Transcription
[Musik] Seorang pria diam-diam mengarahkan belatinya ke pintu. Sementara seorang pembunuh di seberang sana juga sudah bersiap dengan baik.
Pria itu terus berkonsentrasi menatap gagang pintu. Pembunuh itu dengan hati-hati memutar gagang pintu dan hal ini sudah lama ditunggu oleh pria itu dan langsung meluncurkan serangan. Dia dengan paksa memutar belatinya, tetapi pembunuh itu tetap diam tak bersuara.
Pria itu perlahan mengendurkan tangannya dan keduanya saling menatap melalui pintu. Namun ketika pembunuh itu ingin mendekati pintu, pria itu mencabut belatinya. Detik berikutnya, pembunuh itu tetap tenang dan kemudian dia perlahan mundur.
Beberapa saat kemudian, suara tiba-tiba memecah kebuntuan. Itu adalah seorang polisi yang datang. Saat ini dia tidak tahu bahayanya. Ternyata pembunuh itu bersembunyi di balik pintu. Pria itu lalu memberi kode dengan kedipan matanya.
Polisi itu bertanya, "Apakah ada orang di belakangnya?" Pria itu lalu memintanya untuk berbalik dan melihat. Polisi itu tiba-tiba berbalik dan memeluk leher pria itu. Namun, pembunuh itu sudah menghilang.
Ternyata Lee dan Peter dulunya berteman. Mereka membunuh orang tanpa pandang bulu. Tetapi kemudian Lee membunuh pacar Peter dan itu menyebabkan keduanya menjadi musuh bebuyutan.