Transcription
Sobat calon guru semuanya, bagi teman-teman yang belum melakukan lapor SPT tahunan secara online di Kortek, pada video ini saya kembali akan memberikan update informasi terbaru kira-kira bagaimanakah cara lapor SPT tahunan nihil di Kortek untuk PNS, P3K, TNI, PORI, maupun juga karyawan ya. sehingga nanti kalau misalkan kita sudah tuntas ini nanti kita ee sudah berhasil nih untuk lapor SPT dan juga mendapatkan bukti untuk lapor SPT-nya. Kira-kira bagaimanakah caranya? Silakan simak video ini sampai selesai.
Namun sebelum kita lanjutkan, perlu saya ingatkan bagi teman-teman yang mungkin baru pertama kali menemukan channel calon guru, silakan klik tombol subscribe-nya dan aktifkan notifikasi loncengnya sehingga nanti jika ada update video terbaru teman-teman tidak akan ketinggalan informasi.
Sahabat guru semuanya di sini kita unduh dulu bukti ee potongnya ya. Sekaligus nanti langsung kita lanjutkan untuk lapor SPT tahunan. Kita masuk ke Google. Kemudian di mesin pencari kita ketikkan saja yaitu kortexdcp.pajak. GR ID. Kemudian kita klik lanjutkan. Nah, sekarang di sini kita masukkan ID pengguna, kata sandi, dan juga ee kode capca. Nah, ID pengguna ini kita bisa masukkan NIK atau NPWP ya. Ini kita masukkan. Nah, selanjutnya kita masukkan untuk kata sandi kita. Kita masukkan kata sandi. Kemudian masukkan kode capca yang muncul. Oke. Kemudian satu. Kemudian kita klik login. Nah, di sini penanda kita berhasil login manakala di sini sudah ada NIK dan juga nama kita, ya. Eh, kemudian sebelum kita lapor SPT di sini kita ee unduh dulu untuk bukti potongnya. Nah, untuk unduh bukti potong kita klik di portal saya. Kemudian kita klik dokumen saya. Kemudian kalau misalkan di sini enggak muncul, teman-teman silakan klik hasilkan dokumen. Kemudian sudah masuk ya. Nah, kemudian di sini ee berikutnya kalau misalkan enggak muncul juga kalian bisa reload di sini. Kemudian di sini kita unduh untuk lapor SPT itu bukti potong PPH21 ya. Yang mana di sini adalah ee kebetulan kita itu bukti potong PPH 21 BPA A1 ya. Nah, ini kita contohkan itulah untuk P3K, Teman-teman ya. Untuk teman-teman yang PNS TORY eh maka di sini nanti namanya tuh BPA2. Jadi yang membedakan antara PNS P3K itu adalah hanya di ini ya BPA1 dan juga BPA2. Oke, di sini kita scroll ke kanan untuk mengunduh bukti potongnya. Oke, ini kan lurusnya ini ya BPA1 ini kita klik saja di sini kita klik unduh. Kemudian di sini adalah bupot yang akan kita gunakan untuk lapor SPT tahunan teman-teman. Nah, ini jadi kalau misalkan teman-teman itu PNS ini namanya adalah BPA2 ya. Jadi yang membedakan hanya itu. Ini P3K. Kebetulan ini P3K yang diangkat tahun 2025 ya. Ini baru beberapa bulan ya. Sekitar bulan apa ya dapat SK itu Oktober atau eh September dulu itu ya. Nah, nanti kita untuk lapor SPT itu mengacu pada bukti potong ini.
Sekarang kita kembali ke Kortek ya. Untuk lanjut lapor SPT tahunan di sini kita klik sini di SPT ya, surat pemberitahuan tahunan. Oke, kita klik di sini surat pemberitahuan tahunan. Nah, selanjutnya di sini akan berisi NIK kita atau NPP. Kemudian di sini adalah nama kita. Ee berikutnya di sini kita buat konsep SPT. Kita klik di sini buat konsep SPT. Berikutnya di sini kita pilih yang PPH orang pribadi. Kemudian berikutnya kita klik lanjut. Kemudian kita pilih yang pilih periode pelaporan itu SPT tahunan. Kemudian periode tahun pajaknya itu adalah Januari sampai Desember. Kemudian kita klik lanjut lagi. Kemudian di bagian pilih jenis SPT ini adalah kita normal ya karena kita baru pertama kali belum melakukan pembetulan. Setelah itu kita buat konsep SPT. Kita klik di sini. Oke, successfully create a new returnship. Ya, berikutnya untuk melanjutkan lapor SPT tahunan ini kita ee ada dua tombol ya, ada hapus dan juga lihat. Nah, kita klik yang ini yang ee lihat ya. Kita klik di sini. Nah, berikutnya kita akan diarahkan menuju ke tablet seperti ini. Di bagian header ini kita harus lengkapi dulu kita posting ya di bagian header. Nah, di sini ee normal 25 1 sampai 12 itu maksudnya ada Januari sampai Desember ya. Pencatatan otomatis. Kemudian super penghasilan. Nah, dikarenakan di sini ee kita itu adalah ee hanya bekerja saja sebagai ASNP3K dan enggak punya usaha, enggak menjalankan pekerjaan bebas. Maka di sini kita pilih yaitu pekerjaan. Kemudian di sini kita bisa klik keluar. Kemudian supaya di sini nanti ee untuk menampilkan data perpajakan ee maka di sini kita harus ee posting ya supaya nanti bisa tampil otomatis. Misalkan harta, utang, daftar anggota keluarga, bukti potong PPH, pembayaran dan lain sebagainya. Maka di sini kita posting dulu. Kita klik posting. Oke, sudah. Nah, berikutnya yang ini kita boleh tutup gini.
Nah, selanjutnya kita akan diarahkan menuju ke tampilan berikutnya yaitu identitas wajib pajak. Nah, identitas wajib pajak ini otomatis teman-teman ya ini adalah NIK kita. Kemudian nama, kemudian jenis ID kita adalah KTP. Kemudian untuk nomor ID-nya nomor ID, kemudian nomor telepon kemudian di sini ee untuk email ya. Kemudian eh status kewajiban perbajikan sem istri inilah kita 0 ya. ee di sini NIK NPP suami istri ini enggak ada. Oke. Nah, berikutnya di sini kita boleh tutup. Klik di sini. Kemudian ee kita lanjutkan. Yang pertama, apakah Anda menerima penghasilan dalam negeri dari pekerjaan? Nah, ini kita sebagai SNP3K ini kan. Iya. Kita klik iya. Maka di sini akan ada otomatis yaitu angka yang terisi, Teman-teman. ini dari ee data bukti potong yang sudah diinputkan ya oleh pemberi kerja. Dan berikutnya, apakah Anda menerima penghasilan dalam negeri dari usaha dan atau pekerjaan bebas? Ini kita enggak. Apakah Anda menerima penghasilan dalam negeri lainnya? Ini kita enggak, ya. Hanya bekerja sebagai ini aja. Kemudian, apakah Anda menerima penghasilan luar negeri? Ini kita juga tidak. Nah, kalau misalkan sudah di sini kita bisa ee tutup gini ya, kecilkan gini.
Nah, sekarang kita lanjutkan nih. Kita lanjutkan ee untuk penghitungan yang pajak terutang. Nah, penghasilan neto setahun ini adalah A + B + 1C + 1D ini otomatis terisi ya. Apakah terdapat pengurangan penghasilan net seperti kompensasi kerugian atau zakat atau sumbangan keagamaan? Maka di sini kita ee kepilih tidak. karena memang enggak ada ya. Kemudian ee berikutnya di sini penghasilan yang tidak kena pajak. Nah, penghasilan enggak terkena pajak di sini kita pilih untuk status PTKP. Kebetulan di sini kita itu K2 ya. Nah, ini kita masukkan sama yaitu K2. Oke. Nah, berikutnya tampilannya akan seperti ini. Penghasilan tidak kena pajak itu adalah ee sekian ini. Nah, sehingga di sini ee dengan adanya K2 untuk penghasilan yang kena pajak, maka di sini ee akan menjadi nol seperti ini ya. Karena memang di sini penghasilan yang diterima itu di bawahnya PTKB, Teman-teman ya. Nah, ini. Kemudian apakah ee terdapat pengurang PPH terutang? Nah, PPH terutang atau enggak nih? ini adalah kita pilih tidak ya. Nah, ini kemudian di sini kita bisa tutup. Kemudian terkait tentang kredit pajak, apakah terdapat PPH yang dipotong dan seterusnya ee apakah terdapat PPH yang telah dipotong dibungut oleh pihak lain ini kita masukkan. Iya. Dan berikutnya di sini kita lanjut untuk apakah Anda menerima penghasilan luar negeri ini kita tidak. Kemudian kita scroll ke bawah untuk ee PPH kurang atau lebih bayar ini kita enggak bisa pilih ya ini. Kemudian di sini tampilan ini kita enggak perlu diisikan karena memang ee enggak ada. Kemudian di bagian ini kita pilih tidak yaitu untuk pengurangan PPH Pasal 25 ya. Tidak. Kemudian di sini juga tidak. Kemudian di sini pun juga tidak teman-teman. Dan berikutnya di sini kita bisa tutup gini eh harta pada akhir tahun pajak karena memang di sini belum pernah lapor SPT ya baru tahun pertama maka di sini belum ada nih nanti kita akan tambahkan pada lampiran satu apakah Anda memiliki utang pada akhir tahun pajak kalau misalkan teman-teman punya utang silakan klik iya kemudian nanti mengisi lampiran 1 bagian B kalau tidak, ya kita tidak seperti ini. Kemudian, apakah Anda menerima penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan bersifat final? Ini kita klik iya. Kemudian, apakah Anda menerima penghasilan yang tidak termasuk pajak ini? Tidak. Yang ini kita abaikan ya. Ini enggak ada yaitu apakah Anda melaporkan biaya penyusutan dan sebagainya. Ini ini sudah blur seperti ini. Apakah Anda menerima deviden dan atau penghasilan lain dari luar negeri dan melaporkan sebagai penghasilan yang tidak termasuk objek pajak? Ini kita kebetulan tidak, Teman-teman, ya. Oke, kemudian kita lanjut di scroll ke bawah. Untuk yang bagian ini otomatis sudah terisi dan juga terkunci ya. Yang ini surat kuasa dokumen lainnya ini adalah ee no, ya alias tidak.
Nah, berikutnya di sini statusnya sudah nihil ya. Nah, kita jangan buru-buru untuk bayar dan lapor dulu nih. Maka di sini kita scroll dulu ke atas kita masuk pada bagian eh kita masuk pada bagian L1. Nah, di sini teman-teman ee bisa dimasukkan untuk ee yang pertama itu harta ya, harta pada akhir tahun pajak. Harta pada akhir tahun pajak di sini ee kas dan setara kas ini teman-teman untuk menambahkan klik di sini. Misalkan di sini deskripsinya itu apa? Misalkan uang tunai, tabungan atau apa. Nah, ini silakan dimasukkan. bisa cek juga kalau misalkan tabungan misalkan gini ya silakan dimasukkan di sini nomor akunnya kemudian atas nama siapa, tabungan itu, bank mana, kemudian lokasinya ini di mana ini Indonesia gitu ya. Kemudian tahun perolehan, saldo ee kemudian juga keterangan. Nah, ini ya nanti setelah itu tinggal disimpan. Kemudian berikutnya piutang pun juga demikian. Teman-teman bisa menambahkannya di sini untuk piutangnya ya. Silakan pilih untuk deskripsinya piutang apa nih, terkait apa. Kemudian lokasi penerima, kemudian nomor identitas. Ini biasanya otomatis terbaca ya dari akun NIK dan juga nama penerima pinjaman. Kemudian setelah itu nanti kalian bisa klik simpan. Nah, ini kita batal ya karena enggak ada. Kemudian untuk investasi sekuritas ini kalian juga bisa nambahkan di sini ya. Kemudian berikutnya harta bergerak nih. Nah, harta bergerak teman-teman di sini ee bisa tambahkan di sini ee di sini tipenya ini kita contohkan satu contohkan satu. Untuk yang lainnya nanti kita isi tapi enggak kita tayangkan di sini ya karena terlalu banyak teman-teman ya. Nah, ini contoh satu misalkan sepeda motor. Nah, sepeda motor di sini untuk merek atau modelnya ini apa? Berikutnya di sini kita masukkan untuk merek modelnya. Ini kita masukkan. Kemudian untuk nomor polisi atau nomor registrasi ini kita masukkan tiga. Oke. Kemudian nah setelah itu kita klik keluar gini. Kemudian kepemilikannya ini kita ee milik sendiri kebetulan ya. Oke. Kemudian otomatis akan terbaca ya kan. NIK dan juga nama pemiliknya. Kemudian tahun perolehan ini kita masukkan tahunnya berapa? 2021. Kemudian di sini untuk harganya dulu itu berapa di tahun itu. Oke. Kemudian untuk nilai saat ini kita perkirakan berapa nih untuk nilainya sekarang ini misalkan di sini. Oke. Kemudian di sini kita pilih keterangannya apa nih? Harta PPS atau investasi. Setelah itu kita klik simpan. Oke, sudah ya. Ini sudah kita masukkan. Kemudian di bagian bawah harta yang tidak bergerak teman-teman bisa tambahkan juga di sini. Harta tidak bergerak itu ee seperti halnya ini ya, tanah kosong, rumah bangunan dan lain sebagainya. Nah, nanti diisi ini secara detail. Nah, secara detail tahun perolehan, nama sertifikat dan sebagainya. Setelah itu nanti kita klik simpan, ya. Oke, di sini kita enggak berikan contoh, nanti kita akan isikan di balik layar, ya. Kemudian termasuk juga untuk harta lainnya bisa tambah teman-teman di sini ee misalkan paten, royalty, mas batangan ee dan lain sebagainya. Setelah itu nanti jangan lupa disimpan ya, dilengkapi informasinya. Kemudian ikhtisar harta di sini akan muncul di sini. ini dari yang tadi kita isikan sepeda motor. Kemudian untuk utang pada akhir tahun pajak jika teman-teman punya bisa tambah. Mengapa di sini enggak bisa tambah? Karena di depan tadi teman-teman kita pilih tidak punya utang ya. Kalau misalkan kalian pilih ee tadi di depan itu ee ada utang maka di sini akan ada tombol tambah gitu ya. Kemudian untuk daftar anggota keluarga di sini enggak ada ya. Kemudian untuk eh penghasilan neter dalam negeri di sini otomatis sudah terbaca. Kemudian termasuk juga untuk daftar bukti potongnya otomatis sudah terbaca. Nah, ini ya. Jadi sudah terbaca seperti ini secara otomatis ya kita enggak menambahkan, Teman-teman. Kemudian kita scroll ke atas. Kemudian di sini kita lanjut kembali ke induk karena sudah selesai ya untuk bagian pengisian data harta dan sebagainya. Di sini kita tidak berikan contoh karena terlalu banyak ya. Yang jelas caranya adalah seperti tadi.
Nah, kalau misalkan sudah dipastikan semua sudah benar, maka teman-teman bisa klik di sini di ceklis. Kemudian setelah itu kita klik bayar dan lapor. Oke, successfully eh the personal in some income tax ya. Kita klik silang kemudian kita klik tutup. Kemudian kita akan di ee masukkan untuk di bagian ini. Ini tampilan yang terbaru ya, tanda tangan pembayar pajak nih. Penyedia tanda tangan ini kita ee koko result, ya. Oke, di sini seharusnya itu di sini untuk pass teman-teman ya. Ini ID pendatangan di sini penyedia dat tangan ini kita ee masih low resort ini mungkin masih pembenahan ya sistemnya. Coba kita konfirmasi pun juga belum bisa. Seharusnya di sini ID pendedat tangan itu di atas. Kemudian yang di bawah itu adalah kita masukkan tanda tangan digital atau kode otorisasi, Teman-teman. Nah, ini coba di sini kita reload dulu, ya. Coba di sini ee kok ada tampilan no resart font. Apakah di sini teman kita ini lupa untuk dulu belum melakukan permintaan kode otorisasi? Coba di sini kita buat passpace dulu ya. Mungkin teman-teman nanti ada yang mengalami kendala seperti ini supaya nanti tahu ya mengapa di sini kok no result font. Nah, ini kita coba permintaan kode autorisasi. Saya buka duplicate saja kemudian kita klik di portal saya. Kemudian permintaan kode autorisasi atau sertifikat elektronik kita klik di sini. Kemudian kita scroll ke bawah. Berikutnya di sini kita pilih kode autorisasi DCP. Kemudian kita buat passpress. Ulangi passpress. Kalau saya itu passpress itu saya samakan dengan password, ya. Oke, di sini akan saya buat passpress dulu. Oke, di sini kita sudah kodeasi DCP. Kemudian kita masukkan passpress. Oh, passpress-nya di sini harus ini ya, kombinasi huruf angka. Coba di sini kita buat dulu, Teman-teman. Oke, di sini kita buat passpress. Oke, sudah. Kemudian kita ceklis di sini. Kemudian kita simpan. Oke, kita simpan. Oke, ini tanda tarima untuk pembuatan kodokisasinya. Ini boleh kita unduh, ya. Oke, ini. Kemudian kita kembali ke sini. Coba kita reload. Apakah sudah muncul? Coba ini kita simpan dulu konsep, kita ceklis, kita bayar dan lapor, kemudian kita tutup. Nah, sudah masuk ya. Jadi kendalanya tadi enggak muncul itu adalah karena kita belum melakukan permintaan kode atau DCP. Jadi dampak kita enggak muncul itu adalah karena kita belum melakukan aktivasi ee belum melakukan permintaan kode autorisasi DCP, ya. Nah, sekarang nyatanya setelah kita masukkan kode otorisasi ini sudah terbaca nih. Ini tanda tangan ya. Ini penyediaannya adalah sudah ada. Tadi kan kita pilih ini kodeasi kan. Nah, kemudian di sini ID-nya nih. Kemudian sekarang saatnya kita masukkan nih yaitu sandi tanda tangan tadi pass yang tadi kita buat. Kemudian kita konfirmasi tanda tangan. Passpress corrected. Sudah benar ya. Oke. Nah, ini sudah masuk teman-teman. ini adalah PPH orang pribadi ee Januari sampai Desember 25. Kemudian di sini kita bisa unduh ya unduh ee PDF SPT yang telah disampaikan. Kita klik di sini. Tampilannya adalah ee seperti ini ya. Ini untuk bukti lapor SPT tahunan kita. Kemudian berikutnya ee di sini ini teman-teman nanti kita klik di sini itu akan masuk ke email ya. SPT telah disampaikan eh BPS telah kami kirimkan ke email Anda. Kalian bisa buka email untuk melihatnya. Melihat yang di email, Teman-teman bisa buka email di sini. Kemudian kotak masuk. Kemudian di sini bukti penerimaan SPT tahunan. Kemudian kalian buka saja maka akan tampil seperti ini ya. Ini contohnya untuk bukti penerimaan elektronik. Jadi dengan seperti ini kita artinya sudah tuntas untuk lapor SPT tahunan di Kortek. Demikian semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.