang, dinasehati, bahkan juga demarai hujannya untuk lihat aja dulu untuk lihat-lihat. Akhirnya orang tua tahu ini perjuangan kedua orang tua saya yang luar biasa. Sotonya tatkala membesarkan mendidik saya dilingkungan yang memang itu kurang bagus, sehingga pada saat itu juga menjadi inspirasi isonya dari ketua orang saya, orang tua saya untuk membangun sebuah mushola dalam rangka untuk mendidik anak-anaknya dan kemudian juga mendidik lingkungan sekitar. Ini merupakan kegiatan yang rutin yang dilaksanakan setiap hari. Ini tahun 1985. Prim lulus dari SD Negeri Beji. Gambar benda lanjutkan sekolahnya di MTS Negeri Tunggangri Kalidawir Tulungagung. Hai, ada kejadian yang luar biasa bagi saya that kalau saya ingin minum, ambil gelas ternyata tidak kuat ngambil kelas-kelas itu langsung jatuh. Pada saat itu saya dinyatakan sakit polio oleh dokter, sehingga hampir mengalami kelumpuhan ya, tapi karena berkat kerja keras ya dari orang tua saya yang rajin rutin untuk membawa ke dokter dan di rumah bapak saya sendiri yang terapi saya sekitar tiga bulan lah dek mulai bisa berjalan. Kemudian saya mulai sekolah lagi. Anak tersebut adalah anak pendiam tapi ramah dan mempunyai dedikasi belajar yang sangat tinggi. Apabila diberi PR sangat memuaskan hasilnya dan tidak pernah tidak mengerjakan. Er terhadap pergaulan teman-temannya baik. Utama dari Bapak Kutai, Bu guru sangat santun dan sopan. Tahun 1988 Prim lulus dari MTS dan melanjutkan sekolahnya ke Pendidikan Guru Agama Negeri atau PGN di Tulungagung. Dulu sotonya ada juga keinginan di SMA, cuma tatkala kita pilih PGN ini awalnya ada pertimbangan Oh jadi guru itu enak, jadi guru itu ternyata menyenangkan, jadi guru itu ternyata pahalanya banyak. Itu pada waktu itu pandangannya begitu. Tahun 1991 Prim lulus PGN dan kemudian melanjutkan ke jenjang sarjana IAIN Sunan Ampel, Fakultas Tarbiyah di Jember, Jawa Timur [Musik]. Ini dikenal sebagai remaja yang setia kawan. Selama menempuh studi di Kota Jember ia sering membantu teman satu kosnya untuk berdagang, jual baju dan mulai baju jilbab dan kaos dan seterusnya, pergi antar kosan kemudian juga juga ke perkampungan dan Mizukage nyawi. Kendatipun demikian kita tetap fokus untuk kuliah ya. Kuliah tidak pernah kita tinggalkan, kuliah tidak pernah kita polos. Yang dulu waktu kuliah Rio sangat tekun sangat rajin dan juga. Tahun 1995 Prim lulus dari IAIN Sunan Ampel. Kemudian ia mengabdi sebagai guru di MTS Negeri Tunggangri. Hai, ingin restu orang tuanya, Prim kemudian melanjutkan strata 2 di IKIP Malang, mengambil program studi manajemen pendidikan. Pada akhir semester 4 atau awal semester 4 itu sang ajukan untuk beasiswa untuk penulisan tesis. Hamdulillah pada waktu itu diterima. Tahun 2006 lulus S2 dengan nilai yang sangat memuaskan. Kemudian saya melamar di STAIN Tulungagung untuk mengabdi di sini menjadi dosen. Hamdulillah diterima. Kemudian di Jombang saya mengajak Dista itu sama setiba dan berikutnya juga disuruh bahaya itu ngajar juga di Pondok Pesantren Hidayatullah. Empat Agustus 2010 Prim melepaskan masa lajangnya dan menikahi Hikmah Fa-trash Mentari dan kini dikaruniai dua orang Putra yaitu Ilmi Taufik Lemot Tuhan dan Muhammad Iqbal Muthohar. Kembali mendapatkan restu dari kedua orangtuanya pada tahun 2002, pembelanjaan studinya ke jenjang strata 3. Pada waktu itu orang tua saya bilang selama ada kemauan pasti akan ada jalan. Lain yang saya pegang menjadi motivasi yang terkuat bagi saya untuk melanjutkan S3. Pada tahun 2006 Prim menyelesaikan studinya jenjang strata 3 dengan program studi manajemen pendidikan. Ke semangat dari istri, dari anak ini menjadi hal yang apa itu mendorong yang luar biasa bagi saya untuk tetap menyelesaikan S3 ini [Musik]. Nyamuk tidak dan orang tua jelasnya masking dengan kami akhirnya cukup jauh dengan saya beli tahun dengan adik dibawa saya 12 tahun dan dengan si bungsu 15 tahun. Karena itulah aspek seringkali mendapatkan mandat dari orang tua untuk mendampingi kami dalam momen-momen penting atau perjuangan muslim dan Mbak Eva ketika masih menyelesaikan S3 ini malam dengan anak kecil ngontrak di gang sempit di Jalan Pisang Candi. Kalau saya tidak salah yang seringkali harus membawa anak ke kampus. Ke perpus sambil mengerjakan tugas. Dikenal sebagai sosok yang sabar dan sederhana. Berkat ketekunan dan kedisiplinan dalam belajar, Doktor Prim Masrukhan Muthohar, M.Pd., memperoleh gelar akademik tertinggi yaitu sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Surat keputusan dari Kementerian dan kebudayaan Republik Indonesia ikut Hai disahkan berdua berenang Juli 2012. At as turunnya SK guru besar TNI. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Rektor UIN 1 Tulungagung, kepada seluruh anggota senat dan Kementerian Agama beserta seluruh jajarannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta seluruh jajarannya dan tidak lupa juga saya sampaikan banyak terimakasih kepada Bapak Direktur Pascasarjana UIN 1 Tulungagung serta kolega, teman sejawat, para guru besar yang ada di UIN 1 Tulungagung. Ucapan terima kasih juga sesantai kan kepada Ayahanda saya Bapak Haji Muhammad Hadi Samiran almarhum serta Ibu Muslimah Hai yang telah bersusah payah mendidik saya sehingga saya bisa sekolah pada pascasarjana. Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada istri tercinta, Doctor Hikmah Eva Trisnantari serta Ananda berdua. Saucap kan terima kasih kepada semua yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu dalam memberikan kontribusi kepada saya utamanya eh dalam rangka untuk pengembangan keilmuan. Sekarang alhamdulillah anak didik kami nama Prim sudah menjadi Profesor. Mudah-mudahan ilmunya berkah manfaat dapat membawa kemajuan kampusnya. Semoga dengan amanah ini sobat saya program dapat lebih memberikan Hai atau berkontribusi bagi pengembangan dunia pendidikan di tanah air dan gini Profesor Doktor Prim Masrukhan Muthohar, M.Pd., menjadi Profesor ke-17 di UINSA. Selamat pagi selamat hadirin dan pemirsa satu televisi dapat kami sampaikan selengkapnya dari film Dokter Ama tersebut dapat anda saksikan melalui kanal satu televisi yang akan diunggah mulai 13.00 WIB atau setelah rangkaian prosesi rapat pleno terbuka pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Universitas Islam riset Ali Rahmatullah ini selesai. Hai.
Pidato pengukuhan guru besar disampaikan oleh yang terhormat Profesor Doktor Prim Masrukhan Muthohar, Magister Pendidikan. Kepada beliau di silakan. The sweet and Rp ia berkata hai hai The Spot Hai. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Alhamdulillah wasyukurilah wow Allah walahaula wala quwwata illa Billah. Ama Pak yang saya hormati in Hai ketua sekretaris dan anggota senat Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah atau UIN 1 Tulungagung. Hai yang saya hormati Rektor UIN 1 Tulungagung, Bapak Profesor Doktor Haji Maftuhin, Magister Agama, para guru besar UIN 1 Tulungagung, para Wakil Rektor UIN 1 Tulungagung, Kepala Biro AUAK UIN 1 Tulungagung, para pejabat sipil maupun militer, para pimpinan perguruan tinggi, direktur dan wakil direktur UIN 1 Tulungagung, para dekan dan wakil dekan UIN 1 Tulungagung, para ketua lembaga, kepala SPI beserta sekretarisnya, Bapak Ibu ketua jurusan dan sekretaris jurusan, ketua program studi dan sekretaris program studi baik itu pada tingkat sarjana, magister dan doktor di UIN 1 Tulungagung, Bapak Ibu pejabat struktural UIN 1 Tulungagung, para dosen dan civitas akademik UIN 1 Tulungagung, ketua Dharma Wanita Persatuan UIN Tulungagung beserta jajarannya, seluruh keluarga besar Bani Hadis Sangiran dan Bani Jamhari, seluruh undangan dan hadirin yang saya muliakan. Lama-lama kesempatan ini hai, perkenankanlah ini saya akan menyampaikan orasi ilmiah saya. Tapi sebelumnya sepanjag kan rasa syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan kepada kenikmatan kepada kita semua, baik itu iman dan Islam, kesehatan, kesempatan dan berbagai kenikmatan lain yang senantiasa menyertai kita dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga pada saat ini kita bisa dipertemukan dalam satu majelis yang mulia dan penuh berkah ini dalam rangka pengukuhan guru besar saya dalam bidang Ilmu Manajemen Pendidikan di UIN 1 Tulungagung. Hai shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, para sahabat, keluarga dan seluruh umatnya. Teriring doa semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di hari akhir kelak. Amin. Hai hadirin yang saya hormati. Hi eh perkenalkan lah pada kesempatan yang penuh berkah ini saya ingin menyampaikan orasi ilmiah saya tentang Visioner Leader yang Wah dan Peradaban ini. Bapak Ibu sekalian, Hai tatkala kita berbicara brand image atau mutu yang ada di perguruan tinggi atau bahkan yang ada di lebih khusus yang ada di kampus dakwah dan peradaban, ada satu hal yang perlu kita perhatikan di sini bahwa pada hakekatnya mutu atau brand image atau daya saing itu berawal dari diri kita sendiri. Pertama-tama adalah naluri setiap manusia. Saya yakin siapapun orangnya tatkala berbicara tentang mutu dia pasti mempunyai pilihan-pilihan. Jika kita dihadapkan berbagai pilihan mulai masyarakat kecil, masyarakat akademis, pasti dia akan memilih sesuatu itu yang bermutu, yang bagus pada dirinya. Ini yang sesak katakan bahwa mutu itu merupakan lah luri yang ada pada diri kita semua. Ia bahkan kadang-kadang tak kita selalu berharap bahwa Hai mutu itu dari orang lain. Tapi tahukah bahwa orang lain itu sebabnya menuntut mutu itu dari diri kita. Hadirin yang saya hormati, bagaimana kita membangun mutu, brand image dan daya saing sebuah perguruan tinggi itu bisa kita awali dari niat baik. Kita harus punya niat baik terlebih dahulu yang ada pada masing-masing diri kita. Yang berikutnya jangan suka komplain, jangan suka mengeluh, jangan suka menyalahkan orang lain. Hai you yang akan menghambat terjadinya mutu. Hai yang harus kita lakukan adalah kita harus senantiasa bersyukur. Ia bersyukur dan berbuat lebih baik. Hai karena apa? Dengan bersyukur, berbuat lebih baik saya yakin kita akan ditambah berbagai macam nikmat yang ada pada diri kita. Lain sakartum lazidanakum walainkafartum Inna adzabi lasyadid. Tidak ini Hai di sini mengandung apa? Kita dituntut untuk belajar secara terus-menerus dengan mensyukuri apa yang telah kita dapatkan sehingga kita akan bisa membuat perubahan, perbaikan secara kenting news pentingnya quality improvement. Lex ini yang kita harapkan setelahnya dalam lembaga pendidikan kita. Hadirin yang saya hormati, tatkala kita berbicara brand image, brand image itu sebetulnya merupakan suatu nama. Hai bisa kita katakan sebuah simbol, merek Anda. Ia bahkan juga bisa kita katakan sebagai sebuah budaya. Hai kepribadian lain yang perlu kita bangun sebetulnya dalam lingkup perguruan tinggi. Tetala kita Bergerak dalam bidang jasa. Hai premid yang ada di kampus UIN 1 Tulungagung telah kita kenal sebagai kampus dakwah dan peradaban. Di situ ada merek kampus dakwah dan peradaban. Kita mengenal UIN 1 Tulungagung, kita juga akan kenal tentang kampus dakwah dan peradaban. Di sini banyak nilai-nilai yang dikembangkan, banyak manfaat yang kita ambil. Ada budaya budaya akademik, budaya-budaya kredit Ciyus yang itu nanti akan sangat bermanfaat bagi penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga apa? Karena ada berani meet ini nanti diharapkan para pemakai, para stakeholder pengguna baik itu internal maupun eksternal mendapatkan kepuasan dari apa yang ada dalam kampus dakwah dan peradaban. Hadirin yang saya hormati, berikutnya kau berbicara daya saing yang ada di kampus dakwah dan peradaban. Daya saing sebetulnya adalah kemampuan untuk mewujudkan hasil yang lebih baik, lebih cepat dan lebih bermakna sehingga apa yang harus kita lakukan the kalau kita berbicara dia Laisa ingini. Hai yang pertama kita harus mampu memperkokoh pangsa pasar kita. Semua lembaga pasti tahu gimana pangsa pasarnya. Hai kemudian kita juga harus mampu mengembangkan lingkungan kita, lingkungan baik itu internal maupun eksternal. Di sinilah kita butuh yang namanya brand image supaya mereka percaya dan terhadap apa yang kita kembangkan di lembaga kita ini. Berikutnya kita juga harus mampu meningkatkan kinerja yang ada di dalam lembaga kita. Kinerja tanpa batas, tanpa henti-hentinya quality improvement, ada peningkatan secara terus-menerus yang harus kita lakukan hai. Lalu ini kita lakukan percayalah bahwa posisi pasar kita akan bagus. Ini yang perlu kita kembangkan pada masing-masing lembaga pendidikan tinggi. Bapak Ibu sekalian, mengapa visionary leadership dalam Opa aja untuk mengembangkan mutu, brand image dan gaya Said? Kita paham bahwa visionary leadership pada hakekatnya merupakan kemampuan yang dimiliki oleh pemimpin dalam menciptakan, merumuskan, mengkomunikasikan, mensosialisasikan, mentransformasikan dan mengimplementasikan pemikiran-pemikiran ideal yang berasal dari seorang pemimpin atau Tim Anggota organisasi yang ada dalam lembaga di dalam rangka apa? Membentuk komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang kita harapkan secara efektif dan efisien yang harus kita kembangkan dalam pemimpin kepemimpinan visioner ini. Pemimpin visioner pasti tahu jangkauan yang ingin dicapai di masa yang akan datang. Pada hakekatnya pada saat ini kita mempersiapkan peserta didik, SDM untuk kebutuhan yang akan datang. Ini yang menjadi kunci yang harus kita kita tingkatkan Lex. Mengapa kampus dakwah dan peradaban? Sejauhmana keberhasilan dalam rangka meningkatkan brand image, daya saing yang ada dalam kampus dakwah peradaban? Kalau kita lihat bahwa Ibu sekalian hasil Webometrics Ranking of Universal City ini yang dirilis pada bulan Juli kemarin ternyata hamdulillah kampus IAIN Tulungagung atau UIN Tulungagung atau yang dikenal dengan kampus dakwah dan peradaban itu dari 58 perguruan tinggi keagamaan Islam yang ada di Indonesia, kampus dakwah dan peradaban menduduki peringkat keenam. Ini menjadikan luar biasa. Ini adalah pencapaian yang luar biasa yang ada di kampus dakwah dan peradaban. Sementara dari 2539 perguruan tinggi yang ada di Indonesia kita menduduki peringkat ke-74 ya. Alhamdulillah dan dari sebelah 1987 perguruan tinggi di dunia kampus dakwah dan peradaban berada pada posisi 5141. Hamdulillah lele ini artinya bahwa perguruan tinggi yang ada di desa yang ada di pelosok kandang mampu menunjukkan brand image, daya saing yang luar biasa dalam rangka untuk kompetisi untuk meyakinkan para peminat, pelanggan baik itu internal maupun eksternal. Bapak Ibu sekalian, bagaimana kita bisa menciptakan mutu, brand image dan daya saing ini? Tentunya harus kita mulai dari harapan setiap pemimpin, leader Hai baik itu top leader, middle leader sampai low leader harus punya harapan. Kita semua harus punya harapan yang dituangkan dalam bentuk puisi maupun misi, tujuan yang ada dalam organik. Sasi rapan ini menjadi penting, harapan jangan dibiarkan tapi harus ada tindakan, harus ada action. Ini yang paling penting tidak akan ini Hai lah dari tindakan itulah nanti yang akan menjadi yang membentuk habit kita, kebiasaan kita. Dari habit kebiasaan ini akan menjadikan khawatir budaya-budaya. Inilah sebetulnya yang akan menghantarkan nasib kita. Kita akan berada di mana, di posisi mana tergantung bagaimana habit dan budaya yang kita bangun. Hai kamu budaya ini sudah kita bangun dengan bagus pasti kita akan bisa mencapai apa yang kita harapkan. Kalau harapan sudah dicapai jangan berhenti, harus kita tingkatkan. Kita akan punya harapan baru lagi begitu seterusnya karena kita akan menggunakan prinsip penting news quality improvement sebagaimana kita naik tangga, Ayah step-by-step yang pada akhirnya kita akan mencapai tujuan yang kita
Inginkan wabah, Ibu sekalian. Lu sekarang, tindakan apa yang bisa kita lakukan? Tetala kita berbicara mutu brand ini dan daya saing tadi, sudah saya jelaskan. Kita harus awali dari niat baik terlebih dahulu. Siapapun orangnya, harus punya niat baik. Hai, kamu sudah niat baik? Mari kita rumuskan rencana kerja. Hai, mari kita buat keputusan, decision-making ini. Pada leader, harus mampu membuat keputusan yang tepat sesuai dengan apa yang akan kita harapkan. Kalau keputusan sudah dibuat, mari kita bersama-sama melaksanakan keputusan, menggerakkan seluruh sumber daya manusia yang kita miliki. Ini adalah modal yang akan bisa kita gunakan dalam rangka untuk meningkatkan mutu dan daya saing. Untuk apa, kalau itu sudah kita lakukan? Jangan lupa, tetap harus kita kontrol, harus tetap kita evaluasi dalam rangka untuk mendapatkan feedback, kemudian kita akan melaksanakan tindak lanjut.
Bahwa Ibu ini yang perlu diperhatikan, bahwa hai apa itu mutu brand image dan daya saing di era global yang terjadi pada saat ini menjadi penentu bagaimana kita akan mampu tetap eksis dalam percaturan global. Bagaimana lembaga pendidikan tinggi ini tetap eksis? Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui. Yang pertama adalah visual raising. Hai, di sini seorang leader harus mampu memberikan gambaran tentang apa yang ingin kita capai dan kapan hal tersebut akan kita capai, visualizing. Sehingga di sini ada banyak strategi, gagasan, ide-ide kreatif sebagaimana yang sering diungkapkan oleh Rektor kami, Hai Win 1 Tulungagung, atau dulu masih IAIN Tulungagung. Kita harus bisa memiliki mahasiswa 25.000 lebih, visualizing. Alhamdulillah, sekarang sudah tercapai. Masih mahasiswa UIN 1 Tulungagung pada saat ini sudah ada 25.000, 73 mahasiswa. 26 ya, malah 26. Perkembangannya ini luar biasa, penyampaian yang luar biasa. Artinya, Pak Wis mulai Sheikh yang dilakukan oleh life breakthrough sudah mencapai. Kendatipun demikian, harus ada visualizing yang lain. Bagaimana supaya kita bisa mencapainya? Kyb kan Rektor pada saat ini, mahasiswa pascasarjana ke depan harus lebih banyak daripada S1. Mudah-mudahan itu nanti akan tercapai. Sekarang mahasiswa kita pascasarjana sudah ada 1.141 mahasiswa yang terdiri dari 35 negara. Ini merupakan kerja keras, kerja sama antara Rektor dan direktur pascasarjana. Oh ya, kadang kalau saya lihat Pak direktur ini, kadang malam pun tetap bekerja untuk mencari mahasiswa, pergi ke Timur Tengah, macem-macem. Itu menggunakan teknologi yang kita miliki pada saat ini.
Bapak Ibu sekalian, selain displaying, kita juga hati-hati tuntut harus punya futuristic thinking. Ini merupakan kemampuan berpikir jauh ke depan, sebagaimana yang saya jelaskan tadi. Kemampuan berpikir jauh ke depan ini menjadi sangat penting dimiliki oleh setiap leader, siapapun. Karena kemampuan ini, berdasarkan hasil penelitian, akan menghasilkan inovasi dan kreativitas yang bisa kita terapkan di lembaga pendidikan kita. Yang ketiga, kita akan ada swing posited showing posts with label ah, kemampuan menunjukkan pandangan jauh ke depan ini yang memang harus dimiliki oleh seorang leader. Jadi kita bisa memprediksi apa yang akan kita capai di masa yang akan datang, apa yang kita butuhkan, kurikulum pakai mana yang perlu kita terapkan. Karena kurikulum yang kita buat pada saat ini, kita ingin mempersiapkan SDM kita yang ada di masa yang akan datang. Lex, ini yang tidak terpikirkan. Sehingga Va, apa yang kita kerjakan pada hari ini, pada hakekatnya kita ingin mempersiapkan masa yang akan datang. Bapak Ibu sekalian, jadi ada juga bluetick training. Ini kemampuan yang secara aktif dimiliki oleh lidah dalam rangka apa? Turut serta dalam rangka untuk merencanakan, melaksanakan sampai pada mengendalikan yang ada dalam organisasi kita. Hai, yang berikutnya, yang ke-5, ada creative thinking. Ini pemikiran kreatif sangat diperlukan oleh siapapun dan ini harus dilatih secara terus-menerus. Kita bisa kreatif menciptakan sesuatu yang baru, kita akan banyak eksperimen-eksperimen yang akan kita ciptakan dalam rangka untuk membelajarkan mahasiswa, dalam rangka untuk meningkatkan mutu dan daya saing. Ada juga tracking rich, mengambil resiko. Lex, mengambil resiko yang paling bagus itu adalah objektif rice, sebagaimana yang telah diambil dalam kampus dakwah berhadapan di Eropa demi Covid nineteen. Ini ternyata ada kebijakan yang luar biasa, yaitu kampus dakwah dan peradaban merelakan rusunawa-nya untuk isolasi mandiri yang kena Covid nineteen. Lex, ini sotonya adalah masuk rating rich, tapi masuk dalam beautiful pictures. Jadi resiko yang yang apa itu namanya? Resiko yang bagus, yang cantik. Kita bisa memanfaatkan situasi kondisi ini dalam rangka apa? Hz, kerjasama baik dengan pemerintah, masyarakat, kesehatan dan lain sebagainya. Dan ini Insyaallah akan meningkatkan brand image dan daya saing yang ada dalam kampus dakwah dan peradapan. Ada juga yang berkaitan dengan processor lain, men-two saja antara lain. Ini merupakan kemampuan dalam menghubungkan dirinya dengan sasaran organisasi, menghubungkan antar depan temen dalam rangka untuk kerja bersama-sama mencapai tujuan yang telah kita tetapkan. Dan yang paling penting dalam kepemimpinan visioner ini adalah continuous learning. Ya, ada pembelajaran yang secara terus-menerus. Ayo, kita tidak akan pernah berhenti untuk belajar. Kita selalu menggali, mengkaji, meneliti untuk menemukan sesuatu yang baru yang bisa kita gunakan dalam ragu pa dalam rangka untuk mengembangkan kampus dakwah dan peradaban. Dan yang terakhir ada impress xingcheng. Ini adalah merupakan perubahan. Jadi artinya apa? The talaha kita menerapkan visionary leadership, perubahan itu pasti akan terjadi, inovasi itu pasti akan terjadi sebagaimana yang terdapat dalam kampus dakwah dan peradaban ini. Mulai bagaimana berubah dari STAIN menuju IAIN, bagaimana kita transformasi dari IAIN menjadi UIN. Tapi semua itu dalam konteks kampus dakwah dan peradaban.
Bapak Ibu sekalian, itu merupakan apa itu? Orasi ilmiah singkat saya dari apa yang sudah tulis di buku tentang orasi ilmiah tersebut. Akan tetapi sebelum ini, shaqiri di penghujung acara ini saya ingin membacakan sebuah puisi. Puisi puisi ini terbaik Ratno-nya dengan apa yang saya sampaikan tentang designer leadership, tentang harapan yang akan kita capai di masa yang akan datang. Puisi ini diberi judul Tentang Empat Lilin. Kalau kita melihat empat lilin, seolah-olah kita mau apa itu? Ulang tahunnya ya. Oke, bahwa Ibu, saya coba untuk membacakannya. Ada empat lilin yang menyala, sedikit demi sedikit habis, meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka. Yang pertama berkata, Aku adalah perubahan, hai. Namun manusia tak mampu berubah, maka lebih baik aku mematikan diriku saja. Demikian sedikit demi sedikit sang lilin padam. Yang kedua bertahan, Aku adalah iman, sayang. Aku takut berguna lagi, manusia tak mau mengenalku. Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala. Begitu selesai berbicara, tiupan angin memadamkannya dengan sedih. Giliran lilin ketiga bicara, Aku adalah cinta, tak mampu lagi aku untuk tetap menyala, manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya. Ada yang membenci keluarganya, tanma tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ketiga tanpa terduga. Hai, seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar dan melihat ketika lilin telah padam, hai. Karena takut akan kegelapan ia berkata, Eh apa yang terjadi? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan, hai. Lalu yang menangis tersedu-sedu, lalu dengan terharu lilin keempat berkata, Janganlah takut, janganlah menangis. Selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya. Akulah harapan, hai [Tepuk tangan]. Dengan mata bersinar, sang anak mengambil lilin harapan lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya. Bapak Ibu hadirin yang saya mulyakan, apa yang tidak pernah mati hanyalah harapan yang ada dalam hati kita, dalam diri kita, dalam setiap leader, siapapun orangnya. Kita harus punya harapan, hai. Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti sang anak tersebut yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali iman, cinta dan perubahan dengan harapannya. Mahasiswa adalah harapan. Di tahun kita ada harapan, di pikiran kita ada harapan, di hati kita ada harapan, hai. Dosen adalah aset negara yang tak ternilai karena hati kita selalu menyala dan terang. Mari kita jadi pemenang di tempat kerja kita karena kita mencintai pekerjaan kita, kita bukan terpaksa, kita tidak dipaksa. Kita bekerja dengan kepala, dengan tangan dan hati kita dalam membangun anak bangsa. The Power of Dream. Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi alat dalam rangka untuk membangun SDM ini menjadi lebih bagus, wajib. Karena masa depan bangsa ini sangat ditentukan di lembaga pendidikan kita, mulai pendidikan dasar, menengah sampai tinggi. Jika pendidikan dasar kita kuat, bagus, yakinlah pendidikan menengah akan menjadi bagus, apalagi dalam pendidikan tinggi. Chicken dasar merupakan pondasi, ibarat kita membangun rumah, om dasi harus surat, harus contoh, nilai-nilai religius keagamaan harus kita tanamkan pada peserta didik kita. Hal itulah yang bisa saya sampaikan Bapak Ibu sekalian.
Pada akhir orasi ilmiah ini, saya ingin mengucapkan beberapa ucapan terima kasih. Yang pertama, hai hadirin yang saya hormati, hai aba, perkenankanlah pada saat ini saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada kedua orang tua kami, Bapak Haji Muhammad Hadi Samiran almarhum, semoga beliau ditempatkan di tempat yang terbaik di surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala bersama dengan orang-orang mukmin dan Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam, amin. Hai, dan saya juga sampaikan banyak terima kasih kepada Ibu Hajah Muslimah, dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang telah merawat dan mendidik saya dengan penuh kesabaran serta untaian iringan doa yang tidak pernah terputus sehingga saya bisa munculkan cita-cita dan capaian akademik ini. Beliau bertuah yang telah mengenalkan kepada saya apa tasya kehidupan sehingga saya bisa membaca, bisa menulis, mengaji dan salat. Semoga ini menjadi amal jariyah dan pahalanya tidak akan pernah terputus hingga hari akhir tiba. Tanpa ada bimbingan dan doa-doa beliau, tidak mungkin pada saat ini saya bisa berdiri di hadapan hadirin semua di tempat dalam rangka untuk pengukuhan guru besar ini. Ucapan terima kasih juga kami aturkan kepada Ayahanda mertua, Bapak Haji Affandi Jamhari dan Ibu mertua, Ajrun Ismi, yang telah memberikan bimbingan kepada keluarga kami dengan penuh keikhlasan dan kesabaran serta doa yang tidak pernah terputus atas kebahagiaan dan kesuksesan kami. Semoga Allah memberikan pahala balasan yang berlipat ganda kepada beliau dan mendapatkan surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala, amin. Selanjutnya saya juga menyampaikan ucapan terima kasih yang pertama, sesampai kan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Nadiem Anwar Makarim yang telah menyetujui usulan guru besar saya, 1 Juli 2001 dalam bidang ilmu nih cuman pendidikan. Saya sampaikan terima kasih kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kasubdit Ketenagaan beserta seluruh jajarannya yang telah banyak membantu secara teknis dan operasional dalam proses pengusulan guru besar saya. Selanjutnya juga saya sampaikan terima kasih kepada tim penilai usulan guru besar pada tingkat Diktis Jenderal Pendis Kementerian Agama RI dan tim penilai ditingkat Dikti Kemendikbud Republik Indonesia yang telah meluluskan pada tahap-tahap penilaian dan validasi karya ilmiah usulan dan penentuan jabatan guru besar. Yang kedua, ucapan terima kasih juga sampaikan kepada Bapak Rektor UIN 1 Tulungagung, Bapak Profesor Doktor Haji Maftuhin, Magister Agama, beserta para Wakil Rektor 1, 2 dan 3, Bapak Kabiro Awaka Win 1 Agung. Ucapan terima kasih juga kepada Ketua dan Sekretaris Senat dan seluruh anggota senat yang telah memberikan persetujuan dan rekomendasi pada tingkat institusi dalam usulan pengajuan guru besar ini. Ketiga, ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Direktur Pascasarjana, Bapak Profesor Doktor Haji Ah Ya, Magister Agama, Wakil Direktur Bapak Doktor Haji Nur Efendi, Magister Agama, Kikan dan Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuluddin dan Adab, hai, serta para ketua lembaga, kepala SPI, ketua sekretaris program studi S1, S2 dan S3, serta Bapak Ibu Kaprat, Kepala Organisasi Kepegawaian dan Penyusunan Peraturan Win 1 Tulungagung, Kepala Unit, para Kasubbag dan seluruh staf UIN 1 Tulungagung. Kepada semuanya saya sampaikan Jazakumullah Khoiron Katsiron wa Jazakumullah Ahsanal Jaza atas dukungan dan doanya. Semoga dibalas oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan kebaikan yang berlipat ganda dan semoga Allah memberikan balasan dengan balasan yang terbaik. Keempat, saya sampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan seluruh guru saya di Madrasah, di Sekolah Dasar, Mi Gambar 2, di MTsN Tunggangri, DP Gan 2 Sendok, saya di S1, di S2 dan S3, serta pembimbing skripsi saya, tesis saya dan desertasi saya. Kelima, saya juga ucapkan, sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas akademik UIN 1 Tulungagung, para guru besar, para pengelola pascasarjana, para dosen dan seluruh mahasiswa program sarjana, magister dan doktor serta seluruh kolega di UIN 1 Tulungagung. Terima kasih juga kepada Sekretaris Program Studi Magister PGMI, bawah Doctor Adi Wijayanto, Magister Pendidikan. Oh ya, keenam, ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada grup kamu cowok yang di yang diinisiasi oleh Bapak Profesor Doktor Haji Ah Ya, Image Prophet or Munardji sebagai sesepuh kita, protectors otip protector, Jerry Prof Patin dan kelopak mata n.j. Prof Agus Eko dan Bapak Kyai Haji Ojin Ema serta Bapak Doctor Susanto yang mempunyai komitmen bersama, saling memberikan semangat satu sama lain dalam berkarya, berdoa bersama-sama dalam meraih impian bersama. Semoga mendapatkan kesuksesan semuanya, amin. Hai, yang ketujuh, ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada istri tercinta, Doctor Hikmah Hebat Trisnantari, Magister Pendidikan, yang telah memberikan semangat yang tak pernah henti, hai, penuh kesetiaan dan dukungan yang luar biasa dari hai yang tidak cukup hanya diungkapkan dengan kata-kata, senja bisa mencapai gelar akademik ini. Serta Ananda Hilmi Taufiqul Muthohar dan Muhammad Iqbal Muthohar yang senantiasa memberikan inspirasi kepada kami untuk berkarya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Ananda berdua pada saat penuh apa itu? Pengajuan guru besar, Anda berdua juga ikut berpartisipasi membuat desain 2 karya buku saya yaitu tentang mutu dan daya saing pendidikan tinggi, itu yang didesain oleh Hilmi dan manajemen stratejik yang didesain oleh Iqbal. Semoga, semoga Ananda berdua menjadi anak yang sholeh, yang mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan melebihi apa yang telah dicapai oleh orang tua kalian serta mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, amin. Terima kasih juga kepada adik-adik saya, Dewi Yuhana, Sarjana Psikologi, Abdul Aziz, Magister Syariah dan Muhammad Hasan Basri, Sarjana Science yang telah banyak memberikan motivasi dan dukungan. Semoga kalian semua mendapatkan keberhasilan dalam bidangnya masing-masing, istiqomah dalam beribadah dan diberikan kebaikan serta ditingkatkan derajatnya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Hai, yang ke-8 terakhir, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada panitia penyelenggara pengukuhan guru besar ini, tim pascasarjana, tim satu TV, Bapak Agus Widodo bersama kru yang telah bekerja keras dalam penyelenggaraan pengukuhan guru besar ini. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah berjasa dalam perjalanan karier akademik saya. Teriring doa semoga semua amal baik para pimpinan kita, pejabat akademik dan non-akademik, kolega dan seluruh civitas akademik UIN 1 Tulungagung mendapatkan kebaikan berlipat ganda dan balasan yang terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Demikian yang dapat saya sampaikan dan terima kasih atas kehadiran dan doa restu para hadirin. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungannya. Allahu Muwaffiq Ila Aqwamit Thariq. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hai, cumi udang kepada Profesor Doktor Primavera Khan Muthohar untuk dapat mengambil tempat. Hai, mode diam kepada Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang terhormat, Profesor Doktor Maftuhin, Magister Agama, untuk dapat mengambil tempat. Hai hai hai hai hai hai hai hai. Hai, kata-kata pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan yang akan disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kepada yang terhormat Profesor Doktor Nocturne, Magister Agama, di silakan. Hai Heri, hai gila launched ngomong. Ia berpikir kalau pesawat pun mp3 Rihanna. Hai, dengan spek baiknya setelah mau mengembangkan keilmuan. Ayo move on. Hai, rezeki amin amin hai hai. Hai, penggolongan Samir guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan oleh Rektor. Hai, dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Hai hai. Hai, prosesi pengukuhan selesai. Rektor dan juga hai profil selanjutnya akan dapat kembali ke tempat. Hai, selanjutnya kami persilahkan Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung untuk memberikan sambutannya.
Hai, Subhanallah. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hai, Bismillah. Alhamdulillah amin. I was shalatu was salamu ala rasulillah wa ala alihi washohbihi waman lah amat bangga. Hai yang sohor. Oh ya, dikukuhkan pada hari ini, Hai Bapak Profesor Doktor Haji Prima slogan motto hmdt, Hai beserta Ibu Doctor Hikmah dan kedua Putra beliau, Hai yang meskipun Putra sudah membantu ayahnya cara mengedit dan mendesain itu ya luar biasa. Ini ini anak yang baik. Oh ya semoga. Hai biasanya bisa juga anak menjadi bapak-bapak menjadi anak. Itu di itu dunia seperti itu Pak Prim ya. Hai karena itu bapak kadang-kadang merasa seperti anak-anak merasa seperti bapak. Hai Ibu seperti ayah, ayah seperti ibu itu biasa. Rektor seperti tukang sapu, tukang sapu juga bisa seperti Rektor. Hai yang terhormat juga para profesor, Hai anggota senat pada guru besar, mobil khusus ketua senat, Profesor Doktor Kyai Haji mampu add a. Hai sekretaris Profesor Doktor Haji Samsung I am. Hai pada Factor sepuh dan Rektor sesepuh dan pinisepuh itunya dan juga para Rektor yang sudah meninggal. Hai sehingga jumlah Rektor UIN 1 Tulungagung sekarang sudah 17, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Hai minum ha apa Allah ya Wal amwat. Jadi karena itu jumlah kita banyak sekali kalau sudah dihitung juga yang sudah meninggal. Hai jadi masih ada dua yang belum dikukuhkan yaitu Hai Bapak Profesor Doktor Abdurrahman Wahid, tiga sudah keluar SK-nya. Hai dan yang kedua, Hai Insyaallah nanti. Hai ladies Amber 2021. Kenapa 8? Karena kalau pabrik, kenapa 17? Karena tanggal 17 karena Profesor go 17. Nah Pak abad itu tanggal 8 karena profesor ke-18. Hai hehehe ya ottega tolar Jawa kok. Kemudian nanti saya Allah dalam Tahun 2022 sudah ada satu yang mau kita bukan Profesor Doktor Hai Agus Eko Sucianto. Hai 2022 Insyaallah nanti mungkin Januari atau Februari, semoga saja nanti brojol terus profesornya. Hai itulah salah satu berkah UIN 1 Tulungagung dan semoga menjadi UIN nomor satu di Indonesia. Semoga saja ilmu meskipun UIN kita baru 55 bulan yang lalu sejak 11 Maret 2011 Mei 2021, tapi kita sudah Ragil Dewiku matriks udah nomor 6 untuk PT.KYB di atas UIN Surabaya juga di atas UIN Malang, dituntut kita sangat berbahagia. Hai untuk perguruan tinggi di Indonesia kita nomor 74 tadi sudah disampaikan oleh Pak Prim, ini kebahagiaan tersendiri bagi kita bersama-sama. Hai yang juga sama-sama kita hormati para tamu undangan. Hai Pak ada dari oh oh kau tipu Koramil ini di Koramil Joe dari Koramil dari polsek, kemudian juga dari Kejaksaan kemudian juga dari perkuat lain dan semua sahabat kawan garing Pak Prim juga Mitra dari well 1 Tulungagung dari Mitra bank dan mitra kerja yang lain. Hai yang tahun mati juga hai ibu-ibunya Primadya. Hai tidak ya ya sudah sepuh mungkin ya. Kemudian juga dari keluarga Wu Hikmah juga hadir itu ya keluarganya Pak Prim. Kemudian para tamu undangan baik situs akademika maupun para Kyai, para ulama yang hadir di forum ini sesungguhnya pidato Pak belum tadi sudah lengkap. Saya tidak akan menambahi karena sudah luar biasa terkait dengan bagaimana membangun satu institusi di sebuah lembaga pendidikan. Hai meskipun sebetulnya banyak hal yang mestinya itu bisa dilaksanakan tidak hanya duel 1 Tulungagung tapi juga di dunia ini sebuah institusi apapun ketika dipimpin oleh seorang pemimpin yang visioner maka dia akan sexten dia akan apa namanya perusahaan-perusahaan. Oh ya akan terus berlangsung. Hai ini salah satu hal makanya dalam sejarah dunia dan setelah dunia ataupun kita contoh negara di Indonesia sebuah kekuasaan apakah oil suci itu berupa isu politik. Hai YouTubers. Hai isi kekuasaan ataupun itu si pendidikan. Hai jika dilakukan seorang pemimpin di dalamnya, kepemimpinan di dalamnya maksudnya bukan hanya satu dua orang tapi seluruhnya maka dia akan akan mengalami keberlangsungan yang lama ini dia akan bersama lama banget kejatuhan sebuah jadi provokasi. Saya kira sangat ahli dalam bidang sejarah. Hai sebuah kekuasaan atau Hai apakah itu kekuasaan politik atau kekuasaan ekonomi dia akan jatuh ketika para pemimpin di dalamnya tidak lagi memiliki visi ke masa depan. Hai Majapahit bisa besar. Hai kemudian Kahuripan atau Airlangga bisa besar. Hai Kang dibesarkan oleh 11 apa namanya pemimpin yang luar biasa tak hanya kemudian memang. Hai visioner itu. Hai gimana yang. Hai jodoh misalkan. Hai kalau kita kenal misalkan sebuah raja besar. Hai di masa Kediri atau nama Jayabaya. Hai orang menyebut Jayabaya itu adalah. Hai or disebut peramal. Hai siapa ramal. Hai yang meramalkan akan jadi seperti ini ini ini ini. Hai tapi ketika yang melakukan orang Barat itu bukan peramal. Hai bisa kan Samuel Huntington ketika menjaga terkait dengan crash a Civilization. Hai ini bukan ramalan-ramalan tapi itu Allah visi kedepan. Hai karena itu kita nggak perlu kemudian merasa minder. Hai kalau kemudian toko kita. Hai nenek moyang kita ini dikatakan orang-orang mistis karena hanya meramal, meramal yang tidak ada bukti memang ramai itu enggak ada bukti sama juga misalkan tesisnya Samuel Huntington yang akan detikflash Civilization antara dunia barat. Hai dengan dunia Cina ketika glasnot di Rusia itu hancur kemudian hati itu menyatakan nanti akan berhubungan dengan Cina tapi oleh hati intense itu kemudian nanti Cina juga akan hancur. Hai yang itu akan bertabrakan antara barat dengan dunia Islam, hal itu tidak dilakukan tidak apa namanya tidak dinamakan dengan ramalan itu ya itulah jeleknya orang ilmuwan seperti itu. Jadi jangan terlalu percaya pada ilmu-ilmu. Hai artinya apakah ilmu itu musim murni objektif tidak juga. Hai karena setiap ilmu itu punya tendensi tertentu subjektif sama juga orang menulis sejarah juga sangat subjektif. Hai nah pernah begitu maka sebetulnya sebuah negara besar. Hai sebuah institusi besar lahir dari sebuah orang-orang yang didalamnya itu punya visi. Hai yang akan datang seperti apa makanya movie si itu sebetulnya kan apa ya impian. Hai dan impian itu kacang ada juga ini memang ke adanya Tata disampaikan oleh Pak Prim bahwa yang namanya Visio PC itu ya enggak kelihatan enggak bisa dibuktikan. Karena itu kita harus punya visi. Mana buktinya office kok dibuktikan buktinya kan nanti karena itu cat pernah jangan pernah takut. Hal ini penting gitu ya. Jangan pernah takut mimpi. Kadang-kadang minta mimpi Allah mimpi aja lo sudah bingung gitu ya paddock mimpi itu jadi sesuatu yang penting kita bermimpi aja tidak apalagi kemudian akan memperoleh sebuah Sesuatu yang besar karena Ibu-Ibu sekalian tentu dimanapun kita berada sebagaimana dua minggu lalu yang saya sampaikan salah satu. Hai para brapa pendahulu kita. Hai tak Contohkan dulu yang orang Jawa bilang nanti Nusantara ini. Hai Nusantara ini. Hai akan mengalami kejayaan yang sempurna hai ketika muncul yang namanya. Hai Satrio Piningit. Hai dan Ratu Adil. Hai itu sebetulnya kepemimpinan. Hai Satrio Piningit itu bukan individu. Hai apalagi hanya merek. Hai 1,8 akapo Satrio mana bisa Sun banyak itu. Hai hehehe jadi Satrio Piningit itu bukan orang wah karena itu kemudian Mbak orang mengklaim itu loh calon presiden Satrio Satrio papa. Hai Satrio Piningit padahal Satrio Piningit itu bukan seseorang. Hai tapi Satrio Piningit itu sebuah fenomena di mana hai seseorang itu yo yo ada orang-orang tertentu yang memang tidak terlibat dalam sebuah konstelasi politik ekonomi negara apapun tapi dia punya komitmen besar terhadap bangsa ini ndak Satrio Piningit dalam konteks ilmu politik namanya kebangsaan. Hai Nation jadi manusianya manusia itu ya manusia yang tuh punya komitmen kepada kebangsaan. Hai karena itu kata kadang 18 inget itu muncul dari orangnya enggak dikenal misalkan kalau dulu orang bilang para wali. Hai orang-orang tertentu yang memang mereka berdoa mendoakan. Hai mereka komitmen kepada bangsanya enggak kelihatan kadang dan juga orang ngarep. Hai Kapten. Kadang orang gendeng itu loh karena itu jangan sekali-kali kita menghargai atau berburu sangat kepada orang gendeng jangan-jangan Satrio Piningit. Oh iya orang gila itu kadang Satrio Piningit. Hai jadi kegilaan itu karena apa dia nggak kuat.
Mendoakan Pak untuk bangsanya, yaitu kebangsaan, mesennya, manusianya. Hai, maka karena itu, sebetulnya banyak kita menciptakan UIN satu ini. Hai. Kenapa dinamakan UIN? Karena kita ingin bahwa keulamaan, komitmen kepada keagamaan, komiber, kebal, kebangsaan itu menjadi pondasi utama kita dalam rangka untuk menciptakan para Satrio Paningit. Itu maka spiritualitas. Hai, termasuk spiritualis dari Gunung Kelud. Ndak ada program, sehingga hal ini menjadi sebuah kekuatan bangsa. Maka bangsa yang besar, Hai bangsa yang Hai stabil ini adalah ketika bangsa itu banyak Satrio Paningit-nya. Hai. Sekarang kita lihat, Hai di Timur Tengah sekarang terjadi pergolakan yang luar biasa, mulai Arab Spring gitu ya, kumpul pertentangan antar, antara Pak, antarnegara mereka, antar suku, antar keluarga itu juga bisa berperang. Dan Hai, kenapa? Karena di Timur Tengah sekarang itu tidak ada lebih Satrio Paningit-nya. Hai, semua orang ingin kelihatan, semuanya. Maka berbahagialah orang-orang yang tidak pernah terlihat. Oh ya, ashim ini yang yang saya kira, Hai Nusantara dulu dibangun seperti itu. Hai, Nusantara dibangun dengan bagaimana orang-orang yang sangat berkomitmen kepada kebangsaannya. Dan yang kedua adalah Ratu Adil, sama persis Cina, Satrio Paningit, Ratu Adil itu bukan makna personal, tapi itu adalah makna secara komunitas, secara sosiologis. Siapa Ratu Adil tuh? Yaitu yang mengurus negara. Hai, pejabat, tentara, polisi, hati-hati di bidang hukum. Hai, Hakim, Hai, termasuk Rektor, Hai, disebut sebagai Ratu Adil ketika mereka semua sudah bersikap berkarakter sebagai orang-orang yang bisa adil. Hai, jadi adil itu bukan hanya orang yang di pengadilan gitu ya, tapi di seluruh komunitas kita itu adalah mereka harus berbuat adil, mulai RT-RW-nya, gara-gara saudaranya itu. Hai, kemudian meskipun itu kaya, diberi apa namanya, Bansos itu ya, karena bukan tidak mendukung waktu jadi kepala desa, meskipun miskin, kemudian tidak diberi Bansos itu namanya Hai ratunya belum adil, mulai RT-RW sampai Presiden. Bukan hanya presiden Ratu Adil itu, tapi kondisi masyarakat dimana antara bangsa dan negara, antara Nation dan State. Saya selalu membedakan antara Nation dan State. Jadi bangsa dan negara itu dua hal yang berbeda itu ya, kalau saya, dua hal yang berbeda ini sama-sama memiliki 11 perilaku. Hai, apa? Dalam dirinya itu memiliki satu sebagai Satrio Paningit, yang satu sebagai Ratu Adil. Ketika ini bertemu, maka akan menjadi sebuah kekuatan besar. Hai, makanya lupa sekalian kehebatan Majapahit. Hai, kehebatan orang-orang dulu itu karena antara bangsa dan negara ini sejalan dan seiring. Ketika dua-duanya ini saling bertabrakan, maka enggak ada bangsa yang besar. Karena itu Ibu sekalian, dalam dunia pendidikan pun juga sama, bahwa setiap bangsa ini, setiap kampus ini, mulai dari apa namanya, Madrasah, Pesantren, kampus itu juga sama. Hai, semua sama. Hai. Nah itu Bos sekalian, karena itu sebetulnya kebesaran sebuah lembaga itu karena ini adalah visioner. Maka visioner itu terkait dengan dua hal, mengurus saya, satu terkait dengan kosmologi-nya, dan yang kedua terkait dengan sosiologisnya. Hai, apa kosmologis itu? Alam. Hai, seorang pemimpin itu asmat, memahami alamnya seperti apa. Hai, jadi saya orang Jawa Tengah. Ya udah, Jawa Tengah saya Pantura, orang Utara. Ketika saya datang ke Tulungagung ini, daerah pedalaman dan Pantai Selatan. Hai, maka tentu kita harus bisa memahami karakter sebuah Cosmos yang ada di sini. Di kos bosnya orang hutan, banyak hutan Tulungagung, Blitar, Trenggalek kan hutan semua itu. Hai, jangan pinjaman dulu disebut sebagai Alas Lodoyong. Nda seorang Ratu besar pada zaman itu, rasul yang sangat kuat yaitu Ratu Dyah Tulodong yang sempat mengalahkan Hai ini di Tulungagung. Karena itu Tulungagung tokohnya banyak perempuan, dia. Dia Tulodong itu orang ini, Ratu Tulungagung itu awas, awas apa Allah. Hai, jadi ada Ratu itu. Yang kedua yang paling besar adalah Ratu Gayatri. Hai, karena itu orang Tulungagung lebih banyak suami meski kalah dengan istrinya. Ciri-ciri orang Tulungagung begitu gitu. Jadi ketika jatuh kamu juga sama. Hai, jadi saya juga kalau dengan istrinya ya, istri saya maksudnya itu ya. Hai, jadi saya itu Rektor itu tadi, kampus seperti yang macan Buya hebat itu ya, kak di rumah saya itu kucing itu loh. Hai, stigma Candi, kampus di rumah jadi gojek. Kalau istri saya marah, saya nggak bisa jawab apa ya? Diam aja, tinggal tidur, selesai. Ya itulah karakter-karakter orang-orang Selatan seperti itu gitu. Jadi perempuan lebih hebat daripada laki-lakinya, menyapa tentara. Kalau tugas di Tulungagung mesti istrinya lebih berkuasa, ia tidak hanya kuasa dalam hal mema Raya sampai ATM juga dikuasai. Hai, hahaha. Karena itu, base kalian Hai, wisata Tulungagung sekarang sudah berubah jadi Ghost, mulutnya seperti itu. Maka mau tidak mau, keberadaan UIN ini harus menyesuaikan diri dengan kondisi lokalitasnya. Hai. Super lembaga pendidikan seperti UIN tadi dikatakan oleh Pak Prof Cream itu diesel. Hai, dan kita bisa berkembang ketika kita bisa bernegosiasi dengan lokalitas, bijaksana, penting bernegosiasi, karakter itu yang kita bangun dan karakter lokal. Hai, jadi perubahan kosmologi tentu asli Fahmi. Hai, makanya hampir seluruh tokoh durian Hai ini mesti suka ini, dia menyepi, Hai mesti dia bermeditasi di sebuah gunung-gunung. Semua tokoh dunia Hai, termasuk Nabi Musa menerima coba yuk gimana Hai dimana produk Gunung Api? Oh ya, kok Tursina tuh itu Gunung Masigit, Yukon podo karo Pitik Iwak ayam gitu ya. Hai, itu di Gunung Sinai. Hai, Nabi Muhammad menerima wahyu pertama di gua Hira, tinggi sekali gunung. Hai, Bung Karno ketika sebelum jadi apa namanya Hai Presiden itu, beliau suka di Gunung Kelud. Tempatnya Pak Tanto itu. Hai, jadi gunung kuno dan juga gunung dikurung. Aku datangi semua. Dalam rangka apa? Dalam rangka bagaimana kita manusia yang seperti ini harus bisa beradaptasi, bernegosiasi dengan alam dan itu hanya dilakukan oleh para ketua kita dulu. Cuman bentuk negosiasinya yang berbeda-beda, misalkan dulu orang negosiasinya dengan apa? Dengan kurban apa gitu ya. Ada analisis misalkan gunung tadi itu adalah itu sebentuk negosiasi dengan alam, karena gunung podo itu. Hai, gunung di belakang kita ini dulu alat masa purba itu sebagai letusan gunung yang meletus berapi, kemudian dunia gosi asikan diberikan dinamai Candi Dadi. Itu ada analisa seperti itu daripada seorang seorang tokoh. Itulah bentuk negosiasi lah kamu sungguh juga sama, harus bernegosiasi dengan kosmologi-nya. Maka ketika ada perubahan Cosmos maka kita juga harus melakukan perubahan dalam konteks bagaimana kita mengelola lembaga ini. Dan yang kedua adalah perubahan sosial. Ketika Cosmos berubah, manusia berubah. Hai, lebih dulu mana perubahan sosial dengan perubahan Cosmos? Terjadi bersamaan. Hai, perubahan watak manusia misalkan itu bisa berpengaruh pada Cosmos-nya, pada alamnya. Hai, contoh sederhana misalkan, Hai orang Jawa dulu itu punya kepercayaan bahwa setiap pohon itu ada Hai ataupun lugunya, Si Kapur ada penunggunya. Maka orang tidak bisa sembarangan itu untuk menebang pohon dengan seenaknya. Hai, kemudian modernisasi ilmu pengetahuan dan Hai apa legenda ada kelompok-kelompok yang mengatakan pohon ada penghuninya itu itu mistis itu khurofat, ia bahkan dikatakan musyrik. Hai, ketika ini berubah maka kemudian terjadi ada perubahan perilaku, yaitu apa? Menebang hutan dengan seenaknya. Dulu waktu saya masih kecil, saya masih ingat. Hai, saya dulu mencari rumput misalkan kalau ada di pohon besar itu kan nggak ada yang berani itu meskipun punya bagus-bagus mesti saya kemudian izin, Mbah Putu, jenengan bade nyuwun suket. Joe cerewet, tapi Joe PPN, sakuwatmu. Hai. YouTube, kalau udah nggak lagi takut orang nebang. Ketika cara berpikir berubah, maka kemudian orang melakukan illegal logging, menebang hutan dengan sembarangan. Hai, dulunya Trenggalek itu atas, sekarang jadi banjir. Ya kali dah Bertuah gunung toh sekarang banjir. Kenapa? Karena ada perubahan sosial yang seperti itu. Dan sebuah lembaga pendidikan harus juga bisa mengikuti perubahan sosial seperti itu. Itulah kenapa kemudian kampus UIN 1 Tulungagung mulai tahun ini kita mendengar sikan sebagai kampus smart dan proses sudah. Hai, termasuk nanti sempat itu seluruh kegiatan kesemat semuanya. Hai, jadi nanti tidak ada transferan tuh, semua itu tidak ada lagi transaksi di kampus pakai uang cash, semua pakai satu P1B, semacam UFO gitu ya, semacam Oppo jadi 1P semua pakai. Hai, pakai apa namanya ya, pakai ini ya. Karena itu nanti Bapak Dosen, Ibu Dosen ke kampus tidak perlu bawa dompet. Hai, cukup bawa kartu saja, satu kartu bisa untuk prasasti semuanya. Hai, karena itu nanti yang seorang memang yang selama ini ATM dikuasai oleh ibu-ibunya ini ya, itu yang Soro gitu ya, jadi nggak bisa ngapa-ngapain, tapi enggak papa, itulah pencegahan terhadap ke perselingkuhan itu ya, kamu nggak ada uang lain yang untuk begitu-begitu saja. Hai, meskipun itu bukan penyebab utama. Hai, yang kedua dengan smart kampus ini nanti, Hai seorang mahasiswa berada di mana itu akan diketahui dosinya. Hai, jadi mahasiswa itu nanti diketik dosinya, izin sakit tipe dicek ternyata Hai Neng apa namanya di tempat hiburan. Hai, Susan juga sama. Nanti Rektor bisa mengontrol seluruh dosen. Hai, tolong datang ke kampus, Anda enggak mengajar. Hai, Mbak, saya otw, Pak. Dicek website loh kok nyantai gitu ya. OTW itu nanti sebetulnya ada anti kebohongan dan Hai dan saya bisa melakukan itu ke mulut semua check semuanya aman. Oh ya, cuman para dosen gak bisa ngecek Rektor di mana, nggak ada, gak bisa itu ya ya, Bu Novi, kecuali nanti kalau saya jadi Rektor, tak bisa dicek juga. Itu my system ini nanti akan selesai Desember, sudah selesai. Jadi entar adegan nanti bisa ngecek wakil dekannya, Kaprodi-nya dimana. Hai, tolong datang, Mbak, saya masih di apa namanya Surabaya. Dicek ternyata C6R gambar itu loh, ternyata semoga ini Candi hidup sekali semua tante apa terdeteksi semuanya. Karena itu Bos sekalian, nanti juga akan kita gunakan untuk orangtua mahasiswa. Jadi nggak nanti nggak ada lagi laporan, Pak anak saya kegiatan dimana? Tidak, cek aja bisa ketahuan ada di mana anaknya ini. Karena itu nanti nggak bisa orang berbohong dengan sesuatu dan inilah yang saya sebut sebagai smart kampus. Akan seperti semua sudah kita lakukan karena ini ada perubahan sosial terkait dengan digital. Orang kuliah dengan digital semua akan apa seperti itu. Makanya wisata Tulungagung. Hai, hello. Waktu mengisahkan 5-10 tahun akan datang kita bisa mencapai Mahesa kita minimal Rp 80.000, the wing untuk kita bersama ya. I will ramalan atau prediksi saya enggak tahu. Hai, jadi 5-10 tanah akan datang misah kita sudah sampai 80-100 Rp, e-KTP mustahil. Hai, sepertinya mustahil untuk Hai, tapi jangan lupa ketika dulu saya bersama Prof Fatoni itu meramalkan tahun sekian jadi sekian orang gak ada yang percaya. Pemain Smack dulu zaman-zaman kita dulu awal berapa Prof ya? Oh ya, 400-500. Hai, tapi saya mau kemudian mematuhi itu kita beri diskusi bareng. Oke, nanti saya mushkil sampai sekian. Hai, ini akan muncul seperti ini dan jumlah sekarang ini sudah melebihi apa yang kita prediksikan. Ini berarti apa? Kita berusaha secara serius. Hai, dan tahun 45 nanti alumni Universitas Tulungagung akan menguasai sektor-sektor penting di dunia di Indonesia terutama. Oh ya, kita di tentara ada apa? Maklumi kita jadi sekarang digantiin Aceh Besar, ada di Kodam juga ada Oppo tipe Mabes juga kita sudah punya alumni Mabes kita. Karena itu kita bersama dengan tentara dengan Pak Polisi bagaimana juga bisa masuk ke sana terutama terkait dengan apa anggota bintang itu. Semoga saja Wilson Tulungagung disamping roshifun Avila ini ilmunya macet pada porosnya, banyak menimpa Bruce sudah 17 abad, 18 Pagu, 1911. Sebentar lagi hampir semua Halo Profesor kita nanti menjadi sebuah kekuatan kita semuanya dan semua Profesor kedepan akan menjadi Hai perubahan baru di dalam orang kuliah. Hai, jadi seseorang kuliah itu bukan ke perguruan tingginya, tapi perguruan tinggi itu akan terbawa klip oleh para profesornya. Kalau Profesor kita itu kuat dalam ilmu pengetahuan, ilmu ustad lo Rossi kunafi limit nanti Misbah kita otomatis banyak dan Alhamdulillah kita sekarang sudah punya 30 berapa dari negara-negara. Hai, dari 35 negara yang insya Allah nanti M23 besok November ini kita diminta oleh Bappenas hasil dari Bapak Menteri Bappenas kemarin 1 Oktober ke UIN satu ini kita akan menjadi please pilot project terkait dengan pertukaran mahasiswa atau International students, mahasiswa asing ke Indonesia dengan biasa dari Bappenas itu project. Hai, tapi biayanya dari dari apa Bappenas kemudian kita yang mengelola dan tentu saja kita butuhkan para Profesor ini dari sisi bahasa, dari sisi Rossi akuna fi Ilmi ini juga kita kembangkan secara bersama-sama. Insyaallah kalau sudah seperti itu nanti eh, mahasiswa asing kita lebih banyak dan tentu saja itu terkait nanti juga terkait dengan perdagangan, terkait dengan ekonomi dan seterusnya dan juga jangan lupa terkait dengan promosi Islam Nusantara untuk dunia. Barangkali itu yang saya sampaikan, capkan. Sekali lagi selamat kepada Prof Cream bersama Ibu, semoga sukses meskipun gaji Profesor hanya satu juta 350. Tapi jangan khawatir, Insya Allah berkah. Nanti kalau berkah itu kalian 10 jadi berapa itu. Hai, sudah 13. Insya Allah topinya yang naik ya, topinya berapa Brim ya? Udah terima duit belum? Oh belum ya? Nggak apa-apa nanti rapel Brikmar travel nanti topinya. Ya mulai bulan apa-apa? Jul Jul Jul AGS Sep Okt Nov Des rapel ambulans tasyakuran. Jangan lupa Ibunya, mertuanya dikasih semua itu ya, 6 bulan kali 5 juta sudah berapa itu? 30 juta nanti tak mulai Januari pabrik mendapatkan tunjangan kehormatan dua kali gaji pokok. Hai, berapa? Berarti Supreme waist tinggal ngitung lah. Hai, tapi coba enggak usah anu ya, enggak usah khawatir. Nanti laku cublikan laptop yang bagus, RAM-nya 16 GB. Hahaha. Oke secara kita itu Ibu Pas sekalian semoga UIN 1 Tulungagung menjadi leader di kalangan UIN-UIN yang lain. Dan semoga saja kita semua menjadi pemimpin dari sebuah kebersamaan bangsa dan negara di Republik Indonesia ini. Ini nasihat al-mustaqim wa a’lam bishowab. Allahummaghfirlaha khoirikum. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai hai. Hai, penutupan rapat pleno terbuka Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung oleh pimpinan sidang. Hai hai. Hai. Dengan ungkapan rasa syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala di atas selesainya seluruh rangkaian acara ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota senat dan seluruh tamu undangan. Hai, maka rapat senat terbuka Universitas Islam Negeri Syarif Ali Rahmatullah Tulungagung secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita bersama. Amin Allahumma Amin ya. Hai. Dengan demikian maka berakhir sudah rangkaian acara rapat pleno terbuka dalam rangka pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Saya Mega Tunjung Sari dan saya Dimas Ratusan Nugroho mengucapkan terima kasih atas kebersamaan Anda. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak Ibu dan hadirin yang berbahagia. Demikian tadi adalah keseluruhan prosesi rapat senat terbuka. Kami undang kepada Profesor Doktor Prima Slogan Muthohar untuk dapat mengambil tempat guna nanti menerima ucapan selamat dari hemat. Dan kami undang kepada Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung beserta zenat untuk dapat mengambil tempat guna nanti akan memberikan ucapan selamat atau pada Prof Cream dan tentu saja seperti biasa berfoto bersama oleh seluruh senat. Hai, setelah venot kami mohon kesediaan kepada keluarga, istri, putra-putra untuk nanti dapat mendampingi Prof Cream dalam menepati bima-x. [Musik] [Musik] [Musik]