Transcription
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu wassalamu ala nabina Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi ajmain. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Para pemirsa konsultasi syariah di mana pun Anda berada. Ahlan wasahlan kami ucapkan di malam hari ini pada program konsultasi syariah bersama Asatidah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah. Para pemirsa sekalian, Anda pada malam hari ini dapat berkonsultasi bersama kami pada permasalahan seputar keluarga dan ukhuwah. Dan ee seperti biasa ya di Senin malamnya ya ini adalah bagian dari komisi ee ee komisi usrah, komisi keluarga dan ukhuwah untuk mengisi program konsultasi kita seputar permasalahan keluarga. Ee dan khususnya di pekan ini adalah bagian dari pembahasan majelis tadabur keluarga ya. ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan keluarga. Dan alhamdulillah di malam hari ini para pemirsa sekalian kita dibersamai oleh ustaz kita Ustaz Awal Rifai, Lc. MH, hafidahullahu taala. Kita sapa dulu ustaz kita di malam hari ini. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz.
>> Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
>> Insyaallah. Kaifa halukum, Ustaz?
>> Alhamdulillah. Masyaallah. Alhamdulillahir, Ustaz. Barakallahu fikum. Semoga Allah Subhanahu wa taala senantiasa menjaga Ustaz beserta keluarga. Ee para pemirsa sekalian ee silakan dibagikan, di-share link yang sudah kita dapatkan kepada kerabat dan keluarga dan diingatkan ee bahwa konsultasi kita sudah dimulai. Ya, mungkin masih sedikit yang bergabung karena biasanya dimulai jam 09.00. Ee kita nantikan insyaallah para pemirsa bergabung dan ee jangan lupa ya bagi yang pertanyaannya ingin terjawab cepat ya silakan dikirimkan ya dari sekarang ya pertanyaannya melalui kolom komentar live Zoom gak apa-apa dikirim terlebih dahulu agar bisa dibacakan di awal-awal setelah sesi materi pengantar ee disampaikan oleh Ustaz kita.
Alhamdulillah ee materi pengantar kita malam hari ini ee bertemakan Anugerah Ilahi dalam Pernikahan. Anugerah Ilahi dalam Pernikahan. Ee baiklah, langsung saja para pemirsa kita persilakan Ustaz kita Ustaz eh Aal Defai Hafidahullah untuk menyampaikan materi konsultasinya. Silakan Ustaz.
>> Syukran, Ustaz. Jelas di suara Ustaz?
>> Alhamdulillah jelas sekali Ustaz.
>> Baik. Syukron eh bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin nabiina wa habibina sayyidina Muhammadin wa ala alihi washbihi ajmain. Man tabiahum bihsanin ila yaumiddin. Amma baad. Eh hadirin hadirat ee pemirsa yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala. ee kita tentunya terus bersyukur ee kepada Allah Subhanahu wa taala ee atas nikmat yang begitu banyak yang tidak bisa kita hitung jumlahnya yang terus-menerus juga Allah Subhanahu wa taala anugerahkan kepada kita. Sehingga ee kesyukuran hakiki bagi seorang hamba adalah manakala nikmat yang banyak ini kita gunakan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala atau melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat ee bagi kehidupan kita di dunia dan akhirat yang kemudian kita berharap ee aktivitas kita ini bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu wa taala. Demikian pula salam dan selawat kepada baginda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Nabi yang telah ee memberikan teladan terbaik ee atas wahyu dari Allah Subhanahu wa taala. Beliau merupakan teladan kita dalam segala sisi kehidupannya dan lebih khusus lagi teladan terbaik bagi kita semua pada hal-hal yang bersifat ibadah kepada Allah subhanahu wa taala.
Ee hadirin pemirsa yang sama berbahagia. Ee alhamdulillah di malam hari ini kita kembali melanjutkan ee pembahasan mengenai ayat-ayat ee di dalam Al-Qur'an yang memiliki ikatan ee keterkaitan dengan permasalahan ee keluarga ataupun persoalan pernikahan. Dan di malam ini kita ee mencoba melewati secara singkat sesuai waktu yang ada dua ayat ee dua potongan ayat di dalam Al-Qur'an yang menghimpun tema yang kita angkat berupa ee Anugerah Ilahi dalam ee pernikahan. Ee ayat yang pertama adalah firman Allah Subhanahu wa taala dalam ee surah Annahl ayat 72 di mana Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Wallahu jaalaakum min anfusikum azwaja." Dan Allah subhanahu wa taala menjadikan dari diri kalian pasangan-pasangan minwajikum. [Musik] Dan Allah Subhanahu wa taala menjadikan untuk kalian dari pasangan-pasangan kalian, Allah jadikan untuk kalian dari pasangan-pasangan kalian ee anak-anak artinya keturunan wafadah dan anak dari anak-anak kalian maksudnya eh cucu warzaq minyibat. Dan Allah Subhanahu wa taala berikan kalian rezeki dari yang ee baikbaik. Ee ini ayat yang pertama yang nanti ada kaitannya dengan ayat kedua ee di mana pada ayat tersebut sebenarnya tema besarnya adalah eh qudratullahi fi katrtin nasli eh maha kuasa Allah subhanahu wa taala dalam menciptakan manusia yang begitu banyak ya diambil dari ee firman Allah Subhanahu wa taala dalam ayat pertama surah Annisa. Ya ayyuhalladzina amanu ya ayyuhannas. [Musik] Eh, wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah Subhanahu wa taala ee yang menciptakan kalian dari satu jiwa kemudian menjadikan pasangan untuk jiwa tersebut dan dari keduanya dari pasangan ee keduanya Allah Subhanahu wa taala menjadikan ee laki-laki wanita yang banyak. Artinya keturunan manusia ini sangat banyak yang dimulai dari satu jiwa yaitu penciptaan Nabi Adam Alaih Salam. Nah, ini merupakan ee anugerah Allah Subhanahu wa taala ee untuk ee untuk kita semua. Maka nikmat Allah Subhanahu wa taala terhadap hamba-Nya sangat banyak dan sangat beraneka ragam. yang mana ini sering diulang-ulangi bagi ee ee kita pada setiap ee pembukaan atau mukadimah ee suatu forum-forum resmi ataupun ee tidak resmi, kita selalu diajak di permulaan e pertemuan tersebut untuk ee mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wa taala karena memang sangat banyak beraneka ragam dan tidak bisa kita hitung dan itu sudah Allah Subhanahu wa taala tetapkan ya saking banyaknya gak bisa kita hitung jumlah dari nikmat tersebut. Setidaknya dua kali Allah Subhanahu wa taala tegaskan di dalam Al-Qur'an bahwa saking banyaknya nikmat ini tidak bisa kita hitung. Dan tentu nikmat yang paling utama adalah nikmat Islam ya. Kemudian setelah Islam al-hidayah tentunya petunjuk untuk berislam dengan Islam yang baik ya. Kemudian ee hidayah amalan saleh dengan ahkam hukum-hukumnya. Dan di antara nikmat tersebut adalah azzawaj. yaitu ee menikah. Ya, ini di antara salah satu ee nikmat terbesar yang Allah Subhanahu wa taala berikan kepada hamba-Nya yang dengannya kemudian Allah Subhanahu wa taala muliakan ee hamba-hamba tersebut.
Ee syariat ini telah kita bahas ee mungkin pada pertemuan-pertemuan pertama di ee apa serial ee ayat-ayat tentang keluarga ini ya, mengenai syariat pernikahan ya. Sehingga kita tidak perlu mengulang ee panjang lebar mengenai ee ayat-ayat ataupun ee dalil-dalil yang menunjukkan tentang syariat pernikahan. Akan tetapi intinya bahwa ini merupakan ketetapan ya syariat Allah Subhanahu wa taala untuk menjadi pondasi ya menjadi pondasi dan ee aturan yang berlaku bagi kehidupan manusia ya untuk menjaga kesejahteraan dan keberlangsungan ee hidupnya manusia ini. Maka itu tentu diawali dengan syariat pernikahan tersebut ya. Dan dia merupakan salah satu di antara tanda-tanda Allah, tanda-tanda ee kekuasaan dan kebesaran Allah Subhanahu wa taala. Sebagaimana ayat yang masyhur yang sering dibacakan pada acara-acara walimahan ya ayat di surah Ar-Rum ee yang Allah Subhanahu wa taala tegaskan tersebut bahwa di antara tanda kebesarannya Allah subhanahu wa taala ee menciptakan dari diri kita ee azwajan ya ee pasangan-pasangan untuk agar kita tenang dan saling berbagi kasih dan sayang. Dan ini akan kita coba sebutkan beberapa hal yang menerangkan mengenai nikmat ee anugerah pernikahan ini ya. Jadi di ayat ee dalam surah Annahl yang kita sebutkan di awal tadi di mana Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Wallahu jaalaakum min anfusikum azwajan waalaakum min azwajikum wadah." Ee ayat ini semua menceritakan kepada kita tentang nikmat Allah yang begitu banyak. Dimulai dari pernikahan sebelum nikmat ee apa namanya? Anak dan nikmat keturunan anak kemudian cucu ya. Jadi ada pernikahan terlebih dahulu sehingga dapat dikatakan bahwa pernikahan itu sendiri adalah nikmat yang besar. Kemudian setelahnya pasangan ya dan ini berlaku bagi laki-laki maupun ee maupun perempuan.
Ee di antara hal yang menunjukkan hal ini ee yang pertama yang kita bisa kita sebutkan adalah bahwa ee syariat pernikahan menjadi anugerah yang besar bagi kita disebabkan Allah Subhanahu wa taala dalam ee surah An-Nahl yang barusan kita sebutkan Allah Subhanahu wa taala ee menyebutkan bahwa dia merupakan ee pemberian atau anugerah ya anugerah bagi hamba-hambnya ya. Wallahu ja'ala lakum min anfusikum azwajan. Jadi pemberian dan anugerah bahwa Allah anugerahkan kepada setiap kita ee pasangan-pasangan dari ee dari golongan kita ya. Dari golongan kita. Kemudian di ayat surahrum juga di situ Allah tegaskan bahwa ee pernikahan di dalamnya terdapat ee ketenangan ya ee tumakninah ee sakinah dan dan kasih sayang. J semua menunjukkan bahwa pernikahan kemudian apa yang lahir ee setelahnya turunannya merupakan anugerah ilahi yang patut untuk kita untuk kita syukuri. Makanya di ee dalam hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam menjelaskan lebih jauh untuk bagaimana seorang hamba bisa mencapai suatu kebahagiaan. di antaranya ya, di antara ee yang Nabi sebutkan adalah adanya pasangan yang saleh ya ataupun shah bagi masing-masing kita. Ee untuk mencapai kebahagiaan ee di dunia ini. Maka kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, arbaun minas saadah. Ada empat hal yang di dalamnya terdapat kebahagiaan. Yang pertama kata Nabi, almaratus shihah, istri yang salihah. Wal maskanul wasi'. Yang kedua adalah tempat tinggal yang lapang, yang luas. Yang ketiga, wal jarus shh dan tetangga yang baik. Yang keempat, wal markabul hani eh kendaraan yang yang baik. Ya. Kemudian setelah itu Nabi Sallahu Alaih Wasallam menyebutkan warbaun minyaqawah. Ada juga empat hal yang ee menyengsarakan. Ee dan itu merupakan kebalikan dari yang kita sebutkan di awal tadi ya. Aljarus ee tetangga yang buruk. maratus ee apa istri yang buruk e wal maskan ee tempat tinggal yang sempit wal markabusu dan juga kendaraan yang ee tidak bagus. Ee hadis ini menunjukkan betapa pernikahan yang dilakukan ee oleh hamba yang merupakan syariat ilahi adalah anugerah yang besar bagi kita karena merupakan salah satu sebab tercapainya kebahagiaan yang mana yang namanya assaadah kebahagiaan ini adalah cita-cita semua makhluk ya. cita-cita semua ee semua manusia baik muslim, nonmuslim, semuanya ya ingin ingin hidup bahagia. Dan salah satu cara untuk mencapai kebahagiaan tersebut adalah dengan adanya pasangan yang yang baik.
Nah, dalam ayat itu pula Allah Subhanahu wa taala menjelaskan anugerah lainnya yang juga tak kalah ee apa namanya ee agungnya bagi manusia, yaitu anugerah berupa keturunan mulai dari anak sampai pada cucu. Ya. Dan pernikahan ini merupakan salah satu sarana yang disyariatkan untuk mendapatkan keturunan tersebut. Makanya Allah Subhanahu wa taala berfirman, minusum azwajikumatan. Dan Allah Subhanahu wa taala menjadikan dari pasangan-pasangan kalian ee anak-anak dan cucu-cucu ya. Ee di mana ini merupakan perhiasan dunia ya dan kesenangan dunia. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa taala, alu wal banuna zinatul hayatid dunya. Harta anak-anak merupakan perhiasan perhiasan kehidupan dunia. Maka ini di antara hal utama yang menunjukkan ya betapa anugerah pernikahan dan turunannya pasangan yang saleh yang shah kemudian anak-anak dan cucu sampai ya pada tingkat ee di bawahnya merupakan anugerah ya Allah Subhanahu wa taala yang terdapat dalam ee dalam pernikahan tersebut. Ee bahkan telah lewat juga ee pembahasan kita mengenai ee anugerah pernikahan ini ya. Ee apa namanya? Di antara keutamaannya yang pernah kita sebutkan bahwa dia merupakan ee sunah atau ee petunjuk rasul-rasul ee sebelum kita ya. Dan mereka adalah sebaik-baik manusia yang kita ikuti petunjuknya itu para nabi dan rasul. Dalam Alqur'an Allah berfirman, "Waqad rusulan minqlika walna lahum azwajanah." Ya Allah Subhanahu wa taala, "Sungguh kami telah ee mengutus para rasul sebelum engkau wahai Muhammad dan kami jadikan bagi mereka pasangan-pasangan." Ya, mereka menikah, mereka memiliki pasangan wurriyah dan juga mereka memiliki ee keturunan-keturunan ya. Kemudian dalam tempat yang lain Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam ayat yang lain, hadallahu fabihuadi. Ya, diperintah untuk kita meneladani generasi tersebut para nabi dan rasul. Ya, mereka kata Allah Subhanahu wa taala adalah orang-orang yang telah diberikan petunjuk. Ini dalam surah Alan'am ketika Allah Subhanahu wa taala telah menyebutkan beberapa nama nabi dan rasul di dalam ayat tersebut. Kemudian Allah berfirman, "Mereka adalah orang-orang yang telah Allah berikan petunjuk." Fabiudahum iqtadi. Maka dengan ee petunjuk mereka, maka jadikanlah mereka sebagai teladan. Iya. Ikutilah mereka dalam ee petunjuk tersebut. Ya, dalam hadis dipertegas oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam bahwasanya arbaun min sunanil mursalin. Ada empat ee yang termasuk petunjuk atau sunah para rasul. Salah satu di antaranya adalah annikah ya, Annikah dan seterusnya.
Hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala. Berapa ee apa namanya? ayat-ayat Al-Qur'an dan juga hadis-hadis Nabi Sallallahu Wasallam menunjukkan betapa besarnya anugerah Allah Subhanahu wa taala dalam ee pernikahan tersebut yang kemudian ee tidak berhenti sampai di situ. Tapi apa yang timbul ee dari pernikahan berupa ee kebahagiaan misangan suami istri, kemudian anugerah anak, anugerah cucu keturunan itu merupakan anugerah ee apa? karunia yang besar dari Allah Subhanahu ee wa taala. Ee kemudian ee keturunan ee ataupun ee cucu ini tentunya merupakan hikmah ya dari penciptaan Allah Subhanahu wa taala ee untuk manusia itu sendiri. Ya, dalam Alqur'an Allah berfirman, minal ardarakum fiha. Eh, dan dialah Allah Subhanahu wa taala yang menciptakan kalian dari bumi, maksudnya dari tanah. Wtarakum fiha. Dan dialah yang ee menjadikan kalian ee memberikan amanah kepada kalian untuk memakmurkannya, memakmurkan ee dunia ini. Artinya dengan keturunan yang ada yang Allah berikan kepada kita. Jadi keturunan ini anak kemudian sampai ke cucu merupakan karunia Allah Subhanahu wa taala untuk memakmurkan ee apa namanya? Memakmurkan dunia ini ya. Dalam ayat yang lain, hualladzi jaalakum khfa fil ard ya. Dan dialah Allah Subhanahu wa taala yang ee menjadikan kalian khalifah ya untuk mengurusi untuk mengurusi ee bumi ini ya. dan anak-anak kita, keturunan-keturunan kita atas hikmah Allah Subhanahu wa taala dijadikan sebagai ee teman hidup untuk memudahkan urusan-urusan kita i memudahkan urusan-urusan kita dalam kehidupan dunia ini. ee dan itu semua ee atas hikmah Allah Subhanahu wa taala bahkan menuntut ya dari keturunan-keturunan kita ee agar mereka taat dan berbakti kepada kepada orang tuanya. Makanya Nabi sallallahu alaihi wasallam menegaskan bahwa ridallahi ee fi ridal walidain ya. ee keridaan Allah Subhanahu wa taala tergantung ya pada rida kedua orang tua. Sehingga anugerah keturunan berupa anak sampai ke cucu ini adalah hal yang sangat ya patut untuk kita syukuri dan kita dengannya ya kita menyadari keagungan dan kemuliaan dan kemahakuasaan Allah Subhanahu wa taala untuk ee memperbanyak ee keturunan tersebut.
Ee terakhir hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala, kita ee melewati sedikit firman Allah Subhanahu wa taala dalam surah An-Nisa yang juga berkaitan dengan ee kemahakuasaan Allah Subhanahu wa taala di dalam memperbanyak ee hamba-hambanya dalam penciptaan manusia yang begitu banyak ini. Dan dia merupakan ee apa anugerah ya dengan adanya anak dan kemudian keturunan dan begitu seterusnya ya. Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Ya ayyuhanum mins wahid." Wahai manusia, bertakwalah pada Allah Subhanahu wa taala yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa minha zaujaha dan eh Allah Subhanahu wa taala ciptakan darinya dari satu jiwa tersebut pasangannya ya ee pasangannya. Ee ini merupakan informasi dari Allah Subhanahu wa taala yang kemudian dari pasangan ini Allah Subhanahu wa taala e wijalan waisa ya. Eh dari keduanya diciptakan laki-laki dan perempuan yang banyak. Seperti yang kita lihat hari ini hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala. betapa banyak jumlah manusia yang menghuni ee bumi ini. Ya, kita bayangkan merenungkan sedikit betapa ee ya kemaha besaran Allah Subhanahu wa taala. Ya, makanya ya ee ucapan takbir ya Allahu Akbar memang subhanallah ee menunjukkan kemaha besaran Allah Subhanahu wa taala. Kalau kita ingin merenungkan betapa banyaknya manusia ini yang semuanya merupakan ciptaan Allah Subhanahu wa taala ya. ini baru manusia, belum makhluk Allah Subhanahu wa taala yang ee yang lainnya, manusia yang tersebar di seluruh penjuru dunia ini. Ya. Dan kemudian diingatkan dalam ayat ini bahwa ee kalian yang banyak ini sekarang jumlahnya miliaran itu asalnya asalnya dari satu jiwa ya, dari satu jiwa yang mana ee di antara hikmahnya ya kalian ini banyak padahal asal kalian cuma satu. Satu orang Nabi Adam Alaih Salam ya. Eh di di dalam tafsir Assa'di rahimahullah taala disebutkan di antara hikmahnya adalah agar mereka saling ee berlemah lembut satu sama lain karena asal mereka satu. Ya, artinya ketika ee kita menyadari bahwa kita berasal dari ee satu insan, maka mesti ada ikatan emosi ya ee yang mengantarkan kita pada ee apa namanya? kenyamanan ya dan ee untuk selalu ee berlemah lembut ya antara satu dan yang lain karena memiliki keterikatan secara emosional ya. Dan dalam ayat ini ee Allah Subhanahu wa taala kaitkan ya juga dengan ee menyambung silaturahmi ya. Menyambung silaturahmi yaitu ee menjaga hubungan kekerabatan yang memiliki hubungan hubungan rahim atau hubungan ee hubungan darah. Maka ini semua hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala ee betapa ee layaknya untuk selalu kita renungkan kemahakuasaan Allah Subhanahu wa taala ya. Terlebih lagi dalam ayat ya ee Annisa ini ayat 1, kita setelah Allah perintahkan untuk bertakwa, Allah ingatkan kita bahwa ee asal kita dari satu jiwa yang kemudian Allah perbanyak dari satu jiwa tersebut setelah diciptakan baginya pasangan ya. Nabi Adam alaihi salam diciptakan kemudian pasangannya Hawa ya. Dan dari keduanyaalah ee manusia ini ee diciptakan dan menjadi banyak ya atas izin Allah Subhanahu ee wa taala. Dan ada satu ee apa namanya? Renungan dari ee ayat ini ya. Walaqo minha zaujaha. Dan Allah Subhanahu wa taala ciptakan dari satu jiwa tersebut ya darinya ee pasangannya ee artinya dari jenis ee dari jenis manusia ya. Makanya disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir walau jaal azwaja min aktilaf wa mawaddah warahmah. Ya, seandainya ya kata Ibnu Katsir dalam ee tafsir beliau, seandainya Allah Subhanahu wa taala menjadikan pasangan ya pasangan ee dari jenis yang lain, bukan dari manusia ya atau ya dari jenis yang lain, maka tentu ee kita tidak bisa merasakan ee keterikatan ataupun ee kasih sayang karena jenisnya berbeda ya. Tapi atas hikmah Allah Subhanahu wa taala, pasangan ya ee Nabi Adam alaihi salam diciptakan darinya dan juga manusia ya, bahkan diciptakan dari ee tulang rusuknya yang kemudian dari keduanyalah ee apa namanya? Allah Subhanahu wa taala ee ciptakan keturunan-keturunannya sampai hari ini bahkan sampai pada hari kiamat Allah ciptakan manusia yang ee yang begitu yang begitu banyak. Ini merupakan hikmah yang sangat besar dan bentuk rahmat kasih sayang Allah Subhanahu wa taala. menciptakan laki-laki, menciptakan ee wanita ee dan ee ini semua memiliki ee keterikatan secara emosional sehingga atas hikmah Allah Subhanahu wa taala ee kita ee bisa saling memahami satu sama lain dan dapat ee me apa namanya? melestarikan amanah yang Allah Subhanahu wa taala ee titipkan kepada kita, yaitu memakmurkan dunia ini ee melaksanakan ee menjalankan kehidupan dunia ini sesuai dengan syariat yang Allah Subhanahu wa taala tetapkan. Dan itu semua merupakan anugerah ya yang patut kita ee yang patut kita syukuri. Maka kesimpulannya hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala ee anugerah Allah Subhanahu wa taala ya karunia ilahi yang ee banyak ini berupa syariat pernikahan yang kemudian timbul darinya beberapa turunan yaitu pasangan yang saleh maupun salihah. ee bagi semua, bagi kita semua ini merupakan karunia besar bagi kita. Ee yang kemudian juga ee dari pasangan kita tersebut, Allah anugerahkan kepada kita ee keturunan anak ya. Dan tidak sampai di situ Allah anugerahkan dari anak-anak kita, anak-anaknya lagi yaitu para cucu-cucu yang semuanya merupakan ee perhiasan dunia yang menyenangkan hati yang ee merupakan salah satu sebab ee kita berbahagia di dunia ini ya dengan keturunan-keturunan yang ee menyejukkan pandangan ee menyejukkan menyejukkan hati. Maka waktu itulah untuk kita selalu bermuhasabah, mensyukuri semua karunia ini yang Allah Subhanahu wa taala tetapkan dengan hikmahnya yang ee begitu agung. Saya kira demikian ee para pemirsa yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala. Mudah-mudahan bermanfaat ee dan terima kasih atas perhatiannya. Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan.
E berikutnya kami kembalikan kepada moderator kepada Ustaz e barakallahu wafikum barakallah wa jazakumullah khairan kepada ustaz kita atas materinya di malam hari ini seputar ee pernikahan ya bagaimana anugerah ilahi e dari sebuah pernikahan. Ee syukran Ustaz atas materinya. Ee kita menambah ee banyak faedah yang bisa kita dapatkan terkait dengan hikmah-hikmah disyariatkannya pernikahan oleh Allah Subhanahu wa taala. Baiklah para pemirsa ee sekalian yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala, kami mempersilakan kepada pemirsa jika ada yang ingin ditanyakan ya di malam hari ini seputar permasalahan keluarga atau yang berkaitan dengan tema yang sudah dijelaskan oleh ustaz kita tadi, maka kirimkan pertanyaan Anda melalui kolom komentar live Zoom dan insyaallah kita akan bacakan pertanyaannya. atau juga yang ingin bertanya langsung kepada ustaz kita ya bisa bertanya ee bisa ra hand dan nanti diizinkan insyaallah. Baik. Baik ya. Kita nantikan ustaz kita bergabung dulu ya, Ustaz. Kita keluar dari Zoom. Baik para pemirsa, kita nantikan insyaallah ustaz kita kembali bergabung. Iya, maksud kita sepertinya bermasalah pada koneksinya. Silakan dikirimkan pertanyaan Anda melalui kolom komentar live Zoom sembari menantikan Ustaz kita kembali bergabung. Tib.
Asalamualaikum, Ustaz.
>> Ya. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
>> Masyaallah. Baik. Alhamdulillah Ustaz kita sudah kembali bergabung para pemirsa ya. Kita berhati keluar.
>> Ah iya Ustaz sekarang Ustaz kita bacakan pertanyaan yang pertama yang masuk Ustaz dari peserta atas nama Asrialdi. [Musik] Ee bismillah Afan. Ustaz izin bertanya. Bagaimana jika dalam sebuah pernikahan kita dengan pasangan kita itu tidak bisa tinggal bersama dikarenakan ee salah satunya bertugas di pulau yang lain. Sementara ya suami di pulau lain, istri juga tinggal di pulau yang lain dan sementara ingin menyelesaikan pendidikannya. Ini pertanyaannya bagaimana ya? Mungkin nasihatnya, Ustaz terkait dengan permasalahannya ini ya. Sepertinya tidak disebutkan sebuah permasalahan ya, hanya curahan hati
>> ee LDR ya.
>> Iya betul.
>> Jarak jauh.
>> Iya.
>> Ee bismillah, alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah. saat ee terkadang ee hal tersebut sesuatu merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari ee sehingga memang itu harus kita jalani ee dan apapun yang kita jalani ee ataupun ya itu merupakan ketetapan Allah Subhanahu wa taala bahwa ee mesti begitu ya karena ada sebab misalnya sebab sebab kerja ee kemudian sebab belajar misalnya, maka ee kita jalani dengan dengan baik dan menerima tentunya. Dan sebenarnya hal-hal yang seperti ini ee merupakan ee ujian dari Allah Subhanahu wa taala. Karena tidak dipungkiri bahwa yang namanya ee jauh dari pasangan ini merupakan ujian tersendiri bagi masing-masing pasangan tersebut. banyak sekali ujiannya yang saya kira ee kalau kita ee telah menjalani hal tersebut sangat paham dan ngerti betul betapa ujian tersebut bukanlah ujian yang ringan ya. Ee tapi dia harus dilewati pada keadaan tertentu ya. pada keadaan tertentu. Mau tidak mau dia adalah pilihan ya karena adanya sebab-sebabnya tadi. Sehingga kita bertakwa kepada Allah Subhanahu wa taala dalam keadaan yang seperti ini ee menjaga hubungan ee dan menjaga komunikasi agar tetap ee bisa merasakan indahnya ee anugerah pernikahan tersebut ya. Dan kadang-kadang hal yang seperti ini dibutuhkan. hal yang seperti ini di dibutuhkan ya karena akan sangat berarti artinya ee apa namanya sangat berarti ee sangat kita rasakan arti dari sebuah pertemuan ee ketika telah terjadi perpisahan. Nah, di situlah makna pertemuan itu dan melepas rindu ee betul-betul ee sangat sangat terasa sehingga ee intinya penekanannya bahwa ini adalah hal yang apa namanya kita terima jika memang demikian dan tentu tetap menjaga menjaga hubungan kita ee dengan berusaha selalu ee menanamkan nilai-nilai yang dimaksudkan dari syariat pernikahan tersebut. ada sakinah, ketenangan meskipun tidak hidup bersama ya. Ee dan sekarang sarana alhamdulillah sangat ee banyak yang bisa kita gunakan media-media untuk tetap ya menghadirkan suasana kekeluargaan tersebut meskipun tidak ee tinggalnya tidak sama ya. Dan menjaga batasan-batasan Allah Subhanahu wa taala, menjaga diri dari fitnah ya. Karena ini seperti yang kita sebutkan tadi merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa taala ya. Wallahuam.
Jazakumullah khairan Ustaz atas nasihatnya. Barakallahu fikum. Ee semoga ee penanya tadi ya bisa mendengarkan nasihat dari Ustaz kita dan mudah-mudahan ee dimudahkan segala urusannya kalau bisa ya. Semoga cepat ee bersatu kembali ya. Amin ya rabbal alamin. Baik, pertanyaan berikutnya, Ustaz. Eh, ini ini sebenarnya tanya ibadah, tapi gak apa-apa, Ustaz. Afan, pertanyaan di luar materi. Afan, Ustaz, apakah bisa saat makan kita baca bismillahirrahmanirrahim? Ya, atau kata orang bismillah saja, tidak pakai bismillahirrahmanirrahim. Bagaimana yang benar, Ustaz?
>> Ee bismillah, ya. Bismillah. Itu ee berdasarkan penjelasan para ulama kita dari hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam ee ketika ee mengajari seorang anak kecil ya. Ya, gulam sammillah ee wahai anak kecil sebutlah nama Allah Subhanahu wa taala. ee cara kita menyebutkan nama Allah Subhanahu wa taala yaitu bismillah dengan menyebut ee nama Allah. Itu yang disebutkan oleh ee para ulama kita dalam ee menjelaskan hadis tersebut. Jadi yang tepat kita mengucapkan bismillah ya sebelum ee sebelum makan. Tapi kalau ada yang mengucapkan bismillahirrahmanirrahim juga tidak salahkan ya. Karena ee yang datang setelah nama Allah Subhanahu wa taala adalah ee sifatnya arrahman dan arrahim. Ya, bukan ee apa namanya tidak bermakna yang lain. Hanya saja menambahkan sifat Allah Subhanahu wa taala ya dengan menyebut nama Allah yang Rahman yang rahim ya. Tapi asalnya kita cukup dengan menyebutkan ee bismillah. Artinya begini, kita tidak memahami bahwa bismillahirrahmanirrahim lebih utama daripada bismillah saja. Nah, kalau dipahami seperti itu ada kekeliruan ya, ada kekeliruan. Ee namun ketika kita hanya ingin menambahkan atau ya dan tidak rutin ya akan hukum asalnya bismillah ya. Tapi kalau ada yang menambahkan bismillahirrahmanirrahim kemudian makan tidak masalah juga ya. dengan catatan itu tadi tidak meyakini bahwa bismillahirrahmanirrahim lebih utama daripada ee bismillah ya. Namun kembali ke asalnya ya kita cukupkan saja dengan dengan bismillah ya. Wallahualam.
>> Baik. Masyaallah syukran wa barakallahu fikum ustaz atas jawabannya ya. Jadi semoga dipahami ya oleh saudari penanya tadi. Kita lanjutkan. Ada pertanyaan, Ustaz, dari ee peserta atas nama Hasrina Hafid. Bismillah. Afan Ustaz, berkaitan dengan penjelasan ustaz tadi yang menyatakan bahwa manusia berasal dari jiwa yang satu dan akhirnya menjadi banyak. Jadi pada zaman itu anak-anak Nabi Adam dan Hawa menikah dengan saudaranya sendiri sehingga menjadi banyak. Apakah itu benar, Ustaz?
>> Ee iya, betul. Ee ini kita bisa melihat ee penjelasan ini dalam buku-buku tafsir e para ulama kita ketika ee menafsirkan ee firman Allah Subhanahu wa taala dalam surah Almaidah ya. Eh Allah Subhanahu wa taala berfirman, [Musik] dan seterusnya sampai akhir dari kisah dua anak Adam tersebut. Allah berfirman e dan ceritakanlah kepada mereka dua anak Adam ya yang mana keduanya memberikan kurban, berkurban untuk Allah Subhanahu wa taala. Salah satunya diterima dan salah satunya tidak diterima kurbannya. Dan itulah ee kemudian para ulama menceritakan kisah ee Qabil dan Habil. Dua anak Adam, dua anak dari Nabi Adam Alaih Salam yang kemudian ee berselisih ya berselisih karena ee apa namanya ee pernikahan yang salah satu dari saudaranya itu tidak rida dengan pernikahan tersebut. Ya. Ee disebutkan bahwa ee anak Nabi Adam alai alai salam itu kembar ya. kembar ee kembarnya unik ya. Kembarnya unik yaitu kembar laki-laki dan perempuan ya. Jadi anak ee beliau lahir kembar laki-laki dan perempuan yang satunya laki-laki dan satunya perempuan itu kembar. kembar laki-laki dan perempuan. Lahiran kedua, kembar lagi laki-laki dan perempuan. Ya, syariatnya itu disilang ya. Laki-laki di kembaran pertama menikah dengan saudaranya yang perempuan di kembaran kedua, bukan yang pertama ya. Maka ee Habil setuju ee dengan ee hal tersebut dan yang lain ee tidak setuju ya. Dia mau menikah dengan saudara kembarnya yang lahir bersamaan tidak mau dengan ee kembaran yang pertama. Nah, atas dasar itulah ee terjadilah pertumpahan darah dalam sejarah yang kita kenal karena iri dengan saudaranya ee yang kemudian kenapa kemudian lahir atau dalam ayat itu disebutkan ada kurban ya, karena ee mereka diperintahkan untuk memberikan kurban ya kepada Allah subhanahu wa taala. Siapa yang diterima maka dialah berada di atas di atas kebenaran yang secara singkat akhirnya kisahnya yang diterima kurbannya adalah yang anak pertama laki-laki ini ee dan yang kedua ditolak dan kemudian setelah itu dia kemudian membunuh ee membunuh ee saudaranya dalam kisah yang masyhur saya kira sering diangkat kisahnya ya. Wallahuam
>> masyaallah syukran, Ustaz. Nah, jadi seperti jawaban Ustaz kita tadi bahwa ee yang ditanyakan tadi benar dan Ustaz telah menjelaskan bagaimana ee kisahnya. Baik, Ustaz. Kita lanjutkan. Ee ada pertanyaan berikutnya, Ustaz. Ini umum pertanyaannya sebenarnya Ustaz, tapi gak apa-apa kita tanyakan dari peserta atas nama Hasanuddin. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Bagaimana cara yang baik, Ustaz, dalam menyelesaikan masalah keluarga dalam Islam?
>> Ee baik. Ee ya sangat umum bagaimana cara yang baik menyelesaikan masalah keluarga ee dalam Islam. maka jawabannya juga umum ya, yaitu dengan cara ee sesuai dengan ee petunjuk Islam. Ee dan ini petunjuk-petunjuk ini bisa kita dapat dari kehidupan ee Nabi sallallahu alaihi wasallam ya. Karena beliau adalah teladan terbaik kita yang selalu kita ucapkan ya. Beliau adalah teladan terbaik kita di semua sisi kehidupan termasuk urusan keluarga. Makanya dalam hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Kirukumirukum liahlihi wahairukum liahli." Yang paling baik di antara kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Dan saya kata Nabi adalah orang yang paling baik kepada keluarganya. Sehingga kalau kita ingin melihat ee potret atau sosok terbaik dalam berumah tangga, berkeluarga, maka kita lihatlah ee kehidupan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kita pelajarilah teori-teori, hadis-hadis dan semua riwayat-riwayat yang menceritakan kehidupan rumah tangga Nabi sallallahu alaihi wasallam sebelum ya mempelajari teori-teori yang datang dari selain Islam misalnya. Karena ini teori panduan kita yang sangat sudah jelas ya. Bahkan sekarang sudah banyak sekali ya buku-buku ee tulisan-tulisan yang ee berkaitan dengan ee tema kita ini ya. Dan ee secara singkat ya kita sebutkan dan ini ee apa namanya ee juga sering disampaikan oleh pakar-pakar ee parenting ya dalam pembinaan ee rumah tangga bahwa ketika terjadi konflik ee di dalam keluarga di antara cara terbaik kita menyelesaikan masalah tersebut ee adalah masing-masing nih pasangan baik suami maupun istri masing-masing melihat kelebihan pasangannya ya. Jangan melihat kekurangannya. Karena bagaimanapun memang kita ini manusia, manusiawi secara fitrah kita punya kelebihan, punya kekurangan, ya. Maka salah satu tips ketika terjadi keributan, Yaman ini memang tidak bisa dihindari. Nabi pun ya, makanya kalau kita lihat kehidupan keluarga Nabi ya, ada juga ee gesekan-gesekan yang sifatnya manusiawi yang terjadi di dalam e keluarga Nabi sallallahu alaihi wasallam. Di antara tips yang diberikan oleh para ulama kita dan ini diambil dari ayat ayat Al-Qur'an maupun hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam yaitu dengan melihat kelebihan pasangan kita ya. Bahkan di antara contoh yang sering disebutkan adalah kalau terjadi keributan, ada masalah dalam rumah tangga, maka cobalah masing-masing pasangan ini dengan ee tenang ya, dengan kepala dingin ee memikirkan baik-baik pasangannya, menulis, melis, ee list pertama kebaikan ya, list kedua ee keburukan. Kita tulislah kebaikan pasangan kita. Kita tulislah keburukan pasangan kita mana yang paling banyak. Ya. Ya, hampir dipastikan bahwa mungkin ee hampir 100% ya kalau gak sampai 100% mungkin hampir 100%. Kebanyakan di antara pasangan ini adalah ee kelihatannya kebaikannya masih masih lebih banyak daripada keburukannya. Sehingga dengan mengetahui hal tersebut kita bisa meredamkan persoalan yang terjadi dalam e keluarga kita ya. Wallahuam.
>> Masyaallah luar biasa jawabannya, Ustaz. Barakallahu fikum wajakum kiran. Nasihat untuk kita ee penanya dan untuk kita semuanya. Semoga kita bisa mengamalkannya. Baik. Ee pertanyaan berikutnya, Ustaz. Ada pertanyaan dari peserta atas nama Fatimah. Ee bismillah. Izin bertanya, Ustaz. Bagaimana sikap saya sebagai seorang istri kalau seorang suami itu setiap bertengkar walaupun hal-hal yang kecil dia selalu mengancam akan pergi merantau meninggalkan keluarga walau di rumah sudah ada pekerjaan yang menunggu, namun selalu mau pergi. Mohon nasihatnya, Ustaz, karena usia pernikahan sudah masuk 15 tahun.
>> Masyaallah. 15 tahun. Lebih tua dari usia pernikahan saya dan Ustaz Amirullah kayaknya. Masyaallah.
>> Iya. Ditanyakan ke ustaz yang lebih mungkin usia pernikahannya lebih tinggi ya dari ee karena memang tidak dipungkiri juga bahwa ee lamanya usia pernikahan harusnya menunjukkan kedewasaan kita masing-masing pasangan. Karena ee apa? Lamanya usia pernikahan kita ini juga ee semakin apa namanya? memperjelas bagi masing-masing kita. Pasangan ee apa? Semakin jelas karakter ya. Cek cek. Ah, Ustaz, kita bermasalah jaringannya para pemirsa. Iya.
>> Iya.
>> Masyaallah.
>> Asalamualaikum, Ustaz.
>> Iya. Waalaikumsalam.
>> Terpotong dari awal, Ustaz. Bisa diulang mungkin dari awal.
>> Baik. ee ya maksudnya ee bahwa usia pernikahan yang semakin lama ini ee harusnya harusnya ya menuntun kita untuk semakin dewasa juga dalam menghadapi konflik ee yang terjadi dalam keluarga kita. Karena saya kira kita semua masing-masing merasakan di sini seiring bertambahnya usia pernikahan kita, maka tentu kita semakin apa namanya? melihat ee hal yang menjadi kelebihan pasangan kita, melihat yang mana menjadi kekurangan pasangan kita, sehingga menuntut kita untuk semakin dewasa dalam ee melihat perbedaan yang ada termasuk ketika terjadi ee apa namanya? gesekan-gesekan ee di dalam rumah tangga kita. Ee namun sikap ee yang menunjukkan atau apa namanya? seperti yang ditanyakan tadi ee selalu ingin pergi ketika terjadi persoalan ya. Ini umum saja ya, baik laki-laki maupun perempuan. Ini adalah suatu sikap yang tentunya tidak bagus ya, tidak bagus ee dan ee semua hal negatif yang berusaha untuk kita selalu hindari ya kalimat-kalimat ataupun perbuatan-perbuatan yang ee apa namanya memuat hal yang negatif maka hendaknya kita hindari ya. terlebih dengan usia pernikahan yang sudah semakin dewasa ee menuntut kita untuk lebih bijak ya lebih bijak lagi dalam menyikapi ee perbedaan perbedaan tersebut ya. Bagusnya ee saling apa namanya ee hidupkan kembali komunikasi yang efektif ee di antara pasangan kita. Saling menasehati, ya, saling mengingatkan ee tentang apa namanya kebaikan-kebaikan di dalam rumah tangga kita ya dan tidak fokus pada ee perbedaan-perbedaan tersebut ya. Saya kira demikian. Wallahuam.
>> Baik, masyaallah. Syukran Ustaz atas jawabannya. Ee jazakumullah khairan. Ee para penyelesa sekalian ya, kami masih menantikan pertanyaan Anda di malam hari ini. Masih ada sekitar 10 menit insyaallah kebersamaan kita. Jika masih ada yang ingin ditanyakan seputar permasalahan keluarga, silakan dikirimkan melalui ee kolom komentar Zoom atau bertanya langsung dengan res hand. Ini ada pertanyaan tapi kayaknya pertanyaan muamalah, Ustaz atau pertanyaan ibadah saya. Iya, terkait dengan yang viral ini
>> tempat makan MBG. Ustaz
>> apa itu? Saya tidak tahu. Afans kami ingin bertanya terkait hukum penggunaan omprank. Oh, itu omak paham.
>> Ee tunggu sebentar, Ustaz. Ah, wadahnya, Ustaz. Wadahnya, ya. wadahnya itu cara proses pembuatannya itu dicelup ke lemak atau minyak babi. Ya, ini sedang viral sebenarnya, Ustaz.
>> Oh, yang ada kaitannya dengan makanan gizi apa?
>> Iya, makanan bergizi gratis, Ustaz.
>> Iya.
>> Ee ee babi ya yang kita ketahui hukum asalnya secara zat ya, secara zatnya itu babi adalah hal yang diharamkan. Maka ee ulama kita ee apa namanya? memberikan kaidah bahwa jika sesuatu itu secara zat ya, apabila sesuatu yang dari zatnya memang sudah haram ya sudah haram maka turunannya pun juga ee menjadi menjadi haram segala turunannya ya. eh wada minhu turunan dari babi tersebut. Apapun namanya ya, apapun namanya ee maka ee dia juga ee diharamkan dalam agama kita. Itu kaidah umum saja ya. Adapun praktiknya di lapangan, wallahuam ya. Kami ee apa namanya dan mungkin kita tidak belum punya gambaran ya secara umum, tapi saya kira hal ini sudah dibahas wallahuam ya. ee wallahalam kalau sudah dibahas di apa Majelis Ulama Indonesia mengenai hal tersebut karena ini mungkin masalah ee nasional ya menyangkut satu program pemerintah yang akhirnya ee terdapat temuan yang seperti yang kita tanyakan ini. Maka saya kira ee kelihatannya ya e di ada tanggapan dari Majelis Ulama kita. Ee wallahuam.
>> Masyaallah. Syukran Ustaz atas jawabannya. I nanti bisa dicari lebih dalam lagi terkait ininya ya. Sepertinya banyak pernyataan-pernyataan terbaru Ustaz dari ee Majelis Ulama mungkin. Baik, Ustaz. Ini ditinggalkan langsung ada empat pertanyaan lagi Ustaz. Masyaallah.
>> Dari peserta atas nama Fitri. Bagaimana batas istri boleh berkata nanti ketika adanya perintah suami, Ustaz? Itu bagaimana batasannya? Ataukah segala perintah itu harus langsung dikerjakan? Perintah dari suami?
>> Ee iya jika ada perintah dari suami ee maka hendaknya kita laksanakan segera ya dengan catatan ya dengan catatan perintah tersebut ee tidak mengandung maksiat ee di dalamnya. Dan tentu yang kita perhatikan adalah ee tingkat urgensi dari perintah tersebut. Ya, saya kira ini masalah teknis dalam muamalah kita antara pasangan kita masing-masing mengetahuilah mana ee apa namanya arahan ataupun perintah dari suami kita mana yang ingin segera ditunaikan, mana yang ee mungkin tidak mengapa ditunda terlebih dahulu. Saya kira ini kita memahami semua ya dan sangat kondisional tergantung kondisi kondisi kita. Intinya yang menjadi kaidah adalah ee perintah ee bagi seorang istri dari suaminya adalah hal yang wajib untuk ditaati selama tidak mengandung maksiat dan pelanggaran syariat. Ya, wallahuam.
>> Baik, masyaallah. Syukran Ustaz atas jawabannya. Ee berikutnya ada pertanyaan dari peserta atas nama Ramadan Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Izin bertanya. Apabila ada seorang laki-laki duda yang sudah memiliki anak dari istrinya yang telah meninggal kemudian ee menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki anak dari suami sebelumnya, maka bagaimanakah? Oh, ini tentang muamalah ini. Maka bagaimanakah status warisan dari anak tersebut? Baik anak dari suami atau anak dari istri, apakah dia tetap terhitung sebagai anak kandung, Ustaz? Misalnya terbaliknya, Ustaz. Anak tiri begitu.
>> Iya, anak tirinya pembagian.
>> Ee ee iya, ini masalah muamalah ya. Mungkin nanti bisa ditakit.
>> Iya, ditakit saja ke
>> apa namanya komisi muamalah di bagiannya ya karena mungkin masih ada pertanyaan lain.
>> Baik. Syukran, Ustaz. Barakallahu fikum. Ee pertanyaan yang selanjutnya. Nah, ini pertanyaan dari penanya yang sama yang sebelumnya, Ustaz, dari Saudar Fitri. Bagaimana pendapat Ustaz dan syariat Islam tentang urusan rumah tangga? Apakah memang harus istri yang memperjuangkan seluruhnya, Ustaz? Atau bagaimanakah syariat ee menjelaskan?
>> Iya, maksudnya
>> ee
>> memperjuangkan seluruhnya. Maksudnya yang namanya memperjuangkan rumah tangga mungkin ya. memperjuangkan ee rumah tangga, menjaga rumah tangga bukan istri ya, bukan hanya istri tapi ee keduanya keduanya bertanggung jawab dan bahkan yang paling bertanggung jawab adalah suami karena dia adalah pemimpin. Ya, sebagaimana teori umum yang kita pahami bersama. Dan ini adalah hal yang sangat mendasar dalam agama kita bahwa kepemimpinan dalam rumah tangga itu ada di pundak ee suami sehingga dialah yang paling bertanggung jawab. ee dalam memperjuangkan ee rumah tangganya. Maka tidak benar ketika dikatakan hanya istri saja yang memperjuangkan seluruhnya harus kolaborasi, kerja sama ee dan ee dalam hal ini dituntut ya tuntutan lebih besar berada di ee pundak suami ya untuk menjaga menjaga itu semua. Wallahuam.
>> Baik, insyaallah. Syukran Ustaz. Barakallahu fikum. Iya. Pertanyaan terakhir eh karena tinggal semenit lagi mungkin menjadi pertanyaan penutup kita di malam hari ini dari peserta atas nama Arniati Arfan dari Bomba Nasad. Bagaimana cara mengatasi konflik dengan suami? Ya, minta solusi, Ustaz. Di mana suami ini suaminya lebih banyak diamnya, Ustaz?
>> Iya. Ee maka ini masyaallah adalah suatu ujian tentunya. Ee begini ee hadirin yang berbahagia ee pasangan kita ya selain merupakan anugerah yang pat kita syukur memang di sisi lain juga ada ujian ya. Ada ujian ee dalam diri masing-masing pasangan kita dan kekurangan yang ada dalam diri pasangan kita, maka itulah ujiannya ya. Dan ini mungkin menjadi ujian bagi seorang istri ketika suaminya pendiam ataupun sebaliknya. Tapi memang ee apa namanya ee suami pendiam ini mungkin banyak terjadi ee karena memang ya laki-laki kita gak mengatakan manusiawi juga tapi mungkin ee tingkat apa namanya bicaranya memang lebih rendah daripada wanita dan cenderung memang lebih banyak ee diam sehingga bagaimana ketika terjadi masalah ya bagaimana kita mengatasi masalah tersebut. ee selalu ya selalu mengajak komunikasi ya karena ee sependiam-pendiamnya suami tidak juga dia diam terus ya pasti ada waktunya untuk berbicara. Nah, di saat itulah mungkin pada saat mood-nya lagi baik ya, lagi semangatnya ee di situlah mungkin kita ee seorang istri ya dengan kesabaran kita ee akan hal tersebut menunggu momen yang tepat kapan ee untuk diajak komunikasi untuk menyelesaikan ee persoalan yang sedang dihadapi ya dan banyak cara mungkin yang bisa kita lakukan ya ee ini apa namanya juga tergantung kondisi di kehidupan rumah tangga kita masing-masing tentunya karena itu yang perlu kita pahami. Sependiam-pendiamnya pasangan kita pasti dia bicara juga ya pada waktu kita komunikasi. Maka di saat itulah mungkin ya kita ee ajak ya ngobrol ee dan memahamkan dan komunikasi yang baik bahwa ee komunikasi yang baik dalam rumah tangga merupakan pilar terpenting ya untuk menjaga ee apa namanya keharmonisan dalam rumah tangga tersebut ya. Wallahualam. Syukran Ustaz atas jawabannya. Wabarakallahu fikum. Terakhir sekali Ustaz ini ada satu nyempil dari Bapak Abdurahim. singkat mungkin pertanyaan Ustaz, bagaimana hukumnya istri mengambil uang di dompet suami tanpa seizin suaminya?
>> Ee masalnya tidak boleh ya kalau tidak ada keperluan
>> ya.
>> Adapun jika ada hajat ee maka dibolehkan. Ini kan ada hadis Hindun ya yang mengadukan
>> ee suaminya karena suaminya bakhil kikir ee mengadukan suaminya kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam bahwa ee suami saya ini pelit ya. Dia tidak kasih saya ini bahasa saya makna dari hadis tersebut dia tidak berikan saya apa yang menjadi kebutuhan saya dan anak-anak saya. Maka kata Nabi ee kemudian dia bertanya apakah boleh saya mengambil ee katanya tanpa seizinnya. Maka kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, ee ambil ya, ambillah dari harta suamimu meskipun dia tidak tahu ya apa yang mencukupimu dan mencukupi anak-anakmu. Bil ma'ruf dengan cara yang ee baik. Sehingga boleh saja ketika memang kita mengambil untuk kebutuhan kita ya, kebutuhan rumah untuk makan, kebutuhan anak-anak untuk pendidikan misalnya dan makannya, maka ee kita boleh mengambilnya ya. Kata cukup harus digaris bawahi secukupnya ya. Jangan lebih itu melanggar nanti. Wallahualam.
>> Baik, masyaallah. Jazakumullah khairan Ustaz atas jawabannya. Itulah tadi ee pertanyaan terakhir di malam hari ini ya. mohon maaf ya ee belum bisa kita bacakan yang berikutnya karena sudah 1 jam kebersamaan kita ya, Ustaz. Kita mungkin punya agenda berikutnya. Ee para pemirsa sekalian yang semoga senantiasa dimuliakan oleh Allah, terima kasih atas segala partisipasinya di malam hari ini. Ee semoga kita bisa mengamalkan apa yang kita dengarkan dari ilmu yang bermanfaat yang disampaikan ustaz kita tadi. Dan semoga apa yang telah disampaikan ustaz kita tadi menjadi pemberat timbangan amal kebaikan beliau di akhirat kelak. Amin ya rabbal alamin.
>> Kita ucapkan syukran wajakumullah khairan kepada ustaz kita atas kebersamaannya. Baik, kita e tutup majelis kita, Ustaz dengan membaca doa kafiratul majelis. Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka ilaik. Semalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Warahmatullahi wabarakatuh. Iya. Mar