Transcription
Hai hai. [Musik] Hai. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Oke, teman-teman, di kesempatan kali ini kita akan belajar materi yang berkaitan dengan keruncingan distribusi data. Oke, kita mulai saja dari pembahasan yang pertama, yaitu pengertian.
Hai, keruncingan distribusi data adalah derajat atau ukuran tinggi rendahnya puncak suatu distribusi data terhadap distribusi normalnya. Yang berikutnya, kita akan bahas jenis-jenisnya. Ada tiga jenis. Yang pertama adalah leptokurtis. Kemudian yang kedua adalah mesokurtis. Dan yang terakhir adalah platikurtis.
Apa itu leptokurtis? Yaitu distribusi data yang puncaknya relatif tinggi. Alfamartnya lebih besar dari tiga. Sedangkan apa itu mesokurtis? Yaitu distribusi data yang puncaknya normal. Alfa 4 = tiga. Kemudian apa itu platikurtis? Yaitu distribusi data yang puncaknya rendah atau terlalu datar. Gimana Alfa 4 kurang dari tiga.
Oke, kalau kita lihat dari gambarnya. Berikut ini adalah gambar dari ketiga jenis keruncingan distribusi data. Yang pertama, puncak runcing ini disebut dengan leptokurtis. Kemudian yang kedua, yang ini, puncak normal itu disebut dengan mesokurtis. Kemudian yang ketiga, yang terakhir, ini puncak tumpul atau disebut dengan platikurtis.
Oke, teman-teman, ini adalah pembahasan yang berkaitan dengan pengertian dan jenis-jenis dari keruncingan distribusi data.
Kita beralih ke materi berikutnya, yaitu rumus keruncingan distribusi data. Dibagi menjadi dua, untuk data yang tidak berkelompok dan untuk data yang berkelompok. Nah, yang rumus yang ini, ini adalah untuk data yang tidak berkelompok. Kemudian yang ini untuk data yang berkelompok. Dan ini adalah keterangannya. Alfa 4 keruncingan, kemudian eksbar rata-rata hitung, kemudian es simpangan baku, n = Sigma F.
Keh, teman-teman, ini adalah rumusnya. Jadi yang teman-teman perlu ingat untuk data tidak berkelompok dan berkelompok itu rumusnya.
Oke, kita beralih ke contoh. Kita awali dari contoh untuk data yang tidak berkelompok. Diketahui suatu data sebagai berikut, ya. Lima, empat, enam, enam, empat, lima, lima. Tentukan keruncingan data tersebut. Jelas, kita harus menggunakan rumus keruncingan distribusi data untuk data yang tidak berkelompok. Rumusnya seperti ini.
Kalau teman-teman perhatikan, kita harus menentukan terlebih dahulu eksbar dan S pangkat 4. Eksbar sendiri adalah rata-rata hitung. Esnya adalah standar deviasi atau simpangan baku. Keh, berarti kita harus menentukan terlebih dahulu eksbar = Sigma x per n. Nah, kita gunakan rumus yang tidak berkelompok datanya karena disesuaikan dengan jenis data yang ini. Diperoleh akbarnya adalah 5.
Kemudian kita perlu es atau teman-teman juga boleh menghitung x kuadrat yang merupakan varian C. Oke, ya. Oke, kita hitung dengan x kuadrat saja atau variansi. Rumusnya seperti ini, ya. Ini adalah rumus untuk data yang tidak berkelompok. Kita uraikan, ya, seperti ini. Diperoleh hasilnya adalah 0,675.
Kemudian kita bisa langsung substitusi ke S pangkat 4. X pangkat 4 ini dapat kita uraikan menjadi S kuadrat dikuadratkan. S kuadratnya sendiri adalah 0,67 baru dikuadratkan. Diperoleh 0,4489. Ini adalah nilai S pangkat 4. Selanjutnya, kita bisa langsung substitusi ke rumus ini. Di Alfamart = Sigma x dikurangi X bar di pangkat 4, kemudian dibagi n dikali S pangkat 4. Kita uraikan dulu, ya, satu per satu seperti ini, ya, teman-teman. Perlu ketelitian. Kemudian dibagi n-nya itu adalah 7, banyaknya data 7 dikali S pangkat empatnya adalah ini. Kita uraikan, ya, seperti ini, ya, teman-teman. Diuraikan, ya. Kita hitung. Kemudian diperoleh 4 per 3,1423. Kita bagi, diperoleh 1,273. Ini adalah nilai Alfa 4.
Berarti, kalau kita kaitkan dengan kriteria dari keruncingan distribusi data, maka dapat disimpulkan karena Alfa 4 = 1,273 ini jelas kurang dari tiga, maka keruncingan distribusi data tersebut adalah platikurtis. Nikahan kriterianya kurang dari tiga. Keasaman cukup jelas, ya.
Oke, berikutnya kita beralih ke contoh untuk data yang berdistribusi frekuensi. Ke datanya seperti ini, teman-teman, ya. Kita diminta untuk menentukan keruncingan data tersebut. Teman-teman harus ingat rumusnya terlebih dahulu, ya. Rumusnya seperti ini. Jangan sampai tertukar dengan rumus keruncingan untuk data yang tidak berkelompok. Kalau yang ini adalah rumus untuk data yang berkelompok.
Di sini ada eksbar dan x pangkat 4. Berarti teman-teman harus terlebih dahulu mencari eksbar. Gunakan rumus untuk data yang berkelompok seperti ini. Kita hitung, diperoleh ekspornya adalah 140,00025. Selanjutnya, kita juga perlu x pangkat 4. Teman-teman cukup menghitung S kuadrat saja terlebih dahulu atau disebut variansi. Rumus ini digunakan untuk data yang berkelompok. Jangan sampai tertukar. Kita hitung ternyata diperoleh di sini nilai variansi atau S kuadrat adalah 27640385. Selanjutnya, kita akan Tentukan S pangkat 4. X pangkat 4 kalau kita uraikan itu menjadi S kuadrat dikuadratkan. S kuadrat nilainya adalah 27564. Ya, kita sudah bulatkan saja. Mudah dikuadratkan. Diperoleh 43114,37. Ini adalah nilai S pangkat 4.
Oke, selanjutnya kita perhatikan terlebih dahulu rumus ini. Kita perlu kolom tambahan yaitu x dikurangi X bar pangkat 4. Nah, seperti ini, ya, teman-teman, cara mengisinya sederhana. Teman-teman lakukan pengurangan ya, x dikurangi X bar yang ini, ya, kemudian hasilnya di pangkat 4 atau dari kolom ini juga bisa. Tinggal dikuadratkan, ya. Kayak teman-teman. Kemudian kita juga perlu f dikali x dikurangi X bar di pangkat 4. Nah, seperti ini. Untuk mengisinya sederhana sekali. Frekuensi dikali dengan kolom ini. Harus sesuai, ya, kelasnya, ya, teman-teman. Ini kurang naik sedikit, ya, teman-teman. Oke, diperoleh nilai nya seperti ini. Kemudian teman-teman jumlahkan di kolom tersebut. Yang diperoleh ke-4 juta 501745,24.
Selanjutnya, kita substitusi ke rumus ini. Sama dengan nilai ini, ya, 45000001745,24 dibagi n-nya adalah 40. S pangkat empatnya adalah yang ini, teman-teman. Kalian dulu, ya. Kalikan. Kemudian yang atas dibagi dengan hasil kali yang tadi. Diperoleh nilainya adalah 2,34. Ini adalah nilai Alfa 4.
Kita bandingkan dengan kriteria dari keruncingan distribusi data. Karena Alfa 4 = 2,35 kurang dari tiga, maka keruncingan distribusi data tersebut adalah platikurtis. Siang.
Keasaman mudah-mudahan apa yang saya sampaikan ini dapat mudah diikuti, mudah dipahami, serta bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya. Saya akhiri. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.