Transcription
Di negara ini, makan telur dilarang keras. Hukuman bagi yang makan telur adalah mati. Tetapi beberapa orang diam-diam tetap memakannya.
Seorang wanita di sebuah hotel memasak telur dengan cepat dan menyajikannya kepada semua orang. Tetapi orang-orang yang memakannya membuat banyak keributan. Wanita dari hotel itu menenangkan semua orang dan berkata, "Diam!" atau si Kiki Riki akan datang. Semua langsung diam.
Tiba-tiba seorang gadis ketakutan. Bell berbunyi dan seekor ayam jantan besar dengan cakar raksasa masuk. Ia melihat kulit telur berserakan. Semua orang ketakutan dan langsung diam. Mereka cepat-cepat membersihkan mulut mereka. Ayam jantan itu marah.
Di negara ini, ayam-ayam jantan mengontrol segalanya. Mereka berjalan-jalan memeriksa apakah ada yang makan telur. Wanita dari hotel itu sangat ketakutan. Ayam jantan itu berkata, "Semua akan dihukum mati karena melanggar aturan."
Mendengar ini, tubuh seorang pria tua mulai gemetar hebat. Tetapi dia sudah tak bisa menahan rasa laparnya dan dengan cepat memakan telurnya yang setengah matang. Melihat itu, yang lain juga mulai makan telur mereka dengan tergesa-gesa. Beberapa bahkan mulai makan telur mentah. Ayam-ayam jantan itu sangat marah. Mereka melihat banyak telur sedang dimasak.
Gadis itu mundur ketakutan. Tapi kemudian gadis itu membuka matanya. Semuanya baik-baik saja karena ayam-ayam jantan itu belum datang.