📱

Get Our Mobile App

Take your business learning on the go!

Download on the App StoreGet it on Google Play

SMAMGIS RELIGI // Arif Rahman, S.S.

SMAM Gisting10:06

Transcription

[Musik] [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. In ahuham muhm. [Tepuk tangan] [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa taala yang telah memberikan kita begitu banyak nikmat-Nya. Nikmat-nikmat Allah yang diberikan itu, Allah yaersuklimin rahimumah.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, di mana kita berada di tengah-tengah bulan Ramadan, bulan di mana kita diberikan kesempatan oleh Allah untuk memperbanyak pahala, mengumpulkan amal, mengumpulkan hal-hal yang tadinya hanya dihitung satu kali, diberikan pahala berlipat ganda oleh Allah Subhanahu wa taala. Dengan datangnya bulan Ramadan tadi, di awal sudah saya bacakan satu ayat dari Surah Al-Baqarah ayat 183, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, di dalam bulan Ramadan.” Ada empat amalan yang telah disampaikan Rasulullah, yang pahalanya berlipat ganda. Yang pertama adalah sedekah. Di dalam Alquran, Surah Al-Baqarah ayat 261, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Yang perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai itu mengandung seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” Kaum muslimin rahimakumullah, di bulan Ramadan di mana Allah sudah memberikan kemudahan-kemudahan bagi kita setiap orang muslim untuk menambah amal, melipat gandakan amal. Satu hal, pada hari biasa kita melakukan amal saleh, pahalanya dihitung satu; sedangkan ketika di bulan Ramadan, pahalanya dilipat gandakan, umpamanya saja ketika kita memberikan sesuatu untuk orang lain, maka dihitung satu pahalanya; ketika bulan Ramadan, maka dilipat gandakan 10 sampai 700 kali, seperti yang digambarkan ayat Alquran di Surah Al-Baqarah 261 yang telah saya bacakan tadi.

Kaum muslimin rahimakumullah, di dalam bulan Ramadan, sedekah kepada kaum muslimin yang tidak mampu dihitung pahalanya 10 kali lipat, sebagaimana tadi saya sampaikan. Seperti digambarkan, kita menanam sebuah benih, kemudian ditumbuhkan oleh Allah menjadi 10 benih, kemudian menjadi 10 tangkai, kemudian menjadi 700 tangkai, dan kemudian berubah menjadi buah-buah yang banyak. Begitulah Allah melipat gandakan pahala-pahala di bulan Ramadan. Kaum muslimin rahimakumullah, amalan yang kedua di bulan Ramadan adalah bertadarus Alquran. Kita membaca Alquran, seperti kita mempelajari apa yang sudah Allah berikan kepada kita, di mana Alquran sudah diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad. Yang pertama adalah Surah Al-Alaq ayat 1 sampai 5. A'uzu billahi minasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Iqra’… [Musik] Di dalam surat yang pertama Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW itu, kita diperintahkan untuk membaca: “Bacalah atas nama Tuhanmu yang telah menciptakan.” Di dalam bulan Ramadan, kita membaca, bertadarus Alquran, pahalanya dilipat gandakan beratus-ratus kali. Maka oleh sebab itu, saya menyarankan kepada kita untuk selalu bertadarus, membaca Alquran di setiap waktu-waktu yang kita punya, sehingga Allah melipat gandakan pahala kita ketika bulan Ramadan. Bulan Ramadan adalah bulan di mana Allah menurunkan Alquran. Dalam ayat Alquran firman Allah: “Bulan Ramadan itu bulan di mana Alquran diturunkan…” sebagai pembeda antara hak dan yang batil. Bagaimana kita sebagai muslim tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya ketika bulan Ramadan untuk bertadarus Alquran, padahal Alquran itu adalah merupakan petunjuk dan pembeda antara hak dan yang batil? Bahkan di dalam Alquran juga dikatakan bahwa Alquran itu adalah sebagai obat bagi orang-orang yang kena penyakit, baik penyakit jasmani ataupun penyakit rohani. Kaum muslimin rahimakumullah.

Amalan di bulan Ramadan yang ketiga yaitu salat malam, atau kalau dalam istilah kita, kita menyebutnya melaksanakan salat Tarawih. Di sepanjang hidupnya, 11 rakaat, yaitu rakaat tarawih, eh, rakaat tarawih, rakaat lagi. Kemudian rakaat… Kemudian amalan yang keempat, di mana Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk meraih yang namanya malam 1000 bulan, yaitu malam Lailatul Qadar. Dalam Surah Al-Qadr dinyatakan [Musik] bahwa… Allah… [Musik] Bismillahirrahmanirrahim… Ketika kita sudah bersedekah, kemudian kita sudah bertadarus Alquran, kemudian kita sudah salat malam dengan sepenuh hati, dengan keikhlasan jiwa, maka di 10 malam terakhir kita mengejar yang namanya Lailatul Qadar, di mana Allah katakan bahwa itu malam lebih baik dari 1000 bulan. Itu saja mungkin yang dapat kita sampaikan pada kesempatan ini. Semoga kita mendapat petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala, sehingga kita mendapatkan predikat seperti dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Assalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh. Forign [Musik]