Transcription
Di mata orang biasa, ini hanyalah sekotak susu. Tapi di matanya, ini bisa jadi kunci untuk melarikan diri.
Dia masuk penjara bukan karena kasus kejahatan, melainkan karena ini adalah pekerjaannya. Pria itu sengaja menyamar untuk menguji seberapa kuat sistem keamanan di dalam penjara ini. Demi menjalankan misinya, dia sengaja membuat keributan supaya dijebloskan ke dalam sel isolasi.
Dari situlah Brlin mulai merancang strategi untuk kabur. Setiap hari dia terus mengamati rutinitas dan mempelajari pola penjagaan penjara. Dia juga memperhatikan kebiasaan para sipir yang selalu mengambil waktu istirahat sekitar 7 menit untuk merokok. Sebuah celah kecil yang sangat berarti. Tak hanya itu, Brlin juga menyadari bahwa selnya berada dekat dengan area pemadam kebakaran yang bisa menjadi jalur pelarian.
Setelah semua analisisnya benar-benar matang, dia pun beraksi. Brlin memanfaatkan kotak susu bekas makan untuk diambil lapisan plastik tipisnya. Saat ada kesempatan, plastik itu ia tempelkan pada tombol kunci yang otomatis membekas. Setelah dapat kodenya, kali ini dia membuat gumpalan tisu yang digunakan untuk mengganjal celah pintu agar tidak terkunci sempurna.
Ketika semua sudah siap, Breslin mengirimkan sebuah pesan tersandi yang tampak seperti catatan biasa sehingga tidak ada yang tahu kecuali timnya di markas. Setelah tiba waktunya, Breslin mulai menghitung mundur, menunggu para sipir keluar untuk istirahat. Sesudah itu, aksi pun dimulai.
Dengan cepat, dia membuka celah pintu dan menekan kode keamanan yang sudah dihafal. Lalu bergerak ke ruang pengawas untuk memanipulasi sistem agar kamera tetap menampilkan seolah-olah dia masih berada di dalam sel. Selanjutnya dia menerobos saluran ventilasi yang terhubung ke ruang Damkar.
Sementara di luar timnya tiba-tiba menciptakan kekacauan dengan cara meledakkan mobil. Seketika alarm berbunyi dan kepanikan pun pecah. Para penjaga itu segera kembali ke dalam untuk memeriksa para tahanan. Di saat petugas kebakaran sedang bersiap-siap, di situlah Brlin mendapatkan kesempatan. Dia menyamar jadi pemadam dan lalu bersembunyi di kolong kendaraan mereka.
Begitu keluar dari zona penjara dan para petugas sibuk memadamkan kobaran api, dia pun keluar dari persembunyian dan buru-buru masuk ke dalam mobil pelarian yang sudah menunggu.
Jadi, apakah penjara di negaramu perlu diuji tingkat keamanannya, Guys? Yeah.