Transcription
Nenek itu setiap hari memberi makan peliharaannya dengan babi segar.
Hanya agar hewan peliharaannya tumbuh lebih cepat, ia bahkan memilih seekor sapi, menutupi matanya dan mengarahkannya langsung ke tepi sungai. Namun, makanan yang sedikit itu sama sekali tidak memuaskan rasa lapar makhluk itu.
Jadi, nenek melakukan sesuatu yang lebih mengerikan. Ia mendorong suaminya sendiri ke sungai lalu memberitahu polisi bahwa suaminya hilang, berharap bisa menukar nyawa polisi dengan lebih banyak makanan untuk hewan peliharaannya.
Polisi yang tak tahu apa-apa segera mengirim penyelam setelah mendengar permintaannya. Namun anehnya, di danau yang begitu luas, mereka tidak menemukan seekor ikan pun. Saat itulah si penyelam melihat sebuah gua aneh. Saat dia berenang mendekat karena penasaran, bencana pun terjadi.
Rekannya yang melihat kejadian itu langsung panik dan berusaha menariknya keluar. Mereka berhasil kembali ke perahu, tapi dari pinggang ke bawah tubuhnya sudah habis dimakan.
Petugas polisi wanita itu sadar betapa seriusnya situasi ini dan segera memanggil bala bantuan ke markas untuk memancing monster itu keluar dari air. Mereka menggunakan helikopter untuk menggantung sapi sebagai umpan.
Namun, buaya ini bukan hanya besar, tapi juga pintar. Ia menunggu danau benar-benar tenang di malam hari. Barulah ia merayap ke tepi air. Begitu ia muncul, semua orang mengangkat senjata dan siap menembak.
Namun, kekuatan makhluk itu sungguh di luar dugaan mereka. Tiba-tiba ia keluar dari air, menggigit sapi itu, dan dengan satu tarikan kuat, ia menarik helikopter itu langsung ke dalam air.