📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

SEORANG TEKNISI MEMBONGKAR KEJAHATAN OKNUM POLISI ‼️ #alurceritafilm #shorts

Alur Singkat Cerita Film2:49

Transcription

Wanita itu berbaring di atas ranjang. Tanpa sengaja ia menemukan ponsel milik suaminya yang telah meninggal.

Saat ia mencoba mengisi daya ponsel tersebut, polisi yang menangani kasus kematian suaminya datang ke rumahnya. Polisi itu bertanya apakah ia telah melihat ponsel suaminya. Sebelum sempat menjawab, layar ponsel tiba-tiba terhubung ke televisi. Di layar TV muncul rekaman tempat kejadian perkara dan pelakunya tak lain adalah polisi yang sedang berdiri di depannya.

Begitu polisi itu menoleh, Elsa dengan cepat mengganti tayangan dan dengan tenang berkata bahwa ia tidak melihat ponsel tersebut. Setelah polisi itu pergi, Elsa segera menelepon Frank, orang yang tertuduh atas kematian suaminya. Ia mengatakan bahwa ia bukan hanya menemukan ponsel suaminya, tapi juga menemukan bukti bahwa polisi wanita itu adalah pembunuhnya. Namun Elsa tidak menyadari bahwa percakapan mereka sedang disadap oleh polisi wanita yang mencurigakan itu.

Tak lama setelah Frank menemui Elsa dan mengambil ponsel tersebut, polisi berhasil melacak lokasi mereka melalui panggilan yang disadap. Saat Frank hendak membawa bukti ke kantor polisi, polisi itu berpura-pura sedang mengejar buronan dan menyusul Frank. Polisi itu menembak Frank. Polisi itu memanfaatkan momen ketika Frank kesakitan untuk mendekatinya diam-diam dan mencuri ponsel itu, Frank pun dibawa ke rumah sakit bawahan polisi wanita itu.

Lisa datang menanyai soal ponsel Frank yang diambil atasannya. Tapi tiba-tiba polisi wanita itu datang menyerang Lisa. Ia menodongkan pistol ke arahnya. Mendengar keributan polisi lain datang, tapi polisi itu menembaknya dan akan menyalahkan Lisa sebagai pelakunya. Melihat suasana kacau, Frank pun memukul polisi itu dari belakang membuatnya pingsan. Mereka berdua pun kabur dari rumah sakit lewat jendela tanpa bukti apapun yang tersisa.

Frank dan Lisa hanya bisa duduk lemas di sofa. Tenggelam dalam keputusasaan wajah mereka terpapang sebagai buronan di berita. Saat mereka kebingungan harus berbuat apa, Frank yang bekerja sebagai teknisi alat elektronik tiba-tiba teringat bahwa televisi memiliki fungsi penyimpanan otomatis yang bisa merekam video yang pernah diputar. Benar saja, mereka menemukan kembali bukti di TV milik Elsa.

Keduanya segera bergegas ke kantor polisi dengan membawa televisi itu berniat menyerahkan bukti tersebut kepada pengacara. Namun sebelum mereka sempat masuk ke gedung, mereka melihat pengacara itu sedang berdiri bersama polisi wanita pelaku pembunuhan. Jelas keduanya bersekongkol, tapi hal itu justru memberi Frank ide yang lebih baik. Ia masuk ke ruang kendali kantor polisi dan menyambungkan televisi ke sistem siaran bersama. Dalam sekejap, seluruh layar monitor di gedung tersebut menampilkan rekaman kejahatan sang polisi. Adegan tersebut disaksikan langsung oleh kepala kepolisian yang sedang turun dari lift dan ia segera menangkap si polisi wanita itu. Frank pun kini dihilangkan status buronnya sementara Lisa kembali bertugas sebagai polisi.