📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Konsultasi Syariah - Seputar Keluarga dan Ukhuwah | Ust. Dr. Rustam Koly., Lc., M.A.

WahdahTV56:20

Transcription

Hai Ho Halo.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah. Tuhanku, malwa Lala Abidin. Kita bawa lemnya jalan sampai jumpa. Mugiono bertemu jadi Gemilang, gemuyumu besoknya ilmu mim wawu wajah orang-orang beriman. Aisyah naufalyn hati Anne namun ajon Hasanah Nike Vina viea badai woi woi. Menemui ingin tentang ingin kabur mulut-mulut mereka ih Ungu Naila. Tiba pada Allah kabel senyum cinta kamu Inem beriman kepadanya hafal hdv asafa ingin saja lama dan amfibi Natal Halina benua Ayu makhanwala wa ingin ada zainu nama Naufal.

[Musik]

Muzzaki mhz tangis Hidung ayat ini pasang dengan risiko Anda sendiri.

[Musik]

Layanan Ini sekarang dadah.

[Musik]

Seseorang baru Lina lamaaaa yulhy Kholil melebihi NU amada nah munafik Syaikhona baumu mobil hop ingau fitriatun aman ugwemubwem.

[Tepuk tangan]

[Musik]

[Musik]

Ilham Idang siapa Hah sudah aku Eurih alihan Lau layak tunai bisul on Yondaime ramen ovulum manis unduh tiba tunggu Muhammad Zainal.

[Musik]

[Musik]

Amri oh apa.

[Musik]

Hasyim ini wow fwt Amin Laili bermain ayat aku cinta aaaaaaa.

[Musik]

Saya Merasa Tinggi wasallam warna dia hebat. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat cuaca pemirsa TV yang Insyaallah tambah semangat kakak, apa kabar Anda di sore hari ini nih? Segala puji bagi Allah, semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan tetapi bahkan segala kebaikan Allah subhana wa taala. Dan banyak sekali pada kesempatan sore hari ini kembali tidak bisa booting Western ini saluran dakwah kesan kita yaitu Wardah TV dalam program konsultasi syariah, program persembahan dewan Syariah Wahdah Islamiyah. Dan untuk hari Senin seperti biasa kita ditemani narasumber kita dari komisi usroh dan ukhuwah permasalahan keluar dengan kekuatan. Dan kali ini bersama saya di sini adalah Ustadz Doktor Rustam kali LC Ma fillah. Wa alaikumsalam sebuah cadangan serem Rahmatullah. Dan Insyaallah apa kabar di sana bisa? Segala puji bagi Allah, baik, sehat walafiat. Dan untuk sahabat-sahabat di mana keberadaan dan juga sempat untuk Anda di suaranya ini bisa berkonsultasi atau bertanya seputar permasalahan keluarga dan ukuran. Bisa dibayangkan pernyataannya via pesan Whatsapp dan juga tonton Mitra streamingnya ada simak saat ini. Dan sambil menanti agensi Anda kita akan menyimak materi pengantarnya akan dibawakan oleh narasumber kita. Langsung saya konsep dan disahkan Terowongan itu boleh setengah berani wajib segera Si Jokowi datang.

Gila washolatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi washohbihi waman wadah aku cuma naga Aduh. Assalamualaikum Warahmatullahi Ta'ala Wabarakatuh. Kita seru banget Cheryl di Banyuwangi karo jiwa dicuri karena jamaah nathihah dan makan lebih Agan tak hanya cemohan agar rezeki dari sedang byhh wajah-wajah kalian berapa banyak zuwa tersebut wujud wangi Pasti sangat sedih warna Ilman Nafia jiwa habis oleh Ilham Khoiri pemirsa Wanted pipi yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

J&t sama menghafal dan mengetahui teman apa subhanahuwata'ala ada uap wilayah dhampus pun entah wazuka Jaelani Oh ya adamku Sunan tawasul Kanjeng nah. Hai firman Allah Subhanahu Wa’ala.

Tentang bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan Adam alaihissalam beserta istrinya Hawa Alaihis Salam untuk mendiami Energen surga.

Terlepas dari perbedaan pendapat surga di mana yang jelasnya pemegang kahogo Subhanahu Wa Ta’ala tentang AC Keren ya untuk menempati suatu tempat yaitu Surga itu tidak tanpa tujuan.

Namun di sana ada tujuan dari Allah subhanahuwata'ala.

Di mana seorang tak mungkin tinggal seorang diri ya.

Ia bahkan termasuk suatu hal yang makruh.

Jika seorang suka untuk tinggal menyendiri tanpa seorang teman dan sebaik-baik teman adalah istri-istri kita.

Oleh karena itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dialah yang menciptakanmu dari satu jiwa dan Dia menciptakan darinya pasangannya agar kamu menjadi tentram kepadanya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah menciptakanmu dari satu jiwa dari Adam alaihissalam.

Kemudian menciptakan darinya Seorang Istri agar kamu menjadi tentram kepadanya agar kamu menjadi tentram tumakninah tenang aman dan damai di sisinya.

Nah ini adalah tujuan diciptakannya rem Pasangan untuk kita di muka bumi ini.

Dan lagi Allah Subhanahu Wa’ala mengizinkan kepada kita agar menciptakan suasana yang penuh mawadah warahmah dalam kehidupan berumah tangga kita. Allah ta’ala berfirman: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang dan rahmat.

Di antara tanda-tanda keagungan kebesaran Rahmat anugerah Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada kita semua ini adalah diciptakannya istri-istri kita untuk menemani kita dan untuk menciptakan ya Mawaddah rasa kasih sayang dan warahmah di antara kedua pasangan tersebut dalam membina dan membangun rumah tangga mereka.

Kita tentu sadar bahwasanya Hawa istri Nabi Adam alaihissalam telah mentah kek mengeja mentahkan mengaplikasikan semua makna Sakinah kepada Adam alaihissalam.

Dan untuk kita atau terkhusus kepada istri-istri kita Apa yang harus kita lakukan apa yang harus mereka lakukan agar rumah-rumah kita Seperti Surga sebagaimana Hawa ada Yes Adam telah menjadikan hal itu untuk pasangannya untuk suaminya Adam alaihissalam i.

Di sana ada beberapa hal yang perlu dilakukan atau yang perlu untuk dibina bersama istri dan dan suami suami kita yang pertama adalah menyambung tali silaturahim.

Seharusnya kedua pasangan harus ya dan selalu menyambung silaturahim di antara keduanya bersama karib kerabatnya.

Paling tidak bertanya tentang keadaan saudari saudaranya dan juga berusaha untuk menampik dan tidak menyebarkan berita-berita buruk terkait keluarga pasangan masing-masing.

Hal ini akan mendatangkan ketentraman kebahagiaan kenyamanan bahkan rasa berhasil dalam jiwa dalam diri seorang suami bahwa dia telah memilih Pasangan yang tepat bagi keluarganya dan begitu pula sebaliknya yang dirasakan oleh istri kita bahwa dia telah mendapatkan pasangan yang baik pasangan yang sholeh untuknya dan keluarganya. Ini yang pertama. Yang kedua adalah kebersihan rumah.

Nah satu hal yang perlu diperhatikan dalam setiap rumah tangga muslim adalah faktor kebersihan ya. Boleh jadi suami kita tidak betah di rumah dikarenakan faktor kebersihan ini sehingga perlu ke bekerjasama dalam ya memperhatikan satu hal ini yaitu kebersihan. Dan kita tahu bahwasanya Malaikat akan selalu menempati dan berdiam di rumah-rumah yang bersih dan menghindari rumah-rumah yang kotor. Dan ketika rumah itu kotor dan tidak teratur tidak tertata dengan baik dan rapi maka besar kemungkinan akan ditempati oleh setan yang mungkin saja akan mendatangkan atau mungkin saya mempunyai andil bagi keretakan rumah tangga kita. Ini yang kedua. Yang ketiga adalah menjaga dan memperhatikan kebersihan Makanan serta pakaian suami.

Nah ini suatu hal yang perlu diperhatikan dengan seksama oleh pasangan kita agar rumah tangga kita benar-benar serasa bagaikan di surga ya. Ketika pakaian dan makanan suami diperhatikan maka dia akan merasa bahwa dialah lelaki terbaik dialah sang raja di depan ruko di dalam rumahnya dan istrinya merupakan sang ratu di rumah tersebut.

Dan berikutnya yang keempat adalah eh Husnul tipe yaitu menyambut suami dengan sebaik-baiknya sambutan.

Nah ini hal yang perlu ada dalam rumah tangga kita yaitu ketika suami hendak pergi bekerja diantar oleh suami oleh sang istri sampai di depan pintu. Tidak mengapa jika dibisikkan beberapa nasehat-nasehat kemudian menanti-nanti dan mengetahui jadwal kepulangan sang suami dan berusaha untuk menantinya atau menyambutnya dengan wajah yang gembira dengan bibir yang bertanya tentang keadaannya tentang kerjanya seakan-akan rindu ya berjumpa untuk segera berjumpa dengannya. Hal ini menanamkan rasa ketenangan mawadah warahmah dalam kehidupan rumah tangga kita. Bahkan dalam jiwa sang suami Dia merasa bahwa dialah lelaki terhebat yang selalu dalam tidak bahkan dinantikan bahkan dirindukan.

Nah berikutnya adalah yang kelima adalah jangan sampai ya kita Menghabiskan malam atau kita tertidur atau kita tidur dalam keadaan tidak mengajak suami berbicara atau saling marah marahan kemudian tertidur. Ini tidak boleh.

Karena hal ini bisa mendatangkan bisikan-bisikan syetan sehingga masalah-masalah yang tadi tadinya hanya miskomunikasi bisa berujung kepada perceraian hanya karena Menghabiskan malam atau melewati malam tanpa tegur sapa tanpa bertanya-tanya dan saling memutus ya hubungan ini tidak boleh. Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: Sebaik-baik wanita kalian di surga. Nah sebaik-baik ya istri-istri kalian dalam harusnya dikatakan Eh ada uh biro hukum bisnis saikung fil Jannah. Maukah kalian aku beritahu kalian tentang istri-istri kalian di surga ini dia di dunia ini yang akan menempati surganya Allah subhanahuwata'ala? Mereka berkata: Ya Rasulullah. Rasa zat berkata: Oh iya ya Rasulullah Kami ingin mendengarkan hal itu. Maka beliau bersabda: Yang penuh kasih sayang, yang banyak anak, yang bayang yang penuh kasih sayang yaitu memiliki rasa kasih sayang kemudian yang banyak anak yang subur kandungannya. Halo reiza lovebird aoshi ilaiha allah' Biba zuha yaitu ketika dia sedang marah atau diperlakukan tidak baik atau suaminya sedang marah Apa yang dia lakukan? Dia akan meletakkan Tangannya di atas tangan suaminya dan mengatakan: Ini adalah tanganku aku tidak akan tidur sampai engkau benar-benar meraih bayiku.

Nah wanita yang melakukan hal ini kepada suaminya dan tidur dalam keadaan tidak ya tidak memutuskan hubungan dengan suaminya maka bergembiralah dengan surganya Allah subhanahu wa ta’ala. Dan yang terakhir adalah pa ya ketaatan kita ketaatan istri kepada suaminya ini merupakan ya ke inti dari mawaddah dan warahmah itu ke.

Atau hadirnya mawadah dan warahmah dalam keluarga kita itu kembali kepada ketaatan sang istri kepada suaminya tentunya dalam ketaatan pada hal-hal yang bersifat Ma’ruf. Hal ini dikarenakan taat itu sendiri merupakan seperempat dari agama wanita tersebut atau istri tersebut. Di mana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda: Jika seorang istri salat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, dan taat kepada suaminya, dan menjaga harga dirinya. Nah empat hal tersebut apa yang akan dia dapatkan? Ketika dia melakukan semuanya maka dia akan dipanggil untuk dipersilahkan memasuki surganya Allah subhanahuwata'ala sekehendak dia apa yang dia ingin dari pintu-pintu surga itu ketika dia melakukan empat hal ini.

Dan dalam suatu hadits disebutkan bahwa seorang wanita datang menghadap Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu mengatakannya: Ya Rasulullah Aku ini adalah utusan kaum wanita. Tidak ada seorangpun wanita kecuali suka dan setuju dengan apa yang akan saya tanyakan ini Ya Rasulallah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menciptakan laki-laki dan perempuan dan engkau adalah rasulnya. Allah mewajibkan jihad kepada kaum laki-laki. Dan Padahal kita semua laki-laki dan perempuan adalah hambanya ciptaannya. Dan kaum laki-laki ketika berjihad dan terbunuh mereka mendapatkan keutamaannya pahalanya yaitu hidup dengan kehidupan di sisi allah subhanahu wa ta’ala. Lalu apa yang akan kami dapati apa yang akan didapati kaum perempuan karena mereka tidak diwajibkan untuk berjihad? Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan: Paul ataupun nah di azwajihi mna Walmart rifatu liho pihim nah amalan yang sepadan dengan jihad bagi kaum wanita adalah taat kepada suami-suami mereka dan mengetahui hak-hak para suami hak-hak suami-suami Mereka. Kemudian Nabi Shallallahu alaihi sallam mengatakan: Dan sangat sedikit dari kalian wahai wanita yang melakukannya.

Nah ini 6 tips yang perlu kita lakukan dalam atau kita hidupkan dalam rumah tangga kita agar rumah tangga kita serasa bagaikan di surga. Demikian Maha Suci Engkau ya Allah Tuhan kami dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Sampai jumpa. Eh salah dronestore.id cm diberikan musyawarah. Segala puji bagi Allah, semoga tidak keluar jadwalnya bisa berkonsultasi seputar permasalahan keluarga dan ukuran atau boleh lebih spesifik berkaitan dengan tips yang tadi untuk kita bisa ditanyakan. Agan ingin disampaikan? Silakan di pesan Whatsapp 082 34 44 45117 halus seperti yang keren layar kaca Anda dan juga di kolom komentar siaran langsung baik itu di Facebook maupun di YouTube yang Anda saksikan saat ini karena nanti kan dengan formatnya uraiannya ketimbang harus pasti asal daerah Anda spasi pertanyaan. Ternyata Anda baik.

Kita kepercayaan yang sudah masuk insert hari Ade di Jakarta ini berkaitan dengan penyelenggaraan walimah.

Bagaimana Ustadz Jika kita ingin menyelenggarakan walimah tetapi ayah tidak ingin tamunya dipisah namun untuk musik masih bisa ditiadakan Ustadz? Saya juga sudah coba memberikan pengertian namun belum bisa mengubah ketetapan beliau. Terima kasih saja.

Masya Allah semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi Hidayah kepada kita semua dan terkhusus kepada saudara Ade dan bapaknya ya. Eh perkara ikhtilaf atau bercampur Baur antara laki-laki dan perempuan ini Di antara satu kemungkaran yang selalu kita dapatkan pada semua acara-acara baik itu acara-acara pernikahan atau acara-acara kumpul-kumpul yang lain.

Nah terkait dengan acara pernikahan ini kita telah tahu bahwasanya syariat kita ini memang setelah memisahkan antara laki-laki dan perempuan seperti misalkan ketika salat ya. Ketika shalat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah mengisahkan saf laki-laki dan saf perempuan dan kita tahu saf laki-laki berada di paling paling depan dan saf perempuan berada di paling belakang bahkan sebaik-baik saf-saf perempuan adalah yang paling terakhir yang jauh dari saf laki-laki.

Nah kemudian juga Syariah juga telah memisahkan Bagaimana cara komunitas ketika bubar dari salat jadi mana dalam hadits Ummu Salamah disebutkan bahwasanya kaum wanita atau nabi mempersilakan komunitas untuk bubar terlebih dahulu kemudian setelahnya baru diikuti oleh kaum laki-laki.

Nah ini menunjukkan bahwasanya syariat kita telah menetapkan pemisahan antara laki-laki dan perempuan dan terkhusus dalam masalah walimah Tidak ada satu hadits khusus yang memperbolehkan. Nah sehingga hadits-hadits hukum yang melarang ikhtilaf itu tetap pada dalilnya pada pendalilannya bahwa hukum asalnya tidak boleh hukum asalnya tidak boleh.

Namun kini ya kita hanya bisa menawarkan solusi ketika ingin melakukan acara acara walimah maka boleh dipisah dalam satu gedung namun dipisah antara laki-laki dan perempuan nya dengan sitar terlihat dengan hijab pembatas yang memisahkan.

Nah begitu juga dengan kedua mempelai di mana mempelai laki-laki dengan para walinya wali laki-laki Oh itu berada di tempat-tempat atau di tempat para undangan laki-laki saja begitu juga dengan mempelai perempuan hanya berada pada undangan perempuan saja.

Nah ini di antara solusi yang kedua mungkin ya untuk perempuannya di rumah saja ada ke. Adapun untuk laki-laki diadakan di gedung. Nah kalau misalkan keduanya diadakan di rumah maka seperti tadi dipisah mungkin di dalam rumah itu untuk mempelai perempuan dan di luar rumah untuk mempelai laki-laki yang dalam hal ini kita tidak bisa mengatakan bahwasanya taat kepada orang tua dalam hal ini boleh karena jelas-jelas atau istilah itu adalah suatu kemungkaran dan tidak ada ketaatan kepada siapapun selain Allah subhanahuwata'ala dalam perkara-perkara yang bersifat kemungkaran. Sehingga Hanya itu yang bisa kami tawarkan dari solusi yang adat. Namun kami tetap mendoakan untuk bapak dari Ade ini nih Hidayah oleh Allah subhanahu wa ta’ala sehingga mau untuk menerima pemisahan ya pemisahan eh undangan para tamu laki-laki dan perempuan begitu juga dengan dipisahkannya mempelai laki-laki dan perempuan serta ditiadakannya musik karena hal ini merupakan kemungkaran yang perlu diingkari. Demikian dan Allah Maha Tahu.

Selanjutnya Masya Allah terima kasih tentu jawabannya belum.

Dari Jakarta ke Palembang ada Dede di Palembang. Eh begini Ustadz singkat cerita Ayah saya ini sudah punya seorang anak dari perempuan lain di luar pernikahan. Apakah anak tersebut dapat dikatakan sebagai saudara kandung saya Ustadz?

Dan apakah ayah saya punya kewajiban untuk menafkahi atau ayat anak tersebut?

Sedangkan yang saya tahu anak itu ikut nasab ibunya Ustadz. Masya Allah terima kasih sebelumnya sedih.

6 kepada saudara Dede di Palembang ya di Palembang. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi Hidayah kepada kita semua dan terputus kepada saudara Dede dan semoga Allah subhanahuwata'ala memperbaiki dan memberi Hidayah kepada Ayahanda dari saudara kita ini.

Nah terkait dengan Apa pertanyaan yang ditanyakan Ya tentu kita tahu bahwasanya syariat Islam atau dari tujuan diharamkannya perzinahan itu dan disyariatkannya pernikahan itu Heaven nasional untuk menjaga keberlangsungan untuk menjaga nasab yang suci yang murni.

Yang terhindar dari eh atau kotoran-kotoran metatron kotoran nasab tadi di antaranya adalah perzinahan.

Nah menikah itu jalan yang suci berzina adalah jalan yang buruk bahkan sebaik-baik jalan atau seburuk-buruk jalan ya yang pernah ada di muka bumi yaitu perzinahan yang mengundang azab dan mag hilangnya keberkahan hidup dari kehidupan seseorang. Yang terkait dengan Apakah dia menjadi saudara nasabku saudara kandungku saudara sebapak ku dan apakah bapakku berhak memberikan nafkah kepadanya? Maka jawabannya hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: Anak itu milik ranjang dan bagi pezina adalah batu. Anak itu atau anak dari hasil di luar nikah itu nasabnya diikutkan kepada ranjang yaitu ibunya dan bagi pezina adalah batu dan diputuskan nasabnya dari bapaknya sehingga pertalian nasab hanya kepada ibunya dan kepada keluarga ibunya.

Nah sedalam hal ini berarti saudara Dede tidak bersaudara kandung dengan anak dari hubungan gelap tadi.

Nah Adapun nafkah Apakah wajib atau Haruskah? Tidak ada keharusan di sana yang ia bahkan meskipun seorang bapak mengakui bahwa dia adalah anak biologisnya namun tetap tidak diwajibkan nafkah untuknya.

Dan ini sesuai dengan kompilasi hukum Islam di Indonesia juga bahwa hubungan di luar nikah itu nasabnya disandarkan kepada ibu dan tidak ada kewajiban nafkah kepada bapak biologisnya. Demikian dan Allah Maha Tahu ada baik.

Tidak tadi termasuk warisan juga begitu Ustadz? Warisan juga dalam kalau dalam kompilasi itu warisan kecuali jika ya jika diakui oleh Bapak kalau ini adalah anak apa anak biologisku maka warisannya boleh diberikan sedikit dari sampai jumpa masalah terlalu misalkan nya dalam dalam tinjauan hukum Islam jika bapaknya berwasiat 6 memberikan wasiat bahwa sepertiga hartanya atau kurang dari sepertiga itu diberikan kepada fulanah atau kepada anaknya yang di luar nikah itu maka ahli waris melihat jika wasiatnya itu tidak menimpakan mudarat kepada mereka Maka boleh mereka ke menunaikan wasiat tersebut. Namun jika wasiat itu ternyata bermudarat kepada ahli waris maka ahli waris boleh untuk tidak memberikan wasiat itu. Naik masalah terima kasih untuk jawabannya.

Iya kita ke pertanyaan berikutnya Ustadz.

Kita ke pertanyaan di Doha ini yang lagi was-was single Ustadz Dito Dido Dido nih kita kasih nama samaran semua biar tidak terlalu ini. Baik Dido yang ada di Sabah Ustadz, Apa hukumnya mengatakan kepada istri balik lah ke kampungmu tetapi bukan dengan niat mau menceraikan karena tujuannya niat saya itu menyuruh balik kampung karena agar kami boleh masing-masing mengambil ketenangan dalam berpikir tentang perkawinan ini Ustadz? Tetapi ketika mau memulai ucapan tersebut ketika Mau mengatakan balik ke kampungmu ada juga bisikan dalam hati Ustadz untuk berkata cerai tetapi saya cepat-cepat berkata yang tadi itu pulang kampung kita saat itu yang saya ucapkan karena memang niat saya bukan mau menceraikan tetapi mencari ketenangan dan saya ini penderita was-was selalu ada bisikan-bisikan seperti itu was-was. Bahkan dalam ibadah pun eh ada was-was seperti Ustadz. Tolong Ustadz saya takut jika jatuh talak karena saya tidak boleh lagi rujuk kepada istri Ustadz kalau begitu Yayasan Masya Allah.

Eh saudara Dido yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala perlu kita ketahui bersama bahwa membina rumah tangga itu tidak mudahnya apalagi di awal-awal pernikahan akan ada ya hal-hal yang mengharuskan kita untuk lebih banyak diam ia memilih diam atau menahan diri dari mengucapkan kata-kata seperti itu ya.

Eh secara umum lafadz-lafadz atau ungkapan-ungkapan talak itu ada dua ya, ada yang talak sharih eh yang jelas dan ada yang kinayah yang hanya sebatas kiasan kiasan untuk talak.

Nah untuk lafadz-lafadz yang sharih bapak dapat yang jelas yang tidak membutuhkan penafsiran seperti aku Ceraikan kamu atau kita pisah saja atau eh eh apa Pulanglah engkau ke rumahmu dan kita tidak akan bertemu lagi misalkan ya. Nah ini semuanya lafadz sharih dan dan lafadz sharih ada juga setelah besarnya adalah full kinayah lafadz-lafadz kiasan. Lafadz-lafadz kiasan ini dilihat ya pada penggunaan masyarakat tempatan dan kita kembali kepada Apa itu kearifan lokal. Ketika penggunaan itu dianggap cerai dalam masyarakat itu maka dia masuk kategori ya lafadz sharih ya. Jadi misalkan meskipun kita bilang Pulanglah kamu ke rumahmu tapi dalam masyarakat yang kita tempati itu menganggap itu adalah kata cerai maka ini masuk kategori cerai. Adapun jika tidak maka ini masuk kategori.

Dan kinayah ini kita harus bertanya kepada ahli yang mengutarakan atau sang suami apa yang ia maksudkan dengan kalimat tersebut. Dengarkan dia mengatakan pulanglah ke rumahmu atau ambillah barang-barangmu yang.

Dan seterusnya. Nah ini merupakan kata-kata kinayah yang perlu kita tanyakan apa maksudmu dari perkataan ini. Jika dia mengatakan Yang saya maksudkan adalah cerai maka jelas talak itu telah jatuh kalimat cerai itu berlangsung hukumnya. Adapun Jika dia maksudkan adalah bukan maka tidak jatuh talak tersebut.

Nah saudara Dido telah mengatakan hal itu bahwa pulanglah ke rumahmu dengan maksud bukan kata cerai tapi ingin ya berpisah sejenak agar masing-masing merenung dan mengintrospeksi dirinya masing-masing lalu memikirkan apakah akan melanjutkan pernikahan atau berhenti saja sampai di situ.

Nah kemudian Jack sehingga ini tidak termasuk dalam kategori talak ya karena hukum asalnya tidak ada kata talak apalagi dengan apa yang telah disebutkan tadi terkait dengan was-was ini satu hal yang perlu untuk dihilangkan dihilangkan dengan ilmu.

Bahwa situ datang dari setan apapun yang kita lakukan yang sempurna menurut kita kemudian datang was-was setelahnya maka tinggalkan was-was itu tinggalkan was-was itu. Misalkan setelah kita mandi besar ya pertanyaannya menteri tentang mandi ya. Iya nyaman dibesarkan di mengulangi ya. Jika dia mandi junub mandi membersihkan diri dari hadas besar.

Ketika dia telah berniat dan menuangkan air ke seluruh anggota tubuhnya maka telah sahnya telah sah sehingga apapun yang ada setelahnya dari apa pikiran-pikiran was-was ini jangan dilirik sama sekali. Nah bahwa semuanya telah selesai dan telah sah dan yang datang setelahnya hanyalah Bisikan Setan untuk menanamkan keragu-raguan dalam diri kita senang. Adapun apa yang dikhawatirkan bahwa ajak dia khawatir jangan sampai kata talak itu terjadi maka bukan saja Anda banyak ya banyak bahkan kejadian-kejadian ini banyak ya ditulis atau di diabadikan oleh para ulama-ulama kita di antaranya ya.

Dulu di zaman Harun ar-Rasyid ada seorang suami berkata kepada istrinya: Demi Allah malam ini engkau harus secantik Purnama harus secantik Purnama. Istrinya kemudian mengatakan: Jika demikian maka sungguh engkau telah mengutak mengucapkan kata talak. Lalu kemudian istrinya pergi meninggalkan rumah. Sang suami merasa bersalah dan dia tidak bermaksud cerai. Dia kemudian mengangkat perkara ini kepada khalifah. Di depan khalifah-khalifah telah mengumpulkan para ulama bertanya apakah perkataan ini Oh berarti cerai atau tidak? Kredit telah berkata dengan sesuatu perkataan yang tidak disanggupi oleh istrinya tersebut.

Kebanyakan yang hadir dalam majelis mengatakan bahwa cerai telah jatuh kalimat cerai itu telah jatuh. Namun ada seorang ahli hikmah atau dikatakan seorang kakek-kakek ya saat itu terdiam kemudian ditanya oleh sang khalifah: Apa pendapatmu?

Sang kakek ini kemudian membaca surat At-Tin sampai pada firman Allah: Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia itu padat sebaik-baiknya dan sesempurna sempurnanya penciptaan. Artinya bahwa manusia atau wanita sanggup bersolek dan keindahannya mengalahkan Purnama. Di dalam hal ini khalifah kemudian bertakbir mengatakan: Pulanglah wahai racun pulang-pulang wahai suami. Sesungguhnya engkau tidak meletakkan istrimu. Nah Sehingga dalam pertemuan ini juga kami katakan kepada saudara dodia Dido Kian ya lebih tadi telah kami katakan bahwasanya Tenanglah dan Pulanglah kembalilah kepada istrimu. Sesungguhnya engkau tidak mengatakan kata cerai. Masya Allah baik.

Jauh Terima kasih tentu Lombok keadaan jawabannya luar biasa sekali perjalanan. Kita ke pertanyaan berikutnya Ustadz dari bina bina Iya di Bogor ini Seorang Istri Ustadz yang curhat juga. Eh Ustadz ini saya sedang bertengkar dengan suami karena suami saya ini chatting-an dengan banyak sekali perempuan di aplikasi kencan sosial online Ustadz, apa pacar-pacaran gitu Cari Jodoh jodoh itu di online dan dia mengaku bujangan di situ Ustadz. Otomatis saya marah Ustadz karena menurut saya itu sebuah perselingkuhan. Meskipun tidak secara fisik memang suami saya tidak pernah keluar pergi dengan perempuan lain. Tetapi hanya chattingan di media sosial tapi saya itu membuat saya kecewa Ustadz karena suami sudah tidak ada pekerjaan saya yang menafkahi dengan anak juga dan dia juga meninggalkan hutang tapi masih tega berselingkuh Ustadz. Begitu saya ajak ngobrol dia marah Ustadz. Saya adukan ke mertua justru Mertua saya membela anaknya membela suami saya ya. Kami pun Pisah Ranjang selama tiga bulan yang akhirnya saya juga dijemput orang tua saya Ustadz. Dan suami serta mertua menyuruh saya untuk pulang. Pulang dulu ke rumah untuk berpikir jernih masing-masing setelah saya orang tua saya Ustadz. Suami terakhir kali menghubungi saya hanya untuk meminta Ini. Kami pun pisah rumah selama 3 bulan ini. Dia tidak pernah lagi menanyakan tentang anaknya juga tidak pernah memberikan nafkah sama sekali Ustadz. Sekarang bagaimana status kami Ustadz? Apakah sudah jatuh talak 1 dan apakah masih bisa bersama-sama kembali bersatu lagi?

Nah saudari Dina yang dirahmati oleh Allah subhanahuwata'ala. Sebenarnya peristiwa ini ya banyak menimpa di rumah tangga rumah tangga terkhusus di Zaman sekarang zaman sekarang ya. Saya tidak mengatakan itu karena kurangnya perhatian istri kepada suami. Semoga saja saudari Dina mendengarkan apa yang saya sampaikan ya di pembukaan tadi ya sebagai pengantar.

Nah kemudian ya yang ingin saya katakan bahwa menahan diri dan bersabar Itulah satu hal yang diinginkan dengan tetap menasehati suami tentunya menasehati dengan cara-cara yang bijak ya. Misalkan ya ketika suami berselancar ria di dunia kencan itu ya seusai dari selancarannya baru-baru kemudian Oh ya kemudian kita menasehatinya mengingatkannya tentang tanggung jawab mengingatkannya tentang akibat serta azab Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentunya dengan cara-cara yang tidak menggurui. Nah ini mungkin ya akan menyadarkan suami kita.

Adapun yang telah terjadi Ya seperti yang ditanyakan ini lalu kemudian pisah 3 bulan ya pisah ranjang yang selama tiga bulan kemudian ditambah lagi pisah rumah ya tiga bulan ini semuanya kalau dilihat ya apalagi sang suami tadi telah meminta menelepon dan meminta kata cerai pisah ya meminta untuk pisah dan diiyakan oleh kita. Nah secara tidak langsung telah jatuh talak 1.

Apakah kita boleh kembali? Boleh. Karena setelah talak 1 itu ya Ada ya Kesempatan untuk rujuk Selama dalam masa iddah yaitu tiga kali suci.

Nah selama tiga bulan lah. Nah setelah kata cerai maka ada tiga kali suci dalam masa itu kita boleh rujuk. Adapun dalam masa tersebut tidak ada rujuk maka boleh kembali lagi tapi dengan akad dan pernikahan baru akad dan pernikahan barunya. Pisah Ranjang pada tiga bulan pertama itu tanpa ada kata-kata cerai.

Kemudian pisah rumah pada ke apa yang keduanya Ya selama tiga bulan itu itu ada permintaan cerai pisah dari suami. Nah harus dipastikan tanggalnya karena itu merupakan tanggal jatuh talak jatuh talak kata cerai itu berlangsung secara agama. Nah kemudian dihitung tiga kali Suci tiga kali Suci. Jika selama tiga kali suci itu tidak ada rujuk dari suami suami tidak kembali atau kita tidak kembali kepada suami maka masuk baynunah sughra. Maka harus ya ketika ingin kembali lagi dengan suami maka mengharuskan akad baru lagi seperti pernikahan pertamanya dengan akad dihadiri oleh para wali serta mahar dan kalau bisa melakukan acara lagi walimah lab. Ada2 di Bolehkah kita balik? Boleh Selama masih dalam masa iddah.

Nah mungkin itu oh jawaban saya dan Allah Maha Tahu terhadap anak.

Baik Masya Allah terima kasih untuk jawabannya. Ini ke pertanyaan terakhir dari akun YouTube camp Ustadz. Salahkah kalau kita menganggap sepupu kita ini lawan jenis sebagai saudara Ustadz? Karena sejak kecil Memang kita sangat dekat salaman sama-sama sampai sekarang pun seperti itu sementara masing-masing kan sudah baligh Ustadz.

Ini bagaimana dengar percaya ini saudara siapa nih Syam saudari Syam saudari Bukan Saudara saudara-saudara Syam yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidak mengapa bahkan tidak salah kita mengatakan bahwasanya ini adalah saudari saya pada dia adalah sepupu itu tidak mengapa karena memang pada dasarnya sepupu adalah saudara kita dari nasab ya. Namun bukan berarti kalimat saudara saya atau saudari saya ini membolehkan kita bersentuhan berdua-duaan di tempat yang sunyi atau berboncengan dan seterusnya ya ya.

Selama dia adalah sepupu maka hukum-hukum mahram itu berlaku hukum-hukum mahram itu berlaku. Apalagi kita telah baligh kita akan harus mengetahui wanita-wanita siapa saja yang boleh saya dekati dengannya boleh bersentuhan dengannya boleh memegang tangannya boleh melihat hal-hal tertentu darinya dan wanita-wanita mana yang tidak boleh saya duduk dengannya berdua-duaan dengannya menyentuhnya dan melihat hal-hal yang tertentu darinya karena dia adalah bukan mahram kita tapi saudari kita yaitu sepupu kita mungkin anak paman atau anak Bibi ya tapi dia bukan mahram kita. Artinya jika saudara sepupu ini saya nikahi atau dinikahi oleh Syam maka itu sah.

Boleh tidak ada yang melarang tidak ada yang menghalangi berbeda dengan menikah dengan adik kandung ini tidak boleh karena adalah mahram kita. Menjadi kalimat dia adalah saudari kita bukanlah satu alasan untuk kita boleh ya duduk dengan dia main-main dengan dia berboncengan dan seterusnya karena dia bukanlah mahram kita. Demikian dan Allah Maha Tahu.

Baik Masya Allah terima kasih lain Ustadz untuk jawabannya. Baik sahabat Wahdah para pemirsa Wahdah TV yang insya Allah subhanahuwata'ala. Masya Allah luar biasa dan menarik sekali apa yang kita simak dalam perjumpaan kita sore hari ini. Namun kita tidak dibatasi oleh waktu maka Cukup sekian untuk perjumpaan kita di program persembahan dewan Syariah Wahdah Islamiyah bekerjasama dengan Wahdah TV yaitu program program yang senantiasa menemani kita di sore hari setiap hari Jumat setiap Senin sampai Jumat jam empat sore waktu Indonesia bagian tengah. Maka cukup sekian perjumpaan kita saat ini. Dan kepada narasumber kita dari dewan Syariah Wahdah Islamiyah al-ustadz Doktor Rustam kali LC Ma fillah wa kami ucapkan terima kasih banyak untuk untuk waktu dan kesempatan dan selamat datang. Masya Allah semoga Allah membalasmu dengan kebaikan dan semoga Allah memberkahimu kopikopen narkoba dan Semoga tetap sehat dijaga Allah. Insyaallah episode berikutnya bisa Insyaallah Insya Allah Insya Allah. Terima kasih banyak. Dan itu Sahabat Wahdah dimanapun berada tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya atas segala atensi dan partisipasi Anda. Mohon maaf atas kekurangan dan jangan lewatkan untuk tetap menyimak program ini ya. Kita bisa mengambil banyak pelajaran dan kebaikan-kebaikan dari permasalahan permasalahan yang diangkat Ataupun mungkin pertanyaan dari Anda sahabat. Insya Allah besok di hari Selasa ada permasalahan ibadah atau fikih ibadah bisa dilayangkan pertanyaan di pesan Whatsapp yang sudah anda simpan. Dan kita tutup dengan doa kafaratul majelis: Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

[Musik]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalala Abidin kita bawa lemnya jalan sampai jumpa fashionmu nah.

[Musik]

Gini Agnes Mo lihat Iin nenekmu ajon. Hai shopnow merek iffina viea badai Wahyu main lagi ngapo luthfa unduh menemui Bing iming-iming tentang ingin kau bohong.

[Musik]

Tiba pada jiwa cinta kamu.