📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

KEUTAMAAN KRISTUS | Diskusi Pelajaran Sekolah Sabat

Kornelius Media58:40

Transcription

[muzik] [muzik] Shalom, puji Tuhan boleh kembali berjumpa dalam program pendalaman Alkitab melalui perjalanan sekolah sabat bersama dengan kami Cornelius Media. Kami selalu menggesa, mari mempersiapkan diri dengan mempelajari pelajaran sekolah sabat di tempat kita masing-masing. Oleh sebab program ini tidak menggantikan tanggungjawab peribadi kita.

Saya Pendeta Edward Tariwongso bersama dengan Pendeta Felix Gosal dan Pendeta Widodo Purwanto akan menolong dalam mendiskusikan pelajaran kelapan dengan tema keutamaan Kristus. Mari kita tunduk kepala dan kita berdoa. Bapa di syurga, kami sangat membutuhkan pertolongan-Mu ketika kami mahu belajar firman-Mu. Bukalah hati dan fikiran kami. Dalam nama Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Seperti biasa, ada empat bahagian dalam program ini. Yang pertama kita melihat dasar Alkitabiah. Yang kedua, kita cuba menggali makna dari ayat hafalan. Yang ketiga, pokok fikiran dari pelajaran hari demi hari. Dan yang terakhir aplikasi.

Mari kita lihat yang pertama, dasar Alkitabiah Kejadian 1 ayat 26 hingga 27. Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan diberi mandat untuk mewakili dan mengelola ciptaan-Nya. Kolose 1 ayat 15 hingga 20. Allah menempatkan segala sesuatu di bawah otoriti Kristus dan menetapkan Kristus sebagai kepala atas jemaat. 1 Korintus 12 ayat 12 hingga 27. Jemaat itu digambarkan sebagai satu tubuh dengan banyak anggota dan saling membutuhkan. Setiap orang punya peranan unik dan sama berharga dalam Kristus. 1 Korintus 4 ayat 9. Para rasul digambarkan sebagai tontonan bagi dunia, tontonan bagi para malaikat dan manusia kerana penderitaan dan kerendahan mereka.

Selanjutnya ada Roma 6 ayat 3 hingga 4. Melalui baptisan orang percaya dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Kristus. Mereka dipanggil untuk hidup dalam kehidupan yang baru bagi Allah. Mari kita lihat pengertian judul keutamaan Kristus. Apa arti keutamaan atau dalam bahasa Inggeris preeminence? Keutamaan dalam konteks ini berasal dari bahasa Yunani, Proteo. Bererti memiliki tempat yang pertama, yang tertinggi dan tak tertandingi dalam segala hal. Kolose 1 ayat 18.

Nah, istilah ini menegaskan bahawa Yesus itu memiliki otoriti mutlak dan supremasi universal atas ciptaan dan penebusan. Apa arti dari kata Kristus? Kristus berasal dari Yunani, bahasa Yunani Kristos yang mana setara dengan Ibrani Mesiah yang bererti yang diurapi raja, imam, dan juru selamat. Jadi, Yesus adalah penggenapan janji Allah dan satu-satunya pengantara antara Allah dan manusia.

Mengapa Dia Yesus harus menjadi yang utama? Jawabannya adalah kerana segala sesuatu diciptakan oleh Dia, melalui Dia, dan untuk Dia. Kolose 1 ayat 16, 17. Melalui kebangkitan-Nya, Yesus menang atas maut, lalu Dia menjadi Tuhan atas segala sesuatu. Kolose 1 ayat 18 dan Wahyu 1 ayat 5.

Apakah Yesus Kristus itu adalah yang utama dari semua makhluk ciptaan? Jawabannya adalah ya. Tetapi bukan sebagai makhluk ciptaan, melainkan sebagai pencipta dan penguasa atas ciptaan. Kalau ditemukan ada istilah yang sulung, contohnya di Kolose 1 ayat 15, itu tidak bererti bahawa Dia diciptakan, tetapi artinya Dia memiliki otoriti dan kedudukan yang tertinggi.

Apa akibatnya bagi doktrin keselamatan? Jika Kristus itu hanyalah makhluk ciptaan, jika Kristus hanyalah ciptaan, maka Dia tidak dapat menebus seluruh umat manusia. Kerana hanya Allah yang mampu menyelamatkan secara sempurna. Jadi keselamatan itu akan kehilangan dasar ilahi-Nya dan salib itu tidak lagi memiliki kuasa penebusan yang universal. Menurut Kolose 1 ayat 19 hingga 20.

Ellen White dalam buku Our Father Cares halaman 134 menyatakan tentang keilahian Kristus. Dia katakan, "Yesus Kristus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai sesuatu yang harus dipertahankan. Kerana hanya keilahianlah yang dapat efektif dalam pemulihan manusia dari luka beracun sang ular." Allah sendiri dalam Anak-Nya yang tunggal mengambil sifat manusia dan dalam kelemahan sifat manusia Dia mempertahankan sifat Allah, membenarkan hukum-Nya yang kudus dalam segala hal dan menerima hukuman murka dan kematian bagi anak-anak manusia.

Bagaimana menghidupkan keutamaan Kristus dalam hidup kita sehari-hari? Jadi, sebagai orang Kristian, kita menghidupi keutamaan Kristus dengan beberapa cara. Yang pertama apabila kita menjadikan Kristus sebagai pusat keputusan hidup kita, bukan diri kita sendiri. Yang kedua, apabila kita hidup taat dan kita memantulkan karakter Kristus. Roma 6 ayat 3 hingga 4. Yang ketiga, apabila kita melayani sebagai bahagian dari tubuh Yesus Kristus. 1 Korintus 12 ayat 12 hingga 27. Dan yang terakhir apabila kita hidup damai dan hidup dalam pengharapan akan kebangkitan sesuai dengan Kolose 1 ayat 18. Dengan melakukan hal-hal ini maka kita membuktikan bahawa kita adalah warga kerajaan syurga dan kita mengutamakan Kristus di atas segala-galanya.

Kita tiba pada ayat hafalan Kolose 1 ayat 15 hingga 17. Di sana dikatakan, "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan. Kerana di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di syurga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgahsana mahupun kerajaan, baik pemerintah mahupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia."

Nah, mari pertama-tama kita lihat apa latar belakang dan konteks ayat ini. Nah, saudara-saudari, paling sedikit ada tiga hal yang perlu kita ketahui. Yang pertama, Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Kolose. Kerana jemaat di Kolose, iaitu kota kecil di Asia Kecil ini terancam oleh ajaran palsu yang mengajarkan bahawa untuk mencapai kepenuhan rohani, orang perlu melakukan tiga hal. Yang pertama mengikuti falsafah manusia yang rumit. Yang kedua iaitu mereka menyembah malaikat sebagai perantara kepada Allah yang terlalu suci. Kemudian yang ketiga, memegang hukum Taurat secara legalistik. Dan ajaran ini merendahkan kedudukan Kristus sebagai satu-satunya perantara dan pencipta segala sesuatu.

Kemudian yang kedua di dalam Kolose pasal 2 ayat 18 di sana Paulus secara eksplisit memperingatkan jemaat agar jangan menyembah malaikat. Mengapa? Oleh sebab ajaran ini adalah ajaran sesat. Dan ajaran ini menganggap bahawa malaikat ini adalah makhluk yang rohani atau makhluk suci yang perlu dihormati sebagai penghubung kepada Allah. Dan di sini Paulus sedang menjawab dengan tegas, jika Kristus adalah pencipta, termasuklah juga menciptakan para malaikat ini. Jadi Yesus bukanlah ciptaan yang setara dengan malaikat-malaikat ini.

Dan hal yang ketiga adalah kita bisa lihat di dalam konteks ayat 15 hingga ayat 20 di sana ini merupakan nyanyian pujian atau himnal. Ini adalah himne tentang keunggulan Kristus. Dan bahagian ini kemungkinan besar adalah nyanyian pujian gereja mula-mula yang dikutip oleh Paulus. Oleh sebab kita dapat melihat struktur puitis yang padat yang menunjukkan bahawa jemaat ini sudah mengetahui atau mengenal pengajaran tentang keilahian Kristus sejak awal. Dan di sini Paulus menggunakan nyanyian ini sebagai senjata teologis untuk mengingatkan jemaat pada kebenaran yang sudah ada, yang sudah mereka terima pertama kali pada saat mereka percaya.

Sehubungan dengan ini, Seventh-day Adventist Bible Commentary jilid 7 halaman 184 mengatakan, "Para guru palsu di Kolose mengajarkan keberadaan malaikat yang tersusun dalam berbagai tingkatan yang berada di antara Allah dan dunia yang bertindak sebagai perantara bagi manusia, membawa keselamatan bagi mereka dan layak disembah." Pada saat yang sama, para guru ini berkeras pada upacara-upacara yang sangat legalistik mengikuti pola Yahudi dan menekankan sunat, pantangan dalam hal makanan dan minuman dan perayaan hari raya. Paulus menulis surat kepada jemaat Kolose sebagai bentuk perlawanan terhadap ajaran-ajaran tersebut.

Nah, lalu kalau demikian apa pengertian "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan" dan kemudian apa arti "yang sulung lebih utama dari segala yang diciptakan"? Nah, untuk memahami hal ini paling sedikit ada tiga hal yang perlu kita perhatikan. Yang pertama gambar ini datang dari kata Yunani iaitu aikon yang bererti salinan yang sempurna. Jadi itu sama seperti cap stempel yang sempurna yang mencerminkan gambar aslinya. Demikian juga Yesus adalah perwujudan nyata dari Allah yang tidak dapat dilihat manusia dengan mata jasmani. Dan melalui Yesus kita melihat karakter Allah iaitu kasih, keadilan, dan kemuliaan Allah secara konkret dalam kehidupan, kemudian pengajaran dan kematian-Nya.

Kemudian hal yang kedua, Yesus bukan sekadar utusan Allah, tetapi pernyataan diri Allah sendiri yang dapat kita lihat dalam Perjanjian Lama. Allah seringkali tidak kelihatan dan tersembunyi. Yesaya 45 ayat 15. Tetapi di dalam Yesus, Allah tidak lagi tersembunyi. Ia lahir secara peribadi di tengah manusia. Dan yang ketiga, kata gambar di sini menegaskan kesatuan esensial antara Bapa dan Anak. Dan itu kita bisa lihat di dalam budaya Yahudi. Gambar ini sering dikaitkan dengan hak waris dan otoriti penuh. Jadi, sebagai gambar Allah, Yesus memiliki otoriti ilahi dan mewarisi segala sesuatu dari Bapa. Ibrani pasal 1 ayat 2 dan 3. Ia bukan ciptaan yang mirip Allah, tetapi Dia adalah penyataan esensi ilahi itu sendiri.

Nah, di dalam The New International Commentary on the New Testament khususnya surat Kolose hingga surat Filemon halaman 57-58 di sana mengatakan bahawa Yesus Kristus adalah gambar Allah. Bererti bahawa di dalam Dia sifat dan keberadaan Allah telah dinyatakan dengan sempurna bahawa di dalam Dia yang tak terlihat telah menjadi terlihat.

Lalu apa pengertian "yang sulung lebih utama dari segala yang diciptakan"? Nah, hal ini ada paling sedikit dua hal yang perlu kita perhatikan. Yang pertama, kata sulung di sini muncul dalam bentuk atau muncul dalam kata prototokos atau prototokos ini bererti kedudukan tertinggi dan bukan diciptakan pertama di dalam urutan. Nah, di dalam budaya Yahudi, anak sulung itu tidak hanya bererti lahir pertama, tetapi anak sulung itu memiliki hak istimewa, memiliki warisan ganda, memiliki otoriti kepemimpinan keluarga dan posisi terhormat. Kita bisa lihat itu contohnya seperti Yakub. Yakub bukan anak sulung, tetapi mendapat otoriti kesulungan. Demikian juga Efraim. Kaum Efraim bukanlah anak pertama dari Yakub, tetapi menjadi suku yang sulung di antara bangsa Israel. Jadi yang sulung dari segala yang diciptakan bererti Kristus memiliki supremasi dan juga keutamaan atas seluruh ciptaan. Bukan bererti Ia adalah makhluk yang pertama yang diciptakan. Dan di dalam ayat ini fakta bahawa di sana dikatakan segala sesuatu diciptakan oleh Dia. Ini membuktikan bahawa Yesus bukan ciptaan tetapi pencipta.

Nah, kemudian yang kedua kata sulung di sini juga mengacu pada kebangkitan Kristus sebagai yang pertama dari orang mati. Di dalam Kolose 1 ayat 18 di sana Paulus menyebut Kristus yang sulung dari antara orang-orang mati. Dan ini menunjukkan bahawa gelar sulung memiliki dimensi ganda. Yang pertama itu adalah supremasi atas ciptaan sebagai pencipta. Dan yang kedua itu adalah supremasi atas kematian sebagai yang pertama bangkit dalam tubuh yang dimuliakan menjadi jaminan kebangkitan bagi semua orang percaya.

Di dalam Seventh-day Adventist Bible Commentary jilid 7 halaman 191 di sana dikatakan kedudukan Kristus