📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

HAKIKAT AL BAQARAH UTK MENGUSIR JIN DAN SYETAN

AbahSetu MDNH1:26:40

Transcription

Lailahailla huwal hayyul qayyum wa atubu ilaihi taubatan abdi doimin la yamliku linafsihi wala naf'an wala mautan wala hayatan wala nusyur. Ah semua.

Asalamualaika ya Jad. Asalamualaika ya Nur. Asalamualaika ya Allah. Asalamualaika ya Rasulullah. Asalamualaika ya ruhi. Asalamualaika ya jasad. Asalamualaika ya Ibrahim. Asalamualaika ya Daud alaihi salam. Ya Sulaiman, salamualaika. Ya, ya Musa, ya Isa, Salamualaika. Ya, ya, asalamualaika ya Danialah. Asalamualaika ya nurus samawati wal ard. Asalamualaika ya nurus samawati wal. Assalamualaika ya.

Bismillahi fi ruhi. Bismillahi fi jismi, bismillahi fi dami, bismillahi fi lahmi. Bismillahi fi. Bismillahi fi zildi, bismillahi fi adni. Bismillahi nuri nuru. Nurullah, nurbi bihaqi nur Muhammad. Lailahaillallah Muhammad wujudullah. Lailahaillallah Muhammad Nur haqulah. Lailahaillallah Muhammad astagfirullah. Lailahaillallah sholli ala Muhammad.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu wasastagfiruhu wa nauzubillahi min sururi anfusina waminatiina yahdillahu fala mudillalah wudil fala hadalah. Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah. Wa ashadu anna sayyidana wa nabiyana Muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya baah. Subhanaka la ilmaana illa maamtana innaka antal alimul hakim. La haula wala quwwata illa billahil aliilim. Ritu billahi wabil islami wabuhammadin nabiya wa rasula. Ilahi anta maksudi waridini mahabbataka wafataka.

Selamat malam sahabat Aba 1 MDNH di mana pun berada di seluruh nusantara Asia Tenggara, sahabat-sahabat Austral, sahabat ee Taiwan dan juga sahabat Turki, India, Riyad, ya, Jeddah dan juga sahabat di Eropa, di Inggris, ya. sahabat-sahabat, ya. Insyaallah nanti kalau tiada halangan April mudah-mudahan kita bisa berjumpa untuk teman-teman di Belanda, di Prancis, ya, di Jerman Barat, Jerman Timur, Luksemburg, Inggris, Itali Spanyol, eh apa namanya Switzerland, ya mungkin enggak ke Spanyol tahun ini.

Abah, pada malam hari ini seperti biasa walaupun agak sedikit lambat ya Abah, eh apa namanya? karena dari tadi banyak tamu, sahabat, dan untuk persiapan malam hari ini Abah ada, eh tidak membuka tafsir, ya, tetapi akan menjawab, eh apa yang ada aja dulu tadi, ya. Tadi semua pertanyaannya sahabat adalah karena ada beberapa hadis yang mengatakan adalah kita diperintahkan kalau di rumah itu banyak setan, banyak jin, banyak apa? Nabi menyuruh kita adalah membaca surah Al-Baqarah. Nah, pertanyaan sahabat kita adalah tentang itu. Apa hakikatnya? Gitu kan pada saat Nabi memerintahkan membaca surah Albaqarah itu bisa mengusir setan. Nah, setannya mana gitu kan tadi? Jinnya mana tadi semua, ya? Abah sudah jelaskan secara hakikat jin adalah diri kita sendiri. Maka pada saat Allah menciptakan manusia selalu manusia dan jin. Manusia dan jin tadi semua. ins jin manusia tadi jin dan manusia minal jadi lebih berapa ayat dalam Alquran Allah menceritakan jin manusia manusia jin jin manusia nah itu itu semua, ya. Nah, apa kaitannya dengan pada saat Nabi menyarankan kita pada saat adalah rumah itu sudah. Nah, rumah yang mana? Nah, ini juga harus dikembalikan adalah karena sesungguhnya adalah tubuh kita adalah rumah tadi semua. Maka yang tidak boleh memelihara anjing itu bukan di rumah sono tadi semua, gitu kan. Tadi tadi Nabi ada hadis yang mengatakan janganlah kau pelihara anjing tadi semua, ya. Mana anjingnya tadi semua, ya? Jadi kita ini sahabat kalau sudah bicara hakikat maka selalu larinya adalah jangan keluar dari diri. Karena kata Abah ngikutin adalah apa yang dikatakan sabda baginda Nabi adalah segala mencari apapun jangan keluar dari diri. Maka Nabi bersabda thaba maulair nafsi baidah. Apapun yang mencari sesuatu keluar dari diri tidak akan ketemu barangnya. Karena sahabat ada nama ada barang. Ingat itu. Dan Nabi melarang man abdal asmaunal maana fahua kafir. Orang yang tahu nama enggak ketemu barangnya. Karena al ismu wal musamma wahid. Nama dan yang punya nama itu satu. Oke. Ini namanya ini barangnya. Jadi semua, ya. Cangkir ini namanya ini barangnya. Jadi selalu asbak ini namanya, ini barangnya, selalu ada, selalu ada wujudnya segala sesuatu yang bernama itu.

Nah, demikian pula yang berkaitan dengan pada saat kata Nabi membaca surah Albaqarah walaupun di dalam surah Albaqarah ada surah ayat kursi. Nah, inilah kuncinya di dalam surat Albaqarah 255 itu tentang Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum lahuduhu sinatu wala naum. Nah. Nah, siapa yang disebutkan diusir jin itu? Setan itu. Setan yang mana yang diusir itu? Setan di luar diri apa setan pada diri? Tadi semua siapa yang berdiri? Allahu Allah. La ilaha illa hual hayyul. Dan tiada ilah kecuali dia yang berdiri sendiri. La tahudu wala naum yang tidak pernah ngantuk dan tidur. Nyatalah pada napasmu, nyatalah pada tidurmu. Maka tidak ada sesungguhnya pada saat engkau bernapas, tidur pun bernapas. Karena dia tidak ngantuk. Dia tidak dia tidak tidur t semua, ya. Pada saat itulah manusia ngantuk tidur semua apa? ee manusia adalah dalam keadaan kosong, dalam keadaan mati, dalam keadaan lupa. Ya, keluar daripada radar Allah itu sendiri, keluar dari orbit Allah dari semua, ya.

Nah, surah Al-Baqarah kenapa disebut adalah surat pengusir setan? Karena di dalam surat Albaqarah itu mengisahkan tentang sapi betina. Albaqarah itu sapi betina, sahabat. Maka ada kisah penyembelihan di dalam surat Albaqarah. Surat yang panjang mengisahkan Musa. Bagaimana Musa adalah pada saat dituntut oleh adalah umatnya untuk menemukan seseorang yang mati terbunuh. Sahabat Abah pernah jelaskan ini secara detail tentang kisah Musa ini di surat Albaqarah. Tapi kali ini hanya akan menarik sedikit untuk supaya kita bisa memahami kenapa surat Albaqarah itu mengusir jin dan setan. Ingat, setan itu ada pada pikiran kita semua. Maka pikiran picik kita itulah yang disebut dengan jin. Pikiran kita yang selalu membawa kepada keburukan itulah setan. Pikiran kita yang selalu merasa lebih baik dari orang itulah iblis dari semuanya. Jadi semuanya tidak ada yang keluar dari diri. Maka itu tadi pada saat kita membaca surah Albaqarah. Nah, bagaimana yang dimaksud membaca surat tadi semua? Karena surat itu adalah ayat. Ayat itu adalah tanda. maka berarti membaca diri sebetulnya dan Albaqarah adalah tubuh kita ini. Maka itulah di dalam surat Albaqarah dijelaskan adalah mukadimah Al-Qur'an diawali Al-Qur'an dengan suratul fatihah dan suratul fatihah adalah tentang tubuhmu, tentang dirimu tadi semua. Karena orang yang tidak menemukan kunci pada suratul fatihah dia tidak akan masuk pada alif lam mim. Maka alif tidak laisa kepada mim. Allah tidak laisa pada Muhammad tadi semua, ya. Maka itulah bicara surah Albaqarah, Sahabat. Kenapa dikaitkan dengan pengusiran setan? Sebetulnya lebih kepada pada saat kita sudah memahami surah Al-Baqarah, sesungguhnya kita sudah keluar dari sifat setan, jin, dan iblis itu. Dan dalam surat Albaqarah dikisahkan tentang orang mukmin, orang kafir, dan orang munafik tadi semua, ya. Nah, mari kita lihat diri kita ini apakah kita sudah mukmin, munafik ataukah kafir ini semua. Maka setelah Allah bicara tentang alif lam mimikal kitabuqin, maka gerbang pertama masuk surat Albaqarah alif lamina tadi. Di sinilah surat Albaqarah, maka alif lam mim di situlah tadi semua, ya. Maka diawalilah sesungguhnya manusia itu berpenyakit. Tadi dalam surat Albaqarah dikisahkan tentang orang kafir, orang yang tertutup pada Allah. Maka Allah berkata adalah sesungguhnya qulubihimahumullahu mar pada diri manusia. Itulah tadi kenapa surat Albaqarah bisa mengusir setan? Karena pada saat dasarnya diri manusia ini semuanya. Mar itu penyakit. Pada saat di dalam hati kita ada penyakit maka Allah tambah penyakitnya. Maka yang dimaksud oleh baginda Nabi bahwa karena sahabat sesungguhnya jujur saja kata Abah juga manusia ini bisa menciptakan setan. Setan kita itu datang dari pikiran kita. Maka kenapa di dunia ini di Amerika tidak ada pocong, tidak ada gorong, tidak ada tuyul tembeti. Di Amerika ada drakula, di Cina ada vampir. T semua jadi setan itu tidak ada sesungguhnya. adalah ada jin yang ada pada diri setiap manusia. Karena dalam diri kita ada qarin bangsa jin, ada qarin malaikat bahasanya. Jin adalah hakikat api pada diri. Ya. Tetapi malaikat adalah maka tadi selalu dikatakan oleh Allah tentang malaikat dan jin. Selalu di dalam Al-Qur'an itu jin malaikat. Jin malaikat tapi dalam penciptaan zirnya jin manusia. Nah, ini kita harus pahami. Makanya di dalam api inilah nur dan nar. Nur adalah malaikat. Adapun nar adalah jin. Tadi wal jana dan jin diciptakan oleh Allah adalah wal jana kh dari api yang panas dari sembah, ya. Merupakan sesungguhnya adalah penyusun adalah hakikat narun nafsul amarah pada diri manusia. Maka orang yang bisa menggunakan jin, dia jenius, pintar dari semua sahabat, ya. Jin dari kata jenius dari semua, ya.

Nah, mari kita juga pahami secara hakikatnya tentang Nabi yang bersabda bahwa siapa membaca surah Albaqarah bukan hanya membaca. Sama saja para ulama menganjurkan kita membaca Yasin pada malam Nisfu Syakban. Yang harus dibaca pada Nisfu Syakban itu adalah bukan pada huruf Yasin, bukan hanya bacaan surah Yasin, tapi adalah Yasin qolbul Qur'an. Maka Yasin adalah QBL Quran, Fatihah ummul Quran. Maka Fatihah dan Yasin sama hanya nun dan mim. Karena tentang nur dan Muhammad, maka itulah pada Fatihah ada empat nun di penghujungnya, ada tiga mim di ujungnya. Dalam surat Yasin diawali dengan Yasin, nun. Wal quranul hakim, mim. Innaka laminal mursalin adalah nun tadi. Allail mustaqim dan seterusnya. Mim nun, mim nun, mim nun. Sampailah innama amru aran ayak lahu kun fayakun nun di penghujungnya yasin di ujungnya adalah nun fatihah di ujungnya waladin nun paham itu. Maka kita bagaimanapun perjalanannya maka di penghujungnya harus nur dari semahlah Allahu nurus samawati wal ard. Adapun langit dan bumi adalah langit adalah rohmu, bumi adalah badanmu. Maka itulah sahabat juga diajarkan bagaimana asbabun nujul surah ee Albaqarah 255 itu adalah surah yang disebut ayat kursi. Ayat adalah tanda kursi. Apa itu kursi? Tadi tadi semua maka seorang biasanya orang mau jadi apa? Membaca ayat kursi. Tapi kalau sudah duduk di kursi lupa ayat semua, ya. Nah, ini tadi di manakah letak ayat kursi pada tubuh tadi semua? Supaya kita bisa mengusir daripada setan yang ada pada diri tadi. Karena itulah di dalam surat Albaqarah itu banyak mengisahkan adalah merupakan awal perjalanan manusia. Maka siapa yang sudah menemukan hakikat fatihah pada tubuhnya sehingga alif lam mim alif laisa kepada mim dan dirinya sudah menjadikan Al-Qur'anul mubin. Karena Al-Qur'an dibagi ada Al-Qur'anul majid, Al-Qur'anul Karim, Al-Qur'anul Hakim, Al-Qur'anul Adzim. Segala apa yang nampak di permukaan ini adalah Al-Qur'anul Majid. Al-Qur'anul Majid adalah mulia. Iya. Al-Qur'anul Majid apapun yang ada di bumi ini, mobil Al-Qur'anul majid tadi semua, motor Al-Qur'anul majid tadi semua. Meja apapun rumah Al-Qur'anul majid karena tidak ada yang bukan tapak tangan. Karena Al-Qur'anul Majid adalah bukti dari perwujudan Allah, ayat-ayat Allah, firman Allah yang nyata di alam ini, Al-Qur'anul Majid. Maka Allah dalam menciptakan segala sesuatu di alam ini ada yang langsung Allah ciptakan, ada yang melalui kita manusia. Maka itulah disebut Al-Qur'anul majid dari semua, ya. Jadi apapun yang di dunia ini mulia karena tiada yang benda apapun di dunia ini semuanya adalah tapak dari ciptaan Allah tadi semu. Maka selalu dikatakan oleh ulama bumi dan langit ini adalah bukti adanya Allah. Itu sahabat pahami dulu pelan-pelan, ya, supaya kita bisa mengerti kenapa surah Albaqarah itu mengusir setan semua. Jangan surah Albaqarahnya dibaca terus yang membacanya masih setan tadi semua. Setan membaca surat Albaqarah dari semua, ya. Dan juga sama begitu ke Makkah yang melempar setan itu setan. Setan berjumrah tadi semua, ya, tadi karena dia belum disembelih. Akhirnya setan yang melempar setan dari semua, gitu. Nah, inilah maka sebetulnya batu itu berbalik pada dirinya. In ahsantum ahsantum. Kebaikan berbalik kebaikan. Wa asum falaha segala keburukan berbalik keburukan dari sahabat, ya. Jadi mari pahami segala apa yang disampaikan oleh baginda nabi karena banyak sanepan dan apa yang disampaikan oleh Allah dalam Alquran pun banyak perumpamaan. tidak ada yang mengetahuinya kecuali mereka yang diberitahu oleh Allah tadi semua, ya. Termasuk juga rahasia surah Albaqarah. Karena tadi sahabat surat Albaqarah itu surat yang paling penting dari semua surat ke depan yang gagal di surat Albaqarah kata Abah. Maka dia tidak bisa menjadi keluarga Ali Imran. Ingat itu karena setannya pada tubuh kita pada saat ada penyakit pada hatinya dibunya manusia itu. Padahalbu itu baitullah, rumahnya Allah. Ingat itu berarti kalau bukan rumah Allah pasti rumah setan. Kalau bukan rumah cahaya pasti rumah kegelapan. Maka kebahagiaan dan tidak bahagiaan letaknya di dada, di short, di kalbu ini semuanya. Maka dalam dalam shodrunmu adabun dalambunmu ada fuadun ini semua. Makaubihim di hati merekau ada penyakit. Maka di situlah orang yang berpenyakit di hatinya. Penyakit apa tadi? Yang seharusnya dilempar jumrah di sini. Orang jauh-jauh melempar jumrah ke sono. Harusnya dia lempar dulu sifat iri, sifat dengki, sifat hasud, sifat-sifat setan itu tadi semua. Nah, itu hanya bisa terlaku berlaku kalau seandainya kita sembelih diri kita Albaqarah itu tadi. Itu loh tadi itulah kenapa hakikat kita pada saat kita lahir diadankan dengan kalimat nun dan mim tadi. Allahu Akbar, Allahu Akbar. Ah, itu kan diawali dan kita mengagungkan Allah. Ashadu alla ilahaillallah. Semua kita ada Muhammad yang berkata itu tadi semua. Si jasad berkata kepada roh, "Aku bersaksi bahwa tiada yang hidup pada diriku kecuali Allah." Maka yang menyebutkan Allah yang pertama adalah Muhammad. Jadi tidak ada. Kalau tidak ada Muhammad tidak ada yang bisa menyebut Allah. Maka kata Abah dari alam ahadiah masuk ke alam wahdah. Allah terjadi kalam wahdah. Dia adalah masuk kalam sifat, kalam Muhammad. Supaya Muhammadlah yang menyebut pertama kali adanya Allah dari semua. Ya. Dia berkata, "Ashadu alla ilahaillallah." Itu ucapan Muhammad. "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan tiada ilah kecuali Allah." Tapi secara hakikatnya kata tubuh, "Aku bersaksi bahwa tiada yang hidup pada diriku kecuali Allah. ruhku tadi semua, ya. Kemudian si ruh menjawab, "Wa asyhadu anna muhammadar rasulullah." Dan yang pertama menyebut Muhammad adalah Allah. Yang pertama nyebut Muhammad adalah hidupmu. Menyebut dirimu adalah Muhammad utusanku. Karena aku tidak nyata tanpa engkau Muhammad. Al insanu sirri wa anna sirrohu. Manusia itu rahasiaku. Aku rahasia manusia. Seolah-olah engkau Muhammad adalah kenyataan diriku. Engkau wujud karena aku, tapi aku nyata karena kamu. Kata Setrum, "Aku nyata karena engkau wahai Bohlam." Dan kata Bohlam, "Dan engkau juga aku adalah sebetulnya. Aku bersaksi tiada yang nyala pada diriku kecuali engkau wahai Strum." Begitu sebetulnya tadi semua. Dan tiada yang nyata tadi semua. Jadi aku menjadikan engkau, engkau menyatakan diriku dari semua. Itulah tentang Allahu mubtada, nurus samawat, khabar mubtada, sahabat tentang Allah dan Muhammad. Maka alif lam mim alif laisa pada mim tadi semua, ya. Inilah juga harus dipahami secara komprehensif oleh kita. Betapa setiap ayat dalam Al-Qur'an itu maka nanti di penghujungnya setelah Yasin adalah di tengah-tengah surah Al-Kahfi tadi semua. Siapa yang akan mendapatkan petunjuk kata Allah maka akan dipertemukan wali mursyida Alkahfi surat 19 tadi semua tadi. Makanya pamanana yarju liqbihi falyamal amalan shih wala yusrik biibadatibihi ahada semua, ya, itu surat alk maka di tengahnya wal yatalat tuh tadi ummul quran adalah fatihah tadi semua tetapi adalah olbul quran adalah yasin dan fatihah adalah tubuhmu dan yasin adalah kalbumu dari sembah QBul Quran tadi semua dan kamu adalah Al-Qur'anul mubin tadi semua. Karena Al-Qur'anul majid adalah tanganmu. Apapun adalah apapun adalah Al-Qur'anul Majid. Maka segala sesuatu di dunia ini namanya Al-Qur'anul Majid. Pasti hasil tapak perbuatan manusia. Ka'bah di sana itu Al-Quranul Majid. Jadi tidak ada yang lebih mulia Ka'bah itu dengan dirimu, hatimu. Karena Ka'bah itu dibuat oleh manusia. Mana yang lebih mulia? Manusia atau yang bangun Ka'bah itu? pasti manusia tadi semua. Maka itulah QBL mukmin baitullah tadi semua, ya. Tapi tangan yang menciptakan Ka'bah itu atau tangan yang membuat asbak ini karena asbak ini Al-Qur'anul Majid, mobil juga Al-Qur'anul Majid. Tapi mobil itu bukan diciptakan oleh tangan manusia tapi tangan manusia menjadikan penyebab adanya apa? Al-Quranul Majid. Jadi Al-Qur'anul majid segalanya sesungguhnya sanurihim ayat pil apa apapun yang diciptakan oleh Allah langsung maupun yang diciptakan oleh makhluk Allah Al-Qur'anul Majid bukti. Tapi Al-Qur'anul majid itu adalah apapun yang ada asbak ini mulia. Atau katakanlah kamu enggak usah asbak karena takutnya kamu itu kalau dibawa asbak negatif tadi semua. Al-Qur'an aja ini. Ini mulia Al-Qur'anul Majid. Tapi Al-Qur'an ini enggak ada lebih mulia dari tanganmu. Karena Al-Qur'an ini tidak ada kalau enggak ada tangan yang menulis Al-Qur'an ini. Berarti yang lebih mulia dari Al-Qur'an ini tanganmu itu. Maka itulah surat Albaqarah juga mengisahkan asobiahum minallahu bilirin. Kalau tangan dan jari ini tidak digunakan untuk jalan untuk menj kepada Allah, berarti tangannya masih tangan monyet tadi. tangan setan tadi semua. Maka tadi itu kan di surat Albaqarah juga Allah berfirman, "Asobiahum fianiim mini hadr maut wallahu muhidum." Inilah tentang jari-jari yang harus kamu baca. Itulah maka nanti di bulan Ramadan kata Abah, "Karena ini masing-masing tiga ruas, maka sesungguhnya yang harus kamu kembalikan di bulan pertama di hari pertama Ramadan imsak. Imsaklah menahan salah satu sifatnya kembalikan mana saja yang kamu suka. Lahayun hidupmu. Sehari itu kau katakan aku tidak hidup yang hidup Allah. Aku tidak hidup yang hidup Allah. Aku tidak hidup yang hidup Allah. Sehari itu kebalikan hidup. Itulah ram itulah imsak. Berarti kamu mengembalikan besoknya la ilmun. Aku tidak berilmu. Aku kosong dari pengetahuan. Dikatakan wallahuakum. Siapa yang mengasih tahu kepada kita segala pengetahuan si hidup itu? Allah. Maka iqro bismibikalladzi khalaq khalaqal insana min alq iqrukal akramadziama bilqamal insana maam yalam kamu akan diajarkan banyak hal oleh dia. Si hidup tadi semua lewat malaikatnya Jibril pada matamu, Mikail pada telingamu, Israfil pada mulutmu, Izrail pada hidungmu tadi semua, ya. Maka itulah maka surah Albaqarah itu adalah merupakan gerbang. Gagal di Albaqarah gagal jadi keluarga Ali Imran. Gagal dari keluarga Ali Imrad gagal mengawinkan panki masna wasulah jadi jisamsu 2 3 4 maka salatnya yang dua salat subuh dua rakaat zuhur 4 rakaat asar 4 rakaat magrib 3 2 lubang hidung satu mulut dan isya dua mata dan dua telinga gagallah di syamsunya karena gagal di surat Albaqarah adalah di le gagal le gagal di samsu gagal j samsu gagal Apa namanya? Rokok esek. Kamu ada aku, aku adalah kamu. Gagal di situ. Gagal Almaidah Sampurna. Alyya akmaltu surah Almaidah. Inilah susunan Al-Qur'an yang begitu indah sesungguhnya. Maka di situlah kita bebaskan diri kita dari dari setan dan jin di Albaqarah itu dengan menyembelih tadi semua, ya. Keakuan tadi semua, ya. Nah, inilah sesungguhnya hakikat baginda Nabi mengatakan kalau adalah rumah banyak setan, bacalah ada ayat kursi bacalah surah Albaqarah. Bacakan Albaqarah maka untuk kubersihkan setan. Tapi yang dibersihkan rumahnya terus. Terus rumah setannya yang membacanya itu enggak pernah dibacakan tadi semua. Inilah akhirnya tadi semua, ya. Sekarang banyak setan merukiah setan. Inilah yang harus dirubah sekarang. Maka tadi kata Allahun akibatnya apa? Tuh di situlah persoalan. Maka nyambunglah dengan ayat-ayat paman karena yang tadi tidak terjadi karena semua amaliahnya berlaku syirik. Dan Allah mengatakan wala yusri biibadatibihi ahada tadi semua. Karena kamu tidak menyembelih sapi di surat Albaqarah sehingga yang berjalan salat setan tadi semua yang dikir setan semua, ya, jin semua, ya. Tolong pahami sahabat itu maknanya. Makanya tadi banyak yang datang ke rumah Abah bahc Albaqarah di rumah masih banyak setan, ya. setannya itu bukan di luar kamu. Kamunya yang setan itu. Maka orang yang setan di otaknya akan melihat setan tadi semua, ya. Maka orang yang tidak ada pocong di kepalanya tidak ada pocong. Pocong itu ciptaan pikiran kepada orang yang takut dengan pocong. Karena tadi yang kamu takuti akan datang pada dirimu. Maka tanya oleh kamu sekalian, tetanggamu, lingkunganmu, ada yang melihat pocong enggak? Hanya orang yang di pikirannya ada poconglah. Pocong itu wujud sama hanya orang yang pikirannya drakula. Itulah di Amerika yang melihat Drakula. Enggak ada. Maka di Amerika enggak ada pocong. Kan orang Amerika sedikit pun enggak ada pikiran pocong. Orang mati itu dikasih kotak, dikasih jaz, kasih taksedo, kasih jas di sini. Cuma giginya enggak dimerahin. Dimerahin itu di pikiran orang tadi. Makanya hanya orang yang takut Draakula akan ketemu Draakula. Hanya orang takut pampir di Cina yang akan ketemu vampir. Karena sesungguhnya manusia adalah bukan diri kita. Maka itulah hati-hati dengan sangkaan sangkata apa? Manusia itu menciptakan setan pun bisa tadi semua, ya. Maka tadi kalau setan itu pocong dengan roh itu ada, maka harusnya ada di Amerika, ada di Cina. Tapi kenyataannya kok, kenapa di Cina hanya ada vampir? Karena orang Cina melahirkan pampir-pampir ketakutannya bukan pada Allah, tapi kepada pocong, pada genderwo pada tadi. Maka sini di Indonesia ada genderowo karena manusia takut dengan genderowo. Ada orang ada dia karena siapa dia itu? Itu manusia yang takut dengan generewo jadi generewo ini semua hati-hati. Makanya hukum tarik-menarik, hukum tolak-menolak akan berlaku. Hukum cahaya, hukum kegelapan berlaku. Maaf-maaf, ya. Di dunia nyata saja makhluk kegelapan itu ada. Maka dulu di jauh enggak jauh di tempat Abah ini ada pohon mangga begitu besar tapi tiap malam dikerubuti oleh jablai-jablai, perempuan-perempuan. Maaf, maaf, ya. Bukan menjelekkan, tapi ini adalah karena gelap. Maka mereka datang ke Abah, "Bah, tolong bagaimana cara ngusir mereka?" Kata Abah, "Pasang lampu yang terang." Benar aja besok jabla itu enggak ada karena tadi Kellynya takut kelihatan. Tadi make up-nya takut kelihatan semua. Ternyata makhluk kegelapan itu enggak suka dengan cahaya tadi semua, ya. Itulah hakikat jin tadi semua, ya. Maka tadi kata Allah wih tentang melihat tentang buta di sini tadi alubihim waim pendengaran yang di sini wa absorim penglihatan yang di sini inilah yang dikatakan Allah kenapa Allah bicara jin dan manusia masuk neraka jahanam mayoritas walaq darhannama kiron minal jinni wal insi tuh tapi bukan bukan manusia itu ins. Jadi ins itu beda. Maka kalian harus bisa bedakan apa Allah menyebut ins. Apa Allah menyebut insan, apa Allah menyebut nas manusia, atau Allah menyebut basyarun? Ah itulah beda-beda tuh. Setiap Allah menyebut nama yang berbeda pasti bentuknya juga beda. Itulah perlunya nama sahabat. Itulah Nabi juga bersabda, "Man abdal asma dunal makna fahua kafir." Siapa yang tahu nama enggak tahu wujudnya tadi akhirnya setan dianggap malaikat karena kamu hanya enggak ngerti tadi surga karena kamu enggak ngerti neraka juga enggak ngerti tadi semua, ya. Inilah yang harus surat Albaqarah itu menjadi penting kepada kita. Kenapa susunannya dari Fatihah? Alif lam mim diawalinya. Kemudian di situlah Allah berkisah tentang turun ke bawah. Di situ muncul semua, ya. Bahkan, eh apa namanya? Demikian pula nanti termasuk adalah surat, eh perintah surat saum, ya, juga surah Albaqarah tadi semua, ya. Karena di situlah kita harus imsak. Makanya tadi Allah berfirman dalam Alquran dalam surat tadi tadi yaumidamin ukunahuidatunir Lanjutkana Quran minal huda wal furq. Kalau tubuh ini belum dibunuh tadi semua setannya tadi ya, tadi dengan surat Albaqarah itu adalah maka kita tidak bisa mana hudan mana alfurqan. Huda wal furqon winatim minal huda wal furqon. Barulah kata Allah tadi syahru ramadan unz tadi apa namanya? Eh, eh, apa namanya? Syahid apa namanya tadi? Apa namanya kata Allah dalam dalam ayat tadi syahraman unzil qurani minal huda walurqanahumasum. Kalau kamu tidak menyaksikan bulan, sebenarnya bukan bulan yang bulan dikejar-kejar itu setiap tanggal 1 Ramadan. Sebenarnya kalau menurut hakikat bulan yang ada pada dirimu. Maka tadi dalam kaidah menentukan tanggal 1 Ramadan, ya, kepada siapapun yang mampu menyaksikannya dan dia siap disumpah kalau kamu beja 4 hari pun dengan negara boleh-boleh saja sebenarnya karena kamu yang melihat bulan syahida minkumusahum. Itulah kenapa makanya tadi hari ini debat antara NU dan Muhammadiyah karena kamu melihatnya di luar. Kalau di luar hanya masalahnya terhalang atau kelihatan tadi semua. Kalau kabut tah itu tadi semua, ya. Kalau zaman Nabi kan tidak ada teropong, teleskop apa semua. sekarang ini itulah maka Muhammadiyah menetapkan sudahlah dihitung berdasarkan maka di situlah ada penghitungan hisab tadi semua dari kalkulasi angka udah masuk kok sesungguhnya gitu kan tadi. Nah, tapi kalau karena orang NU itu selalu harus melihat nah inilah. Nah, seharusnya juga kata melihat juga adalah tergantung gitu loh. Melihat itu jangan selalu dengan mata. Kan melihat itu empat hal. Maka tadi melihat itu juga di mata. Makanya tadi ada ada akal maasi, ada akal maadi, ada akal garibi, ada akal kulli. Dari semua akal pun terbagi lima tingkatan, empat tingkatan minimal. Dengan akal yang mana kita bisa pakai semuanya. Jadi kalau gitu NU boleh, Muhammadiyah bolehlah sebenarnya gitu kan tadi semua. Maka jangan ribut menentukan 1 Ramadan. Yang lebih pentingnya itu kekompakannya, bukan masalah ribut masalah 1 Ramadannya. Toh memang Allah itu tidak ada ruang dan waktu. Ingat itu sahabat. Wong hari ini Abah Lai jam 0.00 orang Prancis lagi asik makan siang ini tadi semua orang Amerika baru pagi tadi semua, ya. Ada lagi yang masih hari ini itu di sini sudah Jumat sana masih Kamis itu tadi semua, ya. Jadi tolong pahami, ya, sahabat tentang ruang dan waktu ini semua, ya. Nah, mari kita balik lagi fokus kepada Albaqarah tadi. Karena di dalam Albaqarah ada juga ayat tadi tentang perintah saum tadi semua, ya. Kemudian termasuk juga di dalam, eh ayat itu adalah, eh apa namanya? Ee, apa namanya? Di dalam ada ayat yang mengatakan kata Allah, "Yuridullahu bikumul yusro wala yuridu bikumul usro." Di situ pun harusnya kalau kamu sudah mengerti maka sebetulnya Allah itu menghendaki kemudahan bagimu dan kesulitan tadi. baru kata Allahu laahum yarsudun intinya nya. Kenapa kita harus membaca Albaqarah? Supaya laallahum yarsudun. Kamu itu ada sadar tadi semua tadi lawan dari sadar itu tidak sadar. Sadar itu zikir. Lawan enggak sadar itu adalah tidak zikir. Sadar itu eling. Tidak sadar itu tidak eling. Maka tadi berarti tidak eling itu setan gitu loh. Maka tadi siapa yang sudah mengerti Albaqarah bisa mengusir setan. Tadi mengusir dari tidak sadar pindah ke sadar tadi. Dari ultrasonur ke sonur ke dari infrasonur balik lagi ke sonur ke ultrasonur gitu. Maka tadi harus imsak saum. Dan saum itu diperintahkan oleh Allah kepada kita adalah jauh sebelum kepada umat-umat Muhammad tadi semua. Alladzi tadi ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumusam kama kutiba. Nah, itu kembali lagi Abah jelaskan tentang siam dan saum tadi semua disuruhnya itu siam. Kenapa niatnya nawa itu sauma godin? Saum itu seluruh diam ngomong jadi makan boleh gitu kan tadi kalau diniatkan nawa itu sauma godin niat saya tidak ngomong besok pagi itu sauma godin tadi sementara Allah memerintahkannya tadi ya ayyuhalladzina amanu tadi semua kutiba alaikumus siam siam dan saum kalau siam iya tidak buat makan menahan makan minum dan bersetubuh siam tapi niatnya yang harus Terus diluruskan. Nawaitu bukan sauma gadin siam siam gadin semuanya kalau mau dirubah. Tapi enggak pun enggak apa-apa, ya. Yang penting kamu sudah ngerti tadi semua. Nah, ini semua, ya. Jadi jadi itulah setelah khamallah alubihim waim absorim wumabun adim. Kenapa Allah mengatakan tadiallah abs tuh abs bukan bas. Absar. Karena melihat kita ini sahabat dibagi empat. Kan tadi Qurannya Quranul Majid, Al-Qur'anul Karim tangan kita, tangan kita. Ini balik lagi Abah ke Al-Qur'an dulu biar paham dulu. Al-Qur'an Al-Qur'anul Majid adalah ini kitabnya. Tapi semuanya juga apapun yang dibuat oleh tangan Al-Qur'anul Majid. Mulia kacamata ini Al-Qur'anul Majid. Kenapa disebut Al-Qur'anul Majid? Karena ini pun korek Al-Qur'anul Majid. Karena ini dilihat korek aja dilihat Allah kok sebenarnya. Ada enggak dengan melihat korek melihat ya kalau enggak ada Allah, enggak ada Allah ada enggak korek ini? Enggak ada. Berarti sebenarnya lihat apapun, lihat jam ini pun lihat Allah sebenarnya. Karena ini Al-Qur'anul majid tapak tadi. Tapak bukti adanya Allah, adanya korek api. Ini cukup lihat korek. Sama saja pada saat kelihat melihat tai kebo, enggak usah lihat kebo. Sebetulnya lihat tahiah kebo itu pasti ada kebo. Gitulah tadi pada saat melihat asap pasti ada api di situ. Maka itulah sebagian ulama menggunakan sesungguhnya bahwa apa namanya bumi dan langit ini adalah bukti adanya Allah tadi. Nah, apalagi kalau ditarik lagi ke hakikat ini makhluk. Mana ada makhluk tanpa khaliq. Nah, itu karena batal dia sebagai khalaq yang menciptakan tanpa ada makhluk. Maka inilah juga menunjukkan bahwa makhluk itu adalah akan abadi. Tadi semua sebanyak seabadinya khaliq makhaliq adalah dengan baqo. Tapi makhluk yang sudah bisa rojiun abqo tadi. Orang yang abqa akan baqo bersama Allah tadi semua, ya. Inilah bedanya abqa dan baqo. Baqo hanya pada Allah. tadi semua, ya, tadi ini sahabat tentang surah Albaqarah itu. Betapa pentingnya surah Albaqarah itu sampai dikisahkan asbabun nuzul tentang surat ayat kursi datangnya itu kan kisah syariatnya tentang orang yang mau mencuri. Itu kan dikisahkan dari beberapa tafsir tentang asbabun nujul surat turunnya ayat al apa surah al apa namanya ayat kursi itu tadi semua tapi sebenarnya yang jinnya itu kita, setannya juga kita. Maka tadi kita ngaji setan yang di luar diri, dia enggak ada tadi semua, ya. Kitaah setannya, kitalah jinnya, kitalah dedemitnya, kitalah iblisnya itu tadi semua. Maka yang seharusnya di Albaqarah itu pada tubuh. Itulah kenapa di kisah Albaqarah itu kisah bagaimana cara menghidupkan orang mati disuruh menyembelih sapi betina. Itulah Albaqarah. Itu juga kembali perumpamaan Allah. Sapi betina. Sapi betina itu adalah hakikat betina itu kembali kata Abah. Kalau jantan itu ruh, kalau betina itu perempuan. Maka sapi pun di situ diperlambangkan sapi betina. Kenapa enggak bikin sapi jantan? Karena bukan bicara ruh yang harus disembelih, tapi jasad yang harus disembelih. Tuh, harus pahami. Iya. Juga sama. Kenapa Firaun itu menyembelih anak laki-laki? Tuh, ya kisah Firaun menyembelih anak laki-laki gitu kan. Firaun enggak menyembelih anak perempuan. Itu pun sanepan Allah. Siapa laki-laki itu dan siapa Firaun itu? Firaun itu jasad kita. Anak laki-laki itu tubuh kita, jiwa kita. Musa. Musa yang disembelih oleh Firaun. Artinya ruh dikuasai oleh jasad sebetulnya secara hakikat. Jadi kita harus cerdas memahami ayat Al-Qur'an itu tadi. Cuma saya memang yang paham tadi tadi hanya dikasih tahu Allah saja. Karena yang tahu firman Allah hanya Allah. Cuma yang tahu firman Allah hanya dia yang sudah mati tadi semua. Maka dia akan tahu firman Allah oleh Allah dengan Allah lillah billah tadi. Ma Allah la haula wala quwwata illa billah. Innalillah tuh itu kan tahapannya lillah billah la haula wala quata illa billah barulah adalah inn lillah wa inna ilaihi rojiun dari sahabat dan semua itu dikisahkan dalam surat Albaqarah tadi karena sapi betina, ya, jadi balik lagi tadi Quran ini belum selesai jadi lari ke situ lagi Abah tadi semua, ya, jadi Al-Qur'anul Majid biarkan nanti dulu tubuh ini Al-Qur'an nanti Jadi semua Al-Qur'anul Majid apapun yang ditulis oleh tangan. Jadi tangan kita lebih mulia daripada Quran ini semua. Karena sehebat-hebatnya Quran ini enggak ada kalau enggak ada tangan. Ingat itu, ya. Dan Al-Qur'anul Majid tangan ini bisa menuliskan Al-Qur'anul Majid ini. Inilah Al-Qur'anul Karim tangan kita ini. Al-Qur'anul Karim tangan kita menuliskan Quran ini. Al-Qur'anul Majid. Al-Qur'anul Karim tangan kita membuat kacamata ini sehingga banyak orang bisa melihat. Al-Qur'anul Karim, tangan kita membuatlah korek ini sehingga bisa orang masak. Al-Qur'anul Karim, tangan kita membuat asbak ini. Al-Qur'anul Karim, tangan kita membuatlah gelas keramik ini. Semuanya dibuat oleh Al-Qur'anul Karim. Tuh kalau begitu, nah sekarang dari Majid kalau ke Karib, nah tangan ini lebih mulia dari apapun yang dibuat oleh tangan ini. Maka itulah Allah ingatkan tentang wallahu kafirin itu. Tapi tangan ini tidak akan bisa kerja kalau bukan Alquranul Hakim. Mata kita. Matalah yang menuntun. Jibril. Jibrillah Jabaril yang menuntun. Quran ini ditulis. Maka dikatakan Quran itu dibawa oleh Jibril tadi semua, Jabaril tadi semua. Karena Al-Qur'anul Hakim adalah mata kita. Tapi sehebat-hebatnya mata bisa memerintahkan tangan menulis, tangan menjadikan Quran ini tidak ada artinya tanpa Al-Qur'anul Adzim. Apa itu? Hidup kita. Berarti sesungguhnya di dunia ini pencipta satu hanya hidup. yang hidup yang mencipta menciptakan motor yang hidup tadi semua enggak mungkin mayit menciptakan motor hidup siapa hidup Allah berarti kalau begitu pantas Allah berfirman, "Wallahu khalaqokum w tamalun aku menciptakan kamu dan apa-apa yang ada ini tadi semua segalanya aku yang menciptakan tuh." Jadi begitu kalau begitu sebenarnya satu-satunya pencipta itu hanya Allah. Al-Qur'anul Adzim, hidup. Dan hidup itu satu, tapi tempat hiduplah yang banyak, sahabat. Ya. Tetapi tubuh manusia ini adalah pada saat Al-Qur'anul Majidnya sudah dipahami, semuanya sudah Al-Qur'an, maka tangannya sudah jadi Al-Qur'anul Karim, matanya sudah jadi Al-Qur'anul Hakim, hidupnya sudah jadi Al-Qur'anul Adzim. Jadilah kita nih Al-Qur'anul mubin. Tuh Al-Qur'an yang hidup. Itulah yang disuruh Allah. Iqra kitabaka kafa binafsika. Bacalah Quran. Kafa binafsika yang ada pada dirimu. Alyyauma alaika hasiba. Cukuplah kamu adalah yang menghisab siapa dirimu. Tuh, sahabat. Inilah Albaqarah. Sebetulnya konsep awalnya adalah Albaqarah. Maka itulah di surat Albaqarah ingin menghidupkan orang mati tadi semua. Karena mati itu adalah tidak ada. Sesungguhnya kembali lagi kata Abah juga. Maka di situlah Allah menyuruh menyembelih sapi betina. Kan berarti kalau begitu Allah itu bukan menghidupkan manusia yang mati yang sudah dikubur sebenarnya kalau kita mengerti. Tapi menghidupkan tadi manusia yang sudah mati jadi jin, jadi setan semua, ya, yang suka membaca Albaqarah gitu. Jin dan setan yang baca Al-Qur'an semua, ya. Pahami itu semua, ya. Maka kalaupun kamu rajin one muncul jadi iblis, aku ahli Quran. Enggak sadar iblis ahli baca Quran semua. Pada saat kamu rajin duha, rajin salat, rajin tahajud, aku lebih baik salatku dari mereka. Jadi iblis. Maka di penghujungnya kata Abah juga iblis itu menunggu di tempat di surga. Maka Nabi Adam diusir bukan dari pasar malam, bukan digoda oleh iblis di pasar malam. Karena di pasar malam itu enggak ada iblis. Tapi di pasar malam itu adanya jin dan setan ini semua. Tapi di surga, di tempat di mana kamu sudah berada pada merasa diri ibadah karena enggak disembelih gitu. Tadi tadi yang ngaji Qurannya masih sapi tadi semua yang pergi ke Makkahnya sapi pantas di sana perah susunya di real tadi semua, ya. Tadi semua, ya, inilah tadi semua. Jadi makanya kata Nabi, hajinya dan umrahnya arihlah litijarah lumah. Nabi sudah ngomongnya begitu dari semua. Karena sekarang ini bukan haji dan umrah pulus pulus semua, ya, tadi semua paham, ya, sahabat. Nah, inilah tadi. Makanya setelah Allah berkata fiubihimunahumullah marulah menjadi khamallahu alaubihim. Jadi siapa yang mengunci hatimu? kamu. Maka dalam ayat yang lain Allah berfirman, "Siapa yang tidak mau liqa Allah, siapa yang tidak mau bertemu dengan aku, aku pun tidak mau bertemu dengan dia." Maka ada banyak kiai Abah nanya, "Kenapa bahasa ini sulit Al-Qur'an?" "Karena kamu enggak mau liqa dengan Allah. Karena kamu enggak percaya bisa liq di sini." Sementara Allah yang menyuruh paman yaru liqbihial amalan di akhirat. Siapa yang bertemu dengan Allah liqo sekarang? Maka kata Abah yang liqo hari ini yang liqo nanti. Yang melihat Muhammad hari ini yang akan melihat Muhammad nanti itu. Siapa buta pada Allah dan rasulnya di dunia ini, dia akan dibangkitkan lebih buta pada Allah dan rasulnya. Nah, inilah tentang surat Albaqarah, sahabat. Maka itulah supaya kamu bebas dari penyakit buta, sembelihlah sapi betina. Nah, ini. Karena kalau tidak disembelih sapi betina ini kan tadi mengatakan bagaimana panjangnya komunikasi Musa dan umatnya dan Musa dengan Allah bahasanya tadi semua. Sampailah perkataan bahwa kamu harus mencari sapi betina. Terus tanya lagi, bagaimana warnanya? Terus tanya lagi bagaimana? tadi semua inilah juga kebiasaan orang orang-orang itu tadi semua mempersulit diri tadi semua ni, ya Allahnya sudah mengatakan tadi yidullahuikumul yusro dikasih mudah kok carinya cari yang susah-susah tadi semua, ya, maka senang kalau sudah makrifat itu sebenarnya karena kamu sudah mati balikan pada titik nol tadi semua, ya tiada lagi dosa dibagi Allah hasilnya Allah. Itulah kenapa Allah ajarkan matematika. Berapun angka yang kamu buat dibagi kosong hasilnya kosong. Asal kamu mau mengkosongkan diri, menyembelih dirimu itulah mengkosongkan dirimu. Tuh dan gunakan dengan 10 jari ini. Maka inilah nempel di sini 10 jari itu untuk supaya kamu bisa kosong semua. Ya, itulah orang-orang yang akan menikmati telaga Kautsar. Kata Abah, innaal Kautsarbika. Innaniaka abdarli. Jadikan dirimu adalah selawat Muhammad. Tuh. Karena kalau enggak dibunuh Adamnya, kamu itu enggak bisa. Karena yang salat itu Muhammad tadi semua. Karena kata Abah juga ini dongeng Allah dan Muhammad tadi semua, ya. Tapi Muhammad bukan Muhammad yang punya bapak dan ibu tapi dialah Nur Muhammad semua, ya. tadi semua, ya menjadikan sumber segala sumber yang ada ini laaka laulaka lama khaul bukan karena engkau wahai nur Muhammad maka tidak adalah semuanya ini semuanya, bukan Muhammad tapi Nur Muhammad bahkan Nur Ahmad pun dari Nur Muhammad paham itu tadi semua, ya jangan suka membelok-belokkan makna tadi semua, ya tadi semua inilah maka Allah mengingatkan kepada kitaqbihial amalan wusib itu itu sahabat, ya. Maka pahami, ya, tentang ini semua. Jadi Albaqarah itu betapa pentingnya. Sampai Nabi berkata, "Siapa membaca surah Albaqarah kalau di rumahnya ada setan." Nah, ini rumah tuh ini semua rumah itu. Karena rumah Allah itu enggak pernah di Ka'bah, enggak pernah di mana tadi semua, ya. Maka termasuk baiti jannati di mana itu? Ini dadamu ini rumahmu baiti jannat enggak ada rumahmu itu. Yang ada rumah Allah. Maka di sinilah yang dimaksud hadis tadi harus ngerti kalau ngomong rumah bukan rumahmu itu. Bukan gubugmu itu tadi, ya. Yang maksudnya di rumahmu jangan ada

Anjing. Bukan di rumahmu itu. Di sana Abah punya 10 anjing pun enggak apa-apa. Anjing di sini tadi semua yang nanti tadi janganlah karena kitmir jadi kidmir gitu kan. Dari semua ya. Maka di situlah surah Albaqarah ada tentang penyembelihan dan sapinya berwarna kuning. Enggak ada kan sapi itu berwarna kuning. Nah, inilah kuning kuning semua sapinya tidak pernah digunakan membajak. Nah, inilah tubuh ini tidak dan tidak pernah digunakan pengairan. Maka di sinilah pada saat kita menyembelih dengan surat Albaqarah itu adalah di sini menyembelih lehernya, bahasanya membunuh hakikatnya. Karena kata Allah tadi seandainya aku ingin wajibkan padamu sembelihlah dirimu, bunuhlah diri maka tapi kata Allahu kamu tidak akan melakukannya kecuali sedikit dari kamu. Padahal kalau kamu mau melakukan kata Allah waad apa tasbita maka kamu akan sampai pada isbatul ya tuh. Alyakin akan muncul dari ilmul yakin ke ainul yakin ke haqul yakin sampai isbatul yakin. Surga isbatul yakin kelihatan oleh matamu. Neraka isbatul yakin kelihatan. Jadi bukan katanya. Hari ini orang takut-takuti dengan katanya. Lu baru tahu kamaqola kila katanya sudah nakut-nakutin manusia. Nah, inilah kekoplokan hari ini. Akibatnya manusia tidak berkembang jiwanya kerdil. Takut mati, takut hidup. Akibatnya gimana? Dia akan bahagia orang semacam itu. Tadi semua inilah karena tidak mengerti surat Albaqarah. Ya, itulah maksud Nabi. Surah Albaqarah adalah bisa digunakan untuk mengusir setan tadi semua. Kalau enggak akibatnya ak dibanas sudah tadi setelah tadi apa? Fiubihimul marhamah. Akibatnya di bawah apa? Apa kata Allah? Masuklah golongan munafik tadi semua. Mayakulu amana billah waminanasiqulu amana billah wabil yaumil akhir. Mereka berkata iman pada Allah dari hari air. Tapi kata Allah mereka enggak beriman dari semua. Ya, akhirnya golongan munafik inilah yang bahaya. Dan Abah menyaksikan sekarang ini adalah ada di kalangan kita, kalangan kiai-kiai kita semua adalah golongan-golongan munafik itu tadi semua. Dan golongan munafik itu dalam kitab Talbis Iblis dijelaskan adalah apa namanya? Eh apa namanya? Innal munafikuna firil asfal minanar. Maka itulah tadi orang munafik itu yang hidupnya merasa berilmu, ya, tapi kemudian dia tidak menggunakan ilmunya maka dia dihidupkan dalam keadaan berilmu tapi dimatikan dalam keadaan bodoh kata Allah tadi. Ya, inilah yang harus dipahami sahabat tentang hadis Nabi yang dikatakan kata kata Nabi ada dikatakan kamin shin mata jahilan waq minqhi aliman wafan minsin mata aliman waq yaumalqiamati jahilan muflison. Banyak orang yang mati dalam keadaan bodoh akan bangun dari kuburnya dalam keadaan makrifat. Ini banyak orang yang mati dalam keadaan berilmu. Saya ilmu, saya kiai, saya buya, saya ajengan. Kiai haji. Kiai itu kebo semua. Haji itulah pendatang. Jadi pendatang kebo semua. Ya, maka kata Allah, "Aku akan bangkitkan mereka." Kata Nabi adalah dalam keadaan bodoh tadi semua. Kenapa harus demikian? Karena Nabi sudah mengatakan binaahihi alahihihun semua winaul fasidi al fasidi fasidun. Itulah bangunan yang benar harus di atas yang benar dan bangunan yang pasad rusak akan ada pada kerusakan. Hari ini sudah terjadi. Kenapa ini terjadi? Karena awalnya manusia adalah tadi tidak disembelih. Akibatnya apa? Kata Shi Abdul Qadir wajib dihidupkan dulu kewajiban kita di dunia di awal adalah dihidupkan dulu hatinya wajib min ahli semuaun karena tadi karena dunia ini ladang akhirat tadi semua karena kata Abah juga dunia ini hanya ladang. Adapun dunia yang kita alami hari ini adalah hari pembalasan dari kehidupan yang dulu. Adapun hari ini adalah hari pembalasan dan adapun yang diamalkan kita hari ini adalah kebun buat nanti. Maka nanti ada ayat dalam Al-Qur'an maka dikatakan oleh Allah di dalamnya akir nazidahui barang siapa menghendaki keuntungan di akhirat maka akan bertambah keuntungan baginya. Dan barang siapa menghendaki keuntungan di dunia, kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak baginya satuun bagian di akhirat. Bagaimana salat lu, duha lu, salat buat buat dunia, tahajud lu buat dunia, ibadah lu buat dunia, mudah-mudahan dunia saja rezeki ngalir. Inilah ketololan hari ini dari semua ingat dunia. Maka kenapa harus dimatikan? Karena majratul akhirah maka tadi ahliunti adalah mencari upaya menghidupkan hati di dunia sebelum mati dan mengambilnya dari ahli talkin tapi sekarang juga ahli talkinnya bodong tadi semua ya merasa mentalkin tidak bisa mentalkin maka tadi ya guru saya pengasa Abah Anom mengatakan abah aja tidak bisa mentalkin terus siapa yang mentalkin ya Allah kenapa Abah Anom berkata begitu itu karena beliau sudah almutu qobla anta mutu paham itu ya tadi bagaimana mungkin orang mati mentalkin jadi hidup tadi hanya yang hidup bisa menghasilkan yang hidup hukum biologi berlaku yang hidup dari makhluk yang hidup tadi semuanya yang maka dikatakan adalah apa eh apa namanya fa dunya masuratul akhir faidah lam fihaam yahsud orang yang tidak mau menanam maka tidak akan menuai. Maka tadi orang yang mati sebagai berilmu akan dibangkitkan dalam keadaan bodoh, jahilan, muflisan, muflis tadi semua ya. Tadi inilah sahabat betapa pentingnya adalah Albaqarah itu pada kita karena kita supaya tidak waminasi yaak amana billah beriman pada Allah wabil yaumil akhir tapi tidak iman kamu pada Allah dan hari akhir. Itulah masuk golongan munafik. Maka di surah Albaqarah itu berkisah dengan orang kafir, orang munafik, orang beriman semua ya. Siapa orang beriman? Alimanu kulluh. Iman yang semua. Alimanu biruyatillah. Iman yang sudah mampu musyahadah, menyaksikan Allah. Bagaimana menyaksikan Allah tadi setelah kamu mati tadi tadi? Maka dikatakan dikatakan oleh baginda Nabi adalah ee dikatakan ee kamu tidak akan bisa melihat dan inakumut. Kamu tidak akan bisa melihat Tuhan kalian kecuali kamu mati. Tapi kemarin Abah sudah bahas bukan mati mati tapi mematikan pengakuan diri pada wujud dirimu, pada hidupmu. Itulah nanti di Ramadan di hari pertama adalah selalu katakan mulailah aku tidak hidup. Lahayun lahayun lah hayun layun. Dari pagi sampai sore tekuk lidah. Aku tiada hidup. Yang hidup hanya Allah. Aku yang hidup la ilmun la samiun. Aku budeg. Aku budeg syariat. Aku budeg. Aku budeg. Aku budeg. Aku budeg. La samiun. La samiun la samiun aku tidak mendengar. Aku tidak mendengar. Aku mendengar yang mendengar Allah. Yang mendengar Allah lamut kalalimun. Aku bisuk bisu. Bisu. Bisu. Bisu. Takut kelilah dia tasautin la harfin. Aku bisuk. T semua tadi. Itulah saum. Sesungguhnya secara hakikat. Karena kita 30 hari punya tiga pada tangan ini. Inilah kenapa bicara tangan dan jari. Allah bicara asobiahumwakid. Karena di sini ada 30 juju, 30 juj Al-Qur'an pada jari ini, sahabat ya. 30 juj pada tangan ini. Maka setiap hari itu adalah kita kembalikan salah satu daripada sifat Allah pada Allah tadi semua. Ya, kita kembalikan sampai di penghujungnya. Lahayyun la ilmun la samiun. 30 hari nanti. La maujudun bihaqillallah. La maujudun bihaqillallah. La maujudun bihaqillallah. dalam hatimu aku tidak maujud aku tidak wujud yang wujud Allah aku adalah kenyataan wujud Allah sahabat tadi karena dikatakan oleh Syekh Atilla kepada kita adalah bagaimana kita tidak boleh mengakui yang bukan milik kita adalah milik kita ya inilah juga yang harus dipahami ya di dalam Hikmah 126 dikatakan adalah syata ilah mengatakan adalah manaka anada Allah melarangmu untuk mengklaim milik Allah, milik makhluk lain yang bukan hakmu. Lalu apakah dia membolehkanmu mengklaim sifatnya sedangkan dia adalah Tuhan semesta alam? Ini adalah pernyataan yang luar biasa dari Satwa Ilhas Askandari dari semuanya. Ya, itulah kita harus menyembelih pengakuan itu di surah Albaqarah. Sembelih pengakuan di surah Albaqarah dari semua. Ya, kalau tidak begitu kita tidak akan sampai 255 tadi. Allahu la ilahailla hual hayyul qayyum lahuduhu sinatu w naum lahu ma fis samawati wal ard. Maka wasusamawati. Dialah yang meliputi langit dan bumi. Itulah kata Allah. Inna rbaka atau binas. Akulah yang meliputi. Akulah Rabbmu yang meliputi dirimu. Kamu wujud karena wujudku, kamu melihat karena batu. Kau mendengar karena samaku, kau bicara karena kalamku. Kau hidup karena hayatku. Itulah yang di Ramadan nanti oleh kita diimsak dari semua ya selama 30. Karena 30 karena jari-jari di tangan kita ini setiap ruas tiga 3 * 10 30 kaki pun 30 semua ya. Itulah seolah-olah 30 malam 30 siang Ramadan imsak pengakuan itu sahabat ya. Itu kata Abbas lebih baik daripada tarawih semuanya tadi. Maaf-maaf ya tadi ya enggak apa-apa kalau yang masih cari pahala lah enggak apa-apa semuanya ya. Tapi buat sahabat-sahabat Abah yang sudah mau berjalan adalah secara mensucikan jiwanya gak usah lagi ke situ niatnya tadi semua ya. Nanti kamu akan merasakan, "Oh, benar Abah nanti nanti kamu berterima kasih pada Abah nanti." Ya, itu sahabat tentang Albaqarah ini tentang pentingnya Albaqarah itu. Makanya tadi kalau enggak disembelih di surat Albaqarah karena berarti kita masih memiliki apa yang menjadi milik Allah itu. Sehingga kalaupun salat diingatkan lagi oleh Syekhilah hikmah ke-12 adalahwad alalinahu failan adalah yakfi minal jaaka alal amaliuqilan. Janganlah engkau meminta imbalan atas amal yang bukan engkau pelakunya. Nah, inilah akibat tidak disembelih salatnya salat kamu, puasanya kamu, zikirnya kamu, manaqibnya kamu, khatamannya kamu. Inilah diang keroknya kalau tidak disembelih. Akhirnya merasa salat, merasa puasa, merasa zikir. Jadilah iblis tadi semua menghina yang enggak salat tadi semua. Ya, padahal barangkali orang yang tidak engkuk-engkugan seperti kamu itu dia lebih salat. Dan Abah menyaksikan sekarang sahih mereka lebih salat. Karena Abah pernah hidup bersama mereka menyaksikan bagaimana mereka merasakan hidup itu milik Tuhan. Itulah kata Jackma. I cannot without him. Aku gak bisa hidup tanpa Tuhan. I cannot exist without him. Aku enggak wujud kalau bukan wujud Tuhan. Coba Jack Wang ngomong gitu. Belum pernah saya dengar kiai Indonesia ngomong begitu. Saya enggak hidup kalau bukan hidup Allah. Hidup-hidup dewek, ilmu-ilmu dewek semua ya. Nah, ini harus dirubah nih hari ini. Kalau enggak ini penghancuran ini akan semakin cepat saja. Itu kan tadi semua ya. Inilah sahabat. Maka akibat tidak disembelih di Albaqarah tadi karena tetap setan. Kalau enggak disembelih berarti setan. Bahkan iblis karena selalu merasa lebih baik itu iblis semua. Ya, itulah kisah Albaqarah. Maka di dalamnya ada kisah saum, ada kisah ayat kursi, di dalamnya ada kafir iman Islam, di dalamnya penyembelihan. Itu Albaqarah sebetulnya. Karena gagal di Albaqarah, gagal Ali Imran. Berarti tubuhmu tidak bisa jadi Maryam. Rohmu tidak bisa menjadi Isa. T semua karena Maryam itu adalah anaknya Imron. Semua pahami itu ya. Maka kamu gagal di situ. Gagal di situ. Gagal surat An-Nisa ngawinkan pankihum atau masna. Akhirnya kawin perempuan empat di luar. Malah kawin mah perempuan empat biji. Tapi jasadrunya enggak dikawin-kawin enggak tahu ngikutin siapa itu. Tadi semua sunah Rasul lu. Sunah yang lain masih banyak lu ti semua ya. Ya boleh-boleh saja, tetapi jangan diniatkannya begitu tadi semua ya. Karena yang disuruh oleh Allah itu ingat di Al-Qur'an itu lebih banyak Allah itu ngomong hakikat. Sebetulnya di Albaqarah itu Allah lebih banyak surat ngomongin hakikat. Ingat Quran itu isinya hakikat. Makrifat isinya. Maka apapun yang kaitannya dengan fikih maka kamu harus larikan ke situ. Harus dihijrahkan nawaitunya karena inamal amalu binat semua ya. Maka termasuk tadi menikah surah Annisa itu mengawinkan aku empat, aku tiga, aku dua ji samsu. Setelah di Albaqarah la kamu sembelih tadi yang wujud la hayyun la ilmun la samiun la basyirun la qodirun la muridun la mutakallimun. Karena di situ ada perintah melaksanakan saum kita imsak l maujudun biakilah berarti kita sudah bebas tuh rumah kita dari setan itu maksudnya bukan baca surat Albaqarah mengucir setan semua jadilah setan membaca surat Albaqarah tadi semua ya maaf maaf ya ini kita bicara hakikat semua karena kalau enggak bicara hakikat berarti karena bicara syariat adalah cara bicara tarikat adalah jalan, bicara hakikat adalah tujuan. Bicara makrifat adalah sampai. Jadi kita tujuannya enggak sampai, enggak berarti salah, gagallah kita semuanya ya. Maka gagal jadi kula Al Imrad gagal jadi surat Annisa. Gagal pula adalah surah Almaidah. Alyaum akmalakumul islam. Allah ridamu karena engkau sudah aslama tadi ritu billahi wabil islamina itu maksudnya billahi w islam muhammadin nabiasul itu maksudnya mak kata Allah ya ayyatuhan nafsul mutmainah irji ilbiki ratan mardiah rh mardiah kamu rid aku meridai Itulah is aku rida Islam menjadi agamamu. Bukan agama menjadi dina Islam aslama salimah karena kau sudah berserah diri padaku. Itu kalau enggak gagal di situ masuk surah Al-An'am. Itulah akhirnya enggak disembelih di Albaqarah. Akhirnya masuk surat Alanam surat keen tadi tadiq minalum biha wumunsiruna biha wahumanun makanya adan terus tapi udun tapi budeg terus adan itu telinga udun adanun laun biha kalam balik lagi melihat Mendengar hati tadi alubihim wa abim ulika kal anam mereka binatang. Kenapa? Karena enggak disembelih di Albaqarah tuh. Ulaika kal an'am. Mereka itu binatang. Barulah nanti dibahas sejak itu. Barulah ayat itu sampailah surat berma surat al-A'raf. Surat apa? Bagaimana ditekan tadi semua ya? Annajm bagaimana? Bintang-bintang Allah bisa alhaqqah kiamat terus terus waqiah semua ya. Almulk kerajaan. Akhirnya di penghujungnya sajalah. Karena kalau Abah bahas semua maka sudah tadi alakumul maqir tuh sampai diulang oleh Allah. Kenapa? Karena enggak disembelih di Albaqarah. Akhirnya kamu itu hidup hanya berloma-loma harta dan anak saja. Maka kalau ketemu orang bukan bagaimana makrifatmu enggak berapa anakmu? Anak gimana kerjamu tadi? Alakum takur hattaumul maqobir. Nanti pun di kubur nanti kau mau ngobrol lagi tuh berapa anak dulu sampai Allah ulang kalla saufamuna saufamun kalla laamuna ilmal ya. Baru ilmal yakin saja sudah bagus. Jahim. Dengan ilmul yakin kamu sudah menikah neraka jahim. Dengan ainul yakin kamu sudah melihat neraka syaqar. Dengan haqul yakin kamu sudah melihat neraka jahanam. Tuh tadi wq darhanamair jadi bukan hal yang tabu, bukan hal yang seram. Kalau kamu mengerti neraka jahanam itu apa, neraka sakar itu apa, neraka well itu apa, tadi semua kenapa? Wail musilah kamu harus ngerti neraka. Neraka juga bukan yang menyeramkan sebetulnya. Kamu lakukan tapi kamu enggak paham. Setiap waktu kamu ketemu semua itu sebenarnya tadi semua. Ya barulah nanti di situlah sahabat tentang tadi alakumul maqiramun. Sampai Allah punulang-ulang karena geblegnya manusia. Kenapa sih kamu harus begitu? naik tuh dari ilmul yaakin ke ainul yaakin dari ainul yaakin ke haqul yakin apa itu ainul yaakin tadi pertama ilmul yakin akan syuaul dari mulai syuaul basyirah masuklah kepada ainul basyirah masuklah kepada hal kamu akan sudah merasakan dekat. Tapi dekat bukan berarti secara qarib. Artinya tajalinya panahnya kamu dan tajalinya Allah itu dekat. Tapi ainul yakin hilangnya kamu nyatanya Allah. Hakl yakin sudah tidak lagi kamu semua. Tidak lagi aku dan kamu. Tiada lagi kita. Hanya ada aku sang sejati. Sesungguhnya Allah, Ahmad, Muhammad ada aku, dia, kamu. Maka tiada lagi aku, dia, kamu. Yang ada aku. Aku sejati. Syariat mengajarkan orang membenahi diri. Tarekat mengajarkan orang mengenali diri. Hakikat supaya kamu bisa berserah diri. Makrifat membawa kamu mengenali sejatinya diri yang ditiupkan pada saat kamu lahir. Nafahu Idul Fitri. Kamu sekarang id ada yaudu. Nah, setelah kau id maka tubuhmu masuk ke surga. Ayada yuayidu. Maka apapun yang menjadikan kenikmatan kepadamu, kau hanya akan dibawa kepada keindahannya. Ya ayyatuhan nafsul mutmajibardiahuli jannati. Kamu sudah ada jannatul mawa untuk tubuhmu. Jannatun naim adalah untuk hatimu. Jannatul firdaus untuk fuadmu. Jannatul qurbah untuk sirmu. Surga pada syariat junnatul ma'ah. Inilah alam fisik ini semua. Segala yang mengenyangkan, segala yang mengharumkan, segala yang indah dilihat mata. Segala yang indah didengar telinga. Itulah bidadari 40. Maka kenikmatan pada matamu, kenikmatan pada telingamu, kenikmatan pada mulutmu, kenikmatan pada hidupmu. Kenapa? Karena engkau selalu menutupnya, telah menyembelihnya dari semacam. Itulah sesungguhnya sahabat. Ya. Maka kalau itulah Allah ingatkan setelah alhakumut wal asri demi masa. Nah, itulah kan tadi semua karena tidak disembelih di Albaqarah akhirnya kamu hanya membuang waktu. Walri innal insana lafi hus. Sesungguhnya manusia itu merugi. Kenapa? Karena enggak disembelih di Albaqarah. Illalladzina amanu. Tuh kan yang beriman. Kan tadi surah Albaqarah itu ada orang kafir, ada orang munafik, ada orang iman. Tapi alimanu kulluh iman yang sempurna alimanu biryatillah. Artinya siapa dia tadi? Al ihsanu anudallahuaka. Ya beribadah pada Allah seakan-akan dia melihat Allah. Kenapa ada bahasa innaka seakan-akan? Karena kamu yang bukan yang melihat. Dialah yang melihat seolah-olah kamu yang melihat. Maka pada saat kamu melihat, Allah yang melihat lewat matamu. Pada saat kamu mendengar, Allah mendengar lewat telingamu. Seakan-akan kamu mendengar, kamu hanya mendengar tadi semua ya. Tadi seakan-akan kamu hidup gitu tadi. Alsanu anbudallahu kaaka taro. Sebab sebetulnya kepada semua bukan hanya melihat tapi semua. Karena tadi karena orang syariat mengingat Allah dengan ucapan perbuatan orang tarekat mengingat Allah di hati. Orang hakikat mengingat Allah dengan rasa pada segala apa rasa zahir batin. Rasa mata, rasa telinga, rasa lidah, rasa asin, kecut, manis, kopi, susu, gula, semuanya rasa. Karena semua rasa itu ada pada hidup. Tidak ada. Semua rasa itu hilang tanpa hidup. Rasa pada mata kuning, merah, hijau, kuning itu pada hidup. Pada saat enggak ada hidup, enggak ada lagi kuning, merah, hijau, semuanya. Rasa indah di telinga itu karena hidup. Uh, itulah buktinya hidup dengan napas. Maka itulah bagaimana napas masuk, napas keluar yang harus kamu sadari. Sirullah, nurullah semua ya. Tapi pada saat di Albaqarah itu kamu adalah menutup napasmu, menutup penglihatanmu, menutup pendengaranmu semua supaya kamu sembelih lehernya semuanya. Itulah kenapa waktu kamu lahir disembelihkan akikah. Akikah itu binatang. Kenapa kamu juga diperintahkan kurban yang diperlambangkan berkurban Ismail tapi diganti gibas? Karena karena hakikat tubuh kita binatang itu Allah begitu memberikan pengajarannya. Disembelihnya Ismail tapi diganti gibas. Nah, inilah gibasnya adalah ini tiap tahun yang jadi rayung itu korban domba lagi, domba lagi, sapi lagi, sapi lagi. Kata sapi, "Kapan lu yang nyembelih ini disembelih?" Nah, inilah sungguh menggelikan ya. Yang yang lucunya bagi orang ahli hakikat yang sudah melihat yang disembelih itu jadi manusia, yang nyembelihnya balik jadi kebohong. Inilah yang terjadi ya. Kamu hanya bisa melihat setelah kamu menyaksikan nanti. Nah, kemarin yang dari Solok nambah lagi kemarin jemaah mana tuh? Bah, saya melihat anjing ada tetangga saya yang meninggal. Nanti tapi kamu hati-hati jangan asal ngomong ya tadi semua. Nah, kemarin ada bertanya lagi kembali surat at-Taubat ayat 84. Kan Nabi dilarang menyalatkan takjiah kepada orang-orang yang tubuhnya sudah berubah jadi binatang. Nah, hari ini kalau saran Abah kalau kamu yang belum menyaksikan husnudan saja. Tapi kalau Abah sudah berapa tahun ini sulit mengantarkan tadi enggak mau Abah saya tuh ngantarin jenazah anjing tadi semua ya. Ya, maafmaaf ya sahabat. Inilah kenyataan kehidupan yang harus kalian pahami tentang hukum-hukum Tuhan dan Tuhan sudah menuliskannya dalam Al-Qur'an. Ya, jadi pahami ya semua dari semua. Maka kalau kamu sudah lulus semuanya, kamu akan sampai pada surat qul huallahu ahad. Siapapun kamu yang sudah jadi Muhammad, yang sudah jadi Yasin, yang sudah jadi Thaha, yang sudah mengerti hakikat kaf ha ya ain shad, maka kau akan disuruh perintahkan qul ceritakan. Nah, inilah Abah setahun ini menceritakan bukan katanya tapi menceritakan apa yang dirasakan, apa yang dilihat, apa yang dialami. Qul ceritakan perintah qul fi'lun amrinnya qul qul huallahu ahad tuh. Maka tadi bagi orang yang seperti Abah, enggak ada lagi Hindu, enggak ada lagi Buddha, enggak ada lagi Katolik, enggak ada lagi Cina, enggak ada lagi anjing, enggak ada lagi babi, Abah sudah melihat Allah. Karena itulah orang yang disuruh menceritakan itu. Yang sudah bebas dari penyakit kulit, yang sudah bebas dari buta, yang sudah keluar dari perut ikan. Nabi Yunus kamu sudah Yunus yang sudah bebas dari perut ikan. Kamu adalah Ayub yang sudah bebas dari penyakit kulit. Kamu Yakub yang sudah bebas dari buta. Kamu adalah Ibrahim yang sudah bebas dibakar oleh api. Kamu adalah Nuh yang sudah bebas dari banjir. Kamu adalah Adam yang sudah bebas dari iblis. Dan kamu adalah Muhammad yang sudah hijrah dari Makkah ke Madinah. Nah, itulah hakikatnya sesungguhnya. Qul azubirabbil qul barulah menjak qul azubirabbil falaq min syar ma khalaq wamin syar gqin dawakum wamin syar hasidin tidak hasad. Enggak ada lagi hasad hasid hasud semua. Ya, itu maknanya beda. Maka akhirnya setelah kamu bebas dari hasad, hasid, hasud, maka sampailah kamu pada tujuan perjalanan penciptaanmu. Qul azubirabbinas. Qul azubirabbinas malikinas ilahinas. Karena kamu sudah sampai kepada min syarril waswasil khannas. Kamu sudah bebas si khannas. Siapa khannas itu? Itu nama iblis khannas itu tadi nanti khusus Abah ceritakan tentang khannas. Bagaimana khanas itu disebut namanya khannas tadi semua khanas fiur balik lagi sudur kembali lagi perjalanan awal fiubihimahumullah tadiurinas karena dalam shodrunmu adabun tuh di situlah berarti kamu sudah alamnya sudah alam nasroh laka kamu sudah benar sudah mudof ilaih pada dadanya itu bukan dadamu lagi. Maka di sinilah masuklah cahaya Allahu kata baginda Nabi telah masuknya cahaya ke dalam dadanya maka bahagialah kamu sebetulnya. Karena kenapa? Karena kamu sudah jadi cinta di sini. Kata apa? dualitas sekarang kamu satukan dari semua. Maka sekarang tidak ada lagi semua ya ke kiri ke kanan tiada lagi Yakjuj wa Makjuj tadi semua itulah akal kulli berarti akal yang sudah naik dari akal maas ke akal apa namanya ee maadi akal sampai kepada akal kulli akal semuanya sudah menyatu adalah tidak ada lagi dua alis dua matinga dua lubang hidung dua tangan, dua apatu itu pada dua jari itu semuanya dari semua berarti kamu sudah selesai perjalananmu itu qul yuwaswisu fiurinas pada dadanya pada shodnya tadi semua kamu sudah jadi manusia fiudurinas bukan basyarun bukan ins Allah menyebutnya fi sudurinas jadi manusia tuh maka manusia itu muliaurinas itulah juga keterangan Manusia kalau mulia lebih dari malaikat, kalau hina lebih dari binatang. Nah, itu kitalah itu semua. Dan di dalamnya ada jin dan dan setan. Itulah kenapa harus disembelih di Albaqarah itu tadi semua. Maka setelah kamu yuwisu fi sudurinas, maka resmilah kamu sekarang sudah dipanggil Yasin. Tuh, berarti perjalanan kamu dari alif sudah sampai kepada huruf hijaiyah. Ya. Alyakin. Ilmul yaakin. Ainul yakin. Ha yakin. Isbatul yakin. Yasin. Wahai orang-orang yang sudah isbatul yakin. Begitu yang tubuhnya sudah yasin sudah jadi bismi sudah syinnya symi sinnya sudah syin pada islam sahabat ya. Nah inilah ya sahabat yang harus dipahami. Maaf ya sudah lewat ini semua ya. Terima kasih karena tadi agak terlambat. Mudah-mudahan ada manfaatnya tadi semua ya. Sekali lagi jangan pandang yang ngomong. Yang ngomong ini adalah hanyalah songok daging dan tulang semua ya. Ini akan berubah wajahnya tadi semua ya. Maka tadi kata Abah juga kalau sudah ngenal hakikat Nur Muhammad wajahnya bisa ganti-ganti Muhammad kayak presiden. Kayak tadi ya sekalian Abah jawab saja yang bertanya, "Bah, kenapa saya mimpi Rasulullah tuh wajahnya beda-beda?" Iya. Kata apa? 100 orang yang melihat mimpi Rasulullah, wajahnya beda-beda. Karena kamu enggak paham siapa Rasulullah itu adalah nur Muhammad tadi semua ya. Termasuk pada nabi kita t semua ya. Yang sezaman dengan nabi kita pasti adalah yang disebut Rasulullah tuh wajahnya kayak beliau kayak presiden. Pada saat kamu memimpi presiden tapi kamu di zaman Bung Karno yang muncul wajah Bung Karno. Presiden itulah Rasulullah gitu. Presiden adalah nabi yang menjabatnya. mati nabinya, maka kau bermimpi dengan Rasulullah itu maksudnya nabinya tadi. Tergantung kamu di zaman mana kamu berada. Bagi muridnya Syekh Ahmad Shibul wafat Tajul Arifin kamu bermimpi dengan itulah ketemu Rasulullah. Ya Allah ya karim. Susah amat k manusia ini tadi semua ya. Jadi jangan bukan pada satu wajah. Rasulullah itu karena dia makana Muhammadun aba ahadin min rijalikum wakin rasulullah cangkangnya Rasulullah itu dari mulai Adam sampai kepada Ahmad nabi kita sempurnanya ya makrifat di zaman tapi enggak berhenti. Digantilah istilahnya mursyid. Mursyid itulah hakikat Rasulullah. Walinya adalah nabi. Sementara ruhnya Rasulullah. tadi semua. Nah, sekarang mau ketemu Rasulullah ada yang zohir kamu aja oon tadi semua. Aduh, aduh aduh. Ada lagi orang Batam sudah disamperin pun masih enggak mau juga. Inilah ya ini karena ada terjebak dengan dongeng tadi semua ya. Jadi kamu yang Rasulullahnya zaman habibi, presidennya habibi, mimpinya pasti habibi gitu loh. Kalau kamu zaman presidennya, zaman pasti mimpinya itu. Karena hakikat Rasulullah itu semua nabi itulah Rasulullah. Cangkangnya nabi, semuanya cangkangnya mati, ini mati, ini mati. Mursyid juga sama, ini mati, ini mati, ini mati. Tapi Rasulullahnya tetap ada semua dari sebelum Adam sampai hari ini sampai kapanpun. Karena dia tidak akan pernah tidak ada. Kalau tidak ada dia, tidak adalah dunia ini. Ingat itu. Tiadalah yang maujud, tiadalah yang mendengar, tiada yang melihat, tiada yang mendengar, yang bicara, yang berilmu. Karena yang berilmu, yang melihat, mendengar itulah Rasulullah yang pada tubuhnya cangkangnya beda-beda semua. Ya, mohon maaf atas kekurangan. Wallahul muwafi asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.