Transcription
Selama ujian, anak laki-laki itu terkejut saat melihat bahwa soal ujian terakhirnya belum pernah ia pelajari sebelumnya. Ketika ia bertanya kepada guru pengawas, ia sadar bahwa ujian tersebut dibagi menjadi dua bagian, yaitu set E dan set B. Dan soal terakhir hanya diperuntukkan bagi set A.
Begitu hal ini terungkap, ketegangan memenuhi ruang ujian. Karena jika ada yang tertangkap menyontek, semuanya akan hancur.
Pada saat itu, Emily, otak di balik rencana kecurangan tersebut memberi isyarat bahwa ia memegang set A. Siswa yang duduk di belakangnya yang juga memiliki set A langsung memahaminya. Kemudian Emily menggerakkan jari-jarinya seolah-olah sedang memainkan piano. Ia memberikan kode rahasia. Itu adalah kode rahasia yang telah mereka latih sebelumnya.
Begitu jawaban diperoleh, jawaban tersebut diteruskan dari satu siswa ke siswa lainnya untuk membentuk sebuah rantai kecurangan yang lengkap. Para siswa dengan set A dengan cepat menyelesaikan lembar jawaban mereka. Ketika salah satu dari mereka maju untuk menyerahkan kertas ujiannya, Emily diam-diam menukarnya dengan miliknya.
Kini Emily memegang kertas set B. Tetapi waktu yang tersisa hanya 10 menit lagi. Ia harus mengerjakan semua soal set B dan mengirimkan jawabannya kepada siswa set B lainnya. Emily mulai mengerjakan dengan cepat, sementara para siswa set B menunggunya dengan cemas.
Sementara itu, salah satu pensil seorang siswa patah. Tepat saat itu, guru mengumumkan bahwa waktu yang tersisa hanya 5 menit lagi. Untungnya, Emily menyelesaikan kertas ujiannya tepat pada saat itu dan mulai memberi isyarat jawaban dengan jari-jarinya. Inilah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para siswa set B.
Begitu Bell berbunyi, Emily mengirimkan jawaban dengan tergesa-gesa. Guru terus mengingatkan tentang waktu dan para siswa harus menulis secepat yang mereka bisa. Kemudian guru berjalan mendekati Emily dan meletakkan tangannya di atas lembar jawabannya untuk menghentikannya. Namun saat [musik] itu Emily sudah mengirimkan jawaban untuk soal terakhir.
Detak jantung semua orang perlahan kembali tenang. Tetapi tak lama kemudian ujian akhir tersulit dalam sejarah negara itu pun diumumkan. M.