📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

Pria itu sangat pintar #shortvideo

Movie Recap HQ2:25

Transcription

Si pembunuh memasang bom di mobil, lalu pergi dengan motornya. Pria yang berada di dalam mobil sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi. Bom mulai menghitung mundur.

Tiba-tiba seekor lebah masuk ke dalam mobil. Pria itu terus melambaikan tangannya untuk mengusir lebah tersebut. Seiring waktu terus berjalan, ia semakin kesal. Ia membelok tajam dan melaju dengan liar. Waktu tersisa hanya 14 detik. Pria itu masih sibuk melawan lebah. Kemudian lebah itu mendarat di dashbor. Pria itu melepas sepatunya, siap untuk menghantam lebah tersebut.

Dari kejauhan si pembunuh mengira misinya sudah berhasil. Namun mengejutkannya, pria itu sama sekali tidak terluka. Ia mengira pria itu mungkin memiliki kekuatan gaib. Si pembunuh tak punya pilihan selain mencoba lagi keesokan harinya.

Ia menembaki mobil pria itu beberapa kali. Salah satu peluru mengenai tangki bensin. Bensin menyembur ke mana-mana. Namun, pria itu tetap tidak menyadarinya. Ia mengeluarkan pemantik mobil, tapi ternyata rusak. Jadi, ia melemparkannya keluar. Pemantik itu jatuh ke genangan bensin dan memicu api. Si pembunuh yang sial malah melaju langsung ke dalam kobaran api. Ia nyaris terbakar hidup-hidup dan cepat-cepat melompat keluar dari mobil. Jeepnya terguling ke jurang dan meledak. Si pembunuh tidak percaya betapa sulitnya misi ini. Pria itu tetap melaju dengan mobilnya yang bocor.

Akhirnya bos mereka memutuskan untuk mengirim pembunuh terbaik mereka. Tak lama kemudian, pria itu sampai di sebuah pom bensin. Pembunuh terbaik itu telah mengikutinya. Ia mengeluarkan belati dan menunjukkan tanda-tanda di lengannya. Bukti dari para korban yang telah ia bunuh. Ia berkata bahwa pekerjaan ini sangat mudah baginya. Namun, pria itu tidak menyadari bahaya yang mengintainya.

Seorang petugas pom bensin melihat lubang di mobil dan menambalnya dengan permen karet. Di dekat sana, pria itu sedang menggunakan pistol air untuk mencuci rambutnya. Ia tidak menyadari si pembunuh diam-diam mendekat dengan kain bius. Namun, tepat saat si pembunuh bergerak maju, kain itu malah terbang masuk ke mulutnya sendiri. Pria beruntung itu kembali berhasil lolos.

Beberapa jam kemudian, si pembunuh akhirnya sadar kembali. Tapi ia secara tidak sengaja memicu mekanisme tersembunyi di belatinya. Pembunuh terbaik itu tewas di tempat. Bos menjadi sangat marah. Ia mengirim lima agen lagi untuk menangkap pria tersebut. Ia bahkan menempatkan para penjaga untuk mengawasinya.

Namun tiba-tiba pria itu meledak dengan kekuatan luar biasa. Ia memutuskan tali dan melompat keluar dari jendela. Ia mengikat salah satu penjaga. Seorang penjaga lain muncul. Pria itu mengangkat tangan untuk menyerah. Tetapi tanpa sengaja ia malah menjatuhkan penjaga kedua juga. Ia lolos lagi murni karena keberuntungan.

Akhirnya sang bos kehilangan kesabaran. Ia memutuskan untuk turun tangan sendiri. Ia menyelinap masuk ke rumah pria itu dan menunggu. Saat pria itu pulang, bos tiba-tiba muncul dari balik pintu. Kali ini sepertinya tidak ada jalan keluar. Pria itu benar-benar bingung. Tapi tepat saat itu, yakin kamu bisa menebak apa yang terjadi selanjutnya.