Transcription
Seorang koki nekat menjadikan kepalanya sendiri sebagai bahan masakan. Ia menaburkan tepung crispy ke seluruh wajah botaknya, lalu memecahkan telur dan mengoleskannya merata. Setelah itu, remah roti dilapiskan hingga kepalanya benar-benar tertutup. Dengan santai, ia memutar kepalanya beberapa kali untuk memastikan bumbunya menempel sempurna.
Lalu ia berjalan ke dapur, menyalakan timer dan tanpa ragu mencelupkan kepalanya ke dalam panci. Semua orang terkejut melihat aksinya yang konyol, seolah dirinya berubah jadi camilan aneh buatan sendiri.
Namun ternyata semua kegilaan itu bukanlah kemauannya sendiri. Sang koki rupanya sedang dikendalikan oleh sebuah ponsel dari neraka.