Transcription
Ketika pria ini hendak melempar bayinya, sang ibu dengan cepat berubah bentuk dan melumpuhkan pria itu. Dia berhasil menyelamatkan bayi itu dan mulai berjalan ke arah seorang pemuda. Polisi memperingatkannya untuk berhenti atau mereka akan menembak. Namun, ia terus melangkah. Polisi pun menembaknya. Namun, wanita itu baik-baik saja. Ia bahkan mengeluarkan selongsong peluru itu dari mulutnya.
Dengan penuh tekad, wanita itu pun terus maju sambil melindungi bayi itu dengan rambutnya ketika polisi terus menembakinya. Meskipun tubuhnya terluka, ia tidak berhenti. Polisi yang khawatir anak itu terluka akhirnya menghentikan tembakannya.
Ketika telah berhadapan dengannya, pemuda itu pun bertanya mengapa ia tidak melarikan diri. Ternyata wanita itu menginginkan pemuda itu untuk merawat anaknya. Ia tidak ingin anak itu memiliki ibu yang seperti monster dan takut akan membahayakannya di masa depan. [musik] Dengan penuh kasih, ia menyerahkan bayi itu. Wanita itu pun ambruk seketika dan tubuhnya dengan cepat membusuk.
Ketika menggendong bayi yang kini telah kehilangan ibunya itu, tiba-tiba ia teringat kembali akan ibunya yang telah tiada. Pemuda itu pun menangis mengingat bahwa ia tidak pernah menghargai ibunya bahkan setelah kematiannya. No.