Transcription
Saat kedua anak itu mengubur ayahnya di pasir, tiba-tiba sambaran petir menghantam pasir di sekitar tubuh ayah tersebut. Pasir itu berubah menjadi kaca dan darah menyembur keluar dari pasir. Kerumunan orang di pantai ketakutan dan berlarian ke segala arah. Kedua anak itu bingung harus berbuat apa.
Sang ayah kemudian meminta mereka menelepon nomor darurat. Saat petugas Damkar tiba, tekanan darah pria ini turun dengan sangat cepat disebabkan pendarahan yang berlebihan. Prioritas utama saat itu adalah segera mengeluarkannya. Mereka dengan hati-hati memecahkan kaca dan memindahkannya karena khawatir mereka akan melukai pria itu secara tidak sengaja.
Namun saat mereka menggali pasir, mereka menemukan ada pecahan kaca yang menusuk arteri penting di lehernya. Untungnya suhu saat itu sangat tinggi sehingga luka tersebut telah mengering dengan cepat. Petugas kemudian membalut lukanya sambil terus menggali pasir di sekitarnya.
Saat mereka hampir berhasil menyelamatkannya, lengannya kembali mengeluarkan darah. Hal itu membuat kedua anaknya yang melihat di dekat lokasi menjadi sangat ketakutan. Melihat kondisi tersebut, tim medis segera memasang torniket dan memberikan pertolongan pertama. Akhirnya mereka berhasil menyelamatkan pria itu dari kondisi yang mengancam nyawanya.