Transcription
Saat duta besar ini sedang makan, dia ngerasa ada yang aneh pada gigitannya. Dan pas dia mengeluarkan benda itu, dia kaget banget melihat kail yang masih tersangkut pada daging ikan tersebut.
Semua orang yang ada di sana pun terkejut dan menyuruh para anak buahnya untuk menangkap sang koki. Tapi karena ngerasa enggak bersalah, si Koki pun berusaha kabur dan terus dikejar sama kedua detektif ini.
Si Koki terpeleset dan hampir terjatuh. Beruntung kedua detektif itu berhasil menahannya. Tapi karena tangannya kejatuhan kotoran burung, si koki pun akhirnya terjun bebas ke kolam renang dan kepalanya terbentur sampai tak sadarkan diri.
Keesokan harinya, si Koki pun akhirnya terbangun. Tapi dia ngerasa ada yang aneh pada kamarnya itu. Dia coba mengintip keluar dan lagi-lagi menemukan pemandangan yang aneh di sana.
Awalnya dia tidak terlalu peduli, tapi pas dia mulai pemanasan, dia menyadari jika dadanya membesar dan otot-otot di lengannya menghilang. Dia pun segera berlari mencari cermin dan betapa terkejutnya dia karena dirinya telah berubah menjadi seorang wanita.
Si Koki yang panik pun berusaha kabur dari sana, tetapi semua orang terus mengejarnya. Dalam pelariannya, si Koki lagi-lagi ngerasa ada yang aneh pada tubuhnya. Dan saat dia memeriksa, dia pun kaget karena si Joni miliknya telah hilang.
Si Koki ngamuk dan mengira kalau orang-orang ini telah mengoperasinya. Tapi para dayang di sana malah mengira kalau Ratu sedang tidak sehat dan meminta Tabib untuk segera mengobatinya.
Pas lagi diobatin sama Tabib, si koki ini terus ngoceh enggak jelas dan bilang kalau dirinya berasal dari masa depan. Hal itu ngebuat Tabib mengira kalau Ratu sedang sakit parah.
Seorang dayang di sana lalu mengatakan jika Ratu baru saja pulih setelah sekian lama pingsan, si Koki pun akhirnya sadar kalau dirinya terjebak di tubuh seorang ratu Joseon.
Hari-hari koki itu pun dihabiskan sebagai ratu istana.