Transcription
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Auzubillahiminasyaitanirrajim.
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala asrofiliya wal mursalin sayyidina wa maulana Muhammadin waa alihi wasbihi ajmain. Amma ba.
Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana innaka antal alimul hakim wala haula wala quata illa billahilim allahumma shi wasallim wik ala sayidina muhamm mohon maf.
15 awak anu ni kondisi betensi tadi gula darah 575 600 untungnya jantung kuat mun orang k kuat jantung 300 guk alhamdulillah jantung lambong kuat tapi janya jantung karena kuat bisa grup 575 per 600 beang akan bianang a mun urang ngetan 300 Tapi mungkin Tuhan memberikan artinya kebaikan demi orang banyak. Nah. Nah, jadi alhamdulillah.
Tapi di Jepang merasa asa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam telah bersabda wujuduka janbun adim la yugasiru janbun. Yang artinya wujudmu itu adanya kamuah adalah dosa yang nyata, dosa yang sangat besar. Kenapa? Bilanya kamu merasa berisi diri, merasa berisi wujud, itu di dalam dosa besar termasuk najis batin. Bila kita nih merasa ada tuh najis batin, kalau najis jahir kawah dibasuh dengan air wudu, dibasuh dengan banyu. Kalau najis jahir. Tapi kalaunya najis batin tidak bisa dibasuh dengan banyu. Dibasuh dengan apa? Najis batin. Nah, itu tidak lain khurujika angkapi keluarlah engkau. Keluar engkau daripada rasa wujud engkau. Bilanya kamu nih merasa berisi wujud merasa keluarkan lebur ditanam dan dipatah. supaya jangan ada akuan lagi. Nah, itu artinya nang najis batin dibersihi dengan hilangkan pengakuan.
Najis batin ni sebenarnya nang sulit amun kada belajar ilmu makrifat. Kalau najis jahir kakan-akan bisa aja oh bawa baso lawan banyu. Oh bawa ba oh bawa mandi. Sedangkan najis batin itu tidak kelihatan najisnya. Tapi ganal dosanya ya n marasa diri ada. Karena pada hakikatnya antara hamba dengan Allah itu dua nama tapi satu kenyataan. Contoh kita umpamanya berjalan ada hamba yang. Nah, jadi kita lawan hamba yang itu satu a dua sambatannya hamba yang lawan awak dua sambatan tapi satu orangnya. Ke mana orangnya ke situ hamba. Ke kiri orangnya ke kiri hamba yang ke kanan orangnya ke kanan hambang. Berarti satu aja sama dicontohkan ini. Nah ini wujud bayang-bayang Allah tapi bukan Allah. Ada tadi kan bayang-bayang daripada kita tapi bukan kita. Nah ini wujud bayang-bayang Allah namun lain Allah. Allah hendak menampakkan dirinya kepada insan manusia supaya insan manusia dapat mengenali aku, kata Allah agar mereka makrifat di dalam rahasiaku. Al insanu sirri wa sirruhu. Insan itu rahasiaku, kata Allah. Dan akulah menjadikan rahasianya.
Jadi yang namanya insan ini ada dua bahasa. Ada bahasa syariat, ada bahasa hakikat. Bahasa syariat insan awak, batang tubuh jasmani. Kalau insan secara hakikat adalah rohani, ambil rohani. Kalau jasmani kan kada sempurna, makanya insan dijadikan dengan sebaik-baik bentuk. Mun awak kan ada yang k sempurna, ada yang cacat, ada yang k sempurna. Nah, berarti lain insan. Yang namanya insan itu yang sempurna itu yaitu roh. Roh itu sempurna. Nah, k baik itu perbuatannya aja rohnya benar lah. Rohnya benar. perbuatannya aja karena kad kau membenung akal karena ditunggungi oleh nafsu. Nah, insan itu adalah rohani. Karena rohani itu siapa? Di dalam surah Al-Isra ayat 85. Minal ilmir. Ya Muhammad. Bila ada bertanya baca tak mah tentang roh mengenai roh padahalkan roh itu sifatku roh itu kelakuanku roh itu kenyataan aku. Ya memang aku. Makanya hamba Allah. Nah sambatannya dua tapi satu kenyataan. Makanya awak kita ni nah lam jalalah. Nah karena kas suduk iwak kapalan betis keah. Nah, itu lam jalalah itu ya lam alif. Lam alif itu sambatannya dua k lam alif dua tapi satu aja wujudnya. Nah ini n k suduk iwak ni ngarnya lam alif berarti dua lam alif dua tapi satu a barangnya. Nah iya n Allah dan hamba dua kalau namanya tapi satu wujudnya. Ya. Lam alif. Nah, lam lam alif lam ni la tiada kamu alif ini Allah gak ada. Nah, makanya lam alif kepanjangannya lailahaillallah. Lam alif tidak ada kamu. Alif illallah hanya Allah yang ada. Nah, jadi kita ini kan lam alif ini kepala betis ini sini nyambut susuduk iwak lah. Padahal kami susuduk iwak juga. suduk iwak. Nah, itu lam jalalah lam alif. Nah, lam jalalah itu kalauya lam jalalah ini ada jang empat. Nah, n laki bini j. Nah. Nah, nah nah itu empat laki bini. Nah, ada juga delapan delapan tuh. Nah, kan kikah. Nah lah. Nah, sini delapan. Nah. Nah. Lam jalalah walo orang jbat orang walo. Walo ini kan delapan. Nah di situ kita di tengah. Nah di situ lalu aman karena kayak lam alifnya. Nah kita di tengah. Nah jadi setidaknya mau dirasuki jin. Karena di sini tadi lam jalalah lam alif tidak ada wujud hanya wujud Allah. Mau rajin memasuki palingannya diigi aja mun memasuki kada. Nah, karena orang makrifat ini karena sudah wujud mutlak Allah ibaratnya jin tu k memasuki palingan. Nah, kan arwah Abah Guru Haji Anang Ramli itu dibati-bati sidin ada jin hendak artinya bersahabat tapi jinnya jin kafir. Ujar sidin hak masuk Islam hak iang disor sidin. Makanya bilanya orang-orang datang ni hajat baik k baik tahu karena jinnya dihigin memadahkan ada nang kita mun k kita kada berilmu lah jen kana hebat orang minta banyu datang ini ini tapi kayak mati dipingitnya ini hak sudah diperbudak kita lalu kirya diperbudaknya punya kawa dijadikannya kita ni kafir nah itu tapi kalau orang sudah makrifat kinya k mau karena kita sudah.
Nah, lam alif lam jelalah. Jadi lam jalalah ini tadi kepanjangannya lailahaillallah. Artinya tidak ada Tuhan selain Allah. Maknanya aku wujud Allah. Aku wujud. Makanya kita berzikir tolak. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaillallah. Lailahaill lailahaillallah. Lailahaillallah. Aku wujud Allah. Aku wujud Allah. Aku wujud Allah. Aduh ini jasuki amun orang kosong ilmunya biarnya berzikir lailahaillallah iblis jin harap kawannya memasuki iblis jin ini tasawuf juga karena datunya malaikat. Malaikatul muqarabin malaikat yang parak lawan Allah. Tapi karena membangkang tidak mau sujud dengan Nabi Adam, lalu malaikat tadi dilaknat menjadi iblis. Bertasawuflah iblis, bertasawuf. Hebatlah iblis, hebat. Cumanya adab kedad kada sembahyang, kada puasa, ampun orang, ampun seorang menjelimi orang, kada berada pula. Nah, ilmunya hebat. Makanya uj si Abdul Kadir Aljilani, aku lebih senang, lebih menghargai orang yang kada berilmu tapi beradab. Daripada inya banyak ilmunya tapi kada beradab. Contohnya K ini n kay apa berilmu kada beradab ya nang k sembahyang n kada puasa orang pun seorang nah itu k beradab ilmunya tinggi berarti iblis k. Nah jadi jangan menghafal tuh tasawufnya tinggi tasawuf tapi parai sarai. Bagawe kada roko meminta kawan kopo-kopo di atas awannya bila ada rokok beri kawan saikong kopo-kopo di atas atang kawan goko berhutang kan jadi k usah artinya Allah Allah Taala di situ mun bim salah bim calok di kantong ada duit n ini baru kajam meliur minta lawan kawan kawan buutang k beri. Nah, jadi inilah kalau ada orang yang panggil ilmu tinggi tapi parai syariat berarti itu iblis juga hebat.
Nah, jadi itu wujuduk janbuajim wujudmu dosa yang sangat besar bilanya kamu merasa bisi wujud. Jadi awak kita ini tadi kepala batis menjadi lam jalalah. Lam jalalah lam alif. Lam alif dua sambatannya tapi satu wujudnya. Lam satu, alif dua, wujudnya satu nung iwak kepanjangannya lailahaillallah muhammadur rasulullah la tidak ada kamu wujud Allah nyata kepada Muhammad Rasulullah. Muhammad Rasulullah beryata kepada manusia. Jadi kita kenyataan daripada Muhammad, Muhammad kenyataan Allah. Lampu di rumah kenyataan daripada PN, PN daripada kanan. Jadi nyatakanlah wujud kita tidak ada. Yang ada hanya wujud Allah berwujud kepada Muhammad Rasulullah. Wallahuam.
Al-Fatihah.